Ceriwis

10 Foto para wanita pemberani yang ikut Perang Dunia II

Ceriwis – Perang Dunia II yang berlangsung sejak 1 September 1939, menyisakan kenangan buruk bagi hampir seluruh masyarakat dunia. Sisa-sisa akibat perang tersebut hingga kini masih ada beberapa yang dapat ditemukan. Perang yang memakan lebih dari puluhan juta orang ini memang merupakan salah satu sejarah paling kelam dalam peradaban manusia.

Perang ini berakhir pada tanggal 2 September 1945 ini melibatkan banyak sekali negara di dunia. Dimana akhirnya dunia terbelah menjadi dua aliansi militer, yaitu blok sekutu (Amerika Serikat, Britania Raya, China, Uni Soviet) dan blok poros (Jerman, Jepang, Italia).

Saat itu semua masyarakat dikerahkan untuk ikut membantu dalam medan perang. Tidak terkecuali kaum wanita. Meski peran kaum wanita dalam peperangan tidak begitu terlihat, nyatanya mereka memberikan cukup bantuan. Tidak hanya terjun dalam perang secara fisik. Kaum wanita juga memiliki peranan penting lainnya sebagai pengantar dan penerima pesan atau berita, senjata bahkan hingga menanam bom.

Dilansir dari vintag.es, Minggu (25/3), Ceriwis sudah menghimpun beberapa potret yang menunjukkan betapa beraninya kamu wanita sipil untuk ikut terlibat dalam Perang Dunia II.

1. Bergabung bersama warga sipil lainnya untuk membantu melawan dalam Perang Dunia II.

 

2. Masih dengan menggunakan rok dan sandal wanita, para kaum wanita ini tidak takut untuk terjun langsung dalam peperangan.

 

3. Tampak kompak dalam seragam yang sudah dilengkapi dengan granat tangan.

 

4. Dari senyumannya terlihat wanita ini sangat bangga dengan apa yang sedang ia lakukan.

 

5. Penampilannya tidak berbeda dengan tampilan wanita pada umumnya namun dilengkapi dengan sepucuk senjata.

 

6. Tidak kalah sangar dibanding dengan para tentara yang ikut berperang bukan?

 

7. Dengan berhiaskan untaian peluru di lehernya, wanita ini tampak sedang memperhatikan sesuatu.

 

8. Dari posturnya sudah terlihat seperti kelompok gangster belum nih?

 

9. Meski sering dianggap makhluk yang lebih lemah, nyatanya para wanita ini berani untuk ikut terlibat di medan perang.

 

10. Tentunya tanpa meninggalkan ciri khas wanita dengan mengenakan rok. Salut!

Editor Baik

Tidak ada komentar