Ceriwis

Cara Mencegah Diabetes Sejak Dini Menurut Pemeriksaan Genomik

Kurangi risiko diabetes sejak dini.

Ceriwis – Diabetes merupakan salah satu penyakit yang berbahaya. Bagaimana tidak, menurut International Diabetes Federation (IDF), pada tahun 2015 ada 415 juta orang penderita diabetes di seluruh dunia dan 10 juta di antaranya terdapat di Indonesia. Melihat data ini, Tidak heran jika diabetes begitu ditakuti oleh banyak orang.

Terlebih lagi, terkadang gejala penyakit diabetes datang secara tiba-tiba, tanpa disadari penderitanya. Akibatnya, orang yang memiliki risiko diabetes namun tidak menyadarinya menjadi kurang hati-hati menjaga pola makan atau jarang melakukan aktivitas fisik, sehingga kemungkinan munculnya diabetes semakin tinggi.

Karenanya, Anda harus waspada dengan penyakit yang satu ini. Jika Anda mengalami obesitas atau terdapat riwayat penyakit diabetes dalam keluarga Anda, maka risiko Anda terkena penyakit ini lebih besar daripada orang lain.

Ilustrasi diabetes.

Pada dasarnya penyakit diabetes mellitus disebabkan tiga hal: usia, lingkungan (makanan & pola hidup) serta faktor genetik. Dari ketiga hal tersebut, gen adalah faktor yang tidak akan berubah, sehingga risiko diabetes dari faktor genetik bisa diketahui sejak dini. Namun, apakah pemeriksaan risiko diabetes melalui gen bisa dilakukan?

Kini, sudah hadir pemeriksaan kesehatan berbasis gen (pemeriksaan genomik) yang mutakhir. Dengan menganalisis gen dalam tubuh, Anda bisa mengetahui faktor risiko diabetes dengan lebih akurat.

Selain itu, pemeriksaan genomik juga dapat memeriksa penyakit terkait diabetes atau komplikasi berdasarkan profil genetik Anda. Seperti diketahui, diabetes dapat menyebabkan komplikasi yang menyerang organ tubuh penting seperti otak, jantung, ginjal, hingga mata. Karenanya, informasi mengenai risiko diabetes beserta komplikasinya sangat penting untuk menjadi acuan menerapkan gaya hidup sehat yang tepat.

Anda tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk melakukan pemeriksaan genomik, karena Prodia sebagai next generation healthcare provider telah menyediakan pemeriksaan genomik pertama di Indonesia yang mampu melihat risiko diabetes dan penyakit terkait diabetes, yaitu DIArisk.

DIArisk bukan pemeriksaan untuk mendiagnosis apakah Anda sedang menderita diabetes atau tidak. Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan preventif yang menampilkan risiko penyakit berdasarkan faktor genetik. Selain itu, perlu diingat kembali bahwa terjadinya diabetes tidak hanya dipengaruhi oleh gen-gen, akan tetapi juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti usia dan lingkungan (makanan dan pola hidup termasuk aktivitas fisik). Dengan pemeriksaan DIArisk, Anda dapat menentukan strategi pencegahaan secara personal dan gaya hidup yang tepat agar kemungkinan munculnya diabetes dapat semakin diminimalisir.

Pemeriksaan DIArisk menganalisis sekitar 100 gen dan varian low penetrance yang berguna untuk menilai risiko diabetes seseorang berdasarkan varian gen yang dimiliki. DIArisk akan menginformasikan kepada Anda tingkat risiko terhadap diabetes beserta penyakit terkait. Anda bisa mengetahui risiko diabetes tipe 1, tipe 2, dan komplikasi diabetes (neuropati dan nefropati). Pemeriksaan juga menginformasikan risiko obesitas, penyakit ginjal kronis, dan gangguan metabolisme lipid.

Pemeriksaan DIArisk cukup dilakukan sekali seumur hidup, sehingga Anda dapat menekan biaya pengeluaran namun tetap mendapatkan manfaat yang besar untuk kesehatan. Karenanya, DIArisk merupakan investasi berharga untuk kehidupan Anda.

Risiko diabetes dari faktor genetik memang tidak bisa dihindari. Namun, dengan mengetahui seberapa besar risiko yang dimiliki, kesadaran diri untuk menerapkan gaya hidup sehat akan semakin tinggi, sehingga risiko diabetes dari faktor-faktor lainnya, seperti pola makan dan aktivitas fisik, dapat dikurangi. Segera lakukan pemeriksaan genomik sebagai rambu agar kualitas hidup Anda lebih baik.

Melanie Putri