Ceriwis

Forex Diskusi apapun tentang Forex disini.


Mau Pasang Banner/Iklan? Klik disini Welcome Bonus $100 dari ForexChief - Page 61 - Ceriwis - Komunitas dan Forum Jual Beli
  #601  
Old 11th March
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 973
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Penyebab Margin Call Paling Berbahaya

Penyebab Margin Call paling utama bukan berasal dari sistem yang tidak akurat atau broker yang kurang mendukung. Percaya atau tidak, sumbernya berasal dari diri Anda sendiri.

Mengalami Margin Call adalah hal yang paling dihindari oleh trader. Bagaimana tidak, Margin Call adalah tanda bahwa modal trading kita telah menipis dan terancam tidak bisa membuka posisi baru. Tidak hanya trader baru, trader yang sudah berpengalaman pun kadang tak luput dari Margin Call. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui dua penyebab Margin Call paling berbahaya dan menghindarinya.

Sekilas Mengenai Margin Call
Saat mulai terjun ke dunia trading forex, Anda akan akrab dengan istilah Margin Call. Ada berbagai kisah yang diceritakan oleh banyak trader mengenai "panggilan tidak mesra" ini, tetapi sangat sedikit yang membagikan tips bagaimana cara menghindari penyebab Margin Call. Sebelum berbicara lebih lanjut, sudah tahukah Anda seperti apa Margin Call yang sebenarnya?

Kebanyakan trader salah mengira bahwa Margin Call sama dengan Stop Out, dimana posisi yang sedang dibuka dan mengalami Loss akan secara otomatis ditutup oleh broker karena modal sudah tidak mencukupi. Hal ini tidak sepenuhnya benar, tetapi tidak sepenuhnya salah. Ada broker yang memberikan level Margin Call dan Stop Out-nya pada nilai yang sama, tetapi ada juga broker yang menyediakan batasan berbeda. Kuncinya adalah membaca dengan teliti penawaran broker mengenai Margin Call dan Stop Out.

Contohnya seperti ini:

Quote:
Jika Anda bertrading pada broker yang memberikan peraturan Margin Call Level 30% dan Stop Out Level 20%, berarti pada saat Margin Call Level (Equity/margin total x 100%) sudah mencapai 30%, maka Anda akan 'diperingatkan' oleh sistem broker untuk menambah dana. Dalam kasus ini, Anda masih bisa terus trading.
Namun apabila Anda mengacuhkan peringatan tersebut dan membiarkan kerugian hingga mengikis modal trading Anda hingga tersisa 20% saja (Stop Out Level), maka barulah posisi trading akan secara otomatis dihentikan. Di sinilah saat posisi trading yang terbuka secara otomatis akan tertutup.

Nah, sekarang Anda tahu apa itu Margin Call yang benar. Margin Call bukanlah hal yang tiba-tiba terjadi, atau yang sering dikatakan oleh para trader awam sebagai "akal-akalan broker untuk menguras modal trading". Melalui perhitungan yang benar serta ketelitian, ada yang bisa dilakukan untuk menghindari penyebab Margin Call. Sebelum mengetahui cara menghindarinya, kita perlu tahu apa saja penyebab Margin Call tersebut.

Penyebab Margin Call Berasal Dari Diri Sendiri

Ada pepatah yang mengatakan, "Jika Anda mengenal musuh dan mengenal diri sendiri, Anda tidak perlu takut akan hasil dari seratus pertempuran. Jika Anda hanya mengenal diri sendiri tanpa mengenal musuh, pada setiap kemenangan yang Anda dapatkan, Anda juga akan mengalami kekalahan."

Dari petikan di atas, dapat disimpulkan bahwa ketidaksadaran terhadap diri sendiri adalah hal yang sangat berbahaya. Dalam trading forex pun demikian, karena kerugian besar yang sampai bisa mendatangkan Margin Call secara umum berasal dari kurangnya kesadaran diri trader terhadap kelemahannya.

Sekarang, tanyakanlah pada diri Anda sendiri: apakah Anda masih sering melakukan dua hal yang menjadi penyebab Margin Call ini?

1. Over Self-Confidence Alias Terlalu Percaya Diri
Self-Confidence (kepercayaan diri) dengan takaran yang benar memang mutlak diperlukan bagi seorang trader. Jika seorang trader tidak punya rasa percaya diri, tentu akan sulit meraih profit. Jangankan meraih profit, jika untuk membuka atau menutup posisi saja tidak memiliki kepercayaan diri, tentu trader tersebut tidak akan bergerak kemana-mana. Akan tetapi, perasaan percaya diri yang berlebihan juga berbahaya.

Anda baru saja mendapatkan profit besar? Selamat. Namun jangan lupa untuk tetap berdisiplin dengan Money Management yang dimiliki. Kecenderungan untuk kembali membuka posisi setelah mendapatkan profit, merupakan aksi berisiko yang tanpa disadari dapat menjadi penyebab Margin Call. Beberapa trader merasa sangat beruntung saat baru saja meraih profit dan merasa pasar sedang berpihak kepadanya, lalu 'mempertaruhkan' modalnya dengan membuka posisi baru yang berukuran lebih besar.

Over Self-Confidence bisa membuat trader menjadi terlalu berani untuk membuka posisi, bahkan di saat analisa yang dilakukannya terkadang tidak sesuai dengan kondisi pasar. Dengan berbekal keyakinan yang terlalu tinggi, biasanya trader yang terkena penyakit ini akan terus main hantam sesuai keyakinan dia, meskipun akibatnya berakhir dengan mengoleksi Floating negatif. Cepat atau lambat, Over Self-Confidence akan menjadi penyebab Margin Call datang menyapa.

2. Overtrading Alias Melakukan Trading Di Luar Kemampuan
Saat penyakit Over Self-Confidence melanda, maka biasanya diikuti dengan penyebab Margin Call berikutnya, yaitu Overtrading. Kalau keyakinan sudah terlalu berlebihan, maka melakukan Open Posisi akan lebih didasari oleh emosi, bukan lagi perhitungan matang. Trader jadi menganggap enteng aktivitas trading yang dia lakukan. Ketika salah meletakkan Stop Loss, bukannya rehat dan mengevaluasi diri, dia justru masuk ke pasar lagi. Jika masih salah juga, dia justru jadi semakin penasaran dan membuka posisi baru, kali ini dengan Volume yang lebih besar.

Pernah melakukan hal seperti ilustrasi di atas? Berarti Anda telah terjangkit penyakit Overtrading. Mungkin Anda pernah mendengar strategi trading dengan metode Martingale, dimana trader terus membuka posisi ketika memperoleh kerugian sampai mendapat keuntungan yang lebih besar. Akan tetapi, cara seperti itu bukanlah hal yang bisa dilakukan oleh trader pemula dengan modal terbatas.

Harus diingat kembali, trading forex bukanlah sebuah perjudian. Saat Anda membuka posisi, pastikan Margin yang Anda miliki kuat untuk menahan risiko kerugiannya. Hal ini terkadang susah untuk dilakukan, karena sifat penasaran manusia memang biasanya menuntut seseorang untuk selalu membuktikan bahwa hasil analisanya benar.

Tips Untuk Menghindari Penyebab Margin Call
Sebenarnya, tips untuk mencegah penyebab-penyebab Margin Call di atas cukup sederhana. Salah satunya adalah: Sebelum terjun ke akun riil, berlatihlah terlebih dahulu di akun demo. Jika aktivitas trading Anda pada akun demo saja sudah diwarnai dengan Over Self-Confidence dan Overtrading berkali-kali, jadikan hal itu sebagai Warning. Itu artinya, Anda harus melatih psikologi trading agar tidak mudah emosional dan menaruh posisi hanya berdasarkan perasaan. Pelajari artikel-artikel mengenai mencegah emosi trading serta belajarlah untuk mengakui kesalahan.

Tips yang lainnya adalah terus belajar mengenai manajemen risiko dalam forex, sehingga Anda dapat menyeimbangkan modal yang dimiliki dengan Margin yang sesuai. Mulailah melihat Margin Call sebagai tantangan yang harus mampu dihindari, bukan sebagai momok yang terus diingkari keberadannya, atau dianggap sebagai vonis mati dalam dunia trading. Jika Anda telah mempersiapkan diri untuk membatasi risiko sebelum bertemu dengan MC, maka aktivitas trading Anda akan terasa lebih menyenangkan.

Lalu bagaimana jika Anda sudah terlanjur kena Margin Call karena dua hal di atas? Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki diri dan tidak terjerumus ke jurang penyebab Margin Call yang sama? Kunci mengatasi masalah ini terletak pada kesadaran dan pengendalian diri Anda; pertama-tama, Anda mesti sadar telah terjerumus Over Self-Confidence dan melakukan Overtrading. Kedua, Anda harus belajar mengendalikan ego dan rasa ingin selalu benar. Bagaimanapun juga, trading forex bukan tentang benar atau salah, melainkan tentang seberapa besar dan konsisten profit bersih yang telah Anda kumpulkan.


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
Sponsored Links.
0
Sponsored Links.
9Club Situs Judi Online Terpercaya
  #602  
Old 11th March
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 973
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

7 Fakta Tentang Trading Tren Bagi Forex Pemula

Dengan pemantauan hati-hati, Anda bisa menganalisa pergerakan pasar, mengkonsultasikan pola-pola sebelumnya, dan akhirnya, menentukan posisi yang akan menang.

Trading tren di pasar forex adalah sebuah strategi simpel yang bisa dilakukan dengan melihat ke pergerakan chart. Dengan pemantauan hati-hati, Anda bisa menganalisa pergerakan pasar, mengkonsultasikan pola-pola sebelumnya, dan akhirnya, menentukan posisi yang akan menang.

Bagi pemula di industri ini, kemudahan bertrading tren merupakan keuntungan. Namun demikian, teknik-teknik dasar tidak selalu menjadi yang berlaba paling besar. Jika Anda telah menggambarkan sebuah trading sukses, dan kemungkinan, karir trading yang menguntungkan dalam jangka panjang, mengapa tidak mencari tahu lebih banyak tentang pendekatan ini?

Berikut ini tujuh fakta tentang trading tren di pasar forex:

Hanya ada tiga tipe tren: uptrend, downtrend, dan flat-trend.

Trading trend disebut-sebut sebagai strategi yang amat menguntungkan, terutama bagi pemula. Karena pendekatannya yang lugas, strategi ini menyingkirkan banyak kebingungan dan keraguan di kalangan trader yang belum berpengalaman.

Tren dapat ditentukan dengan akurat meski tanpa indikator teknikal; jika price action yang ditemukan mempengaruhi pasar, maka itu adalah sinyal yang kuat untuk membuat keputusan.

Karena reversal (pembalikan) tren bisa terjadi dengan cepat, maka pekerjaan Anda adalah untuk menyusun keputusan dengan cepat juga. Begitu Anda mendapatkan petunjuk sekecil apapun bahwa arah pergerakan harga akan berubah, maka pilihlah diantara dua pilihan: (1) menentukan exit point (dimana Anda akan menutup posisi trading) dan (2) membuka trading di entry point yang berada di arah berbeda.

Karena trading tren bisa membantu Anda menetapkan posisi entry dan exit yang kuat, maka ini dianggap sebagai strategi forex yang bermanfaat. Selama Anda menyadari bahwa reversal tren bisa terjadi secara tiba-tiba, Anda bisa menghasilkan profit besar dalam transaksi yang dilakukan. Namun demikian, persiapkan diri Anda untuk fakta bahwa tren bisa berakhir. Karena, ketika tren berakhir, maka seperti kata pepatah, "tren tidak lagi akan menjadi teman Anda."

Langkah yang paling penting dalam trading tren adalah mengidentifikasi tren yang layak untuk diikuti. Evaluasi kehandalannya dengan menganalisa unsur dasarnya, karakter, manfaat, dan halangannya. Begitu tren yang layak diikuti telah ditentukan, Anda bisa dengan jelas menciptakan sebuah strategi yang melibatkan posisi-posisi entry dan exit terbaik.

Sebuah pendekatan trading tren yang efektif adalah dengan menaikkan level-level stop; setelah posisi entri pertama dipertimbangkan, strategi selanjutnya adalah dengan menaikkan posisi entri. Ide yang melatarbelakanginya adalah agar bisa menempuh trading bebas risiko di posisi-posisi trading berikutnya. Khususnya, Anda harus menghasilkan profit yang cukup besar dari posisi entri pertama untuk mengurangi dampak dari potensi kerugian pada posisi trading dari entri yang dibuka setelahnya.


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #603  
Old 12th March
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 973
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Optimisme Brexit Memicu Aksi Buy Sterling

GBP/USD melanjutkan tren positifnya, dan diperkirakan masih bergerak bullish ke sekitar level tertingginya pada bulan Januari.

Analisa Fundamental

Sterling kembali memperpanjang tren positifnya setelah beredar berita bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May berhasil mendapatkan sebuah jaminan dari Uni Eropa mengenai rencana Brexit-nya.

Sejalan dengan berita tersebut, David Lidington juga menyatakan bahwa May telah berhasil mendapatkan "perubahan yang mengikat secara hukum", yang mana hal tersebut akan "memperkuat dan meningkatkan" kesepakatan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa. Selain itu, May juga memberikan pernyataan bahwa "sekarang adalah saatnya untuk bersatu, untuk mendukung kesepakatan Brexit yang lebih baik ini, serta untuk memenuhi instruksi rakyat Inggris".

Beredarnya kabar positif mengenai proses Brexit yang penuh drama pada beberapa bulan ini, memberikan secercah harapan bahwa May masih berpeluang mendapatkan persetujuan dari parlemen sebelum 29 Maret mendatang.

Analisa Teknikal
Proyeksi GBP/USD Menjelang Voting

Sempat naik hingga mendekati level tertinggi bulan Februari, pasangan mata uang GBP/USD dilanda aksi profit-taking investor menjelang penutupan perdagangan sesi Asia hari ini (12/Maret), di mana pergerakan harga pada saat ini tengah kembali terkoreksi, tapi diperkirakan masih berpotensi untuk kembali bullish.

Quote:
Rekomendasi
Entry Buy: 1.31636
Take Profit: 1.33668
Stop Loss: 1.29604

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #604  
Old 12th March
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 973
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Apa Itu Spekulator Pasar?

Apa itu spekulator pasar? Apa perbedaannya dengan investor dan gambler? Simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut ini.

Banyak orang yang tidak menyadari kalau dirinya seorang spekulator. Setiap transaksi yang dilakukan trader akan memiliki kemungkinan apakah permainannya berbentuk spekulasi atau tidak. Di artikel ini, kita akan membahas ciri khusus yang dilakukan oleh seorang spekulator, dan apa itu spekulator pasar.

Dalam pemahaman sederhananya, spekulator adalah seorang trader yang tak ragu menggunakan risiko besar untuk mendapatkan hasil besar. Spekulator pasar berani mengambil risiko besar untuk mengantisipasi pergerakan pasar, dengan harapan meraih hasil besar dengan cepat.

Membedah Spekulator Pasar Lebih Dalam
Secara harfiah, spekulasi berasal dari kata specula dalam bahasa Latin, yang berarti sebuah menara pengamatan. Munculnya istilah spekulator didasarkan pada keinginan seorang trader untuk mengamati dan memprediksi harga di masa depan, saat volatilitas pasar sedang tinggi. Aktivitas itu juga berangkat dari keyakinan jika sebuah transaksi dapat menghasilkan profit tinggi, meskipun indikator bisa jadi berkata lain.

Banyak pihak percaya bahwa semua bentuk investasi itu dapat dikatakan sebagai spekulasi, mengingat tidak ada yang benar-benar tahu kemana dan sampai mana market akan bergerak. Namun pada kenyataannya, istilah spekulasi biasanya lebih digunakan pada transaksi yang melibatkan risiko besar. Hal ini tentunya berbeda dengan investor yang selalu mengutamakan pengendalian risiko agar bisa mendapatkan konsistensi dalam jangka panjang.

Menurut John Maynard Keynes, spekulasi adalah sebuah seni untuk mengetahui pergerakan market, bahkan saat market-pun belum mengetahuinya. Contohnya, seorang spekulator pasar membeli 1 lot EUR/USD ketika pasangan ini sedang dalam perjalanan turun. Tindakan melawan arus itu dilakukan atas dasar anggapan bahwa harga (kemungkinan) telah sampai pada titik jenuh jualnya, dan akan naik tak lama lagi.

Seorang spekulator pasar biasanya pandai dalam menganalisa dari sisi fundamental dan teknikal. In any case, spekulator tidak membuka posisinya sambil menutup mata. Jika dilihat dari lamanya membuka posisi, spekulator pasar hampir mirip dengan trader pada umumnya. Ada yang membuka posisinya dalam hitungan menit, ada pula yang membuka posisinya dalam hitungan jam, hari, hingga minggu dan bulan.

Selain itu, spekulator pasar juga biasanya hanya melakukan transaksi pada beberapa instrumen saja. Biasanya, para spekulator hanya menguasai 1 pasangan mata uang. Kapan dan di manapun Anda melihatnya, mereka hanya akan membuka dan mengeksekusi posisi mereka pada pasangan tersebut. Hari demi hari akan dihabiskan dengan mengamati dan memahami pergerakan pasangan tersebut. Dengan tingkat keuletannya, mereka bisa mendapatkan keuntungan ganda dengan menjual dan membeli pasangan tersebut pada titik-titik krusial.

Antara Investor, Spekulator, Dan Gambler
Dikutip dari buku The Intelligent Investor karya Benjamin Graham, investor adalah mereka yang melakukan suatu tindakan dengan analisis mendalam, serta mengutamakan keselamatan modal pokok dan pengembalian memadai. Aktivitas di luar itu berarti dilakukan oleh spekulator pasar.

Dari pengertian di atas, jika ditarik garis pemisah antara investor dan spekulator, terdapat sebuah celah kecil. Celah ini muncul pada money management. Investor akan mementingkan keselamatan modal serta return yang baik terlebih dahulu, sebelum berinvestasi pada suatu pasangan mata uang. Sementara itu, spekulator tidak begitu. Kebanyakan spekulator tanpa pikir panjang akan masuk dalam jumlah lot yang sangat besar tanpa perhitungan terlebih dahulu. Selain itu, dikutip dari Investopedia, kebanyakan investor beroperasi dalam jangka waktu lama jika dibandingkan dengan spekulator.

Meskipun begitu, seperti telah dijelaskan di atas, tidak ada yang benar-benar bisa mengetahui ke arah mana pasar akan bergerak, sehingga segala bentuk investasi itu juga merupakan spekulasi. Selain itu, perbedaan paling realistis antara investor dan spekulator pasar ada pada perilaku mereka terhadap pergerakan pasar. Bagi para spekulator, tindakan antisipasi dan pengambilan keuntungan cepat dari pasar dengan fluktuasi tinggi merupakan hal utama. Sedangkan investor tidak terlalu mengambil pusing akan fluktuasi pasa. Mereka sadar bahwa cepat atau lambat harga pasti akan bergerak ke arah prediksi mereka.

Saking tipisnya celah antara investor dan spekulator pasar, ada ungkapan kecil di internet yang berbunyi, "Seorang spekulator hanyalah nvestor yang mengambil risiko besar agar bisa mendapatkan keuntungan besar."

Hal paling berbeda dari keduanya adalah gambler atau mungkin lebih akrab di telinga kita sebagai pejudi. Gambler hanya benar-benar memanfaatkan faktor keberuntungan dan insting pada dirinya. Hal inilah yang sering salah dianggap oleh orang-orang. Banyak orang menyamakan spekulator dengan gambler, padahal spekulator bisa meraih untung miliaran Dolar AS dari hasil spekulasinya, sedangkan gambler hanya bisa profit saat sedang untung. Mereka tidak melakukan analisa ataupun spekulasi, hanya sekedar mengandalkan insting. Jadi kalau sedang apes? Ya siap-siap saja menangguk kerugian besar.

Contoh Spekulator Pasar Terkenal

Berikut adalah beberapa contoh spekulator sukses yang membukukan keuntungan besar dari hasil spekulasinya, serta beberapa sosok yang gagal hingga mengalami kebangkrutan.

Contoh Spekulator Sukses
Andrew Krieger Dan Serangannya Terhadap Dolar NZ
Pada tahun 1987, Andrew Krieger berhasil membukukan keuntungan sejumlah ratusan juta Dolar dari hasil spekulasinya pada Dolar Kiwi. Hal ini bermula dari kehancuran yang terjadi pada pasar saham waktu itu, tepatnya ketika Black Monday membuat Dolar AS terjungkal terhadap hampir seluruh mata uang mayor lainnya. Di saat trader lain sibuk menjual Dolar, Krieger melihat potensi pada Dolar New Zealand. Ia menganggap jika kenaikan pada pasangan mata uang NZD/USD saat itu sudah diambang batas fundamental maupun teknikal, sehingga harus diturunkan.

Dari analisa singkat itu, Krieger dikabarkan menggunakan dana yang sangat besar hingga memaksa Kiwi turun keluar dari zona supply-nya. Penurunan ini disambut baik oleh pengguna pasar lainnya, dan NZD/USD mengalami kemerosotan hampir 5%. Dari penurunan ini, Krieger mendapatkan keuntungan sebesar 300 juta Dolar AS dan menjadi contoh spekulator sukses.

George Soros Dan Upaya Penghancuran Pound
Pada tahun 1992, tepatnya tanggal 6 September dikenal luas sebagai Black Wednesday. Berbeda dengan Krieger yang baru memanfaatkan Black Monday, George Soros adalah contoh spekulator sukses yang memicu terjadinya Black Wednesday. Ia berhasil meraup 1 miliar Dolar AS dan 'memaksa' pemerintah Inggris untuk keluar dari European Exchange Rate Mechanism (ERM).

Kejadian itu berawal dari keinginan pemerintah Inggris yang ingin mempertahankan tingginya nilai Pound saat itu. Namun dengan tingginya suku bunga dan inflasi, George Soros merasa bahwa nilai itu sudah terlewat tinggi. Dengan bermodalkan dana yang sangat besar, Soros mengambil keputusan untuk menjual Pound. Hal ini diketahui dan berusaha dilawan oleh pemerintah Inggris. Dengan kebijakannya menaikkan suku bunga hingga 2 digit, pemerintah berusaha menarik investor agar tetap berinvestasi pada Pound. Pemerintah Inggris akhirnya menarik diri dari transaksi ini, ketika menyadari bahwa usaha tersebut hanya akan menambah hutang jangka panjang. Buntutnya, mereka pun melepaskan diri dari ERM.

Contoh Spekulator Gagal
Jesse Livermore Raja Spekulator Yang Berakhir Tragis
Jika Anda seorang trend follower, pasti mengenal contoh spekulator terkenal yang satu ini. Jesse Livermore biasanya dikenal sebagai bapak trend follower serta raja spekulator. Ia telah menelan asam garam trading sebagai spekulator pasar.

Bermula dari kesuksesan membukukan keuntungan sebesar 3 juta Dolar AS pada tahun 1907, Jesse dipaksa mengakui kebangkrutannya 3 tahun kemudian setelah kehilangan hampir 90% total profitnya. Hal ini terjadi karena keputusannya untuk terus menambahkan posisi pada sebuah posisi trading dengan potensi risiko tinggi.

Memulai kembali dengan sedikit modal, Jesse Livermore berhasil mengantongi profit fantastis saat dirinya sukses memprediksi crash yang terjadi pada tahun 1929. Konon, profitnya berjumlah hampir 100 juta Dolar AS, yang saat itu membuatnya masuk ke dalam daftar 10 orang terkaya dunia.

Jika Anda pikir ini adalah akhir yang menyenangkan maka Anda telah salah. Jesse kembali kehilangan uangnya 18 bulan kemudian. Merasa telah menjadi penguasa dunia, Jesse berniat mengulangi kesuksesannya setahun lalu. Namun untuk saat itu, Jesse menderita kerugian penuh pada akun tradingnya hingga terpaksa berhutang pada broker sebesar 5 juta Dolar AS untuk menambal posisinya yang merugi. Hidup Jesse berakhir tragis saat dirinya memutuskan untuk bunuh diri pada tahun 1940 di sebuah hotel di New York.

John Meriwether: From Zero To Hero And Back To Zero

John Meriwether terkenal akan kisahnya saat bekerja di Long-Term Capital Management (LCTM). LCTM merupakan sebuah lembaga hedge fund yang bertugas mengumpulkan dana dari investor untuk diolah. John merupakan salah satu manager hedge fund di sana. Berbekal teori Fixed Income Arbitrage temuannya, John mampu secara rutin menghasilkan keuntungan sebesar 40% per-bulan.

Hasil yang besar dan konsisten ini sayangnya harus berakhir pada tahun 1998. Krisis yang terjadi saat itu menyebabkan kerugian besar pada LCTM. Dengan total kerugian mencapai 4.6 miliar USD, LCTM terpaksa dibubarkan pada tahun 2000. Hingga saat itu, belum diketahui dengan jelas penyebab bangkrutnya LCTM, mengingat event tersebut berdekatan dengan krisis finansial.

John kemudian membuka lembaga hedge fund yang diberi nama JWM Partners. Dengan metodenya yang memanfaatkan leverage besar, John berhasil membukukan keuntungan hingga 3 miliar USD. Namun sayangnya, keuntungan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang 2 tahun dari prestasinya, John kembali menderita kerugian besar yang membuat lembaga hedge fund-nya harus ditutup lagi.

Dari sinilah banyak orang yang baru sadar bahwa John merupakan contoh spekulator gagal. Hingga saat ini, John hanya dianggap sebagai seorang hedge fund manager biasa yang suka berspekulasi.

Belajar Menjadi Spekulator Pasar

Jika Anda saat ini adalah seorang trader forex, maka pada dasarnya Anda harus memilih termasuk pada golongan mana Anda saat ini. Jika Anda memilih menjadi spekulator, maka ada baiknya memulai dengan konsentrasi hanya pada satu pasangan mata uang saja. Habiskan waktu Anda melakukan analisa teknikal maupun fundamental pada pair tersebut; pahami setiap pergerakan dan maksud akhir dari pergerakan tersebut.

Mengenai kurang terjaganya aspek Money Management dari seorang spekulator, ada baiknya jika Anda menyediakan uang dan akun khusus untuk melakukan spekulasi. Namun tetap gunakan akun utama Anda dengan mengatur MM dengan baik. Hasil dari akun utama inilah yang baiknya Anda salurkan sebagian ke akun spekulasi untuk tetap bisa berlatih. Siapa tahu mungkin Anda bisa menjadi the next Krieger atau meniru contoh spekulator sukses seperti George Soros yang menerapkan teori refleksif.


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #605  
Old 12th March
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 973
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Ulasan Saham 12 Maret: Menu Trading Saham Hari Ini

Setelah melemah dalam beberapa hari terakhir, apakah indeks hari ini berpeluang Rebound? Lalu, saham-saham apa saja yang patut diperhatikan untuk hari ini? Simak ulasannya.

IHSG View
Masih minimnya sentimen positif di awal pekan membuat investor tidak memiliki pilihan lain kecuali melakukan aksi jualnya. Pekan ini, cukup banyak data makro penting akan dirilis dan bisa menjadi sentimen bagi investor. IHSG turun -0.26% pada Senin (11/03).

Beberapa sektor yang mendorong penurunan IHSG bisa lihat di bawah ini:

Pertanian -0.73%
Infrastruktur -0.49%
Industri Dasar -1.14%


Macro View

Beberapa waktu yang lalu Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2019 dan tahun 2020. Dalam laporan interimnya, OECD memperkirakan ekonomi dunia di 2019 hanya tumbuh 3.3% dan di 2020 tumbuh 3.4%. Penurunan ini disebabkan adanya sengketa dagang dan ketidakpastian Brexit yang diperkirakan akan mempengaruhi perdagangan dunia.

Update: Setelah melemah dalam beberapa hari terakhir, indeks ada potensi untuk segera Rebound dipicu oleh membaiknya pasar saham regional dan global. Rupiah sedikit menguat terhadap USD dan investor tengah menunggu data makro terkait ekspor dan impor di tengah pekan nanti. Brexit Deal juga dapat mengubah suasana pasar saham jika European Commission dapat merubah agreement yang lebih mengatur fleksibilitas antara Inggris dan EU.

Beberapa sektor kami lihat belum akan tampil outperform di hari ini, sehingga yang cukup memiliki peluang naik ialah sektor barang konsumsi dan perdagangan.

Integra Indocabinet (WOOD) menargetkan pertumbuhan penjualan tahun 2019 sebesar 50% YoY. Sementara margin laba bersih diproyeksikan pada kisaran 10%-12%. Perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi dari saat ini yang sebesar 41.650 kubik.
Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMFI) menargetkan pendapatan tahun 2019 di atas USD500 juta. Perseroan menargetkan pertumbuhan bisnis berkelanjutan, serta mempertahankan target pertumbuhan double digit di 2019 ini dengan laba bersih yang diharapkan tumbuh dari tahun 2018 di tengah agresifitas pasar.
Teknikal

Terkonfirmasi melewati garis MA50 ke bawah, saat ini indeks diharuskan untuk bertahan di support 6,300-an, jika gagal maka tren bearish reversal akan semakin kuat. RSI 36.2% (jenuh jual) dan berada di lower band Bollinger Band.

Ulasan Saham 12 Maret: Menu Trading

Jakarta Composite Index Snapshot

Range IHSG: 6,350-6,410

Prediksi: Bullish



Saham-Saham Pilihan
1. KLBF (Kalbe Farma)

Last price: 1,520

Berada di Middle Band dan harga bertahan di zona konsolidasi. Cukup baik dengan price movement yang tengah mengukur level supportnya saat ini (1,480-1,500).

Action: Wait and See, Buy If Break 1,535

TP: 1,570 dan 1,610
Support: 1,500
Cutloss: 1,480
Area Buy: 1,530-1,535


2. ASII (Astra Internasional)

Last price: 7,175

Masih berada di bawah MA200 dan MA5 bergerak di bawah MA200. RSI 24.7% (jenuh jual), sebaiknya tunggu dulu jika memang berminat sekali di saham ASII ini, tunggu harga bisa stabil di atas 7,500. Bisa beli di sekitar harga tersebut.

Action: Wait and See

TP: 7,650 dan 7,800
Cutloss: 7,050


3. WIKA (Wijaya Karya)


Last price: 1,820

Harga bertahan di konsolidasi Bullish-nya, jika berhasil melewati 1,870 maka berpotensi ke level 1,950 dan 2,000. Volume beli stabil saat ini.

Action: Hold

TP: 1,950 dan 2,000
Support: 1,760
Cutloss: 1,725
Area Buy: 1,760-1,780


4. ITMG (Indo Tambangraya Megah)

Last price: 23,025

Berada di atas MA5 dan di upper band Bollinger Band, volume beli cukup tinggi dan konsolidasi Bullish di jangka pendeknya.

Action: Hold
  • TP: 23,300 dan 23,600
  • Support: 22,000
  • Cutloss: 21,250
  • Area Buy: 22,000-22,150

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #606  
Old 13th March
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 973
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Cara Exit Posisi Untuk Trader Tren

Bagi Trader, cara exit posisi memunculkan banyak pertanyaan seperti, bagaimana menentukan target profit? Perlukah buka-tutup posisi setiap kali harga terkoreksi?

Trader Tren adalah para trader yang berupaya untuk mendapatkan keuntungan dengan menganalisa momentum pergerakan harga ke suatu arah tertentu. Sering disebut juga sebagai Trend-Follower, Trader Tren akan buka posisi long ketika harga mengarah ke atas (uptrend), atau posisi short saat harga sedang bergerak ke bawah (downtrend). Namun, cara exit posisi untuk trader tren bisa menimbulkan dilema.

Ketika seorang trader memutuskan untuk menggunakan pendekatan trading mengikuti trend (trend-following) dalam karir trading-nya, maka muncullah beberapa pertanyaan penting. Perlukah buka-tutup posisi setiap kali harga yang sedang reli mengalami koreksi? Atau sebaliknya, perlukah mempertahankan posisi floating hingga tren berakhir? Pendekatan mana yang menawarkan cara exit posisi paling baik?

3 Cara Menentukan Target Profit Untuk Trader Tren
Cara exit posisi diawali dengan penentuan target profit. Ada bermacam-macam tools dan indikator yang bisa digunakan untuk menentukannya. Namun, ada tiga cara menentukan target profit untuk trader tren yang paling populer, yakni Equal Waves, Fibonacci Extension, dan Pivot Points. Berikut penjelasannya.

1. Equal Waves
Sesuai namanya, Equal Waves didasarkan pada ekspektasi bahwa "gelombang" pergerakan harga yang akan datang bakal menyerupai gelombang sebelumnya. Begitu seorang trader telah mengidentifikasi sebuah koreksi atau titik entry tren, maka ia hanya perlu mengukur panjang tren sebelumnya. Umpama panjang tren sebelumnya adalah 100 pips, maka trader bisa menggunakannya sebagai target berikutnya.

Metode ini bisa digunakan pada tren yang kuat maupun lemah. Hanya saja, perlu diperhatikan bahwa semakin besar target profit yang disasar, maka trader perlu mengantisipasi volatilitas lebih besar serta waktu pencapaian target lebih lama.

2. Fibonacci Extension
Fibonacci Extension pada dasarnya dikembangkan dari pendekatan Equal Wave, tetapi lebih mudah untuk disesuaikan dengan kondisi pasar. Fibonacci Extension sendiri merupakan kepanjangan dari level-level Fibonacci Retracement.

Pada gambar di bawah ini, nampak beberapa level kunci pada Fibonacci Extension seusai sebuah tren bearish pada pair EUR/USD. Target profit biasanya diambil dari titik 61.8%, 100% atau Equal Wave, 161.8%, 200%, atau 261.8% (level 200% dan 261.8% berada jauh di bawah 161.8%, tidak nampak dalam gambar).

3. Pivot Points

Terlepas dari popularitas dua metode di atas, Pivot Points bisa jadi lebih efektif untuk penentuan exit posisi bagi trader jangka pendek. Walaupun, trader jangka panjang juga bisa memanfaatkan Pivot mingguan (Weekly Pivots) atau Pivot bulanan (Monthly Pivot).

Pivot Points dibentuk dari level-level harga pembukaan (Open), tertinggi (High), terendah (Low), dan penutupan (Close) dalam suatu periode waktu, yang kemudian biasanya dikalkulasi untuk memunculkan level R2, R1, Pivot, S1, dan S2. Dalam kondisi pasar uptrend, target biasanya dipatok berdasarkan R1 dan R2. Sedangkan pada downtrend, S1 dan S2 yang digunakan sebagai patokan target profit.

Jangan Lupa Untuk Melindungi Profit
Ketika menetapkan target yang jauh hingga ratusan pips dari harga pembukaan, maka Trader Pengikut Tren menanggung risiko harga berbalik. Meski tetap berharap harga akan berlanjut non-stop sesuai arah tren dasarnya, tetapi realitanya, tak ada reli yang mulus terus. Kita pun tak pernah tahu kapan harga akan berbalik. Dalam hal ini, maka langkah-langkah protektif perlu diambil. Pada umumnya, ada dua hal yang bisa dilakukan:

Menggeser Stop Loss secara manual setelah harga bergerak melampaui level entry, agar minimal bisa Break Even atau melindungi profit yang telah diperoleh.
Memasang Trailing Stop saat open order.
Salah satu dari kedua hal ini perlu menjadi bagian dari rencana cara exit posisi yang dibuat oleh seorang trader tren sejak sebelum open posisi (OP).

Taati Sistem Dan Bersabar

Ada beberapa hal yang meskipun sudah umum, tetapi kadang-kadang trader alpa. Salah satunya adalah bahwa kita tak perlu mengambil semua peluang trading yang muncul. Umpama ada 10 sinyal trading dalam sehari, tak berarti kita harus pula open 10 posisi.

Faktanya, trader termasyhur Jesse Livermore mengatakan, "Hasrat untuk terus beraksi tak peduli bagaimana kondisi yang mendasari, telah mengakibatkan banyak loss di Wall Street, bahkan diantara para trader profesional, yang merasa mereka harus mendapatkan uang setiap hari, seakan-akan mereka bekerja untuk mendapatkan gaji biasa."

Jadi, jangan terburu nafsu. Seorang Trader Tren tak perlu buka-tutup posisi setiap kali harga yang sedang reli mengalami koreksi, biarpun yakin harga pasti trending ke suatu arah tertentu. Ingat-ingatlah untuk hanya mengambil peluang trading dengan potensi risk/reward paling optimal sesuai dengan sistem, dan bersabarlah untuk mencapai hasil akhir yang diinginkan.

Demikian pula, tak perlu terlampau berambisi mengejar akhir tren; close saja posisi jika sistem trading sudah mengingatkan untuk berhenti, karena sudah waktunya tren berbalik atau sebab lainnya. Cara exit posisi itu sesungguhnya sederhana; hanya saja, psikologis trader yang seringkali tergoda untuk tidak disiplin itu perlu "dijinakkan".


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #607  
Old 13th March
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 973
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Empat Konsep Dalam Trading Forex

Salah satu kunci sukses dalam trading di pasar forex adalah kesabaran. Jika persepsi awal kita tentang trading forex adalah jalan pintas untuk cepat kaya, maka kita harus siap kecewa.

Salah satu kunci sukses dalam trading di pasar forex adalah kesabaran. Jika persepsi awal kita tentang trading forex sudah salah kaprah dengan menganggap pasar forex adalah jalan pintas untuk cepat kaya, maka kita harus siap menerima kekecewaan yang serius. Jika ada broker yang menjamin bahwa kita bakalan bisa profit besar jika trading di perusahaannya karena fasilitas dan aturan trading yang paling aman dan nyaman, kenapa tidak semua trader membuka account di broker tersebut? Tujuan akhir broker dan kita sebagai trader adalah sama, yaitu berusaha semaksimal mungkin memperoleh profit. Pada dasarnya faktor utama untuk sukses dalam trading forex bukan pada broker atau kondisi pasar, tetapi ditentukan oleh diri kita sendiri, mental kita, cara pikir dan emosi kita dalam trading.

Tulisan ini adalah pemaparan 4 konsep dalam trading di pasar forex oleh Sam Evans, seorang pengajar pada Online Trading Academy berdasarkan pengalamannya menimba ilmu dari para trader profesional.

Empat Konsep Dalam Trading Forex

Selain bersiap sedia untuk sabar, kita juga wajib mengedukasi diri kita dengan sebanyak mungkin pengetahuan tentang pasar, pergerakan harga dan managemen resiko sebagai bekal senjata kita. Jangan melupakan juga untuk mengetahui lebih detail tentang terminologi dan peraturan dalam trading forex yang digunakan oleh broker pilihan kita.

Pasar forex dan cara untuk sukses dalam trading forex memang tidak mudah dipahami oleh karena itu kita harus terus selalu mengevaluasi hasil trading dan terus belajar. Ada 4 konsep yang sebenarnya lebih merupakan cara pikir yang perlu kita terapkan sebagai seorang trader forex:

1. Persentase profit tinggi tidak sama dengan sukses
Salah satu bagian dalam trading forex yang sering disalah-artikan adalah persentase profit atau Win Rates. Dalam prakteknya, para trader pemula selalu terobsesi oleh jumlah frekuensi profit dan loss. Mereka mengira bahwa dengan semakin seringnya memperoleh profit, akan semakin cepat pula mencapai target profit bulanan atau tahunan sesuai dengan rencana yang diproyeksikan.

Dalam kenyataannya, itu adalah cara pikir yang salah. Dalam trading forex, hubungan profit dan waktu tidaklah linier, artinya tidak sepanjang waktu kita bisa selalu profit walaupun metode dan strategi trading kita sudah teruji dengan memuaskan. Kenyataan pahitnya adalah kita bisa memperoleh profit 99% dalam sepanjang waktu kita bertrading, tetapi mengalami loss besar hingga mengalami margin call dalam sekali trade.

Hanya dengan memahami bahwa kita bisa mengalami loss setiap saat, dan dengan menjaga loss kita sekecil mungkin, maka kita akan bisa konsisten di trading forex. Hal yang penting diperhatikan adalah statistik perbedaan antara frekuensi rata-rata profit dan rata-rata loss. Jika frekuensi rata-rata profit lebih besar daripada loss-nya maka bisa disimpulkan bahwa kita telah memiliki pegangan yang cukup kuat baik dalam cara pikir maupun metode dan strategi trading yang bisa selaras dengan karakteristik pasar forex.

2. Harga pasar menentukan segalanya
Jika Anda bertanya pada seorang trader berpengalaman atau trader profesional tentang bagaimana cara dia membaca chart dan indikator apa saja yang dipakai untuk menentukan posisi trading, Anda mungkin mengharapkan jawaban tentang berbagai macam indikator teknikal dan pola-pola (patterns) pergerakan harga. Lebih afdol lagi jika disertai juga dengan penjelasan matematis yang komplek. Asumsi seperti ini biasa pada kebanyakan trader yang berpandangan bahwa trading forex yang serius mesti komplek dan rumit.

Jika trader yang Anda tanya itu mau menjawab dengan jujur, pastilah jawabannya sama sekali berlawanan dengan yang Anda harapkan. Dalam kenyataannya, semakin kecil seorang trader bergantung pada indikator teknikal dan sinyal trading, semakin besar dia fokus dan memperhatikan indikator sejati di atas semua indikator, yaitu harga pasar itu sendiri.

Tidak peduli alat atau indikator apapun yang Anda gunakan untuk mendeteksi pasar dan membuka posisi trading, semuanya memerlukan data dari harga pasar untuk memberi hasil output pada Anda. Harga pasar akan selalu bergerak terlebih dahulu sebelum indikator memberi hasil output atau sinyal-sinyal trading. Trader yang telah banyak pengalamannya selalu berfokus pada apa yang diisyaratkan harga pasar dari waktu ke waktu dan sedikit bergantung pada indikator teknikal.

Pembahasan mengenai indikator teknikal dan harga pasar bukanlah seperti debat telur dan anak ayam, mana yang duluan, tetapi lebih pada sebab dan akibat.

3. Aturan trading yang telah kita buat tidak bisa dilanggar
Kita tentu tahu bahwa trader yang selalu profit dengan konsisten mempunyai aturan yang dibakukan dalam rencana tradingnya. Aturan itu bisa berupa langkah-langkah untuk membuka posisi, metode analisa atau strategi apapun yang sesuai dengan hasil uji coba yang telah maksimum. Kita tahu bahwa kita tidak bisa mengendalikan pasar, maka kita mesti mengendalikan diri kita sendiri dengan secara disiplin mengikuti aturan trading yang telah kita buat, terutama untuk mencegah resiko yang lebih besar. Jika kita langgar, walau cuman ‘sekali-kali’, maka yang akan kita rugikan adalah diri kita sendiri.

4. Kita tidak tahu apa-apa tentang pergerakan harga selanjutnya
Fokus dan perhatikan kondisi pergerakan harga pasar saat sekarang saja. Tidak seorangpun bisa memprediksi dan tahu dengan pasti arah pergerakan harga selanjutnya. Merasa bisa memprediksi arah pergerakan harga adalah cara pikir yang sama sekali keliru. Anda bisa merencanakan berdasarkan keadaan pasar secara obyektif dengan menentukan stop loss dan target profit. Apa yang terjadi setelah itu diluar kendali Anda, dan Anda hanya akan mengalami loss atau profit yang layak dan sesuai kehendak Anda. Cobalah memahami kenyataan ini dan pada akhirnya Anda akan memahami karakter pergerakan harga pasar yang sebenarnya seperti para trader profesional.

Walau telah menerapkan cara pikir seperti tersebut diatas, masih belum ada jaminan pasti bahwa Anda akan sukses dalam trading, tetapi jika cara pikir Anda berlawanan dengan konsep di atas maka dijamin Anda bakal sulit meraih sukses dalam trading forex.


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #608  
Old 13th March
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 973
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Belajar Untuk Profit Tanpa Fokus Pada Profit

Jika ingin profit yang konsisten, trader dilarang berfokus pada profit. Mengapa demikian?

Salah satu tantangan terbesar bagi para trader forex adalah bagaimana agar bisa profit secara konsisten. Bagaimanapun juga, apalah artinya bertrading valas, jika bukan untuk menghasilkan uang? Sayangnya, bagi kebanyakan trader, target ini begitu sukar dicapai hingga banyak diantaranya mempertanyakan apakah benar-benar mungkin untuk menghasilkan profit secara reguler. Tentu saja bisa, dan trader manapun bisa profit secara konsisten dengan bertrading valas jika mereka mengikuti teknik-teknik mudah berikut ini:

Jika Anda ingin profit secara konsisten, maka jangan fokus pada profit. Meski ini kedengarannya paradoks dan kontradiktif, faktanya ada prinsip dasar yang kuat dibalik ide ini. Trader yang hanya berfokus pada profit justru tidak pernah profit karena mereka bertindak dengan memperturutkan gerak hati mereka saja. Mereka cenderung mengambil sudut pandang jangka pendek dan, karenanya, mereka mulai putus asa ketika sekali waktu mereka gagal mendapat profit.

Ketimbang berpikir tentang profit, berfokuslah pada memperbaiki teknik trading Anda. Semakin baik Anda sebagai trader, semakin banyak profit yang bisa Anda dapatkan dalam jangka panjang.


Jangan bertrading hanya karena merasa harus bertrading. Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh para trader pemula adalah over-trade, artinya mereka merasa mereka perlu bertrading setiap hari, seakan-akan trading adalah pekerjaan harian. Namun, para trader yang lebih berpengalaman dan bijak tahu bahwa berapa banyak Anda bertrading itu tidak penting, justru yang lebih penting untuk dipertimbangkan adalah seberapa efektif Anda dalam bertrading. Satu trading yang Anda menangkan bisa mengungguli sepuluh trading dimana Anda loss atau break even.

Karenanya, buatlah sebuah rencana trading yang bagus dimana Anda merumuskan panduan tentang kapan akan bertrading serta aturan-aturan untuk masuk (enter) atau keluar (exit) suatu posisi trading. Selain itu, Anda juga perlu membangun disiplin diri untuk mentaati sistem trading Anda serta tidak bertindak emosional ketika situasi tidak berjalan seperti yang Anda harapkan.

Belajarlah untuk memandang jangka panjang. Sangat penting bagi trader untuk memahami bahwa mereka tidak akan bisa profit terus menerus. Akan ada masanya mereka mengalami serangkaian trading loss. Yang penting bukanlah bisa profit di setiap trading, melainkan bagaimana agar profit dalam jangka panjang.

Daripada panik ketika mengalami loss, lebih baik berfokus pada belajar dari kesalahan Anda dan memahami bahwa loss itu tidak terhindarkan. Yang terpenting adalah bisa mengidentifikasi trading-trading unggulan yang bisa menghasilkan profit cukup banyak untuk menutup loss Anda.

Penting juga untuk terorganisir. Trader-trader terburuk adalah mereka yang memperlakukan trading forex layaknya judi. Ketika bertrading, mereka menggunakan insting untuk menentukan kapan akan membuka atau menutup sebuah posisi trading. Daripada bersikap begitu, ciptakanlah sebuah rencana trading (trading plan) yang menyatakan dengan jelas "aturan-aturan" yang akan menentukan kapan Anda akan bertrading serta kapan saatnya masuk dan saatnya menutup sebuah posisi trading.

SUMBER : www.seputarforex.com



Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #609  
Old 14th March
whiteking's Avatar
whiteking whiteking is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 432
Rep Power: 3
whiteking mempunyai hidup yang Normal
Default

Dalam forex trading, menentukan exit point juga menjadi perhatian penting bagi para trader, selain menentukan entry point yang tepat, belajar menentukan exit point ini juga akan memberikan hasil akhir yang seharusnya mampu meningkatkan kemampuan trading dan menghasilkan keuntungan,

Bagi masing-masing trader mungkin ada yang berbeda-beda untuk cara mereka menentukan exit point ini, ada yang menggunakan risk reward rasio sebagai perbandingan target dan ada yang berdasarkan sinyal
  #610  
Old 14th March
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 973
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Tiga Pantangan Saat Berbagi Ide Trading Forex

Berbagi ide trading forex ternyata tak bisa dilakukan sembarangan. Jika ingin mendapat hasil optimal, 3 hal ini pantang untuk dilakukan.

Sekalipun Anda adalah seorang trader individu, keinginan untuk beinteraksi dengan trader lain pasti pernah muncul. Kesadaran ini pun dimiliki tidak hanya oleh satu atau dua trader saja, tapi sebagian besar trader yang menghuni forum-forum diskusi online atau menjadi anggota komunitas trading. Baik untuk bertukar pendapat, berbagi ide, atau sekedar curhat, ajang perkumpulan semacam itu selalu dipenuhi oleh mereka yang ingin mendapat inspirasi tambahan dari obrolan dengan trader forex lain.

Para pemula khususnya sering berdatangan di tempat kumpul para trader untuk mendapat ilmu secara langsung dari mereka yang sudah berpengalaman. Ketika ragu akan suatu sistem trading, mereka bisa mendapat masukan dari trader lain. Bisa jadi, evaluasi mereka akan memberi petunjuk bermanfaat untuk membantu memperbaiki sistem tersebut. Singkat kata, membangun komunikasi dengan sesama trader bisa meningkatkan sekaligus mengontrol kepercayaan diri dalam trading.

Sayangnya, tidak semua trader suka berbagai ide trading forex. Ada yang merasa kurang percaya diri, tidak punya waktu, kurang telaten, atau sekedar tidak ingin mengikuti ide trader lain. Namun bagi Anda yang masih ragu dan ingin mencoba untuk berbagi ide trading forex, sebaiknya hindarilah 3 pantangan berikut ini:

1. Jangan Membagikan Semua Ide Anda
Tak ada yang salah dengan mempublikasikan ide trading forex. Jika kontennya bermanfaat, Anda justru bisa membantu para trader yang sedang memerlukan arahan dan inspirasi sebelum masuk pasar. Yang tidak disarankan di sini adalah membagikan setiap detail trading Anda. Tidak ada gunanya memenuhi timeline teman-teman Anda dengan berbagai ide setengah jadi, parameter trading yang membingungkan, atau kritikan-kritikan tak bermutu.

Tindakan seperti itu hanya akan menurunkan kredibilitas Anda di mata trader-trader lain. Ketika nantinya Anda mempublikasikan ide trading forex yang sudah jadi dan ingin mendapat ulasan dari trader lain, Anda tak akan dianggap serius dan cenderung diremehkan.

Sebaiknya, Bagikan Ide Terbaik Anda
Ingat, salah satu manfaat berbagi ide trading forex adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri. Jadi sebaiknya bersikaplah selektif dalam memilih ide trading yang akan dipublikasikan. Gunakan sarana sharing trader sebagai indikator keyakinan Anda terhadap suatu ide, bukan sebaliknya.

Membagi ide trading terbaik
Prinsip yang bekerja di sini adalah if you're confident enough to share it, you're confident enough to trade it. Jika Anda percaya diri untuk mempublikasikan suatu ide trading forex di hadapan teman-teman trader, berarti Anda juga meyakini potensinya untuk digunakan dalam trading.

Jika nantinya ide Anda menarik perhatian dan pujian dari trader lain, jangan cepat berpuas diri dan nekat mengejar pengakuan saja. Masih ingat kisah horor si tukang pamer? Jika sudah lupa, simak kembali pengalaman dan pelajaran yang bisa dipetik darinya di artikel Belajar Trading Dari Kisah Horor 4 Trader Forex. Selain berbagi ide trading, Anda juga bisa memberikan kontribusi positif dengan memberikan kiat, opini, dan kritik yang membangun terhadap ide trader lain.

2. Jangan Begitu Saja Mengikuti Trader Lain
Jika Anda masih pemula dan memerlukan bimbingan, jangan mencarinya di forum trader, tapi carilah mentor yang sudah terbukti dan berpengalaman. Komunitas dan forum online adalah tempat berkumpulnya semua trader dengan beragam ide. Jadi, apa yang mereka bagikan bukan untuk disalin begitu saja.

Mereka tidak akan bertanggung jawab jika Anda mengalami kerugian besar. Di samping itu, Anda tak akan tahu apa yang perlu diperbaiki dari kesalahan sebelumnya, karena tidak benar-benar memahami segala aturan di balik sistem yang Anda salin dari trader lain.

Sebaiknya, Resapi Informasi Dengan Bijak
Ya, mengambil informasi dari komunitas trader sebaiknya dilakukan dengan tujuan untuk mendapat masukan tambahan. Jika Anda trader individu, maka rencana trading sebaiknya disusun sendiri dengan penyesuaian terhadap kondisi dan gaya trading Anda.

Mencermati ide trading
Kalaupun ada tips penting yang menurut Anda bisa bermanfaat untuk diterapkan, pelajari dulu potensinya, lalu uji dulu di akun demo. Sebagai trader individu, Anda bertanggung jawab atas semua hasil trading yang dilakukan sendiri. Jadi sebaiknya, lakukan berbagai langkah antisipatif untuk meminimalisir risiko kerugian. Bagaimanapun juga, tidak semua ide trading forex bisa bekerja dengan baik untuk semua trader.

3. Jangan Ragu Bertanya
Merasa frustasi karena menghadapi permasalahan yang tak kunjung terpecahkan? Jangan ragu bertanya pada trader lain yang memiliki lebih banyak pengalaman. Berbagai informasi memang sudah tersedia di internet dan bisa diakses dengan mudah oleh siapapun. Namun ada beberapa masalah khusus yang kadang memerlukan telaah langsung dari trader berpengalaman. Contohnya, keganjilan dari suatu trading yang terjadi di platform broker tertentu, paling efektif jika dicari solusinya dengan bertanya langsung pada trader lain yang pernah atau sedang trading di broker tersebut.

Di samping itu, kenapa harus menghabiskan waktu dan repot-repot mencari info ke berbagai sumber jika Anda bisa langsung mendapatkan jawabannya dengan bertanya ke trader lain?

Sebaiknya, Jadilah Penanya Cerdas
Selain ide setengah jadi dan kritikan tak membangun, satu hal lain yang sering dianggap mengganggu dalam forum diskusi adalah pertanyaan yang berulang, terus-menerus muncul, dan berasal dari penanya yang itu-itu saja. Hal itu juga bisa diperparah oleh tema pertanyaan yang sudah umum dan tidak membawa pencerahan baru bagi trader lain, entah karena jawabannya mudah dicari di situs informasi forex, atau sudah berkali-kali ditanyakan di forum tersebut.

Jadilah penanya cerdas
Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengkondisikan pertanyaan dulu. Jika terbilang umum dan masih dalam level pemula, bergabunglah di bagian forum yang secara khusus menyambut newbie atau pendatang baru. Selain itu, susun baik-baik pertanyaan Anda agar mudah dipahami dan sudah mencakup semua informasi yang ingin Anda peroleh. Jikapun nantinya ada pertanyaan menyusul, materi yang diajukan tidak akan mengulang-ulang topik pertanyaan sebelumnya yang sudah terjawab.


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
Sponsored Links
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +7. The time now is 09:27 AM.

 

About Us

"Ceriwis Forum is a place to find information in various categories. Be inspired, Be social, Join the Community!"

 

Pasang Iklan

Mau Pasang Iklan? Klik tombol di bawah ini.

Download on App store    Download on Google play
Copyright © 2018