11 Hal Yang Orang Sensitif Harus Lakukan Setiap Hari

sensitive
sensitive
louisreed.com

Dunia ini tempat yang terlalu bersemangat. Orang yang sensitif akan dibombardir setiap hari, dan hal itu memengaruhi pikiran, tubuh, dan jiwa dalam tingkat yang lebih tinggi daripada yang lain. Bagi orang-orang yang sensitif, ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi ocehan yang menekan dan rentetan emosi tersebut.

11 hal orang yang orang sensitif harus lakukan setiap hari:

1. Luangkan waktu untuk diam.

Latihan sehari-hari meditasi, doa, yoga, jalan kaki, hiking, atau hanya duduk itu penting untuk mengisi sistem saraf. Ram Dass mengatakan, “Perjalanan spiritual itu bersifat individual, sangat pribadi. Ini tidak bisa diorganisasi atau diatur. Tidak benar bahwa semua orang harus mengikuti satu jalur. Dengarkan kebenaran kamu sendiri.” Membuat ruang untuk hubungan spiritual adalah bagian besar dari rutinitas sehari-hari bagi orang yang berempati dan sensitif.

2. Berada di alam bebas.

Orang yang sangat sensitif perlu pijakan di alam bebas. Kita perlu berada di luar, menyentuh bumi dengan kaki telanjang kita. Kita perlu direngkuh oleh unsur-unsur alami bumi. Jalan kaki di luar penting untuk mengisi tubuh kita dengan cahaya alami. Suara air membersihkan pikiran dari hal-hal negatif.

3. Ciptakan sesuatu.

Menulis, melukis, musik, dan apa pun yang menempatkan kita dalam keadaan kehadiran yang tenang diperlukan untuk membawakan sukacita. Stres dilepaskan dengan memanfaatkan kemampuan imajinasi bawaan kita untuk menciptakan keajaiban. Tidak peduli apa yang kamu buat … lakukan saja. “Tulis saja. Rekam saja. Publikasikan saja. Sulam saja, tumis saja, apa pun. BUAT SAJA.”—Joss Whedon

4. Matikan berita.

Karena kita terlalu sensitif terhadap lingkungan kita, kita harus mematikan kekuatan negatif. Bombardir energi dari kekuatan luar akan menekan tubuh. Media memanfaatkan emosi kita dan orang-orang yang sangat sensitif mengambil energi itu lebih cepat daripada yang lain. Matikan komputer, televisi, atau singkirkan tablet. Menjauhlah dari berita dunia adalah suatu keharusan untuk kembali ke momen saat ini.

5. Ucapkan mantra.

Louise Hay mengatakan, “Setiap pemikiran yang kita pikirkan menciptakan masa depan kita.” Kita perlu membuat mantra harian untuk menjaga fokus keinginan kita. “Saya sehat dan cinta kehidupan.” Ketika segalanya terlalu banyak selama siang hari, sangatlah penting untuk diingat bahwa “ini juga akan berlalu.” Mundurlah, tutup mata kamu dan ucapkan mantra kamu sambil mewujudkan keinginan untuk mencapai tingkat kedamaian pungkasan.

6. Bernapas dengan sadar.

Kita bernapas begitu saja. Setidaknya lima menit setiap jam, duduk atau berdirilah dan rasakan nafas kehidupan melalui tubuh kamu. Biarkan setiap isapannya membawa cinta dan setiap embusannya melepaskan ketegangan. Benapas dengan sadar telah menyembuhkan banyak penyakit. “Jika kamu ingin menaklukkan kecemasan hidup, hiduplah saat ini, hiduplah dalam napas.”—Amit Ray.

7. Minum air putih yang banyak.

Orang yang sensitif cenderung mengambil minuman manis dan bersoda. Batasi asupan kafein. Kita perlu lebih banyak air putih dalam tubuh kita. Air membantu pencernaan dan kejernihan pikiran kita. Minum air putih lebih banyak juga bisa membantu mengurangi kecemasan karena makan berlebihan.

8. Tidur lebih banyak.

Kurang tidur menimbulkan konsentrasi yang menurun, kemurungan, lekas marah, dan depresi. Orang yang sangat sensitif sangat diuntungkan dengan tidur singkat pada siang hari juga. Tidur diremehkan dalam masyarakat kita. Sangatlah penting untuk tidur pada waktu yang sama setiap hari.

9. Puji seseorang setiap hari.

Merasa nyaman dimulai dengan memberi. Kata dorongan sederhana membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Orang yang sensitif berkembang dengan perasaan orang lain. Ketika kamu berbagi kebaikan, tubuh bereaksi dengan rahmat dan kasih sayang. “Saya akan bermurah hati dengan cinta saya hari ini. Saya akan menaburkan pujian dan kata-kata semangat ke mana pun aku pergi. Saya akan melakukan ini, mengetahui bahwa kata-kata saya seperti benih dan ketika mereka jatuh di tanah yang subur, refleksi dari benih itu akan tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar.”—Steve Maraboli.

10. Mencintailah secara mendalam.

Tak usah dikatakan bahwa orang-orang yang sangat sensitif merasa secara mendalam. Menyadari kedalaman tersebut kadang-kadang menyakitkan, tapi jika kamu memungkinkannya untuk muncul dari hati sementara mencintai diri sendiri, itu sangat indah. Cinta adalah dasar dari keberadaan kita. Hati yang terbuka memungkinkan spektrum penuh pengalaman manusia. Jangan tutup hati kamu.

11. Seringlah tertawa.

Benar-benar tidak ada yang tidak bisa disembuhkan oleh tertawa. Racun dan ketegangan dilepaskan, membuat kita merasa lebih ringan. Kita perlu tawa dan sukacita untuk menemukan keseimbangan dalam dunia kekacauan ini. Teleponlah teman, tontonlah komedi, ikutlah dalam permainan anak-anak … semua inilah yang menciptakan rahmat dan sukacita dalam hari-hari kita.

Orang yang sensitif sangatlah terbuka emosinya. Mereka akan melakukan apa saja untuk membuat orang lain merasa betah. Tapi, lebih duu uruslah kebutuhan kamu agar kamu tidak pernah kehabisan dalam dunia yang terus-menerus meminta dan memohon perhatian kamu. Pada akhirnya, pastikan kamu membalas budi dengan memberi kembali kepada jiwa kamu. (Power of Positivity)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *