18 Hal yang Harus Diingat Bila Kamu Patah Hati

Photo by: Sarah Tett

“Jangan menangis saat matahari menghilang, karena air mata tidak akan membiarkan kamu melihat bintang-bintang.”—Violeta Parra

Ada sensasi yang membosankan dan tertahan saat kamu patah hati, seperti suara teredam dari tembakan di kejauhan. Ini tidak secara fisik menembus kulit atau mencabik-cabik, tapi sensasinya secara fisik hadir—ketidaknyamanan yang melumpuhkan menyadari bahwa sesuatu yang kamu percaya begitu saja sedang meninggalkanmu selamanya.

Meskipun awalnay sulit menerima, ini sebenarnya pertanda baik, mengalami patah hati. Ini berarti kamu telah mencintai sesuatu, kamu telah berusaha untuk sesuatu, dan kamu telah membiarkan hidup mengajarimu.

Hidup akan berusaha menghancurkan kamu sesekali; tidak ada dan tak satu pun yang benar-benar bisa melindungimu dari kenyataan ini. Menyendiri dan bersembunyi dari dunia juga tidak, karena kesendirian yang tak ada habisnya dan stagnan juga akan menghancurkan kamu dengan nostalgia dan kerinduan yang tidak sehat.

Kamu harus berdiri lagi dan menempatkan diri di luar sana lagi. Hati kamu lebih kuat daripada yang kamu sadari. Saya pernah mengalaminya dan saya pernah melihat patah hati melalui sisi lain. Butuh waktu dan kesabaran.

Patah hati yang mendalam itu seperti tersesat di hutan—setiap arah tidak mengarah ke mana-mana pada awalnya. Saat kamu berdiri di hutan kegelapan, kamu tidak bisa melihat cahaya yang bisa menuntunmu pulang. Tapi jika kamu menunggu matahari terbit lagi, dan mendengarkan ketika seseorang meyakinkan kamu bahwa mereka sendiri pernah berdiri di tempat gelap yang sama, dan sejak itu bergerak maju dengan hidup mereka, sering kali hal ini akan membawa harapan yang dibutuhkan.

Sangat sulit untuk memberikan saran ketika kamu patah hati, tapi beberapa kata-kata bisa menyembuhkan, dan inilah upaya saya untuk memberikan harapan. Kamu lebih kuat daripada yang kamu ketahui!

Tolong diingat…

  1. Emosi cinta murni yang menghancurkan hati kamu sering kali adalah emosi yang sama yang akan menyembuhkannya, secara bertahap, dari waktu ke waktu.
  2. Orang yang kamu sukai atau cintai di masa lalu, yang memperlakukan kamu seperti kotoran berkali-kali, tidak punya apa-apa secara intelektual atau spiritual yang bisa diberikan kepadamu saat ini, tapi lebih banyak sakit kepala dan sakit hati.
  3. Kamu bisa memikirkannya lagi dan terobsesi dan terobsesi terus tentang bagaimana segala berubah—apa yang kamu lakukan dengan salah atau apa yang seharusnya kamu lakukan secara berbeda—tapi itu tidak ada gunanya. Itu tidak akan mengubah apa-apa sekarang!
  4. Beberapa bab dalam kehidupan kita harus ditutup tanpa penutupan. Tidak ada gunanya menyesatkan diri dengan mencoba mempertahankan apa yang tidak dimaksudkan untuk tinggal.
  5. Tujuh huruf. Dua kata. Satu ucapan. Entah itu bisa melukaimu sedalam-dalamnya dan membuatmu merasakan sakit yang mengerikan, ataukah itu bisa membebaskan hati dan jiwamu dan mengangkat beban luar bisa berat dari pundakmu. Ucapan itu adalah: It’s over—sudah berakhir!
  6. Bila kamu tidak mendapatkan apa yang kamu inginkan, kadang-kadang itu adalah persiapan yang diperlukan, dan kali lain itu adalah perlindungan yang diperlukan. Tapi waktu tidak pernah sia-sia. Ini adalah langkah dalam perjalanan kamu.
  7. Suatu hari kamu akan melihat kembali waktu ini dalam kehidupan kamu sebagai waktu yang penting untuk berduka dan berkembang. Kamu akan melihat bahwa kamu berduka dan kamu patah hati, tapi hidup kamu berubah.
  8. Transisi dalam kehidupan adalah kesempatan yang sempurna untuk melepaskan satu situasi untuk mearangkul sesuatu lebih baik yang mendatangimu.
  9. Salah satu pelajaran paling sulit untuk dipelajari: kamu tidak bisa mengubah orang lain. Setiap interaksi, penolakan, dan pelajaran memilukan adalah kesempatan untuk mengubah diri sendiri saja.
  10. Bertekadlah untuk menjadi positif. Pahamilah bahwa sebagian besar dari penderitaan atau kesedihan kamu dari titik ini ke depan tidak ditentukan oleh keadaan kamu, tapi oleh sikap kamu.
  11. Hidup dan Tuhan punya rencana yang lebih besar untuk kamu yang tidak melibatkan menangis pada malam hari atau percaya bahwa kamu patah hati.
  12. Selalu lebih baik sendirian daripada ada dalam pertemanan yang buruk. Dan ketika kamu memutuskan untuk memberi seseorang kesempatan, lakukanlah karena kamu benar-benar lebih baik bersama orang ini. Jangan lakukan hanya demi tidak ingin sendirian.
  13. Ketika seseorang menolak kamu, itu tidak berarti kamu juga perlu menolak diri sendiri atau menganggap diri kamu kurang layak. Tidak berarti bahwa tak ada seorang pun lagi yang akan menginginkanmu. Ingat bahwa ada miliaran orang di dunia ini dan hanya SATU orang yang telah menolak kamu. Ini hanya menyakiti begitu buruk saat ini karena, bagi kamu, pendapat satu orang itu mewakili pendapat seluruh dunia. Tapi itu tidak benar.
  14. Kadang-kadang butuh patah hati untuk membangunkanmu dan membantu kamu melihat bahwa kamu bernilai jauh lebih besar daripada yang kamu tetapkan.
  15. Ketika kamu kehilangan seseorang atau sesuatu, jangan menganggapnya sebagai kerugian, tapi sebagai hadiah yang meringankan beban kamu sehingga kamu bisa lebih ringan menyusuri jalan yang dimaksudkan untuk kamu.
  16. Apa pun yang menyakitimu hari ini hanya membuat kamu lebih kuat pada akhirnya.
  17. Bila semuanya sudah dikatakan dan dilakukan, kesedihan adalah harga yang kamu bayar untuk cinta. Dan lebih baik pernah mencintai, kehilangan, dan belajar, daripada tidak pernah mencintai sama sekali.
  18. Patah hati hanyalah rasa sakit yang diperlukan agar kamu bisa mencintai lebih sempurna ketika hal yang nyata datang.

Pemikiran lanjutan

Kita adalah manusia dan manusia sesekali mengalami patah hati. Jangan melawannya—berusahalah melewatinya!

Beri diri kamu kesempatan untuk mencintai lagi, merasa lagi, dan hidup lagi.

Kamu masih hidup dan ada di sini untuk mempertaruhkan hati kamu dengan menempatkannya pada sesuatu yang kamu percayai, sebanyak apa pun yang dibutuhkan. Jika kamu menghindar mengambil kesempatan ini, satu hal sudah pasti, kamu akan selamat sampai akhir, merasa kosong dan tidak puas.

Jangan lakukan itu pada dirimu sendiri.

Kamu layak mendapatkan yang lebih baik.

(Marc Chernoff )

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *