Ceriwis
Home » Umum » Cara Subscribe Berita Abad ke-19

Cara Subscribe Berita Abad ke-19

Ceriwis – Kata subscribe sudah jamak dikenal pada era media sosial seperti saat ini. Menu pilihan subscribe yang berada di beberapa laman internet digunakan agar kita bisa mendapat asupan kabar terbaru dari laman tersebut. Ingin unggahan video terbaru dari Youtuber idola? Tinggal subscribe. Ingin berita transfer pemain sepak bola terkini? Tinggal subscribe.

Melakukan subscribe pun semakin mudah semenjak ponsel cerdas yang tersambung dengan akses internet digunakan khalayak. Lantas apa sih sebenarnya arti subscribe dalam Bahasa Indonesia? Menurut Wikipediawan pencinta Bahasa Indonesia, Ivan Lanin, “subscribe” berarti berlangganan dan “subscriber” itu adalah pelanggannya.

Metode subscribe atau berlangganan kabar berita terbaru lewat telefon sebenarnya sudah terjadi ratusan tahun yang lalu pada akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20. Ketika itu, penyajian kabar berita dan hiburan lainnya disampaikan dengan cara sederhana, diperdengarkan lewat sambungan telefon.

Layanan subscribe atau siaran via telefon awalnya disajikan bagi warga Paris, Prancis, pada 1890. Hanya saja, layanan siaran telefon bernama Telefon Hirmondo yang berada di Budapest, Hungaria, merupakan yang terlama dalam beroperasi. Telefon Hirmondo beroperasi mulai tahun 1893 hingga 1944 yang menjadikannya layanan siaran berita telefon terlama.

Awalnya, Telefon Hirmondo yang digagas oleh Tivadar Puskas itu menyajikan layanan siaran berita via telefon dalam jangka waktu yang pendek dengan bantuan perusahaan telefon lokal. Ketika layanannya mulai bertambah, Telefon Hirmondo mulai meningkatkan siarannya sampai dua belas jam penuh untuk para penikmatnya.

Siaran berita yang disajikan Telefon Hirmondo meliputi berita politik, luar negeri, ekonomi, cuaca, fesyen, dan olahraga. Tak melulu berita, karena para pelanggan mereka juga mendapatkan siaran hiburan seperti opera dan teater.

“Telefon Hirmondo telah membuktikan anugerahnya untuk kota besar ini. Satu alasannya dapat memberikan berita penting dengan jauh lebih cepat dibandingkan media cetak yang disuguhkan pada publik. Membahagiakan bagi wanita dan anak-anak, serta menjadi hiburan seru bagi mereka yang terbaring sakit di rumah, pasien di rumah sakit, tunanetra, dan semua orang yang tidak mempunyai waktu atau uang untuk pergi ke teater, konser, atau juga opera,” puji kolumnis majalah sains Amerika Serikat Scientific American, W. G Fitzgerald, untuk Telefon Hirmondo.

Richard Samuel

Tidak ada komentar