Ceriwis
penutup kepala wanita dunia © 2019 ceriwis.com
Home » Umum » Budaya penutup kepala wanita yang ada di seluruh dunia

Budaya penutup kepala wanita yang ada di seluruh dunia

Ceriwis – Peradaban manusia dibentuk oleh berbagai aspek kehidupan, seperti bahasa, budaya dan bentuk pakaian yang dikenakan suatu bangsa. Pakaian yang dikenakan dari bangsa satu dengan bangsa lain pasti berbeda. Hal ini bisa terjadi oleh banyak faktor, seperti cara pandang dan pengalaman masyarakat. Pakaian yang dikenakan pun tak hanya meliputi baju atau celana, melainkan juga melibatkan penutup kepala.

Di berbagai belahan dunia, penutup kepala menjadi identitas masyarakat, dari suku, ras hingga agama. Sebagai contoh, turban yang sudah ada dari zaman Mesopotamia menjadi ciri khas bangsa Mesir sesuai dengan agama pemakainya mengacu pada warna turban. Umat Islam kala itu menggunakan warna putih, Kristen berwarna biru dan Yahudi berwarna kuning.

Penutup kepala tak identik dengan jenis kelamin si pemakai. Tak hanya dipakai oleh kaum pria, namun juga wanita. Ada berbagai jenis penutup kepala wanita dari berbagai belahan dunia, baik sebagai identitas agama maupun budaya. Dilansir dari berbagai sumber, Minggu (14/4), Ceriwis menghadirkan 6 jenis penutup kepala wanita dari berbagai belahan dunia.

1. Kerudung atau jilbab biasa dipakai oleh wanita muslim sebagai ajaran agama. Namun tak hanya Islam, masyarakat Yahudi dan Kristen juga mempunyai ajaran memakai kerudung.

penutup kepala wanita dunia © 2019 ceriwis.net

foto: pinterest

2. Perempuan Kyrgizstan mempunyai elechek yang membalut hingga ke bagian leher. Beratnya mencapai 5 kg dengan tingginya tergantung status perkawinan dan status sosial di masyarakat.

penutup kepala wanita dunia © 2019 ceriwis.net

foto: pinterest

3. Turban dikenal sejak zaman Mesopotamia yang telah ada dari 2350 tahun sebelum masehi. Sebelum Kesultanan Mughal berdiri di India pada abad ke-16, turban hanya boleh digunakan oleh anggota kerajaan.

penutup kepala wanita dunia © 2019 ceriwis.net

foto: pinterest

4. Non La, topi conical legendaris yang dikaitkan dengan cinta ibu dan padi yang tumbuh di Vietnam. Daun yang sebagai bahan dasar Non La dibawa dari hutan. Biasanya, topi ini berisi 16 hingga 18 lembar daun muda. Topi ini dilengkapi dengan benang khas bernama doac.

penutup kepala wanita dunia © 2019 ceriwis.net

foto: pinterest

5. Bororo biasa dipakai oleh masyarakat adat yang ada di Nigeria, Afrika dan Brasil. Umumnya kain ini berwarna hitam dan motif sederhana. Kain ini semakin unik dengan tradisi kombinasi rambut yang khas dan tato di wajah.

penutup kepala wanita dunia © 2019 ceriwis.net

foto: pinterest

6. Kuluk Beselang Mertuo khas perempuan Jambi. Penggunaan kuluk disertai kain songket, gelang pilin dan kerabu bungo matohari. Penutup kepala ini mempunyai simbol demokrasi namun tetap berada dalam naungan budaya leluhur.

penutup kepala wanita dunia © 2019 ceriwis.net

foto: pinterest.com

Editor Baik

Add comment

window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({flush: true});