Ceriwis


Mau Pasang Banner/Iklan? Klik disini Ceriwis - Komunitas dan Forum Jual Beli - View Single Post - Welcome Bonus $100 dari ForexChief
View Single Post
  #701  
Old 22nd May
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 970
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Mengidentifikasi Trend Dalam Forex

Trend dalam forex bisa dibedakan menjadi 3: up trend (trend naik), down trend (trend turun), dan sideways. Namun, bagaimana cara mengidentifikasi trend itu?

Salah satu ketrampilan dasar bagi seorang forex trader adalah mengidentifikasi trend. Mungkin bagi anda yang sudah punya jam terbang tinggi sebagai trader, identifikasi trend tidak terlalu menjadi masalah. Tapi bagi trader pemula, bagaimana mengenal trend ini seringkali menjadi masalah krusial yang mau gak mau harus dihadapi.

Bagi trader pemula, trend dalam forex memang seringkali menjadi hal yang membingungkan. Mungkin anda juga sering melihat (membaca) atau mendengar keluhan-keluhan (yang terkadang malah lucu-lucu sih) berkaitan dengan kebingungan mengenali trend ini. "Gimana sih. Di-buy malah turun, giliran di-sell malah naik".

Nah tuh, biasanya setelah kalimat itu, kemudian kalimat selanjutnya berisi aneka macam curahan kekesalan (yang biasanya tak lupa juga terselip berbagai koleksi kata-kata "indah").

Terus terang saya sering geli dengan ungkapan kekesalan semacam itu. Yah, setidaknya saya jadi teringat di masa lalu, saat trading tak pernah lepas dari yang namanya bingung plus (sedikit) panik. Hehehe... Oke, deh... Bagi anda para master, bahasan kali ini mungkin hanya sekedar mengenang masa lalu yang indah. Tapi bagi anda yang masih pemula, pemahaman tentang trend ini mutlak harus anda kuasai.

Jenis-Jenis Trend Dalam Forex
Mari kita mulai dengan jenis-jenis trend. Trend secara umum bisa dibedakan menjadi 3: up trend (trend naik), down trend (trend turun), dan sideways alias bolak-balik dalam kisaran (range) tertentu.

Masalahnya, bagaimana kita menentukan trend yang sedang terjadi sekarang masuk jenis yang mana? Nah, kalau tentang hal ini, karena saya cenderung pada teknikal, maka saya mengandalkan indikator teknikal dalam mengenali trend yang sekarang sedang terjadi.

Bagi teman-teman trader yang lebih mengandalkan analisis fundamental, biasanya sih akan mengamati berita-berita yang berkaitan dengan mata uang yang diperdagangkan, untuk kemudian mengambil kesimpulan bagaimana reaksi market tentang kondisi yang ada. Kali ini saya nggak akan bahas lebih lanjut tentang masalah analisis fundamental ini. Biarlah temen-temen fundamentalist yang bahas aja yah.

Oke. Kita lanjut dengan masalah indikator teknikal tadi yah! Untuk mengenali trend, saya biasanya menggunakan indikator sederhana yang tersedia di semua trading platform: Trend Line dan Moving Average. Kedua indikator ini sangat sederhana, tetapi cukup bisa memberikan gambaran tentang trend yang sedang terjadi.

Mengidentifikasi Trend Dengan Menarik Garis
Pertanyaan selanjutnya biasanya adalah: gimana cara menarik garis Trend Line? Kalo jawaban saya sih: suka-suka kita ajah... hehehe! Eh, jangan sewot dulu dong! Menarik Trend Line ini memang bisa disesuaikan dengan selera kita kok.

Pokok dasarnya, kita perlu menentukan titik-titik level rendah (Low) dan level tinggi (High) pada setiap pergerakan harga yang nampak. Selanjutnya, tariklah Trend Line dari satu titik ke titik berikutnya.

Kalau saya sih memang lebih sering menarik Trend Line dari High ke High, dan dari Low ke Low di masing-masing wave. Tapi ada juga temen trader yang lebih suka bermain-main dengan Channel, jadi ditariknya justru dari High ke Low, dari Low ke High. Terserah anda mau pilih cara yang mana, yang penting hasil tarikan Trend Line tersebut informatif bagi anda.

Identifikasi Trend Dengan Moving Average
Bagaimana dengan Moving Average? Terus terang, inilah indikator yang pertama saya kenal. Maklumlah, di trading platform yang saya gunakan, indikator ini sudah terpasang secara default. Tapi memang Moving Average ini indikator yang sederhana tetapi banyak gunanya loh...

Moving average, sesuai dengan namanya, menunjukkan rata-rata bergerak dari beberapa data terakhir sesuai dengan periodenya. Untuk memasangnya, cukup periksa menu pilihan indikator di trading platform saja, pasti ada.

Nah, pertanyaan selanjutnya biasanya adalah berapa periode Moving Average yang paling baik untuk digunakan? Seperti biasa, jawabannya adalah: terserah selera anda. Hihihi... eh, ampun boss! Lah memang periode Moving Average ini bisa dipilih sesuai selera kok.

Kecuali, pertanyaannya, "Greenpips biasanya pake yang mana?" Nah, itu baru saya akan jawab: untuk identifikasi trend di chart Daily, saya pakai Moving Average 50, 100, dan 200. Itu kalau memilih gaya trading swinger. Bagi anda yang lebih senang scalping, tentunya anda perlu menyesuaikan Time Frame dan periode Moving Average yang akan anda gunakan.

SUMBER : seputarforex.com


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
Sponsored Links.
0
Sponsored Links.
9Club Situs Judi Online Terpercaya