Begini Rasanya Ketika Seseorang yang Kita Cintai Berubah

Jalinan percintaan yang baik adalah sesuatu yang menakjubkan. Jalinan percintaan itu seperti bunga. Berkembang dari tunas hingga menjadi sesuatu yang indah untuk dipandang. Mekar, dan harum semerbak.

Tapi semua itu adalah tentang bunga. Kehidupannya di atas rak. Bila Anda menanamnya, Anda tidak tahu berapa lama mereka akan bertahan.

Disirami supaya tetap tumbuh dan berbunga, tetapi pada akhirnya nanti akan layu dan kemudian mati. Air akan menjaga sang mawar tetap berwarna merah, tapi tidak akan menghidupkannya kembali dari kematian. Setelah mawar telah mati, itu tidak dapat ditarik kembali.

Beberapa hal dalam hidup terasa lebih sulit daripada melihat orang yang dicintai mengalami perubahan. Kadang-kadang hubungan terasa mati, dan itu bukan karena seseorang itu menyakiti orang lain. Pasangan yang Anda cintai berubah dan, pada prakteknya, secara tidak sengaja merugikan Anda.

Hasilnya adalah luka yang mendalam.Luka yang tidak terasa. Ini adalah jenis patah hati yang membuat Anda selalubertanya-tanya “Bagaimana jika?” Dan “Mengapa?” dalam jangka waktu yang lama setelah rasa sakit hatinya menghilang.

Ini adalah luka yang menganga. Atau mungkin itu adalah spot yang kasar. Apa yang ada sebenarnya tidak hilang; hanya bebeda. Sesuatu sudah berubah, dan Anda tidak bisa merasakannya lagi. Yang Anda tahu adalah bahwa sesuatu yang biasanya ada dalam jangkauan kita sekarang sudah tak terjangkau lagi.

Orang yang pernah menjanjikan masa depan sudah tidak bisa kita kenali lagi. Orang yang Anda cintai sudah tidak ada lagi.

Keterikatan Anda dalam bekerja keras untuk membangun masa depan dengan seseorang sudah rapuh. Menjadi rusak, tapi bukan dia yang merusaknya. Tidak ada perselingkuhan, tidak ada kebohongan dan tidak ada pertengkaran; dia hanya berubah menjadi orang lain.

Kebencian menggantikan cinta.

Dia menyakiti Anda. Itu terjadi dengan tidak disengaja, tapi terasa rasa sakit. Anda tidak bisa menyalahkan diri anda sendiri karena perubahan karakternya, tetapi Anda juga tidak bisa menyalahkan dia.

Tapi karena Anda tidak punya siapapun untuk disalahkan, Anda menyalahkan dirinya. Dan Anda pun juga ikut berubah.

Dan Anda membenci dirinya karena semua itu.

Dia tidak menyukai lagi hal-hal yang dulu pernah dinikmati bersama.

Apa yang membuat Anda bersamanya telah memisahkan Anda. Sesuatu yang biasa anda share dengannya sudah menjadi sesuatu yang berbeda. Sebuah kabut menutupi masa lalu yang dulu cerah. Secara fisik, Anda masih dekat dengannya. Secara emosional, Anda sangat jauh.

Anda bisa menyentuhnya, tapi Anda tidak bisa merasakan cintanya.

Anda bertanya-tanya apakah dia sudah berubah, atau hanya sudut pandang  Anda saja yang berbeda.

Jika semuanya itu adalah hanya sebuah pertanyaan dari suatu persepsi, maka dia tidaklah berbeda. Anda hanya melihatnya dalam sudut pandang yang berbeda,benar tidak?

Mungkin tidak. Untuk melihat apa yang orang lain lihat berarti anda melihat kenyataan. Tapi mungkin Anda sedang melihat kenyataan juga.

Tidak ada yang mengatakan bahwa kebenaran itu layak untuk diketahui. Anda mungkin mengaburkan visi Anda untuk melindungi diri anda sendiri. Ketika jembatan yang menopang Anda telah runtuh, sesuatu yang sama tidak dapat menahan Anda secara bersamaan. Sebuah ikatan baru – jembatan baru – harus dijalin.

Mungkin dia berubah menjadi pria yang diinginkannya, dan orang itu tidakbermaksud bersama Anda.

Dunia barunya tidak terasa seperti sesuatu yang benar.

emotionalsms.com

Anda tiba-tiba merasa kecil di dunia yang tumbuh begitu besar. Yang tumbuh tak terkendali, dan mendorong Anda keluar dari itu. Anda bertanya-tanya apa yang telah Anda lakukan yang menyebabkan semua ini.

Teman-teman dan juga sikapnya telah berubah, dan Anda sangat mengetahui ini dalam hati Anda bahwa ini bukanlah dunia yang Anda inginkan untuk Anda.

Dia terikat erat dengan Anda: Anda bersaing diantara menjadi seorang gadis di dunia barunya dan menjadi gadis yang dulu melakukan semuanya bersama.

Anda tidak dapat menerima kenyataan.

Dia sekarang hanya fatamorgana. Seseorang yang baru berdiri di depan Anda. Dia masih akrab, tapi sudah tidak terasa dekat lagi. Ini bukan dia; itu seseorang yang benar-benar baru.

Dua jiwa dan raga yang mencoba untuk menyatu kembali bergerak seolah tidak ada yang berubah. Sangat mudah untuk berpaling dari kebenaran ketika kebenaran begitu menusuk di hati. Tapi untuk mencari kebahagiaan lagi, kita butuh perubahan. Untuk hidup dalam ketenangan, kita perlu menghidupkan kembali hubungan kita dengannya.

Kata-kata bijak dari kawanku membantuku untuk terus maju. “Melepaskan dirinya adalah suatu proses yang bertahap,” itu yang dia katakan. “Bagian tersulitnya adalah memahami saat Anda tahu bahwa Anda harus membiarkannya pergi.”

Anda bertanya-tanya apakah Anda bisa mencegah hal ini.

onmogul.com

Perubahan pada diri seseorang adalah suatu fakta kehidupan. Jika mereka tidak berubah, maka tidak akan ada pertumbuhan. Dan jika tidak ada pertumbuhan, maka tidak akan ada pembelajaran.

Dan jika kita tidak belajar, kami akan tetap menjadi orang yang sama. Kekuatan yang merubahnya mungkin lebih besar dari Anda. Ini sesuatu yang tidak bisa Anda dikendalikan pada kelebihan Anda atau sisi terlemah Anda.

Dia tidak ingin berakhir. Tapi itu berakhir karena ia berubah.

Anda mempertanyakan jika cinta Anda pernah nyata.

Perubahan membuat Anda membatalkan semua rencana yang pernah anda buat: Jika tidak berlangsung, apakah itu berarti kurang nyata? Berapa lama Anda “berpura-pura,” sih? Apakah kehidupan yang Anda bagi bersamanya hanyalah satu kebohongan besar?

Apakah dia pernah benar-benar ada untuk anda?

Apakah Anda pernah benar-benar jatuh cinta?

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *