11 Cara Untuk Menyebarkan Sikap Positif dalam Kehidupan Sehari-hari

Wendy Laurel

Hadapilah: Bila menyangkut perspektif positif secara keseluruhan, kita generasi milenium telah sedikit tersesat selama bertahun-tahun. Sudah menjadi cukup sulit bagi kita untuk mempertahankan kacamata optimisme naif sepanjang waktu.

Kita sibuk mengobarkan epidemi kepuasan instan dan kegembiraan momen-demi-momennya. Alih-alih menjaga gambaran besarnya tetap bercahaya, kita membiarkan kerumitannya merepotkan kita dan membiarkan keraguan-keraguan kecil menggagalkan kita.

Karena hal itu, mereka yang terus-menerus bersinar dengan kegembiraan sudah menjadi sangat langka.

Semua orang pernah bertemu dengan individu seperti ini pada titik tertentu, entah itu orang asing acak yang ditemui sambil lalu, seorang pelayan restoran, atau sebatas kenalan. Kita hampir tidak bisa menahan daya tarik energi mereka yang luar biasa. Bahkan memiliki kedekatan dengan orang seperti itu tampaknya menjadi kehormatan besar.

Kamu mungkin pernah penasaran apa rahasia mereka. Bayangkanlah menjadi salah satu dari orang-orang ini. Itu tidak mustahil! Rahasianya bukanlah pura-pura bergembira; rahasianya adalah benar-benar membawa kegembiraan itu bersamamu sepanjang waktu.

Penting untuk fokus pada apa yang kamu masukkan ke dalam setiap hari dan setiap hubungan. Begitu kamu tahu di mana kamu berdiri, masukkan sedikit usaha diri dan sentuhan keahlian komunikasi, dan kamu akan menjadi matahari dalam pusat segalanya.

Kami punya beberapa kiat yang akan membuat getaran positif menyebar dari setiap sudut hidupmu:

1. Tersenyumlah.

Lakukan saja, meskipun kamu kesal, atau tidak merasa ingin tersenyum saja hari itu. Penelitian yang dirilis oleh University of Kansas menunjukkan bahwa tersenyum selama satu menit, bahkan ketika kamu tidak merasa senang, dapat meningkatkan suasana hati. Senyum memperlambat denyut jantung kamu dan mengurangi tingkat stres yang dirasakan. Jadi tersenyumlah! Kamu akan lebih bahagia, dan yang lain dapat menuai kegembiraan dari getaran yang kamu berikan.

2. Jangan mengeluh dan berkutat pada hal yang buruk.

Ini sudah kodrat. Tidak ada yang akan senang setelah mendengar kemacetan lalu lintas ke tempat kerja, atau bagaimana kamu hanya tidur dua jam tadi malam. Hal ini benar-benar hanya membebanimu dan semua orang di jalanmu. Kecuali kamu bisa mengalami sedikit kelegaan yang lucu dari itu, tinggalkan dan majulah ke depan. Jangan lupa tersenyum lebar untuk membantu memberimu dorongan suasana hati tambahan.

[AdSense-A]

3. Pastikan orang-orang yang kamu temui meninggalkan kamu dengan lebih bahagia daripada sebelum bertemu denganmu.

Jika kasir sedang mencatat pembelian kamu, lontarkan lelucon yang akan membuatnya tersenyum. Mulailah beberapa dialog yang menyenangkan, atau pujilah dia. Tidak harus berlebihan untuk menjadi afektif. Selain hanya menjadi cahaya untuk sesaat, kesan pertama menentukan sebagian besar hubungan kamu dengan orang-orang. Dengan meningkatkan suasana hati orang lain dalam setiap percakapan, kamu juga membangun potensi kehidupan sosial yang besar. Kamu tidak akan pernah tahu siapa yang akan kamu hadapi, jadi kamu tidak akan pernah bisa salah dengan memastikan arus positif dalam setiap hubungan.

4. Jadilah pendengar yang baik, dan jadilah sungguh-sungguh ada untuk orang lain.

Kata kuncinya di sini adalah sungguh-sungguh. Cukup mudah untuk memberikan saran dan menampilkan diri kamu sebagai bahu sandaran. Sungguh-sungguh akan hal itu adalah perkara lain. Membuat orang secara alamiah ingin terbuka kepada kamu adalah keterampilan yang butuh waktu untuk memperolehnya. Merasa didengar itu sangat penting bagi semua interaksi manusia. Jadi, telinga yang dipinjamkan akan jarang ditolak. Bila digabungkan dengan eksterior kamu yang bersinar, menunjukkan kepada seseorang bahwa kamu punya emosi akan memberi orang lain kecenderungan untuk berbagi sebagian dari diri mereka dengan kamu.

5. Abaikan kecemburuan yang tidak aman, dan ketahui cara menjadi bahagia bagi orang lain.

Apakah kamu pernah memiliki persahabatan yang tampaknya terhalang oleh energi negatif? Kamu harus menghilangkan kilauan kamu sendiri untuk berhubungan dengan dia karena kebahagiaan kamu tampaknya semakin memperdalam kesedihannya. Dia mungkin lebih suka cemberut sebelum memberimu pujian apa pun yang sah atau positif, meskipun dia menguasai seni berpura-pura mendukung dan licik dengan pesimismenya. Jenis orang seperti ini tidak bahagia dengan diri mereka sendiri. Tidak ada yang lebih dari itu. Orang sengsara jarang dapat menemukan dalam diri mereka alasan untuk bahagia untuk orang lain, tidak peduli seberapa kuat mereka mungkin menggenggam orang lain dalam hati mereka.

Hindari pendekatan ini dengan cara apa pun. Jangan pernah mencuri kegembiraan dari orang lain. Ketahuilah cara memberi orang lain penghargaan yang pantas bagi mereka di tengah-tengah situasi yang adil.

6. Bagaimanapun, bergeraklah ke tingkat berikutnya dan tinggalkan ketakutan.

Tidak sulit untuk mendukung orang lain dalam masa-masa sukses. Sekali lagi, menjadi teman yang adil adalah ekspresi karena suatu alasan, dan itu adalah salah satu yang negatif. Hadir ketika orang-orang sedang terpuruk dan membantu mereka menemukan cahaya di ujung terowongan itu sulit.

Jadilah realistik. Jangan lontarkan olok-olok irasional dan tanpa pikir panjang kepada mereka. Pahamilah sungguh-sungguh apa yang tidak beres dan di mana mereka berada, dan kemudian bantu mereka menemukan harapan.

[AdSense-B]

7. Gunakan sopan santun kamu.

Sedikit kata “tolong” dan “terima kasih” sangat berguna. Selain itu, ingatlah sopan santun umum di garis depan segala sesuatu. Begitu banyak hubungan bergantung padanya, seperti hubungan teman sekamar, saudara, rekan kerja, pacar, dll. Pastikan kebutuhan orang-orang tidak sedang dicurangi.

8. Dengan sopan santun muncullah rasa syukur.

Sangat penting untuk mengenali sedikit keberkahan setiap hari serta dalam skema besar segala sesuatu. Buatlah hal itu sebagai tujuan dalam memulai ataupun mengakhiri setiap hari dengan memikirkan satu hal yang kamu syukuri.

9. Setiap kali kamu mengenali ada yang negatif tentang seseorang, cobalah munculkan tiga hal positif dan bagikanlah.

Kita tahu tidak ada orang yang sempurna, bahkan orang positif yang sedang kamu tiru. Kelemahan orang akan dikenali seiring waktu. Akui bahwa dari setiap hal negatif muncul hal positif. Kamu bisa belajar sesuatu dari semua orang, bahkan dari orang paling bermasalah. Singkatnya, beri orang lain manfaat dari keraguan dan selalu cari kebaikan dalam diri mereka. Belum lagi, bicara buruk itu menjengkelkan. Jangan berkutat pada sifat buruk mereka.

10. Berilah setiap orang penghormatan yang sama, dari selebriti sampai pelayan.

Dengan gagasan bahwa kamu dapat belajar sesuatu dari semua orang, perlakukan setiap individu yang kamu temui dengan penuh rasa hormat dan perhatian.

11. Cintai diri sendiri.

Dengan memberikan penghormatan yang tinggi pada dirimu sendiri, kamu sedang menciptakan kompas moral bagi dasar perspektif harian kamu. Junjunglah kerendahan hati atas segala sesuatu, dan berilah dirimu cinta dan perhatian yang cukup. Getaran yang murni akan muncul dari situ. (Danielle Naer)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *