10 Hal Yang Wajib Ditekuni Pengusaha

Memulai sebuah perusahaan adalah sesuatu yang sangat sulit, terutama jika Anda baru pertama kali melakukannya. Ada jutaan cara dan satu hal yang perlu dipikirkan: cepatnya  perkembangan produk memenuhi jalanan, pesaing baru dan tagihan kartu kredit yang terus membengkak.

Ada begitu banyak cara untuk tetap pada jalur, dan satu-satunya cara untuk mengetahui seperti apa nantinya adalah dengan terjun menjalaninya, dengan kepala di depan.

Sekarang saya co-author, Nis, dan aku sama-sama pindah ke perusahaan kedua kami, kami memutuskan untuk mengumpulkan daftar dari sesuatu yang kita harap orang lain dapat memberi tahu kita untuk tetap fokus seperti pada saat kita pertama kali memulainya:

1. Menangkap Kesempatan

Mari kita keluarkan ini semua: Perjalanan awal, terutama untuk pemula, adalah, dalam berbagai cara, seperti kecanduan kokain. Sebagian besar surut (kecuali jika Anda salah satu dari orang yang beruntung) dan sebagian lagi berkembang.

Tidak seperti kokain, namun, itu adalah hal yang baik ketika Anda kecanduan untuk sesuatu yang lebih baik dan lebih besar.

Keberhasilan para pengusaha kebanyakan permainan mental; Anda akan kalah ketika Anda menyerah.

Tapi itu juga permainan angka, dan untuk setiap kata “ya” yang keluar dari mulut anda, Anda akan mendapatkan 50 no. Semua ini berarti bahwa setiap kata “tidak” yang keluar dari mulut anda adalah satu jawaban lebih dekat ke kata “ya”.

Meluangkan waktu untuk merayakan satu atau dua “ya” sepanjang perjalanan anda akan membuat perjalanan anda jauh lebih menyenangkan dan akan membuat Anda tetap termotivasi.

2. Kebiasaan Membentuk Sesuatu

Ketika sebagian besar dari kita berpikir kebiasaan, biasanya ada konotasi negatif yang melekat, tapi itu tidak berarti harus terjadi.

Pembentukan kebiasaan dapat menjadi salah satu teknik yang paling berguna untuk mendapatkan segala sesuatunya beres.

Steve Jobs adalah contoh sempurna dalam hal ini. Percaya atau tidak, dia tidak memakai turtleneck hitam dan celana jins yang sama setiap harinya.

Sebaliknya, seperti salah satu penulis mengatakan, “Orang-orang yang memiliki stamina kognitif yang mencerminkan kemampuan mereka untuk melakukan pekerjaan intelek … [memilih]  turtleneck hitam dari atas tumpukan turtleneck hitam yang mempunyai beban kognitif nol.”

Pada dasarnya, apa yang kita anggap sebagai kecerobohan adalah kebiasaan yang sengaja dibentuk untuk menghemat energi kreatif pada hal-hal yang penting. Strategi yang sama digunakan oleh Presiden Barack Obama, yang hanya memakai dua setelan yang berbeda.

Pikirkan tentang semua hal yang sudah Anda lakukan berulang-ulang dan berapa banyak energi kognitif disia-siakan untuk itu. James Clear memiliki kertas putih fantastis yang menjelaskan bagaimana Anda dapat mengubah gerakan yang berulang ini (dan bahkan kebiasaan buruk) dan kebiasaan menghemat energi.

Saya menyarankan Anda untuk masuk ke dalam membuat kebiasaan yang baik.

 3. Meluangkan Waktu Untuk Diri Sendiri

Langkah awal cenderung untuk membuat waktu menjadi berkualitas seperti sebuah ritual, dan saya terjebak dalam euforia. Selama jangka waktu tertentu,bekerja mengkonsumsi setiap sisi dari hidupku. Yang paling parah dari semuanya, rasa bersalah mencegahku untuk memutuskan untuk meluangkan waktu untukku sendiri.

Awalnya, Anda pemula, dan tubuh Anda adalah aset terbesar Anda. Setelah mendedikasikan 90 sampai 100 jam seminggu untuk pekerjaan, saya benar-benar lelah dan jatuh ke dalam depresi.

Hari ini, saya masih berjuang untuk mencapai keseimbangan, terutama karena saya bekerja di perusahaan saya yang sedang berkembang, 99 Robot. Dengan mengembangkan kebiasaan positif seperti meditasi dan latihan, saya lebih produktif dan dapat memastikan pertumbuhan yang berlanjut. Manfaat ini tidak hanya buat saya, tetapi juga permulaan saya dan semua tim saya.

Jika Anda melihat ruang dalam kehidupan Anda untuk waktu pribadi, Anda tidak perlu merasa berkewajiban untuk mengisi kekosongan tersebut dengan pekerjaan. Butuh waktu lama bagi saya untuk melihatnya dan memposisikan diri sebelum melakukan pekerjaan adalah hal terbaik. Itu menenangkan.

4. Menempatkan Sesuatu Yang Utama Dahulu

Saya tidak menyadari betapa tidak efektifnya saya dengan waktu yang saya punya sampai saya mempelajari hubungan antara urgent dan penting. Dalam langkah awal, ada banyak tugas yang tampaknya tidak penting pada pandangan pertama, tapi tidak bisa menunggu sampai mereka menjadi mendesak.

Di perusahaan pertama saya, kami kehabisan uang tunai dan semua orang punya tagihan yang harus dibayar. Keputusasaan kami menyebabkan promosi yang bekerja menjadi lebih baik.

Kami membuat lebih banyak penjualan dalam satu minggu yang biasanya dilakukan dalam waktu empat bulan. Pada akhirnya, kami dapat membackup selama dua bulan, dan semuanya yang tidak puas. Telepon berdering tanpa henti dipenuhi dengan keluhan, mulai aku bangun sampai aku tidur.

Mantra Zuckerberg untuk Facebook, “Bergeraklah dengan cepat dan lakukan sesuatu,” tidak benar-benar ampuh untuk setiap perusahaan. Kami mememulainya tepat ditengah-tengah kita sedang kehilangan segalanya.

Kurangnya perencanaan membuat kami terus-menerus terjebak dalam modus krisis dan terus-menerus selalu merasa segala sesuatunya urgent.

5.  Mempunyai Tujuan Yang Lebih Tinggi

Selama minggu kedua fokus pada pekerjaan dan hanya 12 minggu berada di dalam perusahaanku, CEO kami mengatur OKR mingguan saya (yaitu tujuan) untuk menghasilkan 5 goal kemenangan.

Dalam pikiran Anda, kami bahkan belum memiliki website, apalagi blog.

Saya tahu tidak ada cara untuk mencapai tujuan, jadi saya setengah hati memeriksa kartu Twitter dan beberapa teknik kepemimpinan lainnya. Saya habiskan seminggu penuh setelah dipertanyakan yang dihasilkan hanya 1 goal.

Saya terkejut, CEO saya berkata, hasil saya untuk minggu berikutnya harus bisa sampai 20 goal.

Dua puluh putaran!? Aku hanya menunjukkan padanya bahwa aku bahkan tidak akan bisa mendapatkannya walau Cuma 5 goal. Dan saat itulah ia menulis ini di dinding:

“Kami akan terus menuju tujuan kita bukan dengan hambatan, tetapi dengan jalan yang jelas untuk tujuan yang lebih rendah.”

Minggu itu saya terus melakukan penelitian dan, dengan memanfaatkan taktik-taktik yang bagus, berubah menjadi 10 goal. Hanya setengah minggu dari goal saya, tapi dua kali lipat dari goal di minggu sebelumnya.

Siapapun dapat menetapkan goal yang mudah dicapai dan kemudian mencapainya.

Tapi dengan menetapkan goal yang pada awalnya tampak tidak masuk akal, Anda akan keluar dari zona nyaman Anda dan memaksa Anda untuk memecahkan tantangan Anda sudah dinyatakan untuk dihindari/tidak akan berhasil.

Anda akan menemukan diri selalu gagal dalam waktu dekat, tetapi terus mengoptimalkan proses yang Anda tidak memikirkannya jika itu bisa lebih efisien atau efektif lagi. 5 bulan kemudian, kami menghasilkan lebih dari 150 goal tiap minggunya.

6. Melihat Hal-hal Ke Depan

Ketika Anda pertama kali memulai sesuatu, Anda benar-benar merasa terobsesi, merasa senang sekali dan bahkan tergila-gila dengan potensi usaha baru Anda.

Tapi ketika Anda tidak mendapatkan transaksi yang diharapkan setelah beberapa bulan – atau bahkan beberapa hari – anda akan sangat rentan berkecil hati. Anda mungkin ingin menyerah saja dan beralih ke hal lainnya.

Lain halnya dengan masalah yang berbeda: Setelah mereka melihat beberapa pertumbuhan, mereka ingin segara mengambil hal lainnya sesegera mungkin.

Mengapa?

Pengusaha selalu terobsesi dengan kesempatan, dan mereka cenderung melihat potensi di segala sesuatunya jauh sebelum orang lain melakukannya.

Hal ini dapat sangat mudah untuk menggantikan kegembiraan itu, dan melihat proyek Anda saat ini tidak lagi “bersinar” atau menyenangkan.

Sebaliknya, selalu mengingat alasan mengapa Anda memulai usaha  Anda pada awalnya, dan tetap pada rencana awal itu.

7. Mendapatkannya di Halaman Yang Sama

Ini akan menambah masalah Anda berulang-ulang.

Semakin besar Tim Anda, masalah komunikasi kemungkinan akan menjadi kekhawatiran Anda, kecuali Anda memiliki pemrosesan di tempat yang tepat.

Itulah mengapa penting untuk mengelola ekspektasi, dan memahami apa yang sedang dilakukan semua orang untuk memindahkan kebutuhan untuk organisasi Anda setiap harinya.

Ketika Anda pertama kali memulai bekerja, berpikirlah di mana Anda jadinya nanti enam bulan kedepan dan mulailah dari sekarang.

Rangkumlah menjadi beberapa rangkaian: Tujuan apa yang Anda miliki untuk didapatkan setiap bulannya untuk memenuhi kriteria keberhasilan Anda? Bagaimana dengan mingguannya? Apa yang harus Anda lakukan setiap hari, tidak peduli apapun itu, sebelum Anda meninggalkan kantor?

Memahami definisi kesuksesan tim Anda yang memungkinkan Anda untuk membuat standar ukuran kemajuan Anda dan merayakan kemenangan Anda.

Pemeriksaan tim kami di setiap harinya untuk mempertanggung jawabkan setiap tugasnya. Sebelum jam 9 setiap paginya, memposting tugas harian kita, rencana kita untuk hari ini dan berapa lama kita pikirkan pada setiap tugas yang akan kita bawa.

Setiap sore hari, kami melaporkan dan memberi tahu tim segala sesuatu yang kita dapat dilakukan, dan rintangan yang meghambat kita.

Ini semua bisa melihat semua usaha kita, yang mengidentifikasi masalah kritis lebih cepat dan membantu rekan tim menetapkan ekspektasi yang nyata supaya mereka dapat mencapai tujuannya dalam  satu hari.

8. Belajar

Belajar tampaknya suatu tujuan yang jelas, tetapi banyak pengusaha pada pertama kalinya merasa takut dengan betapa sedikitnya mereka belajar, jika mereka benar-benar berpikir tentang itu.

Saya hidup dengan apa yang saya sebut, “enam bulan peraturan yang bodoh” Ini hanyalah aturan sederhana dan bekerja seperti ini:

Jika saya melihat ke belakang versi muda saya enam bulan yang lalu, dan tidak berpikir bahwa itu adalah versi bodoh, saya harus melakukan sesuatu yang lain dengan hidup saya.

Pada dasarnya, jika Anda seorang pengusaha pertama kali (atau siapa pun itu), dan Anda tidak mempunyai informasi yang cukup tentang kehidupan saat ini dibandingkan dengan Anda enam bulan yang lalu, Anda melakukan segala sesuatunya salah. Ini berarti Anda berada di bisnis yang salah atau Anda tidak terfokus pada hal yang benar (ah, titik artikel ini, memang).

Belajar adalah investasi terbaik yang bisa Anda terapkan dalam diri Anda. Hal ini tidak identik dengan “kemenangan”, tapi keduanya sangat berhubungan erat.

Semakin banyak Anda belajar, semakin banyak kemenangan yang akan mengikuti Anda.

9. Menciptakan Kesempatan

Salah satu penyesalan terbesar saya dari usaha pertama saya adalah jarang keluar dari ruangan saya. Saya tidak bermaksud untuk tidak menemui banyak orang, atau berbicara dengan para pelanggan setiap harinya. Saya sudah lakukan itu, tapi hanya sekedarnya saja dan bukan fokus utama saya.

Di belakang, bertemu dengan orang-orang yang menciptakan peluang-peluang bagi perusahaan saya, dan itu adalah investasi terbaik yang kita bisa buat.

Membuat suatu produk adalah sesuatu yang menyenangkan, dan tentu saja membutuhkan banyak perhatian, tetapi Anda akan terkejut dengan bagaimana produk Anda dapat hilang bersama dengan jika Anda tahu orang yang tepat dengan cara yang benar pada waktu yang tepat.

Anda selalu dapat berpindah ke produk yang lain, tetapi Anda tidak dapat memasuki jaringan yang tidak anda ciptakan.

10. Menemukan Mentor

Tidak peduli apa yang Anda lakukan dalam hidup, akan selalu ada seseorang yang lebih tahu akan sesuatu walau hanya sedikit dari yang Anda lakukan. Tidak peduli pada tahap apa Anda berada.

Terkadang, Anda tidak mengetahui apa yang Anda tidak tahu, dan mentor dapat membantu memandu Anda melalui situasi-situasi yang menantang. Bahkan pada saat mereka dapat membantu Anda menghindari beberapa kondisi yang harus diperjuangkan.

Mentor memberikan wawasan yang menakjubkan tentang belajar melalui kesalahan mereka sendiri, baik besar ataupun kecil. Mengambil hikmahnya dari kesalahan itu.

Ini akan memberikan Anda banyak ide, memungkinkan Anda untuk mencapai jarak yang lebih besar, lebih cepat daripada yang sudah dilakukan mentor Anda. Apa yang sudah mereka pelajari dapat menjadi landasan dasar Anda.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *