Ceriwis
Home » Entertainment » Fakta – Fakta Animasi ‘Bilal: A New Breed of Hero’

Fakta – Fakta Animasi ‘Bilal: A New Breed of Hero’

Ceriwis – Film animasi ‘Bilal: A New Breed of Hero’ tengah menjadi bahan perbincangan banyak orang. Film animasi tersebut akan tayang di Indonesia pada Rabu (15/5) besok.

Apa yang membuat film ini dibicarakan banyak orang? Jalan ceritanya, animasinya, dan sosok Bilal sendiri tentunya. Ceriwis telah merangkum fakta-fakta mengenai film tersebut. Simak rangkumannya berikut ini.

  1. Cerita Bilal diangkat dari kisah nyata
    Bilal: A New Breed of Hero.

    Sosok Bilal yang menjadi pemeran utama merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW. Bilal bin Rabah adalah seorang budak asal Ethiopia yang masuk Islam. Dia disiksa setiap hari oleh majikannya agar kembali kafir. Namun, Bilal tetap berpegang teguh pada imannya.

    Bilal pun dibebaskan atau dimerdekakan oleh Abu Bakar yang juga sahabat nabi. Bilal pun diminta Nabi Muhammad SAW untuk mengumandangkan azan karena suaranya merdu dan lantang. Hal itu menjadikan Bilal sebagai muazin pertama dalam Islam.

    Di film ‘Bilal: A New Breed of Hero’, diceritakan juga bahwa Bilal menjadi seorang pejuang.

  2. Pengisi suara ‘Bilal: A New Breed of Hero’ adalah aktor-aktor top

    Pengisi suara Bilal adalah Adewale Akinnuoye-Agbaje. Adewale merupakan pemain film ‘Thor: The Dark World’, ‘G.I. Joe: The Rise of Cobra’, dan ‘Suicide Squad’ sebagai Killer Croc. Suara Bilal muda diisi oleh Jacob Latimore, pemain film ‘The Maze Runner’.

    Nama-nama lain yang terlibat adalah Ian McShane, pemeran ‘Blackbeard’ di film ‘Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides’. Dia mengisi suara Umayya, majikan yang menyiksa Bilal karena budaknya itu masuk Islam.

    Lalu, ada Dave B. Mitchell sebagai Hamza, Fred Tatasciore sebagai Al Siddiq, Cynthia McWilliams sebagai Hamama, Thomas Ian Nicholas sebagai Saad, China Anne McClain sebagai Ghufaira, dan lain-lain.

  3. Tayang perdana Desember 2015 di Dubai

    ‘Bilal: A New Breed of Hero’ bukanlah film baru yang tayang tahun ini. Film ini sudah tayang perdana pada Desember 2015 di Dubai Film Festival.

    Lalu, kenapa film animasi panjang pertama dari Uni Emirat Arab ini baru tayang di Indonesia? Karena film ini diambil oleh Falcon Pictures sebagai distributor film asing, salah satunya film ‘Bilal: A New Breed of Hero’.

    “Kami bekerja keras untuk kemajuan film Indonesia. Kami juga akan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan film Internasional untuk menghadirkan film-film terbaik di Indonesia,” kata Frederica, produser Falcon Pictures, dalam keterangan resmi yang diterima Ceriwis baru-baru ini.

  4. Bilal: A New Breed of Hero’ jadi film termahal di Uni Emirat Arab

    Film besutan Khurram H. Alavi dan Ayman Jamal ini dibuat dengan budget yang cukup besar. Yakni, sekitar USD 30 juta atau Rp 433 miliar. Angka tersebut menjadikan ‘Bilal: A New Breed of Hero’ sebagai film animasi termahal dari Uni Emirat Arab.

    Makanya, tidak heran apabila film ini tak kalah dengan film animasi Hollywood, dan banyak yang tidak menduga film ini dibuat di Uni Emirat Arab.

  5. Bilal: A New Breed of Hero’ telah membawa pulang sejumlah penghargaan

    ‘Bilal: A New Breed of Hero’ telah menerima sejumlah penghargaan. Film ini telah memenangkan ‘Best Inspiring Movie’ di Animation Day Cannes Film Festival 2016 dan ‘Best Innovative Movie’ di BroadCast Pro Middle East Award 2016.

    Film ini juga dinominasikan untuk ‘Best Animated Feature Film’ Asia Pacific Screen Awards (APSA) 2016. Tak hanya itu, ‘Bilal: A New Breed of Hero’ juga tayang di United Nations Headquarters di New York, AS, pada Maret 2017.

    ‘Bilal: A New Breed of Hero’ pun menjadi bagian dari ‘100 Best Animated Feature Films of All Times’ dan ‘Top 10 of 2018 List of Animated Movies’ di IMDb.

 

 

Andika Gumilang

Add comment

window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({flush: true});