Ceriwis
polite

11 Kebiasaan dari Orang Yang Sopan

polite

Perilaku sederhana dari bersikap sopan akan meningkatkan kualitas hidupmu. Kamu bisa memiliki hubungan yang lebih baik, lebih dihargai, dan meningkatkan kepercayaan dan harga dirimu. Berlaku kasar, dengan kata lain, akan membuat hidup lebih sulit.

Sangatlah adil bila orang yang sopan cenderung lebih diperhatikan. Ini berlaku dalam keadaan dimana kamu tinggal dan dididik dalam rumah tangga yang mengutamakan kesopanan, kamu akan memiliki perilaku yang lebih sopan atau pantas. Disisi lain, jika kamu tidak diajar bertapa pentingnya kesopanan , kamu akan mengalami kesulitan secara sosial.

Yuk kita bahas dalam artikel ini 11 kebiasaan dari orang yang sopan, menurut penelitian pastinya, dan menunjukkan bahwa kamu bisa menjadi orang yang lebih baik lagi!

INI ADALAH 11 KEBIASAAN DARI ORANG YANG SOPAN

Kesopanan: perilaku yang sangat dihargai dan menghargai orang lain-Oxford English Dictionaries

  1. MEREKA ADALAH PENDENGAR YANG BAIK

Orang yang sopan selalu memiliki kemampuan mendengar yang aktif. Mendengar secara aktif adalah perilaku dari konsntrasi penuh, pengertian,merespon dan mengingat apa yang orang lain katakan. Pendengar yang baik menolak untuk membicarakan orang lain. Kamu boleh membiarkan orang lain untuk menyelesaikan pemikiran mereka sebelum mengeluarkan pendapat kamu.

Untuk meningkatkan kemampuan mendengar yang aktif, bisa dicoba dengan:

  • Memberi perhatian penuh kepada yang berbicara. Jika perhatianmu menurun kembali fokus.
  • Menunjukkan kalau kamu mendengarkan dengan menjaga kontak mata, mengangguk, dan menggunakan bahasa tubuh yang positif.
  • Memberikan umpan balik yang positif dengan merefleksikan kata-kata pembicara.
  • Yang terpenting, jangan interupsi kecuali sangat penting.
  1. MEREKA SERING TERSENYUM

Terkadang kebahagiaanmu merupakan sumber senyummu, tetapi terkadang senyummu bisa menjadi sumber kebahagiaanmu”-Thich Nhat Hanh

Apa yang telah kamu pikirkan ketika kamu melihat seseorang tersenyum? Jika kamu seperti kebanyakan orang , kamu akan ingin tersenyum balik. Apakah kamu pernah berpikir kenapa kamu ingin ikut tersenyum ketika orang lain tersenyum? Selain karena ini hal yang menandakan kesopanan senyum juga menular.

Sebuah penelitian di swedia, peserta ditunjukkan gambar dari muka tertawa dan di suruh untuk cemberut.peserta nampak tidak bisa mengikutinya dan malah ikut tersenyum seperti di gambar, smile!

Welcoming handshake

  1. MEREKA TIDAK TERTARIK DENGAN DRAMA

Secara tulus orang yang sopan tidak menghabiskan waktu mereka untuk mendengarkan drama. Mereka cukup dewasa untuk mengetahui bahwa tidak hanya drama itu tidak ada artinya, juga menyakitkan untuk seseorang. Ketika beberapa orang melihat adanya drama ,mereka berkata “Aku bisa jadi bagian dari itu.” Sedangkan orang yang sopan berkata,”Aku tidak ingin jadi bagian dari itu.”

Menghindari drama tidak harus abrasif dan menimbulkan ketidaknyamanan. Ketika sang Drama Queen mendekatimu dan bercerita dengan heboh, cukup dengan tanggapan “Oh Iya” dang anti pembicaraannya, simple!

  1. MEREKA BUKAN PENGELUH

Elalu ada waktu dan tempat untuk mengeluh secara hebat. Tetapi ada perbedaan antara mengeluh dan pengeluh bentuknya di gunakan sebagai alat percakapan untuk mendeteksinya; yang terakhir tipe yang paling ekstrem diamana selalu mengeluh mengenai segala bentuk ketidaknyamanan.

Daripada terus mengeluh, alangkah lebih baik jika kita menuliskan 3 hal yang kita syukuri dalam hidup ini.  Ketika keinginan untuk mengeluh itu muncul-pastikan kamu membaca daftarmu.

  1. MEREKA BERPIKIR DULU SEBELUM BERBICARA

Kita semua adalah orang dewasa dan sebagai orang dewasa kita mempunyai kapasitas atau dengan kata lain kewajiban- untuk berpikir sebelum kita berbicara. Tidak mengikuti saran sederhana dapat memimpin ke banyak bentuk argumen, sakit hati, dan hubungan yang rusak. Orang yang sopan berpikir dulu sebelum berbicara.

Beberapa saran untuk membuat kamu lebih berpikir sebelum berbicara:

  • Jangan tertekan untuk mengatakan apapun
  • Kalau kamu membutuhkan waktu lebih untuk merespon, tidak apa-apa, katakan sejujurnya
  • Kalau kamu merasa diri kamu ingin mengatakan sesuatu secara impulsif, akui itu, tarik napas dalam-dalam dan pikir kembali sebelum merespon.
  1. MEREKA MENGINGAT NAMA

Jika kamu kesulitan menginngat nama orang, kamu mungkin pernah mengalami saat yang memalukan ketika kamu ingin memanggil nama seseorang tetapi tidak bisa mengingatnya. Jadi, jika kamu harus mengganti nama tersebut dengan sebutan lain (Oh,Hei bro,sis,……….pagi yang indah bukan?)

Jika menjadi sopan tidak untuk untuk memotivasimu ingatlah bahwa ini peluang untuk menghindari momen memalukan. Berikut beberapa cara yang bisa dipakai kamu untuk mengingat “tetangga sebelah”:

  • buatlah keputusan secara sadar untuk mulai mengingat nama
  • mendengar dengan aktif
  • mengulang nama mereka, tulislah jika perlu
  • mengasosiasikan nama depan seseorang dengan cirri fisik atau karakternya, missal Jen si pecinta perhiasan atau Tom dengan perut six packnya, dll

Waiter handing business people menus at restaurant table

  1. MEREKA TIDAK BERGOSIP ATAU BAHKAN MENDENGARNYA

Gossip adalah sesuatu yang orang dewasa jangan lakukan,titik. Semua orang yang tidak menyukai gossip akan berkatan kalau itu tidak ada gunanya, menguras energi, mengganggu, dan jahat.

Jika kamu suka memulai gossip atau mengambil bagian dengan cara apapun, tolong berhenti. Kamu tidak saja menyakiti seseorang, tetapi kamu juga menghabiskan energi dan pikiran positifmu.

  1. MEREKA TIDAK MEMAKSAKAN KEYAKINANNYA

Mempunyai kepercayaan dan keyakinan itu baik. Tetapi tidaklah baik jika kamu memaksakan keyakinan atau opini kepada seseorang. Intinya, orang yang sopan tidak akan memaksakan keyakinan dan opini mereka karena tahu bahwa itu tidak dewasa dan kasar.

Orang yang sopan tidak memaksakan mengenai apapun,titik.

  1. MEREKA MENGHARGAI BATASAN PRIVASI

Beberapa hal menjadi sangat privat bagi sebagian orang dari sekedar batasan ruang. Faktanya ketika seseorang meminta batasan ruang, sering di hukum dengan tatapan jijik atau menekan seperti”Permisi?!” Mengganggu batasan ruang seseorang mungkin akan memberikan hasil yang berkebalikan.

Berbicara mengenai batasan ruang dimana orang-orang santai dengan sentuhan kasual atau tepukan bahu, bahkan jika dilakukan dengan maksud baik.

  1. MEREKA MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN SAMA

Kamu mungkin telah mendengar kisah Warren Buffet.  Dia adalah orang terkaya dengan kekayaan berjumlah $90 Miliar. Buffet, selain pebisnis yang hebat, juga sangat rendah hati dan sopan. Beberapa orang dalam sektor finansial tidak bisa mengatakan yang buruk mengenai Buffet, bahkan menuliskan artikel dengan judul “Mr. Buffet kamu terlalu sopan”.

Buffet memiliki reputasi untuk memperlakukan semua orang yang dia temui dengan harga diri dan menghargai, terlepas dari statusnya. Orang yang sopan memperlakukan orang lain secara sama dan dengan respek.

Best way to earn respect is.. by treating others with respect.

MEREKA TIDAK MENGHAKIMI ORANG LAIN

Orang yang benar-benar sopan tidak menghakimi orang lain. Alasannya karena “mereka tidak tahu cerita orang lain-dan juga termasuk kita.” Menghakimi seseorang merupakan bentuk dari ketidakpedulian, dan juga kasar.

Faktanya, ketika kita menghakimi orang lain, ada sesuatu dalam diri kita yang tidak bahagia. Ini semua tergantung kita untuk mencari tahu apakah “sesuatu yang mengganggu kita” dengan melampiaskan kepada orang lain.

KESIMPULAN

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjadi individu yang sopan:

  1. MENGUCAPKAN SALAM

Menyapa orang lain dengan pantas, inisiasi dan menjaga kontak mata ketika tersenyum, dan mudah didekati. Aksi sederhana dengan memberikan seseorang sapaan tulus “Hallo” membantu memebrikan kesan pertama yang baik.

  1. MEMBUAT PERCAKAPAN RINGAN

Percakapan ringan berbeda dengan basa basi. Yang stau adalah sikap sopan dan membangun sedangkan satu lagi hanya mengganggu dan tak berguna. Menanyakan seseorang tentang kabar keluarganya, pekerjaannya, atau sesuatu yang baru dalam hidup mereka. Selalu ramah dan terbuka ketika memberi perhatian verbal dan non verbal.

  1. BERUSAHA MENGINGAT SECARA RINCI

Berusaha mengingat nama seseorang atau informasi dasar yang mereka bagi denganmu. Jangan malu untuk menuliskannya agar tidak lupa. Menyapa seseorang dengan nama depannya memberi kesan hangat,  baik, dan perhatian.

  1. BERKATA ‘TOLONG” DAN “TERIMA KASIH”

Ketika membutuhkan sesuatu, katakan “tolong.” Dan ketika menerima sesuatu katakana “terima kasih” sederhana tetapi sangat berarti.

  1. MENAHAN PINTU UNTUK ORANG LAIN

Sangatlah tidak sopan untuk tidak menahan pintu ketika ada seseorang di belakang kita yang ikut masuk. Jangan seperti ini ya. Menahan pintu untuk beberapa detik, kamu pasti bisa!

  1. MENGGUNAKAN BAHASA YANG PANTAS

Menghargai orang lain dan menggunakan bahasa yang pantas. Perkataan yang keluar dari mulut kamu harus cocok dengan situasi. Ketika di ruang publik, mengutuk atau berteriak  sangatlah tidak disarankan. Bahkan bijaksana untuk menghindari hal seperti ini.

  1. MENGHARGAI WAKTU ORANG LAIN

Ini sederhana: tepat janji ketika kamu bilang akan datang. Jika tidak, kamu harus mempunyai alasan yang benar. Juga memberi penilaian baik bertapa waktu itu berharga bagi orang lain.

  1. TANGGUH KETIKA DIBUTUHKAN

Menjadi ramah bukan berarti membiarkan orang lain untuk menganggap kebaikanmu sebagai kelemahan. Ketika seseorang berusaha untuk menjatuhkanmu, kamu harus siaga.

  1. MEMINTA MAAF KETIKA MENGACAU

Saya minta maaf adalah kata yang akan menyelamatkan kita dari berbagai masalah jika orang lebih sering mengatakannya. Ketika kebanggaanmu mungkin berkata kamu untuk melakukan yang lain, hindari itu dan minta maaf saat berbuat salah.

  1. JANGAN BERLEBIHAN

Ada batasan dengan sopan dan aneh. Jika kamu mulai seperti Ned Flanders dari “The Simpsons” kamu berlaku aneh, bukan sopan. Berlaku sopanlah secara tulus dan jujur,semoga membantu ya!

Yane Pranata

Add comment