12 Hal Yang Dilakukan Orang Sukses Sebelum Tidur

Hal terakhir yang kamu lakukan sebelum tidur sering kali menentukan seberapa baik dan seberapa banyak kamu tidur. Rex Features

Orang-orang sukses memahami bahwa keberhasilan mereka hampir sepenuhnya bergantung pada apakah mendapatkan tidur yang cukup.

Hal terakhir yang kamu lakukan sebelum tidur cenderung punya dampak yang signifikan pada suasana hati dan tingkat energi kamu pada hari besoknya, sebagaimana hal itu sering kali menentukan seberapa baik dan seberapa banyak kamu tidur.

Orang-orang sukses memahami bahwa keberhasilan mereka dimulai dan diakhiri dengan kesehatan mental dan fisik mereka, yang hampir sepenuhnya bergantung pada apakah mereka mendapatkan tidur yang cukup.

Itulah sebabnya rutinitas tidur yang baik adalah ritual utama bagi kebanyakan dari mereka.

Inilah yang dilakukan oleh kebanyakan orang sukses sebelum tidur:

1. Mereka membaca.

Para ahli sepakat bahwa membaca adalah hal terakhir yang orang paling sukses lakukan sebelum tidur—Presiden AS Barack Obama dan Bill Gates dikenal membaca setidaknya setengah jam sebelum tidur.

Michael Kerr, seorang penceramah bisnis internasional dan penulis “You Can’t Be Serious! Putting Humor toWork”, mengatakan dia tahu banyak pemimpin bisnis yang meluangkan waktu sebelum tidur untuk membaca, sampai sejauh menjadwalkannya sebagai “item yang tidak bisa diganggu gugat” di kalender mereka.

“Ini tidak selalu disediakan hanya untuk membaca bisnis atau membaca inspirasi. Banyak orang sukses menemukan nilai dalam menjadi peramban informasi dari berbagai sumber, percaya bahwa hal itu membantu mendorong kreativitas yang lebih besar dan renjana dalam hidup mereka,” katanya.

2. Mereka memutuskan hubungan dari pekerjaan.

Orang-orang yang sangat sukses melakukan apa pun selain bekerja tepat sebelum tidur, kata Kerr. Mereka tidak secara obsesif memeriksa email mereka dan mereka mencoba untuk tidak memikirkan masalah yang terkait dengan pekerjaan.

Penelitian telah menemukan bahwa jika kamu mengasosiasikan tempat tidur kamu dengan pekerjaan, akan sulit untuk bersantai di sana, jadi sangat penting kamu menyediakan tempat tidur kamu untuk tidur dan seks saja.

Michael Woodward, PhD, seorang psikolog organisasi dan penulis “The YOU Plan”, sependapat, dia mengatakan: “Hal terakhir yang kamu butuhkan adalah berbaring di tempat tidur memikirkan email yang baru kamu baca dari bos yang terlalu bersemangat yang menghabiskan semua waktu bangun mereka memunculkan permintaan acak yang didorong oleh dorongan sesaat.”

Beri diri kamu waktu penyangga setidaknya setengah jam antara waktu kamu membaca email terakhir kamu dan waktu kamu tidur.

3. Mereka mencabut sepenuhnya.

Memutuskan hubungan dari pekerjaan berarti tidak memeriksa email kamu sebelum tidur, tapi ini tidak berarti kamu harus beralih ke media sosial atau permainan di ponsel kamu juga. Para peneliti setuju bahwa semua jenis waktu di depan layar sebelum tidur lebih banyak buruknya daripada baiknya.

Cahaya biru dari ponsel kamu meniru kecerahan matahari, yang memberitahu otak kamu untuk berhenti memproduksi melatonin, hormon penting yang mengatur irama sirkadian kamu dan memberitahu tubuh kamu kapan saatnya bangun dan kapan saatnya tidur. Hal ini bisa mengakibatkan tidak hanya tidur yang buruk, tapi juga masalah penglihatan, kanker, dan depresi.

Jika kamu tidak percaya penelitian tersebut, dengarkan kata Arianna Huffington, salah satu pendiri, presiden, dan editor kepala The Huffington Post. Setelah ambruk karena kelelahan, Huffington benar-benar merombak pendekatannya terhadap tidur. Seperti yang dia rinci dalam bukunya, “Thrive”, dia telah benar-benar melarang iPad, Kindle, laptop, dan setiap alat elektronik lainnya dari kamar tidur.

4. Mereka membuat daftar pekerjaan.

“Membersihkan pikiran untuk tidur malam yang baik adalah penting bagi banyak orang sukses,” kata Kerr. “Sering kali mereka akan memanfaatkan waktu ini untuk menuliskan daftar item yang tidak terurus untuk diatasi pada hari berikutnya, jadi pikiran-pikiran ini tidak berujung menginvasi ruang kepala pada malam hari.”

Misalnya, Kenneth Chenault, CEO American Express, menuliskan tiga hal yang ingin dia capai pada hari berikutnya.

5. Mereka menghabiskan waktu bersama keluarga.

Woodward mengatakan, sangat penting untuk meluangkan beberapa waktu untuk mengobrol dengan pasangan kamu, berbicara dengan anak-anak kamu, atau bermain dengan anjing kamu.

Laura Vanderkam, penulis “I Know How She Does It” dan “What the Most SuccessfulPeople Do Before Breakfast”, mengatakan ini adalah praktik umum di kalangan orang-orang yang sangat sukses.

“Saya menyadari tidak semua orang bisa pergi tidur pada waktu yang sama seperti pasangannya, tapi jika kamu bisa, itulah cara yang bagus untuk terhubung dan berbicara tentang hari-hari kamu,” katanya.

6. Mereka pergi jalan-jalan malam.

Joel Gascoigne, salah satu pendiri dan CEO Buffer, meluangkan 20 menit jalan kaki setiap malam sebelum tidur.

“Ini periode menenangkan, dan memungkinkan saya untuk mengevaluasi pekerjaan seharian, berpikir tentang tantangan yang lebih besar, secara bertahap berhenti berpikir tentang pekerjaan, dan mencapai kondisi kelelahan,” tulisnya dalam sebuah posting blog.

Meskipun sudah menjadi kepercayaan populer bahwa olahraga sebelum tidur dapat mencegah tidur, National Sleep Foundation benar-benar menemukan pada 2013 bahwa berolahraga kapan pun yang kamu bisa, bahkan pada malam hari, membantu kamu tidur lebih nyenyak. Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa berjalan kaki mengurangi stres dan kecemasan.

7. Mereka merenungkan hal-hal baik dari setiap hari.

Kerr mengatakan bahwa banyak orang yang sukses meluangkan waktu sebelum tidur untuk merenungkan atau menuliskan tiga hal yang mereka hargai yang terjadi pada hari itu.

“Menyimpan ‘jurnal syukur’ juga mengingatkan orang-orang akan kemajuan yang mereka capai hari itu dalam setiap aspek kehidupan mereka, yang pada gilirannya berfungsi sebagai cara utama untuk tetap termotivasi, terutama ketika sedang melalui periode yang penuh tantangan.”

Sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap memutar lagi situasi negatif hari itu yang kamu ingin tangani secara berbeda. Terlepas dari betapa buruknya hari itu, orang-orang sukses biasanya berhasil menghindari spiral pesimistis dari percakapan batin negatif karena mereka tahu itu hanya akan menciptakan lebih banyak stres.

Benjamin Franklin terkenal bertanya kepada dirinya sendiri pertanyaan perbaikan diri yang sama setiap malam: “Kebaikan apa yang telah saya lakukan hari ini?”

“Jangan lupa untuk meluangkan sedikit waktu untuk merenungkan saat-saat positif dari hari itu dan merayakan keberhasilan, meskipun sedikit dan masih jauh,” kata Woodward.

Vanderkam menambahkan: “Meluangkan beberapa saat untuk berpikir tentang apa yang benar sepanjang hari bisa menempatkan kamu dalam suasana hati positif dan penuh syukur.”

8. Mereka membayangkan kesuksesan hari esok.

Banyak orang sukses meluangkan beberapa menit sebelum tidur untuk membayangkan hasil positif yang terungkap untuk proyek-proyek yang sedang mereka kerjakan, kata Lynn Taylor, seorang ahli tenaga kerja nasional dan penulis “Tame Your Terrible Office Tyrant: How to Manage Childish Boss Behaviourand Thrive in Your Job.”

“Sebagian besar, ini bukan tugas atau latihan, mereka tersambung dengan bakat keterampilan resolusi kukuh yang datang secara alami,” katanya.

9. Mereka bermeditasi.

Banyak orang sukses menggunakan 10 menit sebelum tidur untuk bermeditasi. Dale Kurow, seorang pelatih eksekutif berbasis di New York, mengatakan hal itu adalah cara yang bagus untuk merilekskan tubuh dan menenangkan pikiran.

10. Mereka merencanakan tidur.

“Banyak yang telah ditulis seputar bahaya yang orang-orang sibuk hadapi terkait defisit tidur kronis, jadi salah satu kebiasaan yang saya tahu dilakukan beberapa orang yang sangat sukses adalah sekadar memprioritaskan tidur cukup—yang bisa menjadi tantangan bagi pecandu kerja atau wirausahawan,” kata Kerr.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah pergi tidur pada waktu yang konsisten setiap malam, yang merupakan kebiasaan utama yang direkomendasikan oleh semua ahli tidur untuk membantu memastikan tidur malam yang sehat.

Vanderkam lebih lanjut menunjukkan bahwa kamu merencanakan kapan kamu akan bangun, hitung kembali berapa banyak jam yang kamu butuhkan untuk tidur, dan kemudian pertimbangkan untuk mengatur alarm untuk mengingatkan diri kamu agar bersiap-siap tidur.

“Hal terburuk yang bisa kamu lakukan adalah terjaga sampai larut kemudian menekan tombol alarm tunda pada pagi hari,” katanya. “Manusia punya jumlah kemauan yang terbatas. Mengapa membuang-buang kemauan itu untuk berdebat dengan diri sendiri kapan saatnya bangun, dan tidur dalam rentang sembilan menit yang tidak keruan?”

11. Mereka mempertahankan ritual kebersihan.

National Sleep Foundation merekomendasikan bahwa kamu menciptakan ritual kebersihan yang mengirimkan sinyal psikologis bahwa kamu bersiap-siap tidur. Ini bisa mencakup menyikat gigi, mencuci wajah, membersihkan gigi dengan benang, atau menyisir rambut.

Rutinitas malam Stephen King termasuk mencuci tangan dan memastikan semua bantal menghadap ke arah tertentu.

12. Mereka melewatkan anggur.

Sewaktu meneliti manifesto tidurnya, “Thrive”, Huffington berkonsultasi dengan sejumlah spesialis tidur untuk meminta tips. Salah satu favoritnya adalah menghindari alkohol tepat sebelum tidur.

Meskipun alkohol tentu saja bisa membantu kamu tertidur, National Institute of Health menemukan bahwa itu merampas kualitas tidur kamu. Alkohol membuat orang tetap berada pada tahap tidur ringan yang dari sana mereka bisa dibangunkan dengan mudah dan mencegah mereka jatuh ke tahap tidur yang lebih dalam dan lebih memullihkan, demikian temuan lembaga ini. (Jacquelyn Smith, Rachel Gillett, Business Insider)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *