MOBIL Wadah berkumpulnya pecinta, hobby, pemilik Mobil.

Reply
 
Thread Tools
Old 18th September 2010 #1
GadoGado GadoGado is offline
Ceriwis Geek

GadoGado's Avatar
 
Join Date: Sep 2010
Posts: 13,233
Rep Power: 22
GadoGado memiliki kawan yg banyakGadoGado memiliki kawan yg banyakGadoGado memiliki kawan yg banyak
Default Arti kode Aki



Secara garis besar, ada dua standarisasi penamaan aki. Yakni standar Jepang atau JIS (Japanese Industrial Standards) dan Jerman dengan DIN (Deutsches Institut fur Normung). Kedua standar tadi punya karakter berbeda.

Pertama, mari bedah kode standar JIS. Ambil contoh kode paling panjang NS40ZLS. Huruf N = Nippon (Jepang). Lantas huruf kedua S = pengurangan daya aki sebesar 20%. Kode 40 adalah angka utama daya. Huruf Z = penambahan daya aki sekitar 20% setelah dikurangi (ditandai 'S' pertama). Huruf 'L' menandakan pole (kepala aki) berada di sisi kiri aki. Sedang huruf 'S' terakhir berarti aki memakai pole besar.

Masih bingung? Coba kita mulai dari angka yang simpel, N40. Aki ini punya daya 40 Ah. Lalu NS40, dayanya kurang 20% jadi sekitar 32 Ah, sehingga ukurannya lebih kecil. NS40Z, punya daya lebih besar 20% dari 32 Ah, sekitar 35 Ah.

Semua tipe di atas punya kepala aki tipe kecil dan berada di kanan aki. Sedangkan NS40ZL, kutubnya ada di sebelah kiri aki. Kemudian NS40ZLS mirip dengan NS40ZL, bedanya punya pole besar. Tambahan lain, semua aki di atas 50Ah sudah memakai pole besar sehingga tidak ada yang memakai huruf 'S' di paling belakang.

Lantas mengetahui posisi pole di aki harus dari sisi kutub positif. "Dekatkan pole positif dengan Anda, kemudian lihat pole positifnya ada di sebelah kiri atau kanan." Pada kedua tabel pun bisa diketahui, dari kolom lay-out. Angka O = pole di kiri (L), angka 1 = pole di kanan (R).

Tipe aki DIN berbeda lagi. Namun penamaannya lebih simpel. Kode aki DIN hanya berupa rangkaian lima huruf. Yang perlu diperhatikan, adalah tiga digit angka terdepan yang menunjukkan kapasitas powernya.

Digit pertama melambangkan angka pertama daya, 5 = 0, 6 = 1, 7 = 2. Kedua angka berikutnya tinggal ditempelkan ke angka pertama untuk mengetahui daya aki. Misal kode 54533, angka pertama 5 = 0, lalu dua angka berikutnya 45. Daya aki ini adalah 045 Ah. Contoh lain kode 63530, punya daya 235 Ah.

Seluruh aki DIN punya pole besar dan letaknya 'tenggelam'. Sehingga total tinggi/TT sama dengan tinggi/T. Beda dengan aki JIS yang punya pole nongol, sehingga total tinggi/TT (ditambah tinggi pole) lebih besar dari tinggi aki/T (hanya sampai tinggi wadah aki). Makanya aki JIS dan DIN punya penggunaan yang relatif berbeda.

Terakhir, dengan mencermati ukuran dari masing-masing tipe pasti ditemukan aki yang cocok dengan kendaraan Anda. Bahkan bisa mencari aki berkapasitas lebih besar yang pas dengan braket aki standar.

GadoGado is offline   Reply With QuoteReply With Quote
Sponsored Links.
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +7. The time now is 08:13 PM.

 

About Us

"Ceriwis Forum is a place to find information in various categories. Be inspired, Be social, Join the Community!"

 

Advertising

Interested to Advertise with us? simply click the button below.

Copyright � 2015