Ceriwis

Business Segala topik apapun tentang bisnis di bahas di dalam sini


Mau Pasang Banner/Iklan? Klik disini "Saling Serang" di Davos, Siapa Yang Salah Dalam Krisis Global Ini? - Ceriwis - Komunitas dan Forum Jual Beli
  #1  
Old 18th September
GadoGado's Avatar
GadoGado GadoGado is offline
Ceriwis Geek
 
Join Date: Sep 2010
Posts: 13,232
Rep Power: 26
GadoGado memiliki kawan yg banyakGadoGado memiliki kawan yg banyakGadoGado memiliki kawan yg banyak
Default "Saling Serang" di Davos, Siapa Yang Salah Dalam Krisis Global Ini?

Hingga hari kedua (30/1) World Economic Forum disuguhkan oleh beberapa hal yang cukup menarik. Berbagai macam opini, pendapat dan sindiran menyemarakkan forum yang dikuti oleh 40 pemimpin negara dan CEO perusahaan-perusahaan besar dunia. Berbagai isu yang menyangkut perekonomian, politik hingga keamanan menjadi "pemanis" para kepala negara untuk dapat dijadiakan sebagai topik pidato di forum kali ini. Menurut pendiri dari WEF, Klaus Schwab, fenomena yang terjadi tahun ini cukup memprihatinkan. Dan cenderung menimbulkan berbagai macam prasangka yang negatif bagi setiap pihak yang terlibat.

Putin vs Dell



Pada hari ini, Perdana Menteri Rusia, Vladimir Putin kembali mendapat kesempatan kedua untuk melakukan pidato kembali setelah kemarin bersama dengan Perdana Menteri China, Wen Jiabao, berusaha untuk membangun sebuah tema optimis dalam memulihkan perekonomian global. Dalam pidatonya yang kedua kali ini, Putin kembali menunjukan sikap keberanian dan kepercayadiriannya dalam mengucapkan sebuah opini terhadap negaranya. Sepanjang pidatonya ia menyatakan bahwa negara akan berjuang keras dalam menghilangkan segala dampak krisis ekonomi global yang sempat menghantam perekonomian, terutama pada sektor finansial dan riil, termasuk bursa sahamnya yang sempat ditutup tahun lalu.

Dalam melakukan proses pemulihan, Putin yakin bahwa seluruh pihak di negaranya akan dapat mampu meningkatkan performa perekonomian tanpa bantuan dari pihak manapun. Kemandirian secara ekonomi ditekankan secara lantang didepan para peserta forum. Banyak pihak menilai, aksi yang dilakukan oleh Putin tersebut merupakan sebuah psywar terhadap rival beratnya yaitu AS yang dalam beberapa waktu terakhir selalu menjadi fokus perhatian dunia.

Disela-sela pidatonya yang berapi-api, Putin juga menyelipkan kekesalannya terhadap salah satu produsen komputer asal AS yaitu Dell. Menurutnya, tindakan yang dilakukan Dell akhir-akhir ini yang melakukan pemberian sumbangan komputer kepada sekolah-sekolah dasar di Rusia merupakan sebuah bentuk pelecehan secara tidak langsung. Ia mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh perusahaan yang dipimpin oleh Michael Dell tersebut memperlihatkan bahwa Negara Beruang Merah tersebut tidak dapat melakukan apa yang dilakukan oleh Dell.

China Percaya Diri Tahun 2009

Selain Putin, pemimpin negara lainnya yang cukup percaya diri dalam menghadapi tantangan di tahun ini ialah Wen Jiabao. Perdana Menteri China tersebut bahkan secara terang-terangan menyatakan bahwa negaranya akan lebih cepat melewati krisis ekonomi dibanding AS. Tidak terlalu besarnya imbas dari krisisi ekonomi global yang diterima oleh perekonomian China menjadi alasan utama mengapa PM China itu cukup yakin dengan prediksinya. Ia mengatakan bahwa pada tahun 2009 ini, perekonomian AS akan menerima nasib sebagai negara "pesakitan" dari segi ekonomi.

Ungkapan yang cenderung mendikte AS tersebut sebenarnya bukan hanya bersifat omong kosong belaka. Pernyataan yang dikemukakan oleh Jiabao tersebut memang berdasarkan fakta yang cukup obyektif. Kemarin IMF bahkan mengtaakan bahwa pertumbuhan ekonomi AS dan negara-negara maju lainnya, termasuk Eropa akan mengalami penurunan hingga mencapai 2,5% pada tahun ini. Kondisi tersebut berbeda dengan pertumbuhan ekonomi yang dialami oleh negara-negara berkembang seperti China dan India yang pada tahun ini diprediksi akan cepat pulih dengan mengandalkan sektor manufaktur yang tidak dimiliki oleh negara-negara maju tersebut.

Jiabao yakin pada tahun ini, sektor manufaktur dan properti masih menjadi andalan negara tersebut dalam membuktikan negaranya dapat bersaing dengan negara-negara besar dunia lainnya. Salah satu jurus jitu yang ditekankan oleh Jiabao terhadap rakyatnya ialah dengan memperbanyak tabungan dan mengurangi tingkat kosumsi yang berlebihan. Pernyataan tersebut sengaja dilontarkan oleh dirinya yang secara terang-terangan ditujukan untuk menyindir pemerintah AS.

Ana Botin Protes Pemerintah Inggris

Dalam World Economi Forum tahun ini, bukan hanya para pemimpin negara saja yang diberikan porsi pidato. Beberapa ekonom bahkan pejabat bank terkemuka pun mendapat giliran dalam mengemukakan pendapatnya. Hal tersebut dilakukan oleh Ana Botin, salah satu komisaris Santander Bank. Dalam pidatonya ia mengemukakan bahwa ia kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Pemerintah Inggris dalam menasionalisasi bank Santander beberapa waktu lalu. Padahal menurutnya, bank tersebut termasuk "sehat" dari segi finansial. Dalam kasus ini ia juga menyalahkan pihak Uni Eropa yang dinilai tidak konsisten dengan perjanjian awal dimana pihak UE akan memberikan bantuan finansial guna meringankan beban akibat dampak krisis sektor finansial tahun lalu.

Aksi salah menyalahkan seperti yang terjadi pada WEF tahun ini memperlihatkan bahwa masing-masing pihak berusaha untuk memperlihatkan egonya dalam hal membuktikan siapa yang paling benar dan siapa yang paling salah. Padahal dalam upaya memulihkan ekonomi global saat ini diperlukan sebuah bentuk kerjasama antara berbagai pihak

Sponsored Links.
Loading...
Sponsored Links.
3
Sponsored Links
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +7. The time now is 04:04 AM.

 

About Us

"Ceriwis Forum is a place to find information in various categories. Be inspired, Be social, Join the Community!"

 

Pasang Iklan

Mau Pasang Iklan? Klik tombol di bawah ini.

Download on App store    Download on Google play
Copyright © 2018