9 Hal Yang Tidak Pernah Dilakukan Orang-Orang Sukses

Gambar: Getty Images

Mungkin kamu sudah berhenti memperhatikannya. Atau mungkin kamu sudah terperangkap ke dalam kebiasaan buruk. Atau mungkin kamu sudah semakin puas.

Apa pun alasannya, kamu sekarang sedang mengorbankan, puas, atau terbang dalam kehidupan autopilot yang tidak bahagia.

Orang-orang yang benar-benar sukses tidak mengorbankan standar mereka. Mereka tidak puas dengan sesuatu yang kurang dari apa yang ingin mereka capai. Dan mereka pasti tidak menjalankan kehidupan mereka secara autopilot. Mereka percaya bahwa kesuksesan hanya datang dari niat dan tindakan—jadi mereka hidup seperti itu.

Berikut ini adalah sembilan hal yang tidak pernah dilakukan oleh orang-orang yang benar-benar sukses:

1. Mereka tidak pernah membiarkan masa lalu menentukan masa depan mereka.

Kita semua punya keterbatasan. Kita semua punya tantangan. Kita semua melakukan kesalahan. Kuncinya adalah jangan terbatasi oleh hal-hal itu tapi belajar dari mereka.

Mudah diucapkan daripada dilakukan? Semua tergantung pada perspektif kamu. Ambil kesalahan: Ketika sesuatu tidak beres, ubahlah menjadi kesempatan untuk belajar sesuatu yang kamu tidak ketahui—terutama tentang diri kamu sendiri. (Dan ketika ada sesuatu yang tidak beres untuk orang lain, ubahlah menjadi kesempatan untuk menjadi peramah dan pemaaf.)

Dari mana kamu, apa yang telah kamu lakukan—semua hal di masa lalu hanyalah pembelajaran.

Orang-orang yang benar-benar suskes percaya bahwa masa lalu mereka akan memberikan pengetahuan tapi tidak akan menentukan jalan mereka.

2. Mereka tidak pernah bergosip.

Sulit untuk menolak kabar dari orang dalam. Mencari tahu alasan di balik keputusan seseorang, motivasi di balik tindakan seseorang, rumor di balik agenda tersembunyi seseorang. Obrolan-obrolan itu sulit ditolak.

Sayangnya, orang yang bergosip tentang orang lain juga bergosip tentang diri kamu. Dan tiba-tiba gosip tidak lagi menyenangkan.

Kali lain kamu tergoda untuk membicarakan orang lain, pikirkan apakah kamu akan mengatakan apa yang akan kamu katakan kepada orang itu.

Dan kali lain seseorang mulai membicarakan tentang orang lain, mohon diri dan pergi. Jangan khawatir bahwa kamu akan kehilangan rasa hormat dari penggosip ini; siapa pun yang mau bergosip tidak menghormati orang lain.

Ketika orang-orang yang benar-benar sukses ingin berbagi kabar orang dalam, mereka hanya membicarakan secara terbuka tentang pikiran dan perasaan mereka sendiri. Dengan begitu mereka tidak sedang bergosip. Mereka hanya sedang menjadi diri sendiri.

3. Mereka tidak pernah bilang “ya” bila mereka sebenarnya bermaksud “tidak”.

Menolak permintaan dari rekan-rekan, pelanggan, atau bahkan teman-teman rasanya sangat sulit. Tapi, mengatakan tidak jarang menjadi separah yang kamu perkirakan. Kebanyakan orang akan mengerti, dan jika mereka tidak mengerti, haruskah kamu peduli tentang apa yang mereka pikirkan?

Ketika kamu mengatakan tidak, kamu hanya merasa buruk selama beberapa saat. Bila kamu setuju pada sesuatu yang kamu benar-benar tidak ingin lakukan, kamu mungkin merasa buruk dalam waktu yang lama—atau setidaknya selama hal itu membuatmu melakukan apa yang kamu tidak ingin lakukan sejak semula.

Oranga-orang yang benar-benar sukses berlatih mengatakan tidak. Mereka sudah benar-benar bagus dalam mengatakan tidak. Mereka tahu hal itu memungkinkan mereka fokus pada melakukan apa yang mereka perlu lakukan: bagi diri mereka dan bagi orang lain.

4. Mereka tidak pernah mengganggu.

Bila kamu mengganggu seseorang, apa yang kamu benar-benar katakan adalah, “Saya tidak berpikir tentang apa yang kamu katakan. Saya berpikir tentang apa yang ingin saya katakan … dan apa yang saya ingin katakan adalah sangat penting, kamu perlu mendengarnya sekarang.”

Ingin hubungan profesional yang lebih baik? Ingin hubungan pribadi yang lebih baik? Dengarkan, benar-benar dengarkan, apa yang orang lain katakan. Kemudian ajukan pertanyaan untuk memastikan bahwa kamu memahami.

Orang-orang yang benar-benar sukses sudah tahu apa yang mereka pikirkan—mereka ingin belajar dari apa yang orang lain pikirkan.

5. Mereka tidak pernah terlambat (tanpa alasan yang kuat).

Saya tahu. Kamu kewalahan. Jadi kamu selalu ketinggalan. Ini membuatmu sangat tertekan. Dan itu membuat orang lain sangat membenci kamu. Setiap kali kamu terlambat, orang lain menganggap kamu merasa waktu kamu lebih penting daripada mereka. (Yang, tentu saja, membunuh kesempatan kamu untuk membangun hubungan pribadi atau profesional yang luar biasa.)

Meskipun kamu mungkin percaya bahwa kamu tidak berdaya, terlambat adalah pilihan. Kamu membiarkan diri kamu terlambat.

Orang-orang yang benar-benar sukses memulai hari hari lebih awal. Mereka tiba lebih awal pada acara mereka yang terjadwal pertama. Mereka tidak khawatir akan membuang-buang waktu—mereka merencanakan ke depan dan membawa apa pun yang mereka butuhkan untuk menggunakan waktu “awal” untuk membereskan beberapa hal sederhana.

Kemudian mereka merasakan jauh lebih sedikit stres dan sebagai hasilnya, menjadi lebih berwawasan, lebih kreatif, lebih tegas, dan lebih “siap” dalam segala sesuatu yang mereka lakukan.

6. Mereka tidak pernah membenci.

Ambillah contoh Nelson Mandela: “Kebencian itu seperti minum racun dan kemudian berharap itu akan membunuh musuh kamu.”

Hal yang sama berlaku untuk kepahitan. Kecemburuan. Dan ketidaksukaan.

Jika kamu berpegang pada niat buruk, satu-satunya orang yang kalah adalah kamu sendiri.

Orang-orang yang benar-benar sukses menempatkan semua energi emosional itu untuk fokus bukan pada apa yang orang lain lakukan, tapi pada apa yang mereka sendiri akan lakukan.

7. Mereka tidak pernah memutuskan mereka tidak punya waktu.

Semua orang tahu ada orang yang tampaknya membereskan lebih banyak hal daripada orang lain. Ini hal paling gila. Bagaimana orang-orang ini melakukannya? Mereka pasti tidak punya kehidupan, kan?

Sebenarnya mereka punya kehidupan yang luar biasa: Mereka sudah tahu apa yang penting bagi mereka dan mereka mewujudkannya.

Cari tahu apa yang penting bagi kamu. Kupas semua hal yang tidak penting. Kemudian wujudkan.

Kita semua diberi jumlah waktu yang sama. Satu-satunya perbedaan adalah bagaimana kita menggunakan waktu kita.

Orang-orang yang benar-benar sukses bisa memanfaatkan waktu mereka sebaik-baiknya.

8. Mereka tidak pernah menyesuaikan (hanya untuk menyesuaikan).

Meskipun seluruh industri didasarkan pada bagaimana membuat kita berpikir sebaliknya, tidak ada yang benar-benar menyukai kita untuk pakaian yang kita kenakan, mobil yang kita kendarai, atau rumah yang kita tinggali. Juga tidak ada yang suka karena jabatan kita.

Mereka semua adalah “sesuatu”, dan meskipun orang lain mungkin sebenarnya suka “sesuatu” dari kita, itu tidak berarti mereka menyukai kamu. (Dan meskipun mereka melakukannya, itu tidak berarti kamu menyukai dirimu sendiri.)

Orang-orang yang benar-benar sukses telah memutuskan untuk cukup menjadi diri sendiri. Dengan tidak mencoba untuk menyesuaikan diri atau membuat kesan buatan, mereka tahu bahwa mereka akan kehilangan banyak kenalan, tapi mereka tahu bahwa mereka juga akan mendapatkan beberapa teman sejati.

9. Mereka tidak pernah takut melakukan hal-hal penting.

“Satu-satunya hal yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri,” itu benar, tapi dalam beberapa hal, kutipan yang lebih baik mungkin adalah, “Satu-satunya hal yang harus kita takuti adalah diri kita sendiri.”

Mengapa? Kita semua takut. Kita takut pada apa yang mungkin atau tidak mungkin terjadi. Kita takut pada apa yang kita tidak bisa ubah. Kita takut pad apa yang kita tidak akan mampu lakukan. Kita takut pada cara orang lain mungkin memandang kita.

Dan itu membuat kita ragu, menunggu saat yang tepat, memutuskan kita perlu berpikir sedikit lebih lama atau melakukan penelitian lebih lanjut atau menjelajahi beberapa alternatif lagi, dan hari, minggu, bulan, dan bahkan tahun pun berlalu melewati kita.

Begitu juga impian kita.

Jangan biarkan ketakutan kamu menahan kamu. Apa pun yang sudah kamu rencanakan, apa pun yang kamu bayangkan, apa pun yang kamu impikan, mulailah hari ini juga. Jika kamu ingin memulai bisnis, ambil langkah pertama. Jika kamu ingin mengubah karier, ambil langkah pertama. Jika kamu ingin memperluas atau memasuki pasar baru atau mendesain produk atau jasa baru, ambil langkah pertama.

Orang-orang yang benar-benar sukses mengesampingkan ketakutan mereka dan memulai. Mereka melakukan sesuatu. Mereka melakukan apa saja.

Orang-orang yang benar-benar sukses sering kali takut, tapi mereka paling takut melihat ke belakang dan berpikir, “Kalau saja aku sudah …”

Jangan pernah melihat ke belakang dan berpikir, “Kalau saja aku sudah …” (Jeff Haden)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *