Ceriwis
Home » Umum » Cara Tetap Bugar di Siang Hari Setelah Iktikaf Malam di Masjid

Cara Tetap Bugar di Siang Hari Setelah Iktikaf Malam di Masjid

Iktikaf di Masjid Habiburrahman

Ceriwis – Bagi umat Islam, 10 hari terakhir Ramadhan adalah waktu yang baik untuk memperbanyak ibadah. Salah satunya adalah dengan berdiam di dalam masjid sambil memperbanyak ibadah atau beriktikaf.

Sayangnya, ada orang yang tetap harus pergi bekerja pada pagi harinya setelah melakukan iktikaf di malam hari sebelumnya. Hal ini bisa membuat tubuh mereka lelah dan mengganggu aktivitas harian mereka.

Samsul Bahri, Ketua Kelompok Keahlian Ilmu Keolahragaan ITB, punya beberapa tips untuk menghindari hal tersebut. Berikut empat tips dari Samsul agar stamina tetap terjaga selama Ramadhan, meski harus iktikaf di malam hari dan bekerja di siang harinya.

1. Menjaga keseimbangan asupan makanan

Ilustrasi makan sehat.

Salah satu momok yang mengganggu aktivitas harian setelah beriktikaf adalah rasa lelah dan mengantuk. Samsul menjelaskan bahwa ini bisa terjadi karena akumulasi makanan dari buka puasa hingga sahur yang kurang baik.

Penyebabnya adalah kurang seimbangnya antara asupan makanan, asupan nutrisi, dan energi yang tubuh keluarkan. Menurutnya Samsul, energi yang dikeluarkan tubuh setiap harinya adalah 2.500 kalori bagi pria dan 2.000 kalori bagi perempuan.

“Kita-kiatnya, waktu berbuka harus memenuhi empat sehat dan lima sempurna, atau gizi seimbang. Mau tidak mau kita harus melakukan pola makan sehat di sisa puasa ini. Sebetulnya kalau sudah terpenuhi empat sehat lima sempurna, tak perlu minum vitamin,” ujar Samsul, dilansir laman resmi ITB.

2. Perbanyak minum air putih

Ilustrasi minum air putih.

Berkurangnya asupan cairan saat berpuasa bisa menyebabkan tubuh lemas. Karena itu, Samsul menyarankan agar memperbanyak minum air putih agar tetap bugar berpuasa dan beraktivitas setelah iktikaf.

“Kandungan air di dalam tubuh harus dijaga dengan tetap memenuhi kebutuhan air dalam tubuh tersebut,” ucapnya.

Ia juga menyarankan agar menghindari makanan berminyak seperti gorengan. Sebab, menurutnya, makanan berminyak kurang mengandung serat.

3. Jangan lupa sahur

Ilustrasi sahur.

Samsul kembali memperingatkan atas pentingnya sahur. Ia mengatakan bahwa sebaiknya kita tidak tidur lagi setelah sahur. Samsul menjelaskan bahwa kembali tidur setelah sahur bisa memengaruhi metabolisme dalam tubuh.

Samsul menyarankan agar orang-orang melakukan olahraga ringan setelah sahur. Sebab, menurutnya, olahraga ringan bisa meningkatkan kebugaran tubuh.

4. Mengatur ritme iktikaf

Suasana iktikaf di Masjid Raya Habiburrahman Kota Bandung.

Saat beriktikaf, Samsul mengatakan, sebaiknya kita melakukan peregangan otot. Ia juga memperingatkan untuk menjaga asupan cairan.

“Kemudian ikuti naluri tubuh. Kalau sudah tak sanggup, tubuh jangan dipaksakan,” imbuh dia.

Melanie Putri

Tidak ada komentar