Ceriwis

8 Rahasia Yang Seharusnya Tidak Kita Sembunyikan Dari Pasangan

Kapan terakhir kalinya kamu merahasiakan sesuatu dari pasangan?

Sebagian besar orang kebanyakan menyimpan rahasia dalam hubungannya.

Menurut hasil penelitian, 60% orang pernah menyimpan rahasia dari pasangannya pada suatu waktu, dan 25% dari kita saat ini sedang merahasiakan setidaknya satu informasi penting.

Berbohong demi kebaikan biasanya bukanlah masalah-sebagai contoh, mungkin kamu tidak ingin mengakui bahwa kamu senang membaca majalah gosip-namun bisa jadi kebohongan dan usaha untuk menutupinya dapat menciptakan jarak antara kamu dan pasangan.

Hubungan yang sehat biasanya berdasarkan kepercayaan dari kedua belah pihak dan keterus terangan dengan pasanganmu.

Pada umumnya, kejujuran adalah kebijakan terbaik. Untuk itu alangkah lebih baik kalau kita saling terbuka dengan pasangan dan kami menyarankan untuk kamu bisa memilah beberapa rahasia yang tidak seharusnya kamu sembunyikan dari pasangan.

INILAH 8 RAHASIA YANG TIDAK SEHARUSNYA KITA SEMBUNYIKAN DARI PASANGAN:

  • MASALAH KEUANGAN

Hutang adalah salah satu penyebab paling umum percekcokan antar pasangan.

Kamu mungkin ingin merahasiakan masalahmu untuk menghindari pertengkaran, tapi taktik ini jarang berhasil; pasanganmu mungkin akan tahu suatu saat, dan ini hanya akan memperburuk situasi karena dia akan sulit untuk mempercayakan masalah keuangan kepadamu di masa depan. Kamu tentu tidak ingin hal ini terjadi kan?

  • MASALAH KESEHATAN

Membicarakan mengenai kesehatanmu akan sulit, karena kamu mungkin tidak ingin pasangan khawatir atau kasihan. Namun masalah kesehatan merupakan hal penting yang jangan kamu rahasiakan dari pasangan karena kamu akan membutuhkan pendampingan dari pasanganmu untuk keadaan darurat jika berkaitan dengan kesehatanmu.

Beberapa penyakit seperti depresi, juga membawa banyak stigma dan tuduhan dari orang lain, sehingga membuat kita sulit membuka diri. Namun pasanganmu sudah sewajarnya mengetahui kenyataannya kalau memang kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu, karena penyakit itu akan mempengaruhi hidup keseharian, perencanaan keuangan  dan masa depan bersama.

  • MENYEMBUNYIKAN MASALAHMU TERHADAP PASANGAN

Pernahkah kamu bertanya pada pasangan, “Ada masalah apa?”,  tapi pasangan hanya diam seribu bahasa? Mungkin kamu merasa jengkel dan terasingkan ya.

Jangan mencoba menekan perasaan hati kamu yang sesungguhnya. Menyembunyikan perasaanmu adalah ide yang buruk karena 2 alasan mendasara yaitu:

Pertama hal itu tidak semudah yang kamu bayangkan, bagaimanapun juga kemungkinan besar pasanganmu sudah mengetahui kejengkelan atau kemarahanmu.

Kedua, kamu tidak bisa berharap untuk mengatasi masalah dalam hubungan kecuali kamu membicarakan dan menghadapinya secara langsung.

  • KETIDAKSETIAAN, WALAUPUN TERJADI DI MASA LALU

Dengan menyembunyikan perselingkuhanmu di masa lalu, kamu telah mengingkari pasangan atas hak dia untuk membuat keputusan mengenai hubunganmu.

Coba pertimbangkan: Kalau pasanganmu mengetahui soal perselingkuhanmu, apakah itu bulan lalu atau 15 tahun silam, apakah pasanganmu akan tetap tinggal bersamamu?

Kalau kamu memiliki alasan untuk meyakini bahwa dia akan pergi – dan ini adalah kemungkinan jelas dalam berbagai kasus- kamu telah merebut hak pasanganmu untuk menentukan pilihannya sendiri.

  • CATATAN KRIMINAL

Sebaiknya kamu terbuka mengenai masa lalu dari awal.

Beberkan kenyataan, beritahu pasangan bahwa kamu sudah move on, dan bahwa kamu tidak akan bersikap defensif kalau dia menanyakan hal tersebut. Kamu bisa menyembunyikan informasi seperti ini sementara waktu, tapi suatu saat akan muncul sendiri. Terbukalah kepada pasangan dalam beberapa minggu pertama, kamu tidak usah khawatir dia akan tahu sendiri suatu saat nanti.

  • SEJARAH KELUARGA KAMU

Beritahukan pasanganmu mengenai adalanya hal yang negatif atau sulit dalam hubungan keluarga  sebelum pasangan bertemu dengan keluargamu untuk pertama kali. Ini akan membantu pasangan dalam menghindari topik yang sensitif atau bertanya mengenai hal yang bisa menyinggung. Kamu juga sebaiknya terbuka mengenai trauma masa lalu atau masalah yang masih mempengaruhimu sampai hari ini, ini akan memberi pasangan wawasan yang berharga mengenai tingkah laku kamu.

  • PENDIRIANMU MENGENAI MEMILIKI ANAK

Pasangan suami istri tidak dapat memiliki hubungan jangka panjang yang bahagia tanpa mencapai persetujuan mengenai memiliki momongan. Berpikirlah dengan berhati-hati sebelum berkomitmen pada sebuah hubungan kecuali kalian berdua sudah  mencapai keputusan bersama. Jika tidak, salah satu atau malah kalian berdua akan mulai membenci dan merasa terbeban dengan perbedaan pendapat mengenai hal yang mendasar ini.

  • KEBUTUHANMU DI RANJANG

Membicarakan seks tentu dapat menjadi hal yang menantang, tapi merupakan hal yang penting dalam sebuah dasar hubungan.

Bagi kebanyakan pasangan suami istri, hubungan intim yang sehat adalah salah satu unsur penting dalam kedekatan emosional. Buat penekanan pada hal-hal kamu sukai yang dilakukan pasangan, kemudian buat saran konstruktif mengenai hal berbeda yang bisa pasanganmu lakukan. Jangan lupa bertanya apakah mereka mau mencoba sesuatu yang baru.

BAGAIMANA CARA UNTUK MEMBUKA DIRI KAMU?

Kalau kamu merasa perlu melakukan pembicaraan yang sulit, jadwalkanlah waktu di mana kalian berdua bisa berbicara beberapa jam di tempat yang privat.
Bersiaplah kalau pasanganmu bereaksi negatif, kebanyakan orang akan bereaksi dengan buruk atas pengkhianatan kepercayaan.
Pendekatan terbaik adalah dengan mengakui dan menghargai perasaan pasanganmu, meminta maaf ,dan kemudian bersama memutuskan bagaimana sebaiknya memperbaiki hubungan, jika itu adalah yang kalian berdua inginkan.
Bagaimanapun juga, hargailah keputusannya, belajar dari pengalaman dan cobalah untuk tidak menyembunyikan rahasia di kemudian hari.

Yane Pranata

Tidak ada komentar