Cara Membuat Orang Lain Menyukaimu dalam 4 Detik atau Kurang

getty images

Dalam hitungan detik bertemu dengan kamu, orang-orang sudah membuat penilaian tentang kepribadian kamu. Penilain itu bisa memengaruhi apakah mereka ingin mempekerjakan kamu, berkencan dengan kamu, atau menjadi teman kamu.

Jadi, kamu akan ingin melakukan apa saja untuk membuat kesan sebagus mungkin—sebelum terlambat.

Untuk membantu kamu, kami membaca “How to Make People Like You in 90 Seconds or Less” karya pembicara dan penulis Nicholas Boothman. Buku ini menyoroti strategi penting untuk mendekatkan diri kamu dengan pasangan obrolan sambil menyapa mereka.

Bagian terbaik? Seluruh proses itu butuh waktu hanya empat detik. Baca terus untuk mengetahui cara menjadi orang yang menyenangkan seketika.

Langkah 1: Terbukalah.

Boothman mengatakan kamu akan ingin membuka tubuh dan sikap kamu. Dalam hal bahasa tubuh, Boothman mengatakan kamu harus mengarahkan hati kamu secara langsung pada orang yang kamu temui. Jangan tutup hati kamu dengan tangan atau lengan kamu. Dan jika kamu memakai jaket, bukalah kancingnya sebelumnya.

Menumbuhkan sikap positif sama pentingnya. Sementara kamu menyapa orang tersebut, Boothman mengatakan kamu harus merasa dan menyadari sikap positif itu.

[AdSense-A]

Langkah 2: Lakukan kontak mata.

Boothman mengatakan kamu harus menjadi orang yang memulai melakukan kontak mata, dan biarkan mata kamu mencerminkan sikap positif kamu. Jika kamu merasa tidak nyaman melakukan kontak mata, dia menyarankan strategi untuk membiasakanya: Saat kamu menonton TV, perhatikan warna mata orang-orang di kamera dan katakan nama warnanya di kepala kamu. Keesokan harinya, lakukan hal yang sama dengan setiap orang yang kamu temui.

Pastikan saja untuk berpaling pada titik tertentu—sebagaimana tulis Carol Kinsey Goman di Forbes, terlalu banyak kontak mata bisa terkesan kasar atau menakutkan bagi orang lain.

Langkah 3: Tersenyumlah.

Boothman menyarankan agar menjadi orang pertama yang tersenyum. Kamu akan mengirim pesan bahwa kamu tulus. Penelitian juga menunjukkan bahwa tersenyum ketika kamu bertemu seseorang dalam konteks yang membahagiakan adalah cara yang berguna untuk membuat mereka mengingat kamu.

Langkah 4: Katakan “halo”.

Entah kamu mengatakan “hai”, “Hei”, atau “Halo”, atau menggunakan salam yang lain, kamu harus terdengar senang bisa berkenal dengan orang ini.

Berikutnya, kamu akan ingin mengulurkan tangan kamu. Pastikan kamu memberikan jabat tangan erat, yang umumnya menciptakan kesan yang lebih positif.

Ketika orang yang kamu temui memberikan namanya, cobalah ulangi beberapa kali. Misalnya, kamu boleh berkata, “Sara. Senang bertemu denganmu, Sara!”

Jika kamu bertemu dengan beberapa orang dan tidak bisa berjabat tangan dengan semua orang sekaligus, Boothman mengatakan, sangat mungkin untuk melakukan jabat tangan “tanpa tangan”. Lakukan segala yang biasa kamu lakukan sambil menjabat tangan seseorang—arahkan hati kamu ke arah mereka, menyapa, dan tersenyum—tapi tidak mengulurkan tangan kamu.

Langkah 5: Membungkuk.

Tidak perlu menjatuhi orang yang kamu temui. Boothman menyarankan “bungkukan ke depan yang nyaris tak terlihat” untuk menunjukkan bahwa kamu terbuka dan tertarik pada apa yang orang katakan. (Shana Lebowitz)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *