Login to Website

Login dengan Facebook
Mau Beriklan di Ceriwis? Klik disini

 

Balas Posting
SHORT URL : http://ceri.ws/257729
 
Thread Tools
Old 15th April 2011   # 1
 

d_smiling_face's Avatar
Ceriwiser
Join : Apr 2011
Place : perkebunan cabe
Posts : 414
d_smiling_face hobinya dikasih cabe!d_smiling_face hobinya dikasih cabe!d_smiling_face hobinya dikasih cabe! 0
THREAD STARTER

Penanggulangan Tanah longsor


Daerah pegunungan memang daerah yang bebas banjir. Hampir tidak mungkin bila daerah pegunungan banjir. Bisa dibayangkan, bagaimana jadinya dataran rendah bila daerah dataran tinggi tergenang air. Maka dari itu, untuk urusan banjir daerah pegunungan bisa dikatakan dalam zona aman. Namun, bukan berarti daerah tersebut terbebas dari bencana.

Masih ada satu bencana yang mengintai daerah pegunungan. Yaitu, bencana tanah longsor. Bencana tersebut sama bahayanya dengan banjir. Cara menanggulangi tanah longsor pun sama rumitnya dan membutuhkan proses seperti cara menanggulangi banjir. Tanah longsor adalah bencana yang bisa mengancam daerah pegunungan kapan saja.

Quote:
 
Kapan Bencana Tanah Longsor Terjadi?

Tentunya, di daerah pegunungan gundul atau daerah yang minim pohon. Di daerah tersebut, air hujan tidak bisa meresap dengan baik. Air hujan yang jatuh tidak bisa meresap ke dalam akar pohon karena pohonnya sudah tidak ada lagi.

Akibatnya, bila volume air hujan banyak, tanah-tanah gundul yang tidak ditanami pohon akan ikut hanyut terbawa air. Tanah tersebut menjadi lumpur yang semakin lama volumenya semakin naik hingga akhirnya meruntuhkan semua tanah yang ada di daerah gundul tersebut.

Bencana tanah longsor tidak serta-merta terjadi begitu saja. Biasanya, tanah yang gundul akan terkikis perlahan-lahan. Bila ini terus terjadi, tanah akan kehilangan keseimbangan. Bisa dibayangkan apa yang berikutnya akan terjadi bila hujan tiba dengan volume dan kecepatan tinggi. Tentunya, tanah akan mudah terbawa arus air.
Quote:
 
Dampak Tanah Longsor

Jangan ditanya tentang akibat atau dampak tanah longsor. Tentunya, rumah penduduk akan tertimbun, bila rumah berada di daerah dekat gunung. Korban jiwa, baik manusia maupun hewan ternak, akan muncul karena tanah longsor. Jutaan hektar sawah dan ladang siap panen pun tertimbun longsoran tanah. Sudah bisa diprediksi kerugian materil dan moril yang akan diderita akibat tanah longsor.
Quote:
 
Penanggulangan Sejak Dini

Untuk menanggulangi tanah longsor, diperlukan proses. Bila daerah tersebut adalah daerah gundul, untuk mengembalikan menjadi daerah yang subur dan rimbun, dibutuhkan waktu lama dengan melakukan program reboisasi.

Namun, bila daerah pegunungan bukanlah daerah gundul, tindakan yang dilakukan adalah dinamakan preventif. Caranya tentu saja dengan tidak menebangi hutan pohon sembarangan. Bahkan, memberikan sanksi tegas bagi pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi dengan menebang pohon.

Cara lain untuk menanggulangi tanah longsor yaitu menggunakan sistem sawah bernama sengkedan atau terasering. Lihat saja, di daerah pegunungan, sawah yang ditanami padi dibuat bertingkat-tingkat. Hal tersebut untuk menanggulangi tanah longsor.

Bencana tanah longsor sama bahayanya dengan bencana banjir. Itu sebabnya dibutuhkan tindakan preventif untuk menanggulangi tanah longsor demi kepentingan bersama.
Quote:
 
Berikut ini 5 cara penanggulangan tanah longsor.
  • Tanam pohon. Gerakan sejuta pohon yang dicanangkan pemerintah harus segera direalisasikan. Jangan indah dalam kata, namun miskin aksi nyata. Menanam pohon akan membuat tanah menjadi segar kembali. Asri dan sejuk. Fungsinya pun akan kembali sebagai penjaga keseimbangan kehidupan manusia, bukan perusak kehidupan manusia.
  • Tata ruang. Kebijakan makro oleh pemerintah daerah tercermin dari pengelolaan tata wilayah. Berapa persen ruang terbuka hijau yang dialokasikan. Apa kebijakan pemerintah mengenai pembangunan mall. Ini terpusat pada rencana tata ruang dan wilayah. Tata ruang yang baik akan memberikan porsi yang banyak untuk kawasan hijau.
  • Cagar alam. Sekiranya daerah tanah tersebut memang rawan diganggu tangan-tangan jahil, sebaiknya dijadikan cagar alam saja. Pengawasan serius oleh pihak keamanan. Jadi, masyarakat yang membandel mau melakukan pembalakan liar atau pembangunan rumah bisa dicegah. Model kebijakan ini penting untuk aksi preventif. Istilahnya, sedia payung sebelum hujan. Sedia hutan sebelum tanah longsor.
  • Relokasi. Kebijakan ini pasti akan menuai kontroversi karena menyedot dana yang tidak sedikit. Namun, relokasi dapat dipertimbangkan serius jika beban ancaman bagi masyarakat dirasa besar. Menyangkut nyawa, kita harus zero tolerance. Relokasi berguna sekali untuk menghilangkan potensi tanah longsor yang sudah sangat berbahaya.
  • Early warning system. Selayaknya bencana tsunami, tanah longsor pun mesti mempunyai early warning system. How? Jika pemerintah mau serius, bisa menempatkan aparatur kemananan di daerah rawan tanah longsor. Korban yang berjatuhan selama ini kerap dikaitkan kelambatan informasi yang diterima.
Quote:
 
Terintegrasi

Penanggulangan tanah longsor mesti terintegrasi. Tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Penyatuan banyak aspek dapat membuat formula jitu. Mulai masyarakat, pemerintah, legislatif, kemanan, dan sebagainya. Mereka semua harus mengambil peran. Tidak boleh sendiri sendiri, tetapi sebuah kesatuan (integral).

Hakikat bencana tanah longsor yang datangnya sulit diprediksi akan membuat semua kewalahan. Cetak biru (blue print) penanggulangan tanah longsor ini bisa dirancang dengan memberi peran strategis maupun teknis untuk semua stakeholder.


 
Sponsored Links.
Sponsored Links
Balas Posting

« Thread Sebelumnya | Thread selanjutnya »
Thread Tools



Switch to Mobile Mode