6 Hal Untuk Menebus Kesalahan Kerja

credit: Tran Mau

Bahkan pekerja paling rajin sekalipun bisa berbuat kesalahan dari waktu ke waktu. Tidak peduli seberapa bagus dirimu dalam pekerjaan kamu, kamu bisa mengalami hari yang buruk, dan selalu ada kesalahan yang dilakukan. Sebagaimana setidaknya menurut satu kutipan dalam buku tahunan SMA kamu, “Yang penting bukan saat kamu jatuh, melainkan saat kamu bangkit lagi”, atau sesuatu seperti itu. Hal-hal terjadi. Kadang-kadang itu terjadi karena sesuatu yang telah kamu lakukan, sesuatu yang telah kamu lakukan dengan salah, atau sesuatu yang tidak kamu lakukan. Kamu hanya perlu menemukan cara untuk berurusan dengan hal itu dan terus melangkah, karena dunia tidak berhenti berputar hanya karena kamu bosan.

Menebus diri di tempat kerja setelah kamu melakukan kesalahan terkadang tampak seperti perbuatan yang sulit dilakukan. Terutama karena bisa jadi memalukan bila berada di pihak yang salah dan harus menarik perhatian lebih lanjut untuk itu. Tapi itulah kedewasaan: Suatu kondisi pengambilan tanggung jawab yang canggung terus-menerus. (Dan berusaha untuk tidak menertawakan lelucon kotor di depan umum.) Ambil dari seseorang yang membuat beberapa kesalahan profesional: semakin cepat kamu mengatasinya, semakin cepat itu berakhir dan semua orang melupakan apa yang kamu lakukan. Itulah salah satu hal ajaib tentang pekerjaan. Setiap hari mendatangkan kecelakaan dan tekanan baru kepada kamu, atasan kamu dan rekan kerja kamu, sehingga tidak butuh waktu lama bagi kesalahan kamu untuk terkubur di bawah cobaan lainnya. Berikut ini adalah cara kamu bisa menebus diri setelah kamu melakukan kesalahan di tempat kerja:

1. Mengakui kesalahan

Jangan berpura-pura kamu tidak melakukan kesalahan atau mencoba mengelak dari tanggung jawab atas kesalahan kamu. Akuilah kesalahan kamu. Minta maaf untuk itu jika itu membuat hidup orang lain berubah. Langkah pertama untuk menebus diri adalah menunjukkan kepada rekan kerja kamu bahwa kamu memahami, kamu bersedia mengakui kesalahan kamu, dan lakukan apa yang diperlukan untuk memperbaiki masalah.

2. Meminta Bantuan

Jangan takut untuk meminta bantuan dari rekan kerja kamu. Misalnya, jika kamu mengacau karena ketidaktahuan kamu tentang sesuatu di tempat kerja, mintalah seseorang untuk membantumu memahami lebih baik. Belajar dari kesalahan kamu adalah harapan ketika melakukan kesalahan.

3. Jadilah Proaktif

Jangan menunggu jawaban datang, cari jawaban sendiri. Pergilah keluar untuk melakukan hal-hal yang belum diminta oleh pekerjaan kamu, dan cari jalur kamu sendiri untuk membersihkan kesalahan kamu. Menjadi proaktif akan menunjukkan kepada semua rekan kerja kamu bahwa kamu berkomitmen memperbaiki kesalahan-kesalahan kamu.

4. Melakukan Langkah-Langkah Untuk Menghentikan Hal yang Sama Terjadi Lagi

Setelah kamu mengidentifikasi “mengapa” dari kesalahan kamu, kamu bisa melakukan langkah-langkah untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi. Ini bisa sesederhana memasang catatan kertas tempel dengan pengingat di meja kamu untuk mengingatkan diri agar melakukan sesuatu yang berbeda kali berikutnya.

5. Lanjutkan Pekerjaan Kamu

Jangan tunda aspek lain dari pekerjaan kamu hanya karena kamu melakukan kesalahan. Fokus pada satu kesalahan dan menebusnya sambil mengorbankan pekerjaan lain hanya akan menyebabkan lebih banyak kesalahan. Jangan biarkan satu kesalahan membayangi hal-hal lain yang kamu lakukan di tempat kerja.

6. Jangan Biarkan Hal Itu Menjatuhkan Kamu

Dalam sebuah catatan pribadi, jangan biarkan hal itu membuat kamu jatuh. Jangan menarik diri di tempat kerja. Teruslah berbicara, bercanda dengan rekan kerja, memunculkan ide-ide dan saran kreatif. Jika kamu terus-menerus menghukum diri kamu karena satu kesalahan, itu akan tercermin dalam sikap kamu. Tetaplah positif, dan jangan terlalu keras pada diri sendiri. (Kat George)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *