Ceriwis

Demi Aktivitas Kamu di Smartphone, Facebook Berani Bayar Mahal

Ilustrasi Facebook.

Ceriwis – Facebook punya aplikasi baru yang rilis pada 11 Juni 2019. Namanya Study. Ia merupakan aplikasi riset pasar untuk mengetahui aktivitas pengguna dalam memakai smartphone.

Demi mengumpulkan data di aplikasi ini, Facebook berani membayar mahal sejumlah pengguna mereka yang terpilih demi data dan aktivitas pengguna.

Study bekerja untuk memantau aplikasi apa saja yang diinstal pada smartphone seseorang, waktu yang dihabiskan menggunakan aplikasi tersebut, negara tempat pengguna berada, dan data lain yang mengungkap fitur spesifik yang dipakai pengguna.

Facebook mengatakan tidak akan melihat konten spesifik apa pun, termasuk pesan, password atau kata sandi, dan situs web yang dikunjungi pengguna.

Usia pengguna akan diverifikasi berdasarkan umur di akun Facebook. Di sini, peserta penelitian akan dibayar, dan oleh karenanya harus memiliki akun PayPal untuk transfer bayaran. PayPal sendiri punya syarat hanya bisa dipakai pada pengguna dengan usia di atas 18 tahun.

Logo Facebook di konfereni tahunan F8 2019.

Facebook mengatakan akan mereferensikan data lain yang diketahuinya tentang peserta penelitian saat menganalisis data dari aplikasi. Tetapi, data dari aplikasi tersebut tidak akan ditautkan ke akun peserta penelitian atau digunakan untuk menargetkan iklan kepada peserta terkait.

Kehadiran Studi menunjukkan Facebook sangat membutuhkan data tentang bagaimana orang menggunakan smartphone. Menargetkan pengguna berusia 18 tahun ke atas, dan fokus pada perangkat Android.

Facebook tidak mengatakan berapa banyak orang yang akan mereka jadikan peserta penelitian dalam Study, serta seberapa besar bayaran yang akan diberi. Yang jelas, dalam sebuah publikasi di blog resmi, Facebook menjanjikan “semua peserta penelitian akan mendapatkan kompensasi” yang tentu saja data itu pasti diganjar mahal.

Clara Marissa