Ceriwis

Forex Diskusi apapun tentang Forex disini.


Mau Pasang Banner/Iklan? Klik disini Welcome Bonus $100 dari ForexChief - Page 76 - Ceriwis - Komunitas dan Forum Jual Beli
  #751  
Old 17th June
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 916
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Bitcoin Adalah Gelembung, Namun Cryptotrading Masih Bekerja

Gelembung ekonomi utama pertama berhubungan dengan ide trading publik. Ketika East India Company mulai menjual saham, banyak yang meniru langkahnya. Sebagian besar dari peniru itu mengecewakan investor mereka karena tidak dapat mengimbangi kekuatan dunia korporasi pertama. Orang lain membuat pilihan yang cerdas dan berinvestasi pada galangan kapal dan pelabuhan – infrastruktur yang digunakan East India Company. Tidak semuanya sukses tapi tingkat kesuksesannya tetap tinggi.

Sejak itu, kita melihat terjadinya California Gold Rush, Florida Real Estate Bubble, Stock Market Bubble of 1929, Stock Market Bubble of 1987, Dotcom Bubble, dan banyak lagi gelembung kecil lain. Satu-satunya kelompok yang menghasilkan uang dari setiap gelembung adalah pemilik toko, broker real estate, pialang, dan penyedia domain

Gelembung saat ini dibangun di sekitar cryptocurrency dan sebagian orang mengatakan gelembung ini sudah pecah. Namun, masih ada cara untuk menghasilkan uang darinya tanpa berinvestasi di crypto itu sendiri.

Mengapa Investasi Tidak Bekerja di Crypto

Investasi perlu tumbuh dalam nilainya seiring waktu. Dan cryptocurrency tidak melakukannya lagi. Sejak Januari 2018, harganya telah turun secara tajam. Ada kalanya crypto berusaha menciptakan bullrush, tapi belum ada satu pun yang berhasil.

Secara keseluruhan, jika Anda belum berinvestasi di crypto sebelum Desember 2017, Anda mungkin ada di zona merah saat ini.

Bahkan mereka yang berinvestasi di industri cryptocurrency pun tidak merasa aman. Ribuan ICO ternyata merupakan scam/penipuan; yang lainnya gagal dan tutup diam-diam. Sedikit saja yang menghasilkan sesuai tujuan mereka tapi tetap tidak dapat bertahan dalam ekonomi yang bearish. Investor sekarang waspada terhadap crypto dan pada saat ini tidak ada jalan untuk menarik uang ke pasar.

Masih ada orang yang berinvestasi di crypto sambil berharap akan naik, tapi mereka tidak sepenuhnya masuk akal. Walaupun bullrush berikutnya sepertinya sudah di tikungan, hanya ada sangat sedikit bukti pendukung. Namun demikian, ada cara lain untuk mendapat profit dari cryptocurrency.

Trading Crypto Sebagai Cara Menghasilkan Uang
Pasar cryptocurrency masih memiliki total kapitalisasi sebesar 130 miliar USD — uang sejumlah ini masih aktif berputar. Tidak seperti pasar logam mulia, masih terus terjadi banyak trading — dan Anda dapat menghasilkan uang dari trading itu.

Bahkan ada cara untuk berdagang di pasar yang sedang turun — dengan cara yang disebut short-trading. Satu-satunya masalah adalah Anda perlu mitra yang punya Bitcoin dalam jumlah besar. Dengan kata lain, Anda perlu pialang.

Cara Berdagang Bitcoin Dengan Efektif
Trading cryptocurrency tidak dikembangkan sebagai jenis trading lain. Sebagian besar bursa masih menggunakan software khusus yang tidak punya fitur seperti delayed orders atau trailing stop loss. Software yang memiliki fitur itu, seperti Coinbase Pro, punya keterbatasan sendiri — yakni, Anda harus merupakan warga negara AS untuk membuka akun.

Saat ini, cara terbaik berdagang cryptocurrency adalah via kanal Forex — para pialang sudah menyelesaikan semua masalah itu jauh hari. Sebagian besar broker menggunakan MetaTrader 4 dan software canggih lainnya yang membuat trading jauh lebih mudah dan tidak terlalu berisiko. Kekurangannya, Anda tidak memiliki cryptocurrency yang Anda perdagangkan dengan mereka — yang mungkin akan menjadi masalah jika Anda tiba-tiba memutuskan untuk berinvestasi.

Jika Anda tidak punya keraguan mengenai hal ini — silakan cek akun cryptocurrency JustForex. Sistem mereka sangat stabil dan cepat, meminimalkan slippage. Tapi, yang paling penting, mereka mengizinkan Bitcoin shorting dan membuat mudah trading di pasar menurun.

Buka akun di JustForex sekarang juga dan mereka akan menggandakan deposit Anda. Alternatifnya, Anda dapat membuka akun demo dan menguji pemahaman trading sebelum memasuki ajang pertempuran.

SUMBER : forexindonesia.org

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
Sponsored Links.
0
Sponsored Links.
9Club Situs Judi Online Terpercaya
  #752  
Old 17th June
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 916
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Tentang Margin atau Uang Jaminan

Apa itu Margin?
Dalam trading forex, dengan menggunakan Leverage kita dapat memiliki transaksi dalam nilai yang tinggi dengan menjaminkan sejumlah uang yang sedikit. Uang jaminan inilah yang disebut Margin. Biasanya tiap perusahaan trading berbeda dalam menentukan nilai Margin. Saat melakukan trading, salah satu yang menentukan nilai resiko adalah dinilai dari tingkat retensi Margin.

Penetapan Margin
Jika Leverage dinyatakan sebagai rasio (seperti 1:50), maka margin dinyatakan dalam persentase: Jika anda menetapkan leverage pada 1:50, margin akan berjumlah 2% dari volume pesanan. Sementara jika Anda menetapkan leverage pada 1: 100, margin berjumlah 1% dari volume pesanan. Seperti rasio leverage, persyaratan margin bervariasi tergantung pada pasangan mata uang yang berbeda.

Perbedaan Margin & Margin Call
Dalam trading forex, walaupun kita dapat melakukan transaksi untuk nilai yang besar dengan menggunakan Margin yang sedikit, namun tetap ada resiko kerugian yang dapat membengkak. Jika nilainya melewati 50% dari Margin, maka perusahaan Trading akan memberikan peringatan kepada investor. Peringatan ini disebut “Margin Call”, yaitu agar investor menambah nilai Margin. Investor yang mendapatkan Margin Call, harus menambah nilai Margin atau jika hal itu tidak dapat dilakukannya, maka perusahaan Trading akan mengeksekusi secara paksa dan tindakan ini disebut “Cut Loss”. Dengan adanya ketentuan seperti Margin Call dan Cut Loss¹ ini, maka dapat meminimalisir nilai kerugian investor dan merupakan alat pengaman.

SUMBER : forexindonesia.org


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #753  
Old 18th June
whiteking's Avatar
whiteking whiteking is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 400
Rep Power: 3
whiteking mempunyai hidup yang Normal
Default

Mungkin masih banyak trader yang lebih fokus ke trading forex, daripada trading kripto, dan untuk belajar trading forex pada akun real, seorang trader bisa mencoba dengan akun mikro Firewoodfx, mereka menawarkan fixed rate 1$ sama dengan Rp 10.000, dengan demikian untuk belajar trading bisa mulai hanya dengan seratus ribu rupiah
  #754  
Old 18th June
whiteking's Avatar
whiteking whiteking is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 400
Rep Power: 3
whiteking mempunyai hidup yang Normal
Default

Menggunakan leverage dalam akun trading haruslah bijaksana, leverage tinggi jika kontrol MM tidak baik akan membahayakan trading dan akan cepat kena MC, namun kebanyakan trader retail memilih leveage tinggi dan modal yang rendah

Untuk trader Indonesia, broker Firewoodfx menawarkan akun mikro dan fixed rate 1$ sama dengan Rp 10.000
  #755  
Old 18th June
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 916
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Jangan Remehkan Dampak Slippage, Lengah Langsung MC!

Tak banyak trader memahami perkara slippage, padahal itu bisa mengakibatkan margin call seketika. Simak bermacam jenis order untuk mengatasi slippage berikut.

Ini nih, kalau cerita soal slippage belum tentu semua trader udah familiar. Malah jangan-jangan sudah ada yang trading sampai bertahun-tahun tapi masih belum "ngeh" kapan dan bagaimana dampak slippage mampu mempengaruhi performa mereka

Pengertian dari slippage adalah saat order kita terpenuhi (filled/executed) pada harga berbeda dengan harga permintaan. Nah, selanjutnya bagaimana hal tersebut bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasi dampak slippage akan dikupas lebih dalam artikel ini.

Slippage Bisa Menjadi Kawan Atau Lawan Anda
Meskipun harga meleset, bukan berarti kita akan selalu dirugikan setiap kali slippage terjadi. Broker yang bekerja sama dengan penyedia likuiditas (ECN/STP) pada umumnya akan memberikan harga terbaik berikutnya selama likuiditas masih tersedia.

Contoh kemungkinan dampak slippage adalah sebagai berikut;

Slippage positif, misalnya Anda memasang order buy untuk pair EUR/USD pada harga 1.1300. Pada waktu order ditransmisikan harga penawaran terbaik tiba-tiba berubah ke 1.1290 (10 pip di bawah harga permintaan kita), otomatis harga akan tereksekusi pada harga lebih baik di 1.1290.
Slippage negatif, order sama seperti di atas dengan perbedaan harga penawaran terbaik mendadak berubah ke 1.1310 (10 pip di atas permintaan). Harga akan tereksekusi pada harga lebih buruk di 1.1310.


Apa Penyebab Terjadinya Slippage?
Slippage bisa saja terjadi, terutama pada saat kondisi pasar sedang tidak seimbang. Maksudnya, jumlah volume trading dan permintaan harga antara buyer dan seller terpaut jauh.

Kasusnya seperti ini. Misalnya kita akan memasang posisi (menggunakan stop order) pada pasangan EUR/USD saat rilis data NFP (non-farm payroll). Diketahui berikutnya, NFP AS lebih baik daripada ekspektasi.

Pasar mereaksi laporan tersebut dengan sangat cepat, hingga jumlah posisi short (sell) berlipat-lipat ganda dibanding posisi long (buy). Hal tersebut akan membuat EUR/USD langsung terjerembab hingga ratusan pip nyaris secara instan. Jika posisi sell-stop Anda berada agak jauh dari harga opening setelah rilis berita tadi, eksekusi posisi short sudah mengalami slippage sebesar perubahan mendadak itu pula.


Kalaupun kita tidak menggunakan stop order (hanya melakukan order market instan), kemungkinan besar spread sudah melebar sedemikian jauhnya. Tentu dengan kondisi tadi trader akan berpikir dua kali sebelum membuka posisi.

Bagaimana Cara Mengatasi Dampak Slippage?
Bagi sebagian besar trader, terutama trader pemula, biasanya tidak menyadari bahwa slippage telah terjadi karena pada kondisi pasar normal harga jarang meleset (jikapun ada maka hanya beberapa pip saja). Namun, jika Anda sebagai news trader mencoba hal serupa tanpa mengetahui dampak slippage, bersiaplah terkena margin call seketika.

Sebenarnya, slippage tidak bisa kita kontrol sepenuhnya karena hal tersebut berada 100% di tangan pasar (atau "digawangi" oleh broker, jika broker Anda adalah Market Maker). Hanya saja, kita masih bisa mengurangi risiko dengan cara menggunakan metode berikut:

A) Limit Order


Umumnya kita menggunakan limit order untuk membuka posisi baru atau menutup posisi profitable yang telah berjalan. Limit order hanya akan tereksekusi pada harga permintaan kita atau lebih baik.

Misalnya kita menggunakan buy limit order pada harga permintaan 1.1301 maka harga hanya akan tereksekusi pada harga 1.1301 atau di bawahnya. Jika harga tersedia tidak sama dengan harga permintaan atau lebih baik maka buy limit tidak akan tereksekusi. (Baca artikel berikut untuk memahami jenis - jenis order lebih lanjut)

B) Market Order Deviation Range

Beberapa broker menyediakan fitur agar harga permintaan kita tereksekusi dengan toleransi slippage sebesar input yang kita inginkan.
market deviation range

Jika Anda mengisikan maksimum deviasi sebesar 3 pip, maka harga akan masih tereksekusi selama slippage hanya sebesar atau kurang dari 3 pip. Di luar batas deviasi tadi, harga permintaan tidak akan tereksekusi.

Setelah membaca artikel ini, diharapkan pembaca sebagai trader tidak lagi kebingungan (atau bahkan panik) ketika harga tiba-tiba tereksekusi jauh dari harga permintaan. Oh iya, jika Anda punya saran lebih baik untuk mengatasi dampak slippage silahkan juga berikan dalam bentuk komentar di artikel ini.

Selamat bertrading!


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #756  
Old 18th June
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 916
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Cara Mengatasi Emosi Dalam Trading

Emosi trading dapat dikesampingkan pada saat kita mengambil keputusan untuk buka posisi jual atau beli. Tanpa kecemasan, kita dapat meraih profit dengan konsisten.

Mengatasi rasa emosi dalam trading adalah hal yang wajib dilakukan, karena di saat rasa emosi sudah menguasai diri kita, transaksi terasa semakin memanas dan kita ingin segera mendapatkan hasil yang lebih besar tanpa memikirkan risiko. Pemahaman akan emosi ini bisa terjadi saat kita loss, profit, maupun saat kita memakai sistem tertentu (robot trading).

Ingatkah Anda bagaimana kondisi emosi trading sewaktu pertama kali membuka posisi Buy atau Sell di akun Live? Bisa jadi waktu itu, emosi trading sedang berada di puncak tertinggi (euforia) karena berhasil meraih profit untuk pertama kalinya. Namun, bagaimana jadinya jika ternyata posisi trading pertama tersebut sudah mengambang dengan nilai minus?

Saat menghadapi posisi trading dengan nilai floating minus, seorang trader harus berani mengambil keputusan untuk menentukan sampai kapan posisi tersebut harus dipertahankan. Masalahnya, saat emosi trading belum terlatih, trader pemula umumnya dikuasai oleh kepanikan. Ujung-ujungnya, akun trading pertama malah terkena Margin Call.

Kenapa Emosi Trading Itu Buruk?

Dari sekian banyak jenis emosi yang mungkin Anda kenal, hanya ada 2 kategori emosi utama yang wajib diwaspadai: ketakutan (fear) and greed (keserakahan).

Setiap trader pada dasarnya selalu berharap bahwa posisinya akan mendapat keuntungan. Lumrah jika pemula hanya membayangkan skenario terbaiknya saja. Karena itu, posisi Entry biasanya dibiarkan berjalan tanpa target profit atau batasan kerugian. Mereka tidak ingin membatasi keuntungan dengan TP, atau tidak menggunakan SL karena bersikeras harga masih bisa berbalik saat posisi merugi. Jika tindakan-tindakan ini dilakukan tanpa dasar analisa yang jelas, maka emosi trading greed-lah yang telah mempengaruhi keputusan trader untuk melakukannya. Kategori emosi trading ini biasanya juga berkaitan dengan overconfident (terlalu percaya diri).

Di sisi lain, ada juga emosi trading yang menyebabkan pemula cepat-cepat menutup posisi, yakni fear. Ketika harga bergerak searah dengan posisi (skor hijau), emosi trading membuat pemula khawatir kalau harga akan berbalik arah, jadi mereka terburu-buru menutup posisi trading untuk melikuidasi keuntungan. Sebaliknya, ketika harga bergerak melawan posisi (skor merah), trader pemula yang kelewat khawatir akan langsung menutup posisi karena takut kerugiannya makin membengkak. Padahal, harga bisa saja hanya bergerak dalam koreksi dan kembali ke arah yang sesuai dengan posisi tradingnya tak lama kemudian.

Sekarang bayangkan jika kebiasaan-kebiasaan buruk di atas diteruskan. Profit tak bisa konsisten, dan loss pun tak dapat dijaga sesuai batas toleransi. Lama-kelamaan, akun trading bakal terkikis dan kehabisan dana. Itulah kenapa, emosi trading efeknya negatif selama bertrading.

Bertrading Itu 1% Kecerdasan, 99% Manajemen Emosi Trading

Sebenarnya, setiap orang mampu bertrading karena tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti kegiatan trading di pasar Forex. Artinya, apapun latar belakang pendidikan atau berapapun besar modal Anda, setiap individu memiliki peluang untuk mendapat keuntungan di pasar Forex.

Memang benar setiap orang punya peluang untuk mendulang profit dengan bertrading Forex, tapi hanya trader berpengalaman saja yang benar-benar bisa menangguk keuntungan secara konsisten. Hal ini karena bagi mereka, transaksi valas (Forex) dasarnya adalah manajemen emosi melalui aplikasi sistem trading dan disiplin.

Tanpa adanya manajemen emosi, trading Forex akan selalu dipengaruhi penilaian-penilaian subyektif yang bisa mendatangkan kerugian besar. Bahkan jika dipetakan, manajemen emosi ini menguasai 99% skill yang dibutuhkan dalam trading. Sedangkan keahlian trading itu sendiri? Hanya mendapat jatah 1%.

Lantas bagaimana cara melakukan manajemen emosi dengan aplikasi sistem trading dan disiplin?

Sistem Trading Membantu Kita Mengatasi Emosi Trading

Aplikasi sistem trading tidak menuntut IQ tinggi, karena penggunaannya dapat menyesuaikan gaya trading dan metode analisa (teknikal atau fundamental) masing-masing individu. Garis besarnya, sistem trading adalah panduan bagaimana cara mengeksekusi order Buy atau Sell dengan meminimalisir intervensi emosi.

Intervensi emosi trading di sini maksudnya adalah keterlibatan emosi trader saat berusaha menentukan posisi trading berdasarkan kondisi pasar terkini. Trader pemula umumnya belum memiliki sistem trading mapan, sehingga mereka sekedar mengeksekusi order Buy atau Sell begitu sinyal trading muncul, tanpa mempertimbangkan peraturan (Entry Rules) atau kondisi pasar.

Akibatnya, setelah posisi trading terkini terlanjur mengakumulasi kerugian, mereka menjadi panik dan tak dapat mengambil keputusan obyektif untuk mengatur berapa besar batas kerugian yang dapat ditoleransi.

Supaya tak lagi terjebak pada kondisi seperti tadi, mari kita pelajari bagaimana mengatur emosi trading dengan sistem trading, yang berisi panduan pembukaan posisi jual atau beli dan aturan Money Management. Karena setiap peraturan ini bersifat objektif, maka emosi trading bisa ditekan hingga tak ada intervensi sama sekali.

Berikut adalah komponen-komponen sistem trading:

a. Entry & Exit Rules
Komponen pertama dalam sistem trading adalah Entry Rules atau peraturan-peraturan untuk buka posisi. Panduan tersebut berfungsi untuk menyaring sinyal-sinyal trading yang muncul dari proses analisa (teknikal atau fundamental). Kalau ada sinyal trading muncul tapi tidak memenuhi peraturan, maka posisi tidak akan dibuka, sekalipun sinyal "tampak" meyakinkan. Ingat, kata kunci di sini adalah "tampak" yang mencerminkan subjektivitas. Ketika hasil analisa Anda masih diwarnai kata-kata seperti demikian, maka ada pengaruh emosi yang bermain di dalamnya.

Berikutnya, Exit Rules adalah peraturan kapan posisi trading sudah boleh ditutup. Exit Rules membantu trader untuk menargetkan keuntungan atau membatasi kerugian dengan Stop Loss tanpa intervensi emosi trading. Dengan begitu, profit dapat diraih dengan konsisten.

b. Money Management
Money Management adalah metode untuk mengukur berapa besar bagian dari modal yang dapat diperdagangkan pada setiap posisi trading. Dengan metode tersebut, Anda sudah mengetahui persis batas kerugian maksimal seandainya harga bergerak melawan posisi trading atau keuntungan yang akan diraih saat penutupan posisi.

Money Management memungkinkan setiap posisi trading dapat dibiarkan berjalan dengan risiko terkontrol. Dengan kata lain, aturan ini bisa membantu Anda mencari target Take Profit dan Stop Loss sebagai bagian dari Exit Rules. Anda pun tidak perlu lagi merasakan emosi trading negatif seperti kecemasan saat mengawasi chart terus menerus.

Disiplin Menyingkirkan Pengaruh Emosi Trading
Apa gunanya memiliki sistem trading jika tak bisa dijalankan secara disiplin? Kenyataannya, banyak pemula yang sudah berkomitmen bakal menggunakan sistem trading untuk menghindari intervensi emosi, tapi masih saja sering mangkir dari aturan-aturan sistemnya. Akibatnya, perilaku trading akan kembali ke saat seperti mereka belum memiliki sistem.

Bertindak memang tidak semudah yang direncanakan dan dikatakan. Bagi pemula yang belum pernah tahu rasanya loss karena kurang disiplin, melanggar sistem trading akan sangat mudah untuk dilakukan. Penyebabnya lagi-lagi adalah emosi trading. Bukan hanya mereka yang belum punya sistem trading, emosi juga bisa menjangkiti para pemula yang tengah menjalankan sistem trading. Hal ini karena kondisi pasar forex yang tak menentu dan mudah memancing emosi trader.

Solusinya? Pahami sejak awal bahwa kurang disiplin terhadap sistem trading akan membawa konsekuensi fatal. Selain itu, ada 5 cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi emosi trading ketika trader sudah menjalankan sistem:
  1. Cobalah untuk menginvestasikan waktu menganalisa rumor pasar, sebelum melakukan transaksi perdagangan. Mengetahui kejelasan arah pasar akan membuat lebih yakin dan tenang.
  2. Jangan terlalu overconfident! Lebih baik masuk dengan 1 lot daripada 2 lot jika itu nanti akan membebani pikiran.
  3. Jangan terlalu memaksakan diri untuk ikut dalam transaksi, jika tidak yakin dengan arah pergerakan pasar. Lebih baik menunggu atau menunda bertransaksi daripada salah posisi yang mengakibatkan emosi dan psikologi terpengaruh.
  4. Saat melihat gejolak harga, jangan panik dan mengikuti pola pikir pasar yang sebenarnya bisa ditebak. Coba gunakan panduan berikut untuk
bisa selangkah lebih maju dari pelaku pasar lain yang emosi tradingnya mengikuti pola ini:

Siklus emosi trading
Usahakan untuk membangun psikologi pemenang! Selalu disarankan untuk bisa menang paling tidak 3 kali dalam perdagangan forex. Hal ini untuk membangun psikologi pemenang (winner), bukan pecundang (loser). Seorang petinju yang menang dalam pertandingan perdananya akan membawa dampak psikologi juara dalam pertandingan berikutnya.
Buat target harian, Close posisi jika sudah sesuai target.
Selalu kondisikan diri dalam situasi senyaman mungkin di kala masuk market. Manusia dikaruniai 3 keutamaan yang dianugerahkan oleh sang maha pencipta yakni, akal untuk berfikir, hati untuk berdoa, dan waktu. Untuk itu, gunakanlah ketiga anugerah dari Tuhan tersebut sebaik-baiknya.

Quote:
Kesimpulan
Mengambil keputusan untuk mengeksekusi Order jual atau beli membutuhkan sistem trading yang dijalankan dengan disiplin, untuk mengesampingkan emosi trading. Saat kita memiliki peraturan untuk membuka dan menutup posisi, dan memiliki pemahaman bahwa disiplin terhadap sistem trading itu wajib diterapkan, maka kita tidak perlu lagi cemas atau panik seandainya harga bergerak di luar ekspektasi awal.
SUMBER :www.seputarforex.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #757  
Old 18th June
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 916
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Membentuk Cara Berpikir Yang Profitable

Sukses seorang trader sangat ditentukan oleh cara berpikirnya. Jika persepsi psikologi trading kita salah, maka kita tak akan menghasilkan profit yang memadai.

Adalah suatu kenyataan yang tak terhindarkan bahwa sukses seorang trader sangat ditentukan oleh cara berpikirnya. Jika persepsi psikologi trading kita salah, maka kita tak akan menghasilkan hasil yang memadai. Sayangnya banyak trader yang telah mengabaikan hal ini dan kurang menyadari bahwa dengan cara berpikir yang benar dalam trading akan membawa sukses. Sebaik apapun strategi yang diterapkan tanpa psikologi trading yang benar akan sulit mencapai hasi yang diharapkan.

Banyak trader yang tidak menyadari kenyataan bahwa mereka trading dengan cara pikir yang sesungguhnya mencegah mereka sendiri untuk memperoleh profit. Mereka mungkin berpikir bahwa dengan menemukan indikator trading yang selalu tepat dalam memprediksi pergerakan harga pasar secara otomatis akan selalu memperoleh profit dalam trading.

Sukses dalam trading adalah hasil akhir dari kebiasaan trading yang terbentuk, dan kebiasaan adalah hasil akhir dari psikologi trading. Langkah-langkah berikut adalah cara membentuk psikologi trading yang profitable sebagai wawasan Anda dalam menggeluti pasar forex.

Langkah 1: Ekspektasi yang Realistis
Langkah pertama adalah ekspektasi yang realistis terhadap trading forex. Misalnya, Anda tidak harus keluar dari pekerjaan atau bisnis yang sedang Anda tekuni dan beralih total ke trading forex dengan ekspektasi profit yang besar setiap bulannya. Cara itu kurang bijak dan bisa disebut sebagai ekspektasi yang berlebihan.

Ekspektasi berlebihan yang lain adalah dengan seringnya membuka posisi (over-trade) dan menerapkan leverage yang terlalu tinggi (over-leverage) untuk memperoleh profit yang besar dalam waktu singkat, tanpa menerapkan risk management yang sesuai dan terencana. Untuk menghindari ekspektasi semacam itu, cobalah untuk memperhatikan point-point berikut :

Gunakan dana yang menganggur untuk trading.
Dana yang menganggur maksudnya dana yang bukan untuk biaya hidup sehari-hari dan Anda rela jika dana tersebut hangus. Bagaimana jika tidak punya dana yang nganggur? Ya, cobalah trading pada demo account dulu sampai punya dana yang benar-benar nganggur.

Jangan pernah mencoba trading dengan menggunakan dana yang menyebabkan Anda emosional dalam trading. Anda harus selalu berasumsi bahwa berapapun banyaknya dana dalam account trading Anda akan bisa menyusut, bahkan ludes sama sekali.

Pastikan bahwa Anda bisa tidur nyenyak setiap harinya.
Masih berkaitan dengan dana yang menganggur, tapi yang ini lebih pada resiko yang berani kita tanggung dalam tiap posisi trading. Jika Anda tidak bisa tidur nyenyak oleh karena memikirkan besarnya loss yang mungkin Anda alami, maka Anda perlu meninjau ulang risk management dan trading plan Anda yang cocok diterapkan, sesuai dengan banyaknya dana dalam account trading Anda. Terapkan risk/reward ratio yang realistis, jangan over-leverage dan over-trade.

Tahu bahwa setiap posisi trading adalah independen.
Setiap posisi trading yang kita buka adalah independen terhadap posisi sebelumnya.

Banyak trader yang ketika membuka posisi baru masih terpengaruh oleh nuansa posisi trading sebelumnya. Nuansa euforia atau percaya diri yang berlebihan sering dialami jika telah memperoleh profit besar atau profit yang berturut-turut, demikian pula perasaan "dendam" acap muncul setelah loss yang cukup banyak. Hal ini terbawa dalam cara open atau closing posisi yang mengulang cara yang sama ketika profit pada posisi sebelumnya, atau berlawanan dengan cara open atau closing pada posisi terdahulu. Ini keliru.

Jika kita tahu pada kenyataan bahwa setiap posisi baru yang kita buka adalah sebuah ‘titik nol’ baru, maka kita tidak akan terlalu emosional dan berpikir obyektif. Open Posisi baru selayaknya menggunakan pertimbangan logis, bukan semata membalas dendam kekalahan sebelumnya.

Langkah 2: Kesabaran
Kesabaran adalah faktor utama dalam trading. Trader yang sarat pengalaman tahu bahwa hanya dengan beberapa kali trade dalam sebulan akan bisa menghasilkan profit yang memadai, dan dalam jangka panjang dicapai hasil trading yang konsisten. Beberapa point dalam trading mereka adalah :

Trading pada time frame daily.
Pada time frame daily kita bisa melihat gambaran pasar secara praktis dan menyeluruh dengan cukup relevan karena noise atau kesalahan sinyal relatif sedikit dibanding dengan time frame rendah semisal 15 menit atau 5 menit. Selain itu, trading dengan time frame rendah akan membuat trader lebih mudah tergoda untuk sering masuk pasar.

Memang diperlukan kesabaran untuk mencermati dan menanti sinyal trading yang valid dalam daily chart, tetapi hasil trading yang kita peroleh dalam jangka panjang akan konsisten, dan kita tidak harus berulangkali masuk pasar setiap hari.

Mengutamakan kualitas daripada kuantitas trading.
Trader yang menggunakan metode price action selalu berlaku seperti seorang penembak jitu yang menunggu mangsanya. Hanya jika telah muncul sinyal price action yang valid pada time frame daily-nya, barulah membuka posisi trading. Mungkin dia tidak trading dalam beberapa hari dan hanya mengamati pergerakan harga.

Menggunakan "peluru" trading dengan bijak.
Kesabaran akan mendorong kebiasaan trading yang positif, sementara cara emosional menyebabkan kebiasaan negatif dalam trading. Dengan membiasakan diri untuk bersabar dalam mengantisipasi pergerakan harga pasar seperti penjelasan pada point sebelumnya, kita akan bisa lebih bijak dalam menggunakan "peluru" trading dan tidak menghamburkan peluru-peluru tersebut dengan seringnya kita masuk pasar.

Langkah 3: Catatan Analisa Pasar dan Rencana Trading yang Terpadu.
Sebelum merencanakan untuk membuka posisi trading, seharusnya kita telah mempunyai catatan analisa kondisi pasar, trading plan dan jurnal trading atau catatan semua hasil serta evaluasi trading kita. Semakin matang kita merencanakan trading kita berdasarkan pemahaman pada catatan tersebut semakin tinggi pula probabilitas profit kita.

Anda bisa membuat trading plan dengan menambahkan, misalnya komentar mingguan Anda mengenai kondisi pasar beserta rekomendasi trading yang Anda buat sendiri.

Jurnal trading penting untuk evaluasi hasil trading yang telah kita lakukan; sejauh mana kita benar-benar disiplin dalam menerapkan metode trading dan menjalankan rencana yang telah kita tetapkan. Mungkin Anda menganggap kurang penting atau membuat jurnal yang asal-asalan. Tetapi, jika kebetulan Anda seorang trader yang mentransaksikan dana dari investor, maka pasti sering diminta untuk menjelaskan trading plan dan jurnal trading, atau evaluasi dari statement hasil trading investor tersebut.

Langkah 4: Tidak Ragu Pada Metode Trading yang Telah Dipilih
Trader yang berpengalaman selalu menasehatkan agar jangan menggunakan uang beneran jika Anda belum mempunyai metode trading yang benar-benar Anda percaya dan telah teruji, agar Anda tidak ragu dalam setiap kali Anda trading. Ini karena keraguan akan membentuk cara berpikir yang negatif dalam trading.

Belajarlah membentuk cara pikir yang profitable dalam demo account terlebih dahulu dengan benar, dan pilih metode trading yang efektif dan telah teruji. Hindari masuk pasar dengan untung-untungan atau gambling. Jika Anda memang ragu untuk masuk pasar, usahakan selalu mengacu pada metode trading Anda.

SUMBER :www.seputarforex.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #758  
Old 19th June
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 916
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

4 Tip Untuk Entry Yang Akurat

Strategi entry yang terukur dan effisien akan menentukan keberhasilan trading dalam jangka panjang. Karenanya, dengan tip-tip berikut, Anda akan bisa meningkatkan hasil trading.

Entry sangat penting dan menentukan hasil akhir dalam trading forex. Metode entry yang terukur dan effisien akan menentukan keberhasilan trading dalam jangka panjang. Namun demikian, banyak trader yang menganggap entry adalah hal yang mudah dilakukan dan tidak mencari kemungkinan entry yang terbaik untuk memperoleh hasil trading yang optimal.

Entry yang tepat akan memberikan potensi risk/reward yang lebih baik termasuk penempatan stop loss yang memadai. Berikut 4 tip untuk entry yang bisa membantu memperbaiki hasil trading bila diterapkan dengan konsisten:

1. Menggunakan Limit Order Untuk Akurasi Level Entry
Sebuah limit order adalah pending order yang ditentukan diatas atau dibawah harga pasar sekarang tergantung dari arah trading yang Anda lakukan. Jika Anda trading long (akan membuka posisi buy) maka Anda bisa membuka entry limit buy dibawah harga pasar sekarang, dan jika harga bergerak turun hingga ke level entry yang Anda inginkan maka order buy akan tereksekusi. Sebaliknya jika Anda trading short (akan membuka posisi sell) maka Anda bisa membuka entry limit sell diatas harga pasar sekarang. Jika harga bergerak naik hingga ke level entry yang Anda inginkan maka order sell akan tereksekusi.

Selain limit order, pilihan lain untuk pending order adalah stop order, yaitu stop buy order dan stop sell order. Jika Anda trading long, maka Anda bisa membuka entry stop buy di atas harga pasar sekarang, dan jika harga bergerak naik hingga ke level entry yang Anda inginkan maka order sell akan tereksekusi, dan sebaliknya untuk stop sell order.

Namun demikian dari pengalaman trader, pada stop order sering terjadi slippage atau loncatan harga, sehingga Anda bisa mendapatkan harga yang lebih mahal ketika buy dan harga yang lebih rendah ketika sell. Slippage biasanya terjadi ketika volatilitas pasar sedang tinggi dan hanya pada stop order (stop buy maupun stop sell), oleh sebab itu trader lebih merekomendasikan limit order ketika menggunakan fasilitas pending order.

Limit order memungkinkan Anda mendapatkan harga entry yang akurat sesuai dengan yang diinginkan. Salah satu metode yang sering digunakan adalah entry limit order pada retracement 50% dari sinyal trading (misal pin bar) karena probabilitas penerusan trend pada level tersebut biasanya tinggi, dengan demikian Anda bisa menempatkan level stop (stop loss) dengan jarak yang sekecil mungkin hingga diperoleh risk/reward ratio yang tinggi.

2. Set Up Trade Pada Penutupan Pasar (New York Close)
Trader forex mengasumsikan harga penutupan adalah harga ketika pasar New York tutup. Pada saat itu hanya pasar Selandia Baru yang baru mulai buka dan volume perdagangan relatif sangat rendah. Untuk menghindari ‘noise’ pasar Anda bisa melakukan analisa dan setup pada sekitar waktu tersebut, menentukan level-level resistance dan support yang penting, melihat sinyal trading yang mungkin terjadi dan memperkirakan trend pergerakan harga pada hari berikutnya. Untuk analisa sangat dianjurkan untuk menggunakan time frame daily.

3. Konfluensi TLS (Trend, Level, Signal)
Konfluensi atau kecocokan antara trend yang sedang terjadi, level-level kunci (support atau resistance penting) dan sinyal trading akan memberikan probabilitas keberhasilan yang cukup tinggi. Berikut beberapa contoh entry dengan prinsip konfluensi TLS:

4 Tip Untuk Entry Yang

Pada chart GBP/USD daily diatas support penting 1.66679 sebagai level kunci. Trend jelas tampak sedang bullish, dan rejection pin bar yang membentuk formasi doji pada level support tersebut adalah sinyal buy. Level terendah pin bar tersebut berada sekitar 50% dari retracement pergerakan uptrend sebelumnya. Dengan demikian konfluensi TLS telah terpenuhi. Kita bisa entry setelah sinyal pin bar atau dengan pending order limit buy pada level retracement 50% (saat harga mulai retrace).

Pada chart XAG/USD daily di atas, trend tampak jelas sedang bearish, dan rejection pin bar yang terbentuk pada level resistance penting (level kunci) tersebut adalah sinyal untuk sell. Level tertinggi pin bar sekitar 50% dari retracement pergerakan downtrend sebelumnya. Konfluensi TLS telah terpenuhi, dan kita bisa entry setelah sinyal pin bar atau dengan pending order limit sell pada level retracement 50% saat harga mulai retrace ke arah atas.

4. Checklist Untuk Entry Dan Evaluasi
Buatlah checklist untuk menentukan kriteria entry, seperti level-level support atau resistance yang dianggap penting, sinyal trading yang probabilitasnya tinggi, estimasi level entry, risk/reward ratio dan lainnya. Checklist ini juga untuk evaluasi hasil trading sebagai acuan atau untuk diperbaiki pada trade berikutnya. Checklist diperlukan untuk mempermudah mengenali karakteristik pergerakan pasangan mata uang yang Anda tradingkan.

SUMBER : www.seputarforex.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #759  
Old 19th June
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 916
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

Robot Trading Forex (EA) adalah alat yang dapat bertrading forex secara otomatis. Sebelum memakainya, ada keunggulan dan kelemahan EA yang perlu Anda tahu.

Autotrading Robot atau yang sering disebut dengan istilah "Expert Advisor" (EA), adalah sebuah alat elektronik yang bekerja sendiri untuk mencari peluang open trade, baik open sell ataupun buy di forex market. Robot Trading Forex (EA) disini bukan secara fisik. Tetapi sebuah software untuk trading forex secara otomatis. Tanpa Anda melakukan perintah Buy/Sell, robot akan mengerjakan sendiri untuk Anda.

Bicara soal EA, tidak akan ada habisnya. Apalagi kalau dibandingkan dengan trading manual. Supaya jelas pangkal dan ujungnya, yuk kita kupas apa saja sih keunggulan dan kelemahan Robot Trading.

Inilah beberapa keunggulan Robot Trading yang menjadi alasan utama kenapa banyak trader berhenti trading sendiri dan ganti menggunakan EA:

a. Multi-tasking.
Robot Trading forex mampu menjalankan ratusan hingga ribuan instruksi per detik untuk menyisir dan mengeksekusi setiap peluang trading forex. Beban kerja tadi jelas melampaui batas kemampuan manusia, tetapi mudah-mudah saja dilakukan EA. Namun, perlu diingat, tidak semua Robot Trading Forex memiliki performa setinggi itu, karena tergantung sistem yang melandasi pembuatannya juga.

keunggulan robot trading forex

b. Tak terpengaruh emosi.
Dalam kondisi market apapun, Robot Trading Forex hanya menjalankan instruksi sesuai dengan standar-standar pemrograman, tanpa intervensi emosi. Dalam artian tersebut, EA akan mengeksekusi order seperti buy atau sell dan meletakkan Stop Loss dan Take Profit persis seperti rumusan programnya.

Berbeda dengan trading manual, di mana trader mudah terpengaruh emosi saat menghadapi gejolak harga. Mereka biasanya akan menggeser-geser posisi SL dan TP akibat merasa serakah atau sebaliknya, cemas menghadapi harga yang tak bergerak sesuai keinginan. Dalam jangka panjang, kebiasaan buruk tersebut bisa jadi penghambat kesuksesan, sehingga EA yang bebas emosi dipandang lebih unggul.

c. Aktif 24/7, non-stop.
Selama terkoneksi dengan VPS, Robot Trading Forex dapat bekerja sepanjang hari, non-stop. Jadi, begitu ada peluang trading muncul, Robot akan selalu siap siaga mengeksekusi order market, kapanpun. Dengan kata lain, kalau Anda menggunakan EA, tidak perlu lagi khawatir akan melewatkan peluang trading meskipun Anda sibuk dengan kegiatan lain atau sedang beristirahat.

robot trading forex aktif 24/7

d. Performa trading dapat diuji.
Karena Robot selalu konsisten mengikuti standar pemogramannya, maka performa trading-nya pun bisa diukur dengan jelas pula. Umumnya, performa robot trading diukur dengan metode backtest dan forward testing. Jadi, sebelum Anda membeli Robot Trading Forex, pastikan dulu bahwa laporan kinerjanya baik.

Mau beli robot EA tapi pusing membuktikan performa-nya? Tak usah bingung-bingung, artikel ini akan memberikan Anda bukti performa nyata robot trading Forex dengan mudah dan sederhana

e. Fitur-fitur baru terus diperbarui dan berkembang.
Seiring berkembangnya proses pengembangan Robot Trading Forex, semakin banyak fitur-fitur baru turut berkembang untuk mengikuti dinamika pasar. Misalnya saja, fitur news filter dan invisible mode (untuk menghindari broker yang stop loss-hunting).

Supaya Anda dapat menikmati fitur-fitur tercanggih, cari developer robot trading Forex yang menyediakan auto-update. Dengan fitur tersebut, Robot Trading akan selalu terbaharukan dengan fitur-fitur terbaru.

Kelemahan Robot Trading Forex
Tak ada gading tak retak, robot trading Forex pun memiliki kekurangan, antara lain:

a. Memakan biaya tambahan.
Trading menggunakan robot EA sudah pasti memakan biaya lebih tinggi daripada trading manual. Selain mengeluarkan biaya untuk membeli robot itu sendiri, Anda juga harus secara rutin membayar biaya sewa VPS. Dan percayalah, semakin bagus kualitasnya, semakin tinggi pula biayanya. (Baca juga: Robot Trading Forex (EA) vs Manual)

b. Kurang mampu menyesuaikan diri pada kondisi market tertentu.
Sewaktu rilis berita berdampak tinggi, biasanya trader-trader oportunis memanfaatkan gejolak pergerakan harga untuk meraih profit. Kegiatan tadi nama kerennya adalah news trading, dan biasanya dilakukan oleh para scalper. Namun, kegiatan tersebut resikonya jauh lebih tinggi daripada trading pada kondisi pasar normal; kalau lagi beruntung bisa bawa pulang uang banyak, kalau buntung maka isi akun bisa ludes seketika.

Sayangnya, robot trading tidak didesain untuk bisa beradaptasi pada situasi tersebut. Itu karena pada dasarnya "cara berpikir" robot trading didesain secara linear (lurus notok, tidak neko-neko), sedangkan pada saat rilis berita pergerakan bergerak secara fluktuatif dan acak.

c. Menuntut ketrampilan khusus untuk mengaturnya.
Eh, siapa bilang kalau sudah pakai Robot Trading Forex (EA) tidak perlu pengetahuan apa-apa soal trading? Justru karena proses trading berjalan full otomatis, maka di saat-saat tertentu di mana kondisi market di luar kebiasaan, Anda adalah orang pertama yang harus mengambil alih kontrol.

Karena alasan itu, disarankan untuk menggunakan Robot Trading Forex jika Anda memang sudah cukup berpengalaman trading dan memiliki ketajaman intuisi dalam mengetahui kapan kondisi market tak kondusif.

Kedua, Anda juga paling tidak harus mengerti mengenai istilah-istilah dalam IT dan penggunaan software untuk dapat meng-install dan merawat robot trading Forex. Hal tersebut perlu dipelajari agar robot EA tetap berjalan sesuai dengan prosedur.

d. Tidak semua broker mengijinkan penggunaan Robot Trading Forex.
Sekali lagi, EA dapat mengirim puluhan hingga ratusan order market dalam kurun waktu cukup singkat. Jika cukup banyak trader menggunakan Robot Trading Forex, bisa saja server broker terbebani oleh antrian panjang order market. Pada situasi tadi, bisa saja server broker mengalami lag atau bahkan freeze.

Untuk menghindari lag dan freeze server, beberapa broker akan melarang penggunaan robot trading Forex pada tipe akun atau pair tertentu.

SUMBER :www.seputarforex.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #760  
Old 19th June
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 916
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Apa Itu Spread Forex


Dari sekian banyak hal dasar yang harus diketahui oleh seorang trader, spread merupakan salah satu hal mendasar yang sering dilupakan. Padahal jika ditelisik dengan baik, pengetahuan tentang spread dapat membuat biaya trading forex kita menjadi jauh lebih murah. Seorang trader tentunya menginginkan biaya yang ringan saat melakukan trading atau fee yang rendah ketika mereka melakukan trading forex atau ketika mereka melakukan open posisi saat aktif dalam trading. Baik trader yang menggunakan robot forex yang berarti melakukan trading secara otomatis maupun trader yang melakukan trading secara manual, pastilah menginginkan broker yang membebani fee rendah kepada mereka. Dan spread merupakan fee yang dibebankan kepada para trader ketika mereka melakukan transaksi dalam forex trading. Anda, trader dapat juga mencari info mengenai spread ini dari forum trading indonesia, seperti soehoe.id disana diulas banyak informasi mengenai trading dan segala teknik dan permasalahan dalam trading. Kita akan bahas dibawah ini mengenai pengertian dari spread itu sendiri.


Spread forex merupakan selisih nilai antara harga bid dan ask yang ditawarkan oleh broker forex. Dalam praktek nya, spread forex merupakan biaya yang harus dibayar oleh setiap trader forex yang ingin bertransaksi jual beli forex melalui broker forex retail. Ada satu hal yang perlu diperhatikan oleh seorang trader, dan ini memang harus diperhatikan oleh trader agar tidak tertipu oleh broker. Dimana seorang trader alangkah baiknya untuk terlebih dahulu melakukan seleksi atau pemilihan broker yang tepat, yang memberikan spread yang jelas dan tentunya yang rendah. Karena dengan spread yang tinggi kemungkinan trader akan sulit mendapatkan profit banyak hal ini mengingat nantinya terkena potongan spread yang tinggi.

Saat ini ada dua jenis sistem spread forex yang diberlakukan oleh mayoritas broker forex retail, terutama yang ada di Indonesia. Dua jenis sistem tersebut adalah sistem floating spread dan sistem fixed spread. Sebenarnya keduanya sama sama mempunyai kelebihan dan kekuarang dan kembali lagi, semua adalah masalah kepercayaan trader terhadap broker.

Sistem floating spread merupakan sistem spread yang nilai nya selalu berubah – ubah mengikuti pergerakan harga. Sistem ini merupakan sistem spread yang paling populer dan paling banyak dipakai oleh broker forex retail di seluruh penjuru dunia. Dan beberapa trader memang ada yang menyukai spread model sistem floating ini, kemungkinan memang semua karena kenyamanan dan trusted dari broker yang bersangkutan.

Sebaliknya, sistem fixed spread merupakan sistem spread yang nilai nya selalu tetap. Dalam hal ini seperti apa pun kondisi market yang sedang terjadi, spread yang berlaku akan tetap sama. Dan banyak pula trader yang menyukai model broker yang menggunakan flat atau fixed spread sebagai tempat trader melakukan transaksi trading, mungkin dengan spread yang tetap membuat mereka menjadi lebih nyaman dalam bertrading.

Bila Anda merupakan tipikal news trader, tipe akun fixed spread cenderung akan lebih menguntungkan untuk dipakai. Sebaliknya, jika Anda merupakan tipe scalper yang sering membuka posisi, tipe akun floating spread ecn akan cenderung lebih menguntungkan untuk digunakan. Nah semua tergantung dengan anda para trader, bagaimananpun, bukankah semua bertujuan untuk mendapatkan profit? .. selamat berjuang semoga profit dalam bertrading.

SUMBER : www.seputarforex.com


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
Sponsored Links
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +7. The time now is 10:48 PM.

 

About Us

"Ceriwis Forum is a place to find information in various categories. Be inspired, Be social, Join the Community!"

 

Pasang Iklan

Mau Pasang Iklan? Klik tombol di bawah ini.

Download on App store    Download on Google play
Copyright © 2018