Ceriwis

Cara Menghadapi Orangtua Yang Toxic

Ilustrasi ibu mengancam anak

Ceriwis – Enggak cuma pacaran yang toxic. Cara orang tua membesarkan kamu pun kadang bisa berakhir menjadi toxic. Bukan buat ngajarin durhaka, ya, tapi kenyataannya memang ada beberapa cara mengurus anak yang berakhir menjadi toxic bagi tumbuh-kembang anak itu sendiri bahkan hingga menyebabkan trauma.

1. Cari terapis

Ilustrasi konseling.

Mencari pertolongan dari profesional memang terbaik untuk masalah seperti ini. Kamu bisa ceritakan apa keluhanmu dan bagaimana cara menangani serta berdamai dengan orang tua yang toxic langsung dari expert-nya.

2. Cari tahu personal space-mu

Mencari tahu batas kemampuanmu dalam menghadapi orangtua itu perlu. Kamu harus tahu di mana kamu harus meletakkan garis yang orang tua kamu enggak boleh lewati.

3. Cari cara untuk luapkan emosi

Orang tua yang toxic kadang bisa buat kamu merasa kewalahan dan kemungkinan terjadinya luapan emosi. Sebelum itu terjadi, ada baiknya kamu mencari cara untuk meluapkan emosimu, jadi enggak perlu tunggu sampai memuncak. Entah kamu mau luapkan sendiri di tempat yang sepi atau mencari teman untuk bercerita.

4. Cari support system

Ilustrasi perempuan saling mendukung satu sama lain.

Berdamai dengan orang tua yang toxic itu memang sulit untuk dilakukan sendirian. Kamu mungkin bisa mencari teman, saudara atau siapa pun yang bisa menemanimu melewati masa-masa kelam ini dan menjadikannya sebagai sandaran hidup.

5. Cari tahu apa yang kamu inginkan

Jangan selalu berpatokan pada apa yang orang tua kamu inginkan dari kamu. Tapi, kamu juga harus membiarkan mereka untuk tahu apa yang kamu inginkan dari mereka.

Sulit memang mencari cara untuk berdamai dan menerima kenyataan bahwa orang tuamu membesarkanmu dalam lingkungan yang toxic. Tapi ingat, kamu pasti bisa melewati masa-masa ini, kok. Komunikasi bisa jadi kunci terpenting dalam menghadapi masalah seperti ini. Jangan putus asa, ya!

Andika Gumilang