Ceriwis

Forex Diskusi apapun tentang Forex disini.


Mau Pasang Banner/Iklan? Klik disini Welcome No Deposit Bonus $100 dari ForexChief - Page 30 - Ceriwis - Komunitas dan Forum Jual Beli
Reply
  ⚡ AMP
Thread Tools
  #291  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Berikut adalah 4 peraturan terkait Swap Free Account yang paling umum diberikan oleh broker forex:

1. Akun Swap Free Khusus Trader Muslim
Pada jenis akun ini, broker forex benar-benar memperuntukkan Swap Free bagi trader Muslim saja. Untuk memastikan identitas trader yang ingin mendapatkan kemudahan Swap Free, broker akan menambahkan prosedur verifikasi khusus. Beberapa contoh broker yang menyajikan Swap Free Account ini adalah JustForex, IC Markets, Exness, FXOptimax, HotForex, dan broker XM.

Secara umum, akun Swap Free yang hanya dimungkinkan untuk trader Muslim sudah tidak terbebani oleh aturan tambahan lagi. Broker Exness bahkan bisa menawarkan akun Swap Free secara otomatis untuk trader di negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim.

2. Batas Maksimal Untuk Durasi Floating
Akun Swap Free kadang juga tidak selalu membebaskan trading dari risiko bunga Rollover. Di beberapa broker, ada masa kadaluarsa untuk berlakunya kemudahan Swap Free. Durasi ini bisa bermacam-macam, mulai dari 3 hari hingga lebih dari 10 hari.


Salah satu contoh broker yang menerapkan batasan ini adalah FXPrimus. Broker itu akan menerapkan komisi untuk posisi trading yang floating lebih dari 1 minggu. Selain FXPrimus, contoh broker forex lain yang menetapkan batas kadaluarsa adalah HYCM (14 hari), GXFX Prime (5 hari), easyMarkets (1 minggu), dan Traders Trust (3 hari). Perlu diketahui, standar waktu yang digunakan untuk mengukur periode floating position mengikuti jam server broker.

3. Komisi Pengganti
Bebas dari biaya Swap bukan berarti bisa terhindar sepenuhnya dari komisi untuk order menginap. Nyatanya, ada broker-broker yang mengenakan fee atau komisi pengganti di akun Swap Free. Alpari misalnya, membebankan fee tetap yang tidak dihitung dari selisih suku bunga, melainkan jenis Pair dan jumlah lot trading.

Di sisi lain, Forex.com secara sederhana mengenakan flat rate $2.50 per Mini Lot atau $25 per Standard Lot untuk posisi menginap. Berapapun jumlah fee yang dikenakan dan seperti apapun sistem perhitungannya, satu hal yang selalu sama dari kaidah Swap Free ini adalah: komisi dikenakan secara fixed dan tidak mengikuti perubahan suku bunga.

4. Spesifikasi Trading Khusus
Kebijakan satu ini paling banyak berlaku di akun-akun Swap Free yang disediakan secara khusus di broker forex. Di sini, Swap Free tidak hanya diposisikan sebagai fitur tambahan yang dikenakan di akun reguler, tapi sudah menjadi tipe akun trading sendiri dengan segala spesifikasinya.

Jika Anda mendaftar di broker yang menyediakan akun Swap Free sebagai jenis Account khusus, maka perhatikan baik-baik segala kondisinya, apakah masih ideal dengan kebutuhan Anda atau tidak. Leverage, spread, lot, dan deposit minimal adalah contoh aspek-aspek yang mungkin perlu Anda tinjau baik-baik.


Broker FXTM pernah memiliki Akun Syariah untuk mewadahi kebutuhan trader Muslim dalam satu jenis Account khusus. Namun kini, broker tersebut memilih untuk menerapkan Swap Free di akun-akun regulernya. Beberapa contoh broker forex yang sampai saat ini masih menyediakan Swap Free Account secara khusus adalah Tickmill, GKFX Prime, dan Grand Capital.

Sumber : seputarforex.com

Sponsored Links.
0
Sponsored Links.
9Club Situs Judi Online Terpercaya
  #292  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Apa Itu Spread?

Siapa yang tidak mengenal "spread"? Setiap trader yang bertransaksi di forex market akan langsung berhadapan dengan spread. Namun, hanya sedikit ulasan tentang penggunaan spread dan pengaruhnya terhadap trader secara menyeluruh. Di artikel ini, kita akan mengulas mengenai apa itu spread dan peranannya dalam trading forex.

Jika kita melihat forex quote atau harga, biasanya selalu diikuti dengan nilai bid dan ask. Spread adalah selisih antara harga jual (bid) dan nilai beli (ask) atau quotes sell dan quotes buy. Spread ini adalah penghasilan yang didapatkan oleh broker dimana pada saat kita sell, spread akan dikenakan antara 2 point sampai puluhan point tergantung dari pair yang digunakan.​


Besar dari spread berbeda-beda dalam tiap pair. Untuk pair yang sama pun spread yang diberikan bisa berbeda-beda antara satu broker forex dengan broker lainnya. Broker forex ada yang menggunakan fixed spread, yaitu spread yang tidak berubah-ubah dalam kondisi market apapun. Namun ada pula yang menggunakan sistem floating spread, dimana spreadnya berubah-ubah tergantung dari kondisi market.



Apa Itu Spread Yang Fixed Dan Floating?
Pada mulanya, broker-broker forex menerapkan Floating Spread. Floating Spread adalah spread yang berubah-ubah sesuai volatilitas pasar. Namun, kondisi trading terasa tak nyaman saat volatilitas meroket. Spread akan ikut terlonjak. Itulah yang mengawali diciptakannya fasilitas fixed spread (spread tetap). Apa itu spread yang fix?

Fixed Spread berarti selisih antara harga Bid dan Ask telah dipatok oleh masing-masing broker, serta tidak akan mengalami perubahan yang terlalu signifikan. Kecuali, apabila pada perkembangan selanjutnya, broker forex merasa perlu untuk menaikkan spread tersebut. Walaupun spread ini bisa dikatakan tetap atau pasti, tetapi dalam aturan masing-masing broker biasanya ditambahkan kalimat berupa disclaimer bahwa "akan terjadi kenaikan spread ketika terjadi isu fundamental yang sangat kuat mempengaruhi pasar", dimana laju pergerakan untuk pasangan mata uang sangat cepat.

Fixed Spread mempunyai plus minus tersendiri. Kelebihannya, biaya Fixed Spread yang stabil membuat money management trading dapat lebih konsisten. Kekurangannya, Fixed Spread bisa lebih besar daripada Floating Spread saat pasar sedang kalem. Floating Spread sendiri juga mempunyai kekurangan dan kelebihan. Bagi trader forex berpengalaman, Floating Spread justru terasa lebih menarik. Volatilitas yang menanjak menjadi momen yang ditunggu-tunggu, karena tidak setiap saat dapat meraih keuntungan dalam tempo yang sangat singkat.



Ketika Floating Spread Terasa Menyakitkan
Ketika terjadi perubahan spread, bagi trader yang telah melakukan open position pada saat awal, tentu saja ini bukan masalah karena memang pengaruhnya tidak terlalu besar, kecuali jika sedang dalam posisi loss, maka pembengkakan spread ini sangatlah menyakitkan.

Akan tetapi bagi seorang trader yang melakukan order buka posisi bertepatan dengan kondisi spread membesar, maka dampak spread akan sangat terasa sekali. Karena dengan banyaknya trader forex yang melakukan open position pada saat yang sama, terkadang terjadi delay dalam open position, dan tentunya ini sangat merugikan bagi seorang trader jika kemudian eksekusi harga terjadi di level berbeda dengan yang diharapkan. Ada kemungkinan Spread yang harus ditanggung jadi membengkak serta target profit yang diinginkan malah tak didapat karena adanya delay tersebut. Untuk itu, perhatikan spread pada pair yang Anda gunakan sebelum mentransaksikan mata uang.


Mencari Broker Dengan Spread Rendah
Apa itu spread rendah? spread rendah adalah spread yang nilainya 0. Adakah broker forex yang menawarkan spread rendah? Ada. Beberapa broker forex menyediakan layanan rekening Zero Spread, yaitu jenis akun dimana Spread-nya nol, sehingga bisa memungkinkan trader untuk menghemat biaya per-transaksi.

Namun, Anda tetap perlu memperhatikan peraturan yang berlaku, karena biasanya terdapat beberapa kebijakan khusus yang mungkin perlu Anda perhatikan. Contohnya Zero Spread pada akun ECN. Di situ biasanya akan mengharuskan Anda menerima kondisi trading yang cukup berbeda dengan akun standard di broker-broker forex. Untuk lebih lengkapnya, silakan membaca ulasan lebih lengkap tentang trading dengan spread nol.

Sumber : seputarforex.com

  #293  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Persiapan Seorang Trader

Ketika Anda telah merasa siap untuk terjun pada account live, cobalah untuk melakukan evaluasi sekali lagi apa yang seharusnya diperlukan seorang trader agar tidak salah langkah atau merasa gagal ditengah jalan. Anggap saja Anda telah mempunyai metode dan strategi trading yang canggih dan teruji, namun apakah Anda telah benar-benar siap secara mental? Banyak trader yang gagal ditengah jalan karena mengabaikan kesiapan mental, atau mengira bahwa soal mental nanti akan bisa menyesuaikan dengan sendirinya. Dalam kenyataannya pendapat yang demikian adalah keliru. Persiapan mental seharusnya yang lebih Anda utamakan karena trading sangat rawan dengan pengaruh emosi. Metode dan strategi trading Anda menjadi kurang berarti jika mental Anda rapuh.


Trading di account demo sangat berbeda dengan account live. Ketika Anda trading di account demo Anda sedang melakukan latihan perang-perangan, tetapi ketika benar-benar terjun di account live, Anda menghadapi perang yang sebenarnya. Dalam hal ini musuh Anda yang sebenarnya bukanlah pasar atau para pelaku pasar, tetapi diri Anda sendiri. Ketika Anda sudah bisa mengalahkan diri Anda, sebenarnya Anda sudah menang. Metode dan strategi Anda yang canggih dan telah teruji itu akan bisa bekerja, seperti yang pernah Anda lakukan dalam account demo.

Jika Anda belajar dari para trader profesional, ada beberapa hal penting yang membuat hasil trading mereka konsisten:

- Siap menerima kerugianKerugian adalah bagian yang tak terpisahkan dalam trading. Jika Anda tidak ingin menerima kenyataan bahwa Anda bisa mengalami kerugian, sebaiknya Anda tidak membuang waktu di pasar forex dan berhenti trading. Cobalah Anda ikuti rencana management resiko yang telah Anda buat dan Anda gunakan ketika trading di account demo. Jangan menambah atau mengurangi besar resiko. Terimalah kenyataan jika memang mengalami kerugian.

- Bersabar menunggu sinyal trading yang benar-benar validAnda tentu telah membuat kriteria baku untuk entry dan exit, dan bisa berjalan baik pada account demo. Namun ketika telah terjun di account live Anda bisa jadi tidak sabar dan ingin segera entry ketika sinyal trading belum benar-benar valid. Biasanya karena khawatir kehilangan momentum pasar. Jika Anda sering melakukan ini Anda bisa mengalami kerugian yang seharusnya tidak perlu terjadi.

- Bisa mengendalikan emosi baik ketika profit maupun lossKetika profit Anda mengalami euforia atau perasaan senang yang berlebihan hingga menganggap metode dan strategi Anda sudah sangat bagus dan tidak perlu dievaluasi lagi. Ada kalanya Anda mencari-cari sinyal trading agar bisa entry lagi. Sebaliknya ketika loss Anda cenderung untuk mengevaluasi metode Anda dan ingin segera ‘balas dendam’. Emosi semacam itu seharusnya tidak terjadi, dan bisa berakibat fatal. Anda bisa berlatih untuk selalu mengendalikan emosi baik ketika profit maupun loss.

- Bisa disiplinDisiplin berarti Anda harus benar-benar mengikuti aturan baku dalam rencana trading Anda. Anda hanya akan masuk pasar jika sinyal trading cukup valid, dan Anda tidak mengintervensi posisi trading dengan merubah level stop loss atau target profit tanpa sebab. Selain itu, Anda juga mesti disiplin pada jadwal trading yang telah Anda rencanakan, tidak sering merasa jenuh atau bosan untuk menunggu peluang pasar yang bagus.

- Bersedia untuk terus belajarPerkembangan pasar forex dari waktu ke waktu begitu cepat. Anda mesti bersedia untuk terus belajar agar bisa ‘tune in’ dengan kondisi pasar. Disamping itu jika mungkin Anda bisa belajar dari trader yang telah sukses guna menambah ilmu dan pengetahuan Anda dalam trading.​

Sumber : seputarforex.com

  #294  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Hadiah souvenir untuk 100 Client yang beruntung, Hanya dengan melakukan Deposit akan mendapatkan souvenir , dan akan kami kirim secara acak 🎁.
#souvenir #gift #ForexChief #Fixrate #BrokerIndonesia #FxChief #ForexChiefIndonesia #akunislami #indotrading



















  #295  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Trader harian biasanya membuka dan menutup posisi tradingnya pada hari yang sama. Mereka cenderung untuk membuka banyak posisi pada berbagai pasangan mata uang dengan mengandalkan sinyal trading dari indikator teknikal, price action dan rilis berita fundamental. Time frame trading yang digunakan biasanya antara 15 menit hingga 1 jam (hourly). Bagi yang telah berpengalaman cara trading harian seperti ini bisa menguntungkan, namun bagi pemula atau yang belum cukup pengalaman dalam jangka panjang trading harian bisa berpotensi menyebabkan kerugian.

Ada 5 kesalahan umum yang sering dilakukan trader harian, yaitu:

1. Averaging down.Trader harian sering terjebak untuk melakukan averaging down atau membuka posisi baru yang sama ketika posisi sebelumnya sedang mengalami loss. Walaupun mungkin pada awalnya tidak direncanakan, tapi akhirnya dilakukan juga mengingat target profit harian yang telah ditentukan.

Averaging down yang tidak direncanakan adalah gambling dan lebih bersifat emosional. Perlu dipertimbangkan biaya yang diperlukan guna menutup kerugian atau drawdown yang nantinya terjadi. Cara terbaik untuk menghindari hal ini adalah dengan bekerja sesuai dengan managemen resiko yang telah disepakati, dan tidak harus membuka posisi baru jika tidak ada sinyal.

2. Trapping position menjelang rilis berita fundamental.Menerapkan position trap (jebakan posisi) biasanya dilakukan dengan pending order buy stop dan sell stop secara bersamaan menjelang rilis berita fundamental yang penting dan diperkirakan akan menyebabkan volatilitas tinggi. Ini adalah cara klasik yang sering dilakukan trader harian. Untuk menghindari volatilitas yang terlalu tinggi, biasanya trader sudah menentukan target profit untuk masing-masing posisi.

Cara ini sering berhasil beberapa tahun lalu terutama ketika rilis data NFP AS, namun belakangan ini sering gagal akibat volatilitas yang diharapkan sering tidak cukup besar. Resiko trading dengan cara ini adalah kemungkinan terjadinya slippage (loncatan harga) sehingga ada kemungkinan mendapatkan harga yang lebih tinggi dari pending order buy atau lebih rendah dari pending order sell, selain spread yang bertambah besar pada saat volatilitas pasar meningkat.

3. Membuka posisi segera setelah rilis berita fundamental.Biasanya hal ini dilakukan setelah sering gagal dengan cara trapping. Apapun yang terjadi, entry pada saat volatilitas tinggi sangat berbahaya. Selain kemungkinan terjadi slippage, kita juga belum mengetahui pasti efek berita fundamental yang baru dirilis tersebut. Untuk membuka posisi, biasanya trader menunggu sekitar 30 menit setelah rilis berita.

4. Menetapkan resiko per trade terlalu besar.Resiko per trade yang terlalu besar bukan berarti akan memperoleh profit yang besar. Hal ini dilakukan karena trader harian cenderung ingin trading dengan ukuran lot yang besar untuk memperoleh profit harian yang memadai. Dianjurkan untuk menetapkan resiko maksimum per hari tidak lebih dari 2% dari balance pada account trading.

5. Harapan profit yang kurang realistis.Seperti halnya ukuran lot yang cenderung besar, penentuan risk/reward ratio yang terlalu tinggi untuk mengejar target profit harian juga sering dilakukan oleh trader harian. Pada time frame trading yang rendah (dibawah 4-hour) akan cenderung banyak noise, sehingga harus berhati-hati dan realistis ketika menentukan risk/reward ratio.

Sumber : seputarforex.com

  #296  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Tugas Seorang Forex Trader

Apa sih sebenarnya tugas atau pekerjaan yang harus dilakukan sebagai seorang trader forex? Apa sih yang seharusnya dilakukan oleh seorang trader? Bagaimana gambaran tugas seorang trader? Apa kalimat yang menurut anda bisa menggambarkan tugas utama seorang trader? Apakah anda pernah memikirkan jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas? Yah, kelihatannya suatu hal yang sepele, tapi dengan mengetahui jawaban atas pertanyaan tersebut, anda akan mendapatkan gambaran, tentang bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk menjadi trader (yang baik) hingga meraih kesuksesan secara konsisten.

Bagaimana Menurut Anda?
Sebelum melanjutkan membaca artikel ini, saya minta anda untuk memikirkan sejenak, jawaban apa yang akan anda sampaikan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Ok, sudah ketemu jawabannya? Wah, kok cepat sekali ya! Hehehe..

Saya sendiri terus terang memerlukan waktu berbulan-bulan, bahkan lebih dari setahun untuk menemukan jawaban yang menurut saya pas untuk menjawab pertanyaan di atas. Mm… barangkali saya memang yang lemot yah… hehe! Iya sudah… Baguslah kalau anda sudah bisa mendapatkan jawaban yang menurut anda pas untuk menjawab pertanyaan di atas, cuma dalam beberapa detik. Nah, sekarang mari kita lihat, barangkali salah satu kalimat-kalimat berikut mewakili jawaban anda.

Untuk memperoleh beberapa pips per bulan.
Oh, oke deh… kalau memang itu goals atau target anda. Tapi bukankah ini cuma hasil dari pencapaian tujuan utama anda sebagai trader? Karena ini adalah target, tentu berbeda dengan tugas trader forex.

Mengelola resiko.
Yups, iya sih, memang untuk bisa tetap survive sebagai trader, kita harus pandai mengelola resiko. Menerima kenyataan bahwa di pasar selalu ada resiko rugi dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya itu wajib.

Mengembangkan modal.
Iya, seperti juga kita harus mengelola resiko untuk survive di dunia trading forex yang kejam ini. kita memang perlu mengembangkan modal yang sudah kita tanamkan. Tentunya sebagai investor yang rasional, kita mesti mempertimbangkan, apakah trading forex ini bisa menguntungkan secara ekonomis. Dan untuk bisa dikatakan menguntungkan secara ekonomis, tentunya modal harus mengalami pertumbuhan yang positif.

Untuk memperoleh keuntungan dari setiap posisi yang kita ambil.
Wah, kalau yang ini sih bisa dibilang mission impossible. Tidak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi di market. Bahkan para trader kawakan bermodal raksasa seperti George Soros saja bisa mengalami rugi. Jadi jangan pernah berharap setiap posisi yang kita ambil akan selalu mendatangkan profit.

Untuk mendapatkan X persen pendapatan dari modal per bulan.
Mmm...ini kurang lebihnya sama lah dengan jawaban nomor satu. Yang namanya target, tentu bukan tugas trader forex.

Untuk menjadi trader forex yang matang secara psikologis.
Wow! Mantaps deh! Kata para master sih memang trading itu sangat erat terkait dengan aspek psikologis. Yah, tapi kalau anda memang berhasil mencapai tujuan anda dalam bertrading, berarti anda memang tidak bermasalah dari aspek psikologis ini. Lah, jadi apa dong jawaban yang tepat?



Tugas Trader Forex Sesungguhnya
Mm… Bagaimana kalau saya jawab dengan jawaban yang lebih simple: tugas trader forex adalah mengikuti trading plan yang telah kita buat? Eh, aduh, jangan ngambek dulu yah. Ini sih kata para master ya. Begini, dengan bertujuan mengikuti trading plan ini, berarti ada beberapa poin yang mesti kita lakukan. Pertama-tama, yang jelas sih… anda harus punya trading plan untuk diikuti.

Lah, anda belum punya trading plan? Ya bikin dulu lah. Nah, begitu anda punya trading plan, itu berarti anda sudah punya patokan tentang apa saja yang harus anda kerjakan dan keputusan apa yang harus anda ambil sehubungan dengan trading anda. Apa saja tuh?

Ok, mari kita lihat! Dalam trading plan anda, tentunya anda sudah menetapkan tentang hal-hal berikut:
  1. Di pasangan mata uang apa anda akan ber-trading?
  2. Kapan anda akan masuk market (open position)?
  3. Apa patokan indikator atau sistem trading yang anda anut?
  4. Kapan anda keluar dari market (close position)?
  5. Apa patokan anda untuk menutup posisi?
  6. Bagaimana anda menangani resiko?
  7. Bagaimana anda menetapkan stop loss untuk setiap posisi?
  8. Berapa persen margin yang anda gunakan?
  9. Apakah anda akan bertrading saat news release?
  10. Apakah anda akan membiarkan posisi terbuka di akhir pekan?

Iya sih, pergerakan yang cepat saat news release memang cukup menggiurkan untuk dilewatkan begitu saja. Tapi, bersama dengan potensi mendapatkan profit tinggi, ada pula risiko terlindas pergerakan harga yang cepat tadi. Jadi? Apakah anda akan ikut meramaikan market saat news release, atau malah akan buru-buru tutup toko selama market bergejolak saat news releasetersebut? Itu pilihan anda.

Boleh jadi juga, Anda memilih menutup semua posisi di akhir pekan untuk menghindari gap yang sering terjadi di awal pekan. Tapi anda mungkin juga malah memanfaatkan gap tersebut untuk mengambil keuntungan. Nah kaan!

Sumber : seputarforex.com

  #297  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Tiga Tipe Trader Forex

Pada dasarnya, ada tiga tipe trader forex, yaitu tipe Trader Harian (Day Trader), Swing Trader, dan tipe Trader Jangka Panjang (Long-Term Position Trader). Masing-masing tipe trader forex mengundang pro dan kontra. Namun, bisa saja seorang trader mengkombinasikan cara-cara tersebut atau merubah cara tradingnya dari waktu ke waktu. Ini merupakan pandangan Sam Seiden, seorang trader dan fund manager terkemuka, berdasarkan pengalamannya.

Selama bertahun-tahun dalam karirnya sebagai seorang trader, Sam Seiden pernah menjadi Trader Harian, Swing Trader, dan Trader Jangka Panjang. Walaupun strategi tradingnya tidak berubah, tetapi cara menentukan momen yang tepat untuk masuk pasar dan lamanya menahan posisi berubah seiring dengan waktu dan pengalaman tradingnya. Ia juga mengamati para trader sukses, baik mereka yang termasuk tipe Trader Harian, Swing Trader, maupun Trader Jangka Panjang. Berikut dijelaskan perbedaan ketiga tipe trader forex tersebut serta pendapat dari pro dan kontra mengenai masing-masing tipe.

Trader Harian (Day Trader)
Seorang Day Trader biasanya masuk pasar (entry) dengan tujuan untuk keluar atau menutup posisi trading (exit) sebelum sesi waktu trading hari itu berakhir. Tipe trader forex ini membutuhkan koneksi internet yang cepat dan stabil, komputer yang powerfuldengan beberapa layar monitor serta sistem backup yang cukup, kuotasi harga real-time dan eksekusi order yang bagus (tidak sering re-quote).

Pendapat Pro
Bagi trader dengan energi tinggi, disiplin dan mengutamakan action; menjadi Day Trader adalah pilihan tepat. Mereka yang sangat piawai mengambil keputusan krusial dengan cepat, maka akan mencapai kesuksesan. Tipe trader forex ini mengambil keuntungan dari ketidakseimbangan permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang jelas nampak pada timeframe rendah dan selalu terjadi setiap hari.

Pada umumnya, trader harian yang bisa profit dengan konsisten bukanlah mereka yang membuka posisi 10 kali sehari atau bahkan lebih (Scalper), melainkan hanya 1 sampai 3 posisi trading yang berkualitas. Selain itu, biasanya mereka masuk pasar menjelang waktu buka sesi perdagangan tertentu.

Pendapat Kontra
Trader Harian melakukan aktivitas trading dengan cara pikir ingin kaya dengan cepat. Memang beberapa bisa sukses dengan profit yang konsisten, tetapi banyak yang babak belur dengan kerugian yang sangat besar. Emosi cenderung berperan saat trading, sehingga tipe trader forex ini acapkali mengabaikan rencana bahkan strategi trading yang telah ditetapkan karena mesti mengambil keputusan dalam waktu singkat. Apalagi jika brokernya nakal atau tergolong Market Maker alias bandar, maka bisa ludes dana kita.

Pada prinsipnya, mereka yang tidak mampu membuat keputusan penting dengan cepat, maka tidak akan sukses sebagai Trader Harian.



Swing Trader
Trading dengan cara swing pada dasarnya adalah menahan posisi trading dalam tempo antara sehari sampai seminggu, atau kadang-kadang lebih dari itu. Seorang Swing Trader tidak memerlukan data real time ataupun eksekusi order berkualitas super.

Pendapat Pro
Sebagian besar trader yang diamati Sam Seiden bertipe Swing Trader. Mereka adalah para trader dengan keinginan kuat untuk sukses. Swing Trader bisa menganalisa pasar dengan leluasa dan tidak terburu-buru. Setiap keputusan trading yang diambil telah direncanakan sebelumnya. Tipe trader forex ini tidak harus piawai dalam mengambil sebuah keputusan dalam waktu singkat.

Timeframe yang digunakan oleh Swing Trader lebih tinggi dibanding Day Trader, tetapi lebih rendah dibanding trader jangka panjang. Jika tidak trading dalam beberapa pasangan mata uang, maka seorang Swing Trader cukup melakukan analisa pasar dua atau tiga kali dalam seminggu, karena tidak harus setiap hari masuk pasar.

Swing Trader memanfaatkan keuntungan teknologi dengan cara "set and forget" (buka posisi trading, lalu tinggalkan), sehingga tidak harus selalu berada di depan layar monitor; hal mana cepat atau lambat akan memancing keterlibatan emosi dalam trading. Dari pengamatan, para Swing Trader masuk pasar menjelang waktu penutupan sesi perdagangan.

Pendapat Kontra
Bagi seorang trader aktif, Swing Trading boleh jadi membosankan, karena peluang masuk pasar tidak selalu ada setiap hari. Tidak seperti Trader Harian, Swing Trader memperhitungkan resiko dengan cermat dan menunggu momen yang tepat untuk entry. Ini bukanlah aktivitas membuang waktu atau pekerjaan yang sia-sia, tetapi pekerjaan menunggu itu sendiri kadang membosankan dan tidak menarik bagi kebanyakan trader.



Trader Jangka Panjang (Long-Term Position Trader)
Setelah membuka posisi trading, seorang trader jangka panjang akan menahan posisinya hingga beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan. Dengan demikian, tipe trader forex ini tidak begitu membutuhkan koneksi internet super cepat ataupun data real time.

Pendapat Pro
Pada umumnya, persepsi kebanyakan orang trading jangka panjang adalah "buy and hold" (beli dan tahan). Mungkin ini cara terbaik dalam trading, asalkan dilakukan pada waktu yang tepat. Para trader jangka panjang telah merencanakan dan mempertimbangkan semua aspek trading yang dilakukannya jauh hari sebelumnya.

Rata-rata mereka telah banyak makan asam garam dalam trading dan tahu apa yang harus dilakukan pada keadaan pasar tertentu. Mereka adalah tipe trader forex yang paling jarang berinteraksi dengan pasar, walau selalu mengikuti perkembangan berita perekonomian global.

Pendapat Kontra
Trader jangka panjang menggunakan analisa fundamental dan berita perekonomian global serta opini para profesional yang sering terlalu rumit dan membosankan untuk diikuti. Gaya trading mereka pada umumnya menunggu momen breakout dan menahan posisi trading dalam tempo cukup lama untuk memperoleh hasilnya; kadang berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Kembali lagi, pekerjaan menunggu adalah membosankan dan tidak menarik bagi kebanyakan trader. Di samping itu, sifat kebanyakan orang menginginkan hasil dan kepuasan secara instan.



Nah, setelah membaca uraian di atas, sudahkah mengetahui Anda termasuk tipe trader forex mana? Setiap tipe memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri, sehingga tipe yang tepat bagi seseorang boleh jadi tidak cocok bagi orang lain. Putuskan sesuai dengan metode dan strategi trading Anda saja.

Anda dapat mencoba gaya tipe trader lainnya jika merasa kurang nyaman pada status quo. Namun, apapun tipe Anda, hendaknya tetap menerapkan metode dan strategi trading yang telah diuji coba. Bagi Sam Seiden pribadi, tipe yang paling cocok dan profitable adalah Swing Trading, walaupun ia pernah mencoba gaya trader harian dan jangka panjang.

Sumber : seputarforex.com

  #298  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Bagaimana Merubah Diri Menjadi Trader Sukses

Banyak trader yang mengalami kegagalan sebelum berhasil merubah dirinya menjadi trader sukses. Perubahan tersebut tentu saja tidak bisa terjadi dalam waktu singkat, tetapi lebih merupakan evaluasi dan perbaikan dari waktu ke waktu. Secara sederhana, sukses dalam trading bisa diartikan sebagai perolehan keuntungan secara kontinyu dalam periode waktu tertentu. Jika Anda belum bisa mencapainya, mungkin ada beberapa hal yang perlu diperhatikan atau diperbaiki. Berikut ini cara-cara sederhana yang bisa Anda terapkan jika mungkin sering mengalami kegagalan dalam trading forex.

Mengetahui Sebab-sebab Anda Selalu Mengalami Kerugian
Langkah sederhana ini wajar dan sangat penting untuk Anda ketahui. Pada umumnya, trader forex cenderung memalingkan muka jika mereka gagal dalam trading; lazimnya menganggap kondisi pasar sedang tidak menguntungkan. Banyak trader yang enggan mengakui bahwa sesungguhnya kesalahan ada di dalam diri mereka sendiri. Padahal, tindakan ini takkan membantu Anda untuk merubah diri menjadi trader sukses.

Cobalah Anda mengevaluasi diri dengan mengetahui sebab-sebab kegagalan Anda:
  1. Apakah Anda mempunyai sebuah strategi trading yang efektif dan Anda yakini? Apakah Anda tahu apa yang dicari ketika menganalisa chart trading, atau hanya ingin "menembak dalam gelap"?
  2. Anda telah memiliki strategi trading yang bisa dianggap efektif dan Anda yakini, tetapi apakah Anda telah benar-benar menerapkannya dengan disiplin, ataukah masih cenderung mengabaikannya karena Anda ingin selalu trading saja di pasar?
  3. Apakah Anda telah menggunakan Manajemen Resiko dengan benar sesuai dengan modal trading Anda?
  4. Dalam trading, apakah Anda menggunakan dana untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga merasa sangat terbebani jika mengalami kerugian?

Keempat hal di atas sangat penting diketahui, guna mendiagnosa kegagalan-kegagalan di masa lalu, sebelum Anda melangkah lebih jauh.

Membuat Rencana Untuk Perbaikan
Setelah melakukan diagnosa dan mengetahui sebab kegagalan Anda, mulailah membuat sebuah rencana guna memperbaiki kekurangan tersebut. Sebagai contoh, jika memang merasa kurang disiplin dalam menerapkan strategi trading yang telah teruji dan diyakini (poin 2 di atas), maka cobalah untuk bertanya pada diri sendiri, apakah Anda memang ingin merugi?

Anda bisa mulai mengambil langkah perbaikan dengan merencanakan untuk membatasi jumlah trade per hari atau per minggu. Katakanlah Anda bisa entry maksimal tiga atau empat kali seminggu, dan tetap disiplin mengikuti strategi trading.

Demikian juga jika Anda belum menerapkan Manajemen Resiko dengan benar, misalnya cenderung untuk mengambil resiko terlalu tinggi dengan ukuran lot trading yang besar, maka Anda bisa rencanakan untuk memulai trading dengan resiko per trade tidak lebih dari dua atau tiga persen dari total balance Anda.

Dan jika Anda menggunakan dana untuk keperluan sehari-hari dalam trading, rencanakan untuk berhenti trading sementara mengusahakan dana yang sedang tidak terpakai (disposable money). Meski mungkin jumlahnya kecil, disposable money tidak akan membuat Anda trading dengan emosional karena terbebani oleh kerugian yang sangat mungkin bisa terjadi.

Mulailah Bekerja Sesuai Dengan Rencana Anda
Setelah membuat rencana untuk perbaikan, mulailah bekerja sesuai dengan rencana tersebut dengan disiplin. Cobalah beberapa bulan, dan Anda akan bisa mulai melihat adanya perubahan pada hasil trading. Hendaknya selalu melakukan evaluasi dan perbaikan guna merubah diri Anda menjadi seorang trader sukses.

Sumber : seputarforex.com

[/QUOTE]
  #299  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Sejarah Forex Di Indonesia

Sepintas, trading forex di Indonesia baru mulai marak sekitar tahun 2000an. Namun, cikal bakal sesungguhnya sudah ada sejak bertahun-tahun sebelumnya. Trader forex barangkali sudah kerap mendengar sejarah trading forex dunia, tetapi tahukah Anda mengenai sejarah forex di Indonesia? Dalam artikel ini, Seputarforex akan mengupas semuanya.

Berdirinya Bursa Berjangka Jakarta (BBJ)
Aset investasi keuangan yang pertama kali masuk ke Indonesia adalah saham. Pada sekitar tahun 1990an, masyarakat Indonesia umumnya belum mendengar mengenai perdagangan pasar berjangka (futures), tetapi investasi sahamsudah dipahami oleh cukup banyak orang, khususnya kalangan ekonomi menengah-atas.

Seiring dengan makin dikenalnya investasi saham, masyarakat pun mulai mengetahui adanya investasi berjangka. Titik tolak dalam sejarah forex di Indonesia ini ditandai dengan didirikannya Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) secara resmi pada tanggal 19 Agustus 1999 di Jakarta, tepatnya di Gedung AEKI. Izin operasi diperoleh BBJ tanggal 21 November 2000, kemudian transaksi pertama dilakukan sejak tanggal 15 Desember 2000.

BBJ merupakan gabungan dari 29 perusahaan, yang mana 19 diantaranya bergerak di bidang komoditas dan 10 sisanya dari kalangan pasar modal, commission house dan umum. Setelah berdirinya BBJ, transaksi jual beli komoditi seperti CPO (minyak sawit), Olein (minyak goreng sawit), kopi, dan lain-lain, dapat dilakukan secara berjangka. Transaksi komoditi berjangka ini berada di bawah pemantauan dan manajemen Bappebti, sesuai dengan UU No.32 Tahun 1997.

Namun, transaksi BBJ kala itu belum se-modern masa kini. Transaksi BBJ masih menggunakan sistem Open Outcry, dimana Bid dan Offer dilakukan secara langsung di bursa. Berbeda dengan saat ini, sistem Outcry sudah bisa dilakukan secara tidak langsung melalui sistem perdagangan elektronik (electronic trading) yang disetujui bursa.


Bermula Dari Trading Indeks, Lalu Yen
Setelah perdagangan komoditas berjangka masuk ke Indonesia, giliran indeks saham diperkenalkan. Tepatnya Hangseng, Nikkei, dan Kospi. Namun, negara-negara terkait tak mengizinkan Indonesia untuk men-trading-kan produk mereka, sehingga indeks-indeks saham tersebut hanya bisa ditransaksikan dalam sistem bilateral (bagian dari Sistem Perdagangan Alternatif/SPA).

Nah, masuknya trading indeks Hangseng, Nikkei, dan Kospi inilah yang mengawali masuknya trading forex di Indonesia secara institusional. Aset pertama dari golongan Forex yang diboyong masuk ke Indonesia adalah Dex (Dollar Yen), dengan asumsi pergerakannya tak se-volatileaset lainnya.

Pada saat itu, di kalangan masyarakat sudah ada yang mengenal trading forex, tetapi tidak melalui pialang dalam negeri. Masuknya Dex pun disambut hangat. Bahkan, masyarakat Indonesia nampaknya lebih menyukai trading forex daripada komoditi.


Berkembangnya broker Lokal Indonesia
Seiring dengan kian meningkatnya minat masyarakat, perusahaan-perusahaan yang bergerak sebagai pialang perdagangan berjangka pun bermunculan. Salah satu diantaranya adalah PT Monex Investindo Futures, yang dikenal sebagai broker forex terkemuka di Indonesia.

Dalam perkembangan selanjutnya, pemerintah merilis UU No.10 Tahun 2011 Tentang Perdagangan Komoditi sebagai amandemen dari UU No.32 Tahun 1997. Dalam Undang-Undang tersebut, dipaparkan valas dan indeks sebagai bagian dari komoditas yang diperdagangkan di pasar berjangka. Disebutkan juga bahwa transaksi diawasi pemerintah melalui Bappepti yang berada di bawah naungan Kementrian Perdagangan. Undang-Undang ini memperkuat dasar hukum perdagangan berjangka, meliputi trading forex, indeks, dan komoditi.

Pada akhirnya, meskipun awal mula sejarah forex di Indonesia kalah start dari negara lain, tetapi para broker dapat mulai meningkatkan daya saingnya. Sebagai contoh, Broker Monex bukan hanya menghadirkan trading forex online dengan platform populer MT4, melainkan juga beragam fitur canggih seperti sinyal trading Autochartist dan platform auto-trading Tradeworks. Dengan bantuan perangkat-perangkat tersebut, orang perorangan biasa pun bisa ikut berpartisipasi dalam aktivitas trading forex serta memperoleh keuntungan dari forex.

Sumber : seputarforex.com

[/QUOTE]
  #300  
Old 3 Weeks Ago
senjanjani's Avatar
senjanjani senjanjani is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2018
Posts: 328
Rep Power: 1
senjanjani mempunyai hidup yang Normal
Default


Alasan Kenapa Trader Profesional Bisa Profit

Banyak trader forex mengira bahwa untuk memperoleh profit yang konsisten dalam trading adalah hal yang sulit untuk dicapai hanya dengan bersusah payah dan lebih merupakan suatu kebetulan.

Berjuang dengan susah payah bisa berarti berusaha terus menerus menemukan metode dan strategi yang pas dengan trial and error, atau mencoba beberapa paket software trading dan robot. Walau begitu, banyak diantara mereka yang gagal menghasilkan profit yang konsisten. Sebaliknya para trader profesional yang seakan trading dengan santai dan tanpa beban justru menghasilkan profit dengan konsisten. Apakah ada yang salah?

Sebenarnya banyak trader yang telah mengetahui bagaimana menghasilkan profit yang konsisten, tetapi mereka tidak menerapkan pengetahuan tersebut dengan proporsional dan tepat. Misalnya soal fokus target. Motivasi trader profesional terfokus pada perolehan hasil dalam jangka panjang, sementara trader pada umumnya termotivasi untuk memperoleh hasil secepat-cepatnya dalam jangka pendek. Mungkin karena alasan ini, para trader profesional seolah tampak santai dan tanpa beban.

Selain fokus pada hasil jangka panjang sebagai alasan utama, ada baiknya kita mengetahui beberapa alasan yang membuat trader profesional bisa memperoleh profit dengan konsisten.

1. Trader profesional tidak menghabiskan banyak waktu untuk analisa pasar.
Mungkin Anda mengira diri sendiri kurang banyak meluangkan waktu guna mendalami berita-berita ekonomi yang mempengaruhi pasar hingga selalu lambat mengantisipasi arah pergerakan harga? Karenanya, disadari atau tidak, banyak diantara kita yang telah meluangkan waktu lebih banyak dari para trader profesional untuk menghimpun data dari berbagai sumber berita.

Trader profesional juga melakukan itu, tetapi hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Yang penting bagi mereka adalah menemukan sinyal untuk trading. Menemukan sinyal itu mencakup layak atau tidaknya untuk membuka sebuah posisi, menutup posisi, atau menambah posisi baru pada kondisi pasar pada saat itu.


2. Trader profesional selalu trading berdasarkan apa yang mereka lihat, bukan pada apa yang mereka kira akan terjadi.
Dengan kata lain, trader profesional bertransaksi dengan obyektif, bukan berbasis rumor.

Banyak trader yang tergoda untuk memperkirakan apa yang bakal terjadi di pasar setelah membaca dan menganalisa perkembangan sebuah berita ekonomi. Hal ini sering membuat trader merasa sangat optimis dan melakukan pelanggaran pada strategi manajemen resiko dengan misalnya melipatgandakan ukuran lot trading, atau menambah posisi baru hingga over-trading.

Sebaliknya, trader profesional mengetahui bahwa mereka tidak akan pernah tahu dengan pasti kemana arah gerak pasar, sejelas apapun petunjuk dari berita ekonomi. Dalam hal ini tentu mereka belajar dari pengalaman. Oleh sebab itu, mereka sangat patuh pada manajemen resiko yang telah ditentukannya sendiri. Semua berita selalu dikombinasikan dengan sinyal trading yang layak. Mereka tidak memaksakan diri atau memasang target untuk "harus masuk pasar". Trader profesional tahu dengan pasti apa yang mereka inginkan dari pasar, dan hanya akan trading jika pasar telah memberinya peluang.


3. Trader profesional tidak terlalu bergantung pada indikator teknikal.
Banyak trader forex yang sebenarnya menyadari bahwa dengan banyaknya indikator pada chart trading akan membuat bingung dan cenderung over analyzing, tetapi tetap saja mereka melakukannya.

Menurut penuturan seorang trader profesional, pertama kali yang mereka lihat dalam chart trading adalah membaca pergerakan harga seperti apa adanya, dengan hanya menandai level-level support dan resistance. Kebanyakan dari mereka mampu membaca pergerakan harga secara "telanjang" (naked price), atau trading tanpa indikator. Ini tak berarti bahwa mereka mengabaikan indikator teknikal sama sekali, melainkan hanya menggunakannya sesuai dengan kebutuhan dengan proporsional.

Biasanya, indikator yang sering digunakan adalah moving average sebagai level support dinamis atau resistance dinamis. Mereka tidak terlalu bergantung pada indikator teknikal untuk mendapatkan "holy grail" yang selalu benar dalam sistem tradingnya. Mereka tahu bahwa sebagian besar indikator teknikal terbentuk setelah terjadinya pergerakan harga (bersifat lagging). Holy grail mereka adalah pada risk/reward ratio.


4. Trader profesional tidak bergantung pada software trading dan robot.
Walaupun di pasaran banyak penawaran software trading dan robot forex yang namanya kadang cukup bombastis, sangat jarang trader profesional yang menggunakannya. Mereka lebih percaya pada pikiran dan analisanya sendiri.

Software trading, seperti halnya juga software lainnya, berisi dengan program-program yang mengerjakan perintah yang sama secara berulang-ulang. Padahal, pergerakan pasar sangat dinamis dan kecil kemungkinannya keadaan yang sama terulang berkali-kali. Pada suatu keadaan tertentu bisa saja program tersebut bekerja sesuai harapan, tetapi tidak menjamin akan selalu bekerja dengan baik pada pergerakan pasar yang cenderung acak (random) dan sarat dengan pengaruh emosional para pelakunya.

Bagi trader profesional, untuk memprediksi pergerakan harga pasar yang dinamis dan cenderung acak, maka nalar yang obyektif adalah sarana trading terbaik.


5. Trader profesional tidak terlalu fokus pada faktor fundamental.
Faktor fundamental sudah barang tentu tidak bisa diabaikan, bahkan bisa dikatakan sebagai penggerak utama pasar. Trader profesional menggunakan analisa fundamental sebagai konfirmasi dari apa yang dilihatnya dalam chart saat trading. Namun, mereka tahu bahwa pengaruh faktor fundamental pada pergerakan harga tidak selalu pasti.

Banyak faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi pasar. Rilis data GDP yang meningkat misalnya, tidak begitu saja membuat mata uang suatu negara langsung menguat. Masih banyak faktor lain yang mempengaruhi, termasuk emosi para pelaku pasar.


6. Trader profesional lebih percaya pada dirinya sendiri, bukan pada para pakar.
Ada trader yang membuka posisi trading karena mendengar atau membaca komentar seorang pakar dari media mengenai sesuatu yang dianggap penting. Selang beberapa waktu kemudian, pakar yang lain memberi opini yang berlawanan dengan berbagai alasan. Trader tersebut menjadi khawatir dengan posisinya, cabut atau terus?

Trader profesional selalu membuat keputusan tradingnya sendiri dan hampir tidak terpengaruh oleh komentar para analis atau pakar. Mereka percaya pada cara analisanya sendiri, sesuai dengan strategi trading yang telah dibuat, karena hanya mereka sendirilah yang tahu persis keadaan account dan sistem portofolio dalam tradingnya.


7. Trader profesional selalu realistis.
Anda tidak akan pernah menjadi trader profesional jika tidak realistis dalam trading. Realistis dalam trading maksudnya menerapkan manajemen resiko yang proporsional pada balance account Anda. Jika modal Anda $10,000, apakah Anda akan mempertaruhkan seluruhnya (100%) hanya dalam sekali trade? atau mengambil resiko 30% per trade? atau 5%? Tentu yang tahu Anda sendiri. Jika dana tersebut bukan dana yang menganggur (disposable income), maka Anda tentu akan sangat berhati-hati dalam menentukan resiko.

Trader profesional biasanya juga menggunakan sistem portofolio berdasarkan diversifikasi instrumen trading pada jenis pasar yang berbeda. Khusus di pasar forex, diversifikasi bisa dilakukan dengan tidak hanya trading pada satu pasangan mata uang saja untuk mengurangi kemungkinan resiko. Diversifikasi adalah salah satu cara yang realistis dalam trading.


8. Trader profesional bekerja menurut rencana trading dan disiplin.
Anda mesti mempunyai rencana trading yang jelas dan dilakukan dengan disiplin agar mencapai hasil yang maksimum dalam trading. Rencana trading juga akan mengurangi pengaruh emosi ketika trading.

Selain itu, Anda juga mesti membuat jurnal trading sebagai umpan balik (feedback) guna mengevaluasi semua hasil trading. Tanpa evaluasi, Anda tidak tahu tingkat kemajuan yang telah dicapai. Trader profesional telah lama melakukan langkah-langkah tersebut, sehingga mereka bisa bekerja dengan target jelas dan perencanaan matang.

Sumber : seputarforex.com

Sponsored Links
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +7. The time now is 08:55 AM.

 

About Us

"Ceriwis Forum is a place to find information in various categories. Be inspired, Be social, Join the Community!"

 

Pasang Iklan

Mau Pasang Iklan? Klik tombol di bawah ini.

Download on App store    Download on Google play
Copyright © 2018