18 Hal yang Orang Sukses Lakukan dalam 10 Menit Pertama Hari Kerja

Shutterstock

Bagaimana kamu menangani 10 menit pertama hari kerja kamu sebagian besar bisa menentukan seberapa produktif dan efektif kamu nantinya sepanjang hari.

“Memulai pada pijakan yang tepat tidak hanya penting bagi hubungan, itu juga penting bagi dimulainya setiap hari kerja—terutama hari yang sibuk,” kata Michael Kerr, seorang pembicara bisnis internasional dan penulis “You Can’t Be Serious! Putting Humor to Work.”

“10 menit pertama juga bisa menentukan irama dan sikap kamu sepanjang hari—jadi penting bahwa kamu memulainya dengan tepat, dengan papan tulis yang bersih,” katanya.

Lynn Taylor, seorang ahli tenaga kerja nasional dan penulis “Tame Your Terrible Office Tyrant: How to Manage Childish Boss Behavior and Thrive in Your Job” sependapat. “Saat-saat yang singkat itu bisa memprediksi semua pola pikir kamu karena mereka adalah kesan pertama dari harimu ke depan,” katanya.

“Beberapa menit pertama di kantor bisa jadi yang paling stres karena ada tingkat kecemasan tentang apa yang mungkin kamu hadapi: serangan email yang mendesak tiba-tiba; krisis menit terakhir atau rapat-rapat; panggilan untuk mampir dari bos kantor; rekan kerja yang rewel, dan sebagainya. Butuhkan kesadaran diri lebih besar, pola pikir positif, dan pelatihan diri setiap pagi untuk melawan apa yang terasa seperti gravitasi negatif yang menarik kamu ke bawah saat yang kamu hadapi tuntutan yang luar biasa,” jelasnya.

Kerr mengatakan orang-orang sukses cenderung mengembangkan rutinitas dan kebiasaan. “Menciptakan kebiasaan yang konsisten sebagian besar adalah apa yang membuat mereka sukses,” jelasnya. “Dan waktu utama untuk praktek pembentukan kebiasaan adalah pada awal hari.”

Berikut ini adalah 18 hal yang orang paling sukses lakukan dalam 10 menit pertama hari kerja mereka:

1. Mereka merenung

Mencapai hasil terbaik mengharuskan kamu merenungkan dari mana kamu sebelumnya, di mana kamu sekarang, dan ke mana kamu akan pergi, kata Taylor. “Orang-orang sukses membangun waktu tenang dan kesendirian untuk melakukan hal ini pertama kali. Mereka bertanya pada diri sendiri: ‘Apa yang saya capai menuju tujuan saya selama minggu ini—atau minggu lalu?” “Bagaimana status proyek saya saat ini?” “Apa yang harus saya capai hari ini dalam hal ini?’”

2. Mereka meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan hadir.

“Ini mungkin terdengar sangat khas ‘Buddha’, tapi penting,” kata Kerr. “Jika kamu tiba dan berjalan ke dalam situasi yang penuh gejolak dengan telepon-telepon berdering dan orang-orang berjalan susah payah untuk menemuimu, kamu berisi memulai pada pijakan yang salah, menjadi tergelincir baik secara emosional dan waktu, dan membiarkan orang lain mengatur agenda untuk kamu,” jelasnya.

Pusatkan diri sendiri dan sepenuhnya hadir akan membantu memastikan kamu mengelola hari ke depan, bukannya membiarkan hari mengelola kamu.

3. Mereka merasa nyaman.

Orang-orang sukses meluangkan waktu sebentar pada awal hari kerja untuk memastikan kursi mereka sudah disesuaikan dengan benar dan barang-barang yang mereka sering akses—papan tombol, telepon, tetikus—semua dalam jangkauan nyaman, kata Taylor. “Pastikan bahwa kamu memiliki pencahayaan yang tepat,” tambahnya. “Hari kamu akan berjalan dengan baik jika kamu memiliki lingkungan ergonomis yang fungsional.”

4. Mereka mengatur ruang kerja mereka.

Tidak mampu menemukan barang-barang adalah pembuang waktu terbanyak di kantor. “Jadi, meskipun kamu mungkin membanggakan diri kamu langsung terjun ke tengah sesibukan tanpa waktu berhenti, kekacauan akan mengejar kamu,” kata Taylor. “Menghadapi papan tulis yang bersih di meja dan desktop kamu akan lebih baik dalam membersihkan pikiran kamu untuk tugas sepanjang hari.”

[AdSense-A]

5. Mereka meregang, berdiri, dan berjalan.

Orang-orang sukses memastikan diri untuk meregangkan badan dan membuat sirkulasi darah mereka berjalan sebelum mereka mengambil posisi duduk tetap. “Pertimbangkan untuk berjalan atau berdiri dalam beberapa menit pertama hari kerja kamu,” saran Taylor. “Hal ini juga dapat memberimu rasaan kontrol yang lebih besar, karena kamu mengatasi agenda hari itu—sama seperti penceramah membangun otoritas dengan berdiri di depan penonton mereka”

6. Mereka meninjau daftar pekerjaan mereka dan memprioritaskan.

“Biasakan diri dengan prioritas dan tugas,” saran Taylor. “Lampaui dengan membuat daftar, dan tantang diri kamu untuk membuat hierarki realistis atas proyek-proyek kamu.”

Sangat penting untuk menempatkan tugas paling penting lebih dulu. Meskipun proyek yang paling tidak diinginkan tapi penting mudah untuk menunda hal pertama pada pagi hari, energi kamu terkuat pada saat itu, jadi itulah waktu yang ideal untuk menghadapi tugas-tugas yang paling sulit.

7. Mereka memvisualisasikan kesuksesan.

Dengan membayangkan hasil positif dari berbagai proyek yang ada, kamu bisa kebelakang dan menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

“Ini membantu mereka mengingat kebutuhan untuk tetap pada rencana dan fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, dan tidak cuma mendesak saja,” jelas Kerr.

Secara mental menghapal sepanjang hari itu “juga bisa membantu kamu melihat di mana tantangan potensial mungkin berada dalam cara yang telah kamu jadwalkan untuk hari kamu, jadi kamu bisa membuat penyesuaian yang diperlukan,” kata Kerr.

8. Mereka menyesuaikan dan memetakan hari mereka.

Orang-orang sukses meninjau kalender mereka untuk menilai apakah ada yang perlu diubah atau ditata ulang dengan bagaimana hari mereka direncanakan, dan untuk melihat apakah ada pekerjaan persiapan yang mungkin perlu penjadwalan sebelum sebuah panggilan atau rapat.

9. Mereka tidak melaukan banyak tugas sekaligus.

Melakukan banyak tugas sekaligus (multi-tasking) di pagi hari—saat kamu punya banyak hal yang harus dilakukan, berton-ton energi, dan rasanya kamu bisa melakukan dua atau tiga hal sekaligus—itu menggoda, tapi itu menunda sepanjang hari kamu. Penelitian yang dilakukan di Universitas Stanford menemukan bahwa multitasking itu kurang produktif daripada melakukan satu hal pada suatu waktu.

10. Mereka mengantisipasi gangguan.

Kita semua menghadapi beberapa gangguan terantisipasi sama pada awal hari, dan mengenalinya adalah langkah pertama untuk mengurangi gangguan.

“Ini mungkin termasuk panggilan prioritas rendah, rapat opsional yang tidak perlu, rekan kerja yang cerewet, email atau SMS masuk baru, media sosial, atau pemberitahuan prioritas rendah lainnya—semuanya menantang kamu untuk fokus pada rencana hari kamu.”

11. Mereka berkata “tidak”.

“Para profesional bisnis sukses tahu bagaimana cara mengurangi gangguan untuk memaksimalkan beberapa menit pertama mereka di kantor,” kata Taylor. “Mereka bisa secara diplomatis dan sopan mengatakan ‘tidak’ kepada rekan-rekan dengan menawarkan untuk terlibat pda lain waktu.”

Jika bos kamu membutuhkan kamu, itu jelas pengecualian. Namun, jika kamu punya panggilan penting untuk dilakukan atau rapat untuk dihadiri, beri bos kamu pemberitahuan.

Menjadi orang yang menyenangkan semua orang tidaklah baik bagi siapa pun, jelas Taylor. “Umumnya, tidak ada yang akhirnya merasa senang, karena kamu tidak bisa melakukan pekerjaan terbaik dengan prioritas yang saling bertentangan.”

12. Mereka memblokir pikiran negatif.

Orang-orang sukses tidak berkutat pada setiap peristiwa menantang yang terjadi malam sebelumnya atau pada perjalanan pagi hari, atau pikiran sembrono lainnya. “Pilah dengan menempatkan mereka dalam ‘kotak’ terpisah saat kamu memulai minggu kamu,” kata Taylor.

[AdSense-B]

13. Mereka meluangkan waktu untuk menyapa tim mereka.

Ini penting terutama jika kamu seorang pemimpin, kata Kerr. “Tapi apa pun peran kamu, ini penting.”

Taylor mengatakan bahwa mengunjungi dan memeriksa atasan dan tim kamu akan membantu dirimu sendiri dan orang lain memulai hari.

“Untuk maju dalam karier kamu, kamu tidak bisa menghemat keterampilan orang-orang kamu,” katanya. “Kamu bisa jadi orang paling cerdas secara teknis di dalam ruangan, tapi sikap kamu bisa memperkuat atau mengurangi nilai keterampilan teknis kamu.”

Menjadi ramah pada pagi hari membuat tempat kerja lebih menyenangkan bagi semua orang—“dan pendekatan humanistik kamu akan menular.”

14. Mereka melakukan pembacaan temperatur pada staf / rekan kerja.

Manajer yang kuat meluangkan waktu pada pagi hari untuk berbicara sebentar dengan staf mereka untuk memastikan mereka tampaknya terlibat dan termotivasi. “Sepintas, para profesional cerdas ini sering kali bisa mendapatkan pembacaan sepintas atas tingkat energi dan kepuasan kerja staf mereka,” kata Taylor. “Jika ada yang tampaknya kacau, mereka sebaiknya ditangani kemudian pada hari itu.”

15. Mereka tersenyum dan tertawa.

“Banyak orang sukses yang saya kenal punya rutinitas memulai pagi mereka dengan tertawa kecil—entah itu karena email ‘lelucon hari ini’ yang mereka berlangganan, atau beberapa tradisi yang mereka buat untuk memberi diri mereka kesempatan untuk tertawa setiap pagi,” kata Kerr. “Memulai hari mereka dengan senyum telah menjadi suatu keharusan bagi mereka sebagai cara sederhana untuk memeriksa sikap mereka dan memulai dengan kerangka berpikir yang benar.”

Taylor mencatat bahwa penelitian-penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa dengan menggunakan “otot senyum” kamu, suasana hati kamu menjadi lebih positif. “Kamu tidak perlu membuat senyum palsu, tapi ekspresi yang menyenangkan akan memberikan manfaat tambahan dalam mengingatkan kamu tentang kekuatan kamu.”

16. Mereka meluangkan waktu untuk bersyukur.

“Cara bagus yang orang-orang sukses lakukan untuk memulai hari mereka adalah dengan mengidentifikasi sesuatu yang mereka syukuri, entah itu dalam hal pribadi atau terkait bisnis,” catat Taylor. “Ini memotivasi dan mengingatkan mereka untuk memperhatikan hal-hal kecil.”

Taylor mengatakan bahwa semua orang sukses memanfaatkan beberapa menit pertama dari hari kerja mereka untuk teguh dan fokus. “Begitu kamu mengadopsi pola pikir yang benar dan rutinitas untuk kesuksesan, sisa hari mengalir lebih lancar.”

17. Mereka berpikir tentang bagaimana mereka bisa membantu orang lain.

Menurut Arthur C. Brooks, presiden American Enterprise Institute dan penulis buku “The Konservatif Heart”, mengadopsi pola pikir melayani dapat mengurangi stres dan meningkatkan kepuasan kerja karena hal itu menggantikan obyek perhatian dari diri sendiri.

“Ketika saya bekerja untuk diri saya sendiri, setiap hasil yang mengecewakan adalah cerminan diri saya yang memusingkan dan tidak menyenangkan,” tulisnya. “Ketika saya melayani, di sisi lain, pekerjaan selalu sangat berharga karena niatnya.”

18. Mereka memeriksa email secara strategis.

“Saya menekankan ‘strategis’ karena email bisa dengan cepat menjadi kubangan yang mengganggu dan bang-buang waktu,” jelas Kerr. “Memeriksa email bisa menjadi salah satu tugas yang membuat kamu terasa sedang mencapai sesuatu. Bahayanya adalah kamu tidak memperhatikan item tindakan prioritas dan kamu membiarkan orang lain mengatur agenda kamu.”

Orang-orang sukses memahami hal ini, dan sangat efisien dengan email, yang berarti 10 menit pertama mereka dalam sehari mungkin hanya berarti pemindaian cepat dan memprioritaskan email yang harus dijawab belakangan sebagai bagian dari hari kamu yang terencana sebelumnya—tidak perlu tenggelam dalam banyak email sekaligus. (Jacquelyn Smith)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *