14 Wanita Mendapatkan Seks Yang Sesungguhnya Dalam Kencan Pertama

“Saya pikir menghitung tanggal saat melakukan seks sangat tak lazim.”

Semua orang akan lebih lama berkencan dari yang mereka bayangkan, khususnya wanita akan mendapatkan sebuah peringatan agar tidak berhubungan seks dalam kencan pertamanya.

Membuat keputusan itu mempengaruhi banyaknya orang yang sedang berkencan “Walaupun itu hanya teman mesra atau pacar.” Bukan berarti hanya sekedar terjangkit suatu penyakit ataupun masalah kehamilan. Dan jangan lupa tentang tujuanya.

Untuk menambah semuanya itu, perkenalan lawan jenis yang didapatkan dari online hanya menambah kerumitan tentang berkencan. Banyak wanita tidak dapat menemukan pasangan yang serasi sebelum mereka bisa berkencan untuk pertama kalinya, hanya bisa menghilangkan rasa penasaran dan membuktikan sendiri tentang kata-kata orang.

Pasti tidak ada jawaban disini dari setiap pertanyaan yang ada. Tapi dengan sangat penasaran seorang yang membaca tentang berhubungan seks dalam kencan pertama. Jadi kita akan menanyakan kepada 14 perempuan tentang pendapatnya.

1. Kencan pertama tidak cukup waktu untuk sampai bisa membahas tentang hubungan seks mereka dimasa lalu yang mungkin saja bisa terjangkit penyakit.

“Saya tidak akan pernah mau melakukan hubungan seks dalam kencan pertama pasangan.  Karena kencan pertama tidak mempunyai waktu cukup sampai biasa membahas tentang hubungan seks yang dapat terjangkit penyakit. Dan saya juga tidak akan percaya kepada orang yang baru saja dikenal, atau mungkin sebuah kehamilan dan harus menggunakan pelindung. Itupun setelah menjalani suatu hubungan.”

2. Beranggapan kalau seks itu adalah sebuah hadiah yang pantas didapat setelah proses yang diharapkan dari lawan pasangannya.

“Sebagai wanita saya sangat memilih dan sangat selekif, saya akan melakukan hubungan seks apabila saya menyukai lawan jenis saya. Saya benci kalau sudah sama-sama suka laki-laki masih menjaga image tentang keinginannya karena menganggap seks adalah seperti hadiah. Pertanyaan yang harus anda tanyakan kepada diri sendiri adalah kapan anda mau melakukan seks, “apakah saya mau melakukan seks?”

3. Ya, kalau anda tidak peduli kepada laki-laki atau anda belum ingin menjalani hubungan asmara saat ini.

“Ya, kalau anda tidak peduli kepada laki-laki atau anda belum ingin menjalani hubungan asmara saat ini. Tunanganku dan saya bertemu ditempat kerja dan berkencan selama 2 bulan sebelum melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya.

4. Kesempatan, kalau saya tidak mempunyai rasa, kita tidak akan berkencan untuk yang kedua kalinya tapi tetap berhubungan seks.

“Seks sangat penting bagi saya, karena sangat bisa menghilangkan rasa stress. Kesempatan, kalau saya tidak mempunyai rasa kita kita tidak akan berkencan untuk yang kedua kalinya tapi tetap berhubungan seks, dan mungkin saya akan berpura-pura sampai dia bisa keluar dari kehidupan saya. Mari kita berhubungan seks sebelum jauh. Apabila melakukan seks lebih dari Tiga kali itu akan menjadi perasaan lain, dan saya tidak mau itu terjadi.”

5. Dengan mengajak makan atau nonton konser dikencan pertama tidak cukup untuk bisa tidur bersama saya.

“Saya tidak yakin dengan keputusan yang sama dengan orang yang berbeda, tapi kebanyakan tidak. Dengan mengajak makan enak direstoran mahal atau mengajak nonton konser dikencan pertama tidak cukup untuk bisa tidur bersama saya.

6. Tergantung dengan siapa saya berkencan.

“Saya fikir semuanya tergantung dengan siapa saya berkencan. Seperti contoh,  bilang saja saya berkencan dengan orang yang anda kenal sudah lama dan dia mengajak anda untuk makan malam, makan malam berjalan sangat mengesankan. Anda kembali kerumah dan mengundangnya masuk. Itu bukan terlalu cepat karena anda telah mengetahui teman kencan anda sudah cukup lama. Sekarang pertanyaan adalah: apakah anda cocok denganya? Saya rasa hubungan seks dalam kencan pertama tergantung dengan situasi dan kondisinya.

7. “Sepertinya di generasi saya sudah tidak ada yang memberitahu tentang berhubungan seks dengan lawan jenis.

“Sepertinya di generasi saya sudah tidak ada yang memberitahu tentang berhubungan seks dengan lawan jenis. Mencoba untuk bisa mengenal lawan jenis hanya dalam beberapa jam saja sepertinya tidak mungkin. Membutuhkan berbulan-bulan lamanya. Mungkin bisa tahunan, untuk bisa mengenal luar dalam dari lawan jenis anda. Anda akan masuk kedalam level yang sangat dalam untuk bisa melalukan hubungan seks. Karena itu hal yang serius.”

8. “Anda telah dilatih utuk melakukan hubungan seks yang aman, dan siapapun orang itu harus sama-sama setuju dengan langkah yang akan diambil.”

“Saya telah melakukan hubungan seks dengan kencan pertama saya dan menunggu reaksi dari lawan jenis. Saya sudah tidak bersama lagi dengan orang itu. Saya yakin dengan berlatih hubungan seks yang aman, lawan jenis kita akan tidak merasa cemburu dengan siapa kita berhubungan.”

9. “Kalau saya berhubungan seks lagi, siapapun mereka akan terjangkit HIV karenanya.”

“Saya pernah. Saya suka stress, dan kalau seksnya tidak enak, saya tidak akan melanjutkan hubungan itu. Tapi bagaimanapun juga, sudah Tiga tahun saya tidak berhubungan seks, tahun lalu semua test yang saya ambil, saya memutuskan Kalau saya berhubungan seks lagi, siapapun mereka akan terjangkit HIV karenanya. Dan hasil dari test itu sangatlah tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan. Mungkin juga karena saya sudah menjadi tua,  dan saya terlalu berani memgambil resiko dimasa lalu. Sekarang saya sadar kalau orang tidak mau berhubungan seks dengan saya.”

10. “Saya berfikir hanya sedikit kenikmatan dibandingkan dengan orang yang anda sukai.”

“Tidak. Saya tidak akan, tapi saya juga sudah dewasa, kesalahan saya perbuat, terkadang anda harus melakukan sesuatu untuk diri anda walaupun anda tidak menyukainya. Saya tidak terlalu nengerti tentang hubungan seks, dan sebagai wanita saya berfikir hanya sedikit kenikmatan dibandingkan dengan orang yang anda sukai.”

11. “Saya berfikir dengan menghitung berapa kali melakukan hubungan seks sangat tak lazim”

“Kalau anda mempunyai sifat yang takut berhubungan seks itu akan membuat dengkul anda gemetar dan lemah. Saya bilang lakukanlah. Saya berfikir dengan menghitung berapa kali melakukan hubungan seks sangat tak lazim. Kita dapat mengetahui keuntungan bagi kita dan haruslah kita yakin dengan keputusan yang diambil. Saya tidak menilai seseorang dengan menunjukkan kelakuan yang aneh, saya juga tidak akan berkencan dengan laki-kaki yang hanya ingin berhubungan seks saja tanpa adanya perasaan.”

12. “Saya telah berkencan dengan lelaki dalam beberapa bulan sebelum pertama kalinya, lalu melakukannya, tidak enak dan terasa aneh.”

“Saya percaya berhubungan seks dalam pertama, atau mungkin sudah yang ke-tiga kalinya, saya mendapatkan suatu pengalaman dimana Saya telah berkencan dengan lelaki dalam beberapa bulan sebelum pertama kalinya, lalu melakukannya, tidak enak dan terasa aneh. Mungkin bisa dibilang hubungan seks terparah yang pernah terjadi dalam hidupku, mungkin kalau melakukannya lebih awal, saya pasti menghemat waktu dan tenaga yang terbuang sia-sia.”

13. “Saya fikir ditahun 2015 ini, kalau anda sedang berkencan dan ada kecocokan, lakukanlah.”

“Saya berumur 22 tahun sekarang dan sedang bertunangan dengan lelaki yang saya langsung ingin menikah dengan tanpa berkencan terlebih dahulu. Saya fikir ditahun 2015 ini, kalau anda sedang berkencan dan ada kecocokan, lakukanlah.”

14. “Sangatlah penting untuk memastikan kita cocok diatas ranjang dan cocok dimana saja.”

“Kalau semua pendapat diatas semuanya benar dan saya suka kepada orang yang saya kencani, sudah pasti saya akan menerimanya. Seks itu menyenangkan, itupun kalau saya memyukainya. Kenapa tidak berusaha menikmati itu? Bukan berati kalau sedang menjalin hubungan harus melakukan. Atau anda juga bisa melakukan dikencan berikutnya. Faktanya melalukan hubungan seks adalah bagian terpenting dalam suatu hubungan. Kalau tidak mempunyai seni dalam bercinta atau tidak pintar dalam berhubungan seks, saya tidak akan mau melanjutkan hubungan itu. Dan sangatlah penting juga untuk memastikan kita mempunyai kecocokan diatas ranjang seperti cocok ditempat yang lain.”

Inti dari cerita ini adalah:

Tidak ada yang salah bagi siapapun yang ingin melakukan hubungan seks dalam kencan pertama, karena itu hal yang personal dan tidak ada pemaksaan. Cobalah fokus tentang apa yang anda ingin lakukan untuk pertama kalinya, dan ingat tentang Aman dan Sehat..

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *