Ceriwis


Mau Pasang Banner/Iklan? Klik disini Tradisi Masyarakat Desa Trunyan - Ceriwis - Komunitas dan Forum Jual Beli
  #1  
Old 28th February
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Dewa
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 20,267
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default Tradisi Masyarakat Desa Trunyan


(foto: desyjalanjalan.blogspot.com)


Quote:
DESA Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, di sebelah timur Danau Batur, tampak mayat disemayamkan sanak saudara di bawah pohon kemenyan Trunyan. Keunikan itu hanya untuk mayat orang-orang tertentu saja.

Trunyan adalah desa kuna yang dianggap sebagai desa Bali Aga (Bali asli). Trunyan memiliki banyak keunikan. Daya tariknya paling tinggi adalah keunikan memperlakukan jenasah warganya. Trunyan memiliki tiga jenis kuburan yang menurut tradisi desa Trunyan, ketiga jenis kuburan itu diklasifikasikan berdasarkan umur orang yang meninggal, keutuhan jenasah dan cara penguburan.

Kuburan utama, dianggap paling suci dan paling baik. Jenazah yang dikuburkan pada kuburan suci ini hanyalah jenazah yang jasadnya utuh, tidak cacat, dan jenasah yang proses meninggalnya dianggap wajar (bukan bunuh diri atau kecelakaan).

Kuburan yang kedua disebut kuburan muda yang khusus diperuntukkan bagi bayi dan orang dewasa yang belum menikah. Namun tetap dengan syarat jenasah tersebut harus utuh dan tidak cacat.

Kuburan yang ketiga disebut Sentra Bantas. Kuburan ini khusus untuk jenasah yang cacat dan yang meninggal karena salah pati maupun ulah pati (meninggal secara tidak wajar misalnya kecelakaan, bunuh diri).

Dari ketiga jenis kuburan tersebut yang paling unik dan menarik adalah kuburan utama atau kuburan suci (Setra Wayah). Kuburan ini berlokasi sekitar 400 meter di bagian utara desa dengan dibatasi oleh tonjolan kaki tebing bukit. Untuk membawa jenasah ke kuburan harus menggunakan sampan kecil khusus jenasah yang disebut Pedau. Meski disebut dikubur, namun cara penguburannya unik, yaitu dikenal dengan istilah mepasah.

Jenasah yang telah diupacarai menurut tradisi setempat diletakkan begitu saja di atas lubang sedalam 20cm. Sebagian badannya dari bagian dada ke atas, dibiarkan terbuka, tidak terkubur tanah. Jenasah tersebut hanya dibatasi dengan ancak saji yang terbuat dari sejenis bambu membentuk semacam kerucut, digunakan untuk memagari jenasah. Di Setra Wayah ini terdapat 7 liang lahat terbagi menjadi 2 kelompok. Dua liang untuk penghulu desa yang jenasahnya tanpa cacat terletak di bagian hulu dan masih ada 5 liang berjejer setelah kedua liang tadi yaitu untuk masyarakat biasa.

Jika semua liang sudah penuh dan ada lagi jenasah baru yang akan dikubur, jenasah yang lama dinaikkan dari lubang dan jenasah barulah yang menempati lubang tersebut. Jenasah lama, ditaruh begitu saja di pinggir lubang. Jadi jangan kaget jika di setra wayah berserakan tengorak-tengkorak manusia yang tidak boleh ditanam maupun dibuang.

Meski tidak dilakukan dengan upacara Ngaben, upacara kematian tradisi desa Trunyan pada prinsipnya sama saja dengan makna dan tujuan upacara kematian yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali lainnya. Upacara dilangsungkan untuk membayar utang jasa anak terhadap orang tuanya. Utang itu dibayarkan melalui dua tahap, tahap pertama dibayarkan dengan perilaku yang baik ketika orang tua masih hidup dan tahap kedua pada waktu orang tua meninggal serangkaian dengan prilaku ritual dalam bentuk upacara kematian.

Keunikan Trunyan yang lain adalah peninggalan purbakala. Prasasti Trunyan tahun saka 813 (891 masehi) menyebutkan keberadaan sebuah pura yang bernama Pura Turun Hyang. Di pura tersebut terdapat bangunan suci meru yang bertumpang tujuh. Di dalam meru tersebut tersimpan sebuah arca Batu Megalitik setinggi kurang lebih 4 meter yang oleh masyarakat Trunyan sangat disakralkan. Arca tersebut juga dikenal dengan sebutan Arca Da Tonta. Tempat berstananya Ratu Gede Pancering Jagat ini juga dinamakan Pura Pancering Jagat.

Meru tumpang tujuh yang dilengkapi dengan arca setinggi 4 meter tersebut dianggap sebagai simbol laki-laki. Simbol wanita ada pada pelinggih Ida Ratu Ayu Dalem Pingit berupa meru tumpang tiga yang dilengkapi dengan lambang tak dapat diukur dalamnya. Pelinggih simbol purusa pradana menurut kepercayaan masyarakat desa Trunyan dan orang Bali lainnya merupakan simbol kesuburan.

Trunyan juga memiliki ciri khas lain yaitu tarian sakral Barong Brutuk. Tari ini dipentaskan pada saat upacara piodalan di Pura Pancering Jagat yang jatuh pada Purnamaning Kapat. Menurut kepercayaan masyarakat desa Trunyan. Pementasan Barong Bruntuk merupakan suatu pertanda turunnya Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Ratu Pancering Jagat, Ratu Ayu Dalem Pingit, dan Ratu Sakti Meduwegama.

Tari ini bertujuan untuk memohon keselamatan pada Tuhan. Sisi unik desa Trunyan juga bisa dilihat dari sistem kemasyarakatannya. Pemuka desa dikenal dengan istilah khusus. Bukan Bendesa Adat maupun Kepala Desa, tetapi digunakan sebutan Jero Putus, Jero Gede, dan Jero Mekel. Yang menjadi pemuka desa juga dipanggil dengan sebutan Jero Kebayan Kiwa Tengen.

(uky)


Sponsored Links.
Loading...
Sponsored Links.
9Club Situs Judi Online Terpercaya
  #2  
Old 28th February
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Dewa
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 20,267
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default

Quote:
Spoiler for pesan:

trit repost, mohon maaf n silahkan diclosed
salah kamar, silahkan di moderasi
informatif dan atau menghibur, silahkan dibaca
dan dicoment
mohon partisipasinya untuk menambahkan TAG

memberi cabe sbg apresiasi utk TS

  #3  
Old 14th June
indah75's Avatar
indah75 indah75 is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Apr 2016
Location: Klaten
Posts: 4,602
Rep Power: 10
indah75 mempunyai hidup yang Normal
Default

Wah unik banget ya.....apakah sekarang masih banyak wisatawan yang ke Trunyam ya?
Sponsored Links
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +7. The time now is 01:26 AM.

 

About Us

"Ceriwis Forum is a place to find information in various categories. Be inspired, Be social, Join the Community!"

 

Pasang Iklan

Mau Pasang Iklan? Klik tombol di bawah ini.

Download on App store    Download on Google play
Copyright © 2018