Ceriwis

Forex Diskusi apapun tentang Forex disini.


Mau Pasang Banner/Iklan? Klik disini Welcome Bonus $100 dari ForexChief - Page 78 - Ceriwis - Komunitas dan Forum Jual Beli
  #771  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Timur Tengah Masih Bergejolak, Harga Minyak Bertahan Di Level Tinggi


Harga minyak bertahan di dekat level tinggi bulan Juni, di tengah panasnya ketegangan AS-Iran. Pelaku pasar mengantisipasi reaksi Iran terhadap sanksi ekonomi baru dari AS.

Harga minyak berusaha mempertahankan kenaikan minggu lalu pada perdagangan hari Senin (24/Juni), didukung oleh masih tingginya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Minyak Brent diperdagangkan pada harga $64.76 per barel, setelah pada hari Jumat minggu lalu menyentuh level $65.17 per barel yang merupakan level tertinggi bulan Juni.

Sementara itu, minyak WTI (West Texas Intermediate) berada di kisaran $57.79 per barel. Perlu diketahui, minyak WTI telah membukukan kenaikan sebesar 10 persen dalam lima sesi terakhir.

Ketegangan Timur Tengah Masih Memanas,

AS Nyaris Lakukan Serangan Militer Terhadap Iran
Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran terus memuncak dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah Iran menembak jatuh sebuah drone milik AS karena dianggap telah memasuki wilayah udara negeri Persia itu. Klaim Iran mengenai drone yang di atas wilayah udara internasional itu langsung dibantah oleh AS.

Presiden Donald Trump lantas tidak tinggal diam dan berencana melancarkan serangan milter terhadap Iran. Namun, Trump akhirnya membatalkannya dan beralasan bahwa serangan terhadap drone tanpa awak tidaklah sebanding dengan serangan yang akan dilancarkan AS, yang berpotensi menimbulkan banyak korban jiwa.

Pernyataan terbaru dari Trump pada hari Minggu (23/Juni) kemarin mengungkapkan bahwa AS tidak ingin berperang dengan Iran, tetapi bersiap menerapkan sanksi ekonomi secara lebih signifikan dalam waktu dekat. Kabar tersebut dipertegas oleh Pompeo yang mengatakan sanksi baru terhadap Iran akan diumumkan pada hari Senin ini.

"Eskalasi ketegangan Timur Tengah diprediksi akan menjadi katalis yang mendorong naik harga minyak. Namun, pelaku pasar masih ingin konfirmasi (lebih lanjut) dengan melihat seperti apa respon Iran terhadap sanksi baru yang dilancarkan AS," kata Edward Moya, analis pasar senior OANDA di New York.

SUMBER :www.seputarforex.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
Sponsored Links.
0
Sponsored Links.
9Club Situs Judi Online Terpercaya
  #772  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

3 Bias Berpengaruh Dan Berbahaya Dalam Trading

Menurut Dr. Van K. Tharp Ph.D, seorang psikiater untuk para trader, ada 3 bias yang akan mempengaruhi trading seseorang. Bias-bias tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Dr. Van K. Tharp Ph.D, seorang psikiater untuk para trader, sekaligus pendiri dan presiden Van Tharp Insititute, yang pernah menghimpun lebih dari 5000 profil trader dan investor top dunia dalam 10 tahun studinya, ada tiga bias yang akan mempengaruhi trading seseorang. Bukan hanya mempengaruhi, bias-bias tersebut juga bisa berbahaya bagi trader. Bias-bias apa saja? Ulasannya akan dibahas dalam artikel ini.

3 Bias Berpengaruh Dan Berbahaya Dalam



1. Kesalahan Gambler (Penjudi)


Orang-orang cenderung percaya bahwa setelah serangkaian kerugian, kemenangan akan datang berikutnya. Ambil contoh bahwa Anda sedang bermain permainan melempar koin dengan modal $1000. Anda kehilangan taruhan tiga kali berturut-turut pada sisi "kepala" dan dikenakan biaya $100 per taruhan. Apakah Anda akan bertaruh lagi dan berapa banyak akan Anda dipertaruhkan?

Kemungkinan Anda akan terus bertaruh pada kepala dan dengan besar taruhan yang lebih tinggi. Katakanlah $300. Anda tidak percaya bahwa hasil lembaran koin itu akan selamanya menampilkan sesisi "ekor".

Di sinilah, trader harus memahami bedanya trading dengan melempar koin.

Trader harus memperlakukan setiap trading secara independen dan tidak terpengaruh oleh hasil masa lalu. Kondisi pasar senantiasa berubah-ubah dari waktu ke waktu, dan Anda tak bisa hanya terus menerus bertaruh pada "bullish" saja atau "bearish" saja. Tentukan keputusan trading setelah menelaah kondisi pasar sebaik-baiknya, dan atur modal yang dipertaruhkan dalam setiap posisi trading berdasarkan tatanan Money Management tertentu.


2. Membatasi Keuntungan Dan Memperlebar Kerugian

Orang cenderung untuk membatasi keuntungan mereka dan memberikan lebih banyak ruang untuk kerugian.

Tidak ada yang suka merasakan rugi. Oleh karena itu, kebanyakan investor cenderung menahan posisi rugi dan berharap tren harga di pasar akan berbalik segera sehingga setidaknya posisi trading yang awalnya rugi itu bisa ditutup dalam kondisi impas. Namun, seringkali yang terjadi justru kerugian itu makin membengkak.

Di sisi lain, jika mereka sedang profit, sebagian besar investor cenderung untuk menutup posisi trading lebih awal karena mereka takut keuntungan itu akan hilang. Setelah itu, ternyata mereka menyesal mengapa mereka tidak menahan posisi trading lebih lama lagi (terdengar familiar?).

Salah satu prinsip yang paling penting dalam trading adalah bertentangan dengan kedua fenomena itu. Realitanya, sebagian kesuksesan trader terletak pada kemampuannya untuk membatasi kerugian dan membiarkan profit bertambah. Dalam bahasa Inggris, dikenal dengan pepatah, "Cut losses short, let profits run".

Kerugian merupakan bagian yang wajar dan pasti dialami oleh semua trader. Namun, perbedaan antara trader yang profit dengan trader yang merugi, terutama pada kemampuan membatasi kerugian, sedangkan trader forex yang profit mampu menyingkirkan bias berbahaya itu dan tak sungkan untuk cut loss. Agar sukses, trader harus memahami ia bisa "mundur saat ini untuk bisa berperang di lain hari".


3. Anggapan Bahwa Saya Pasti Benar

Secara alamiah, manusia bersifat egois dan akan melakukan apa saja untuk membuktikan bahwa dirinya benar. Oleh karena itu, seringkali karena trader beranggapan bahwa "Dolar pasti menguat" maka mempertaruhkan sebanyak-banyak modalnya untuk buy Dolar, tanpa mempedulikan kondisi pasar ataupun kapabilitas modalnya sendiri. Hal serupa bisa dialami oleh orang-orang lain, seperti "Harga emas pasti naik terus", atau lainnya.

Pada akhirnya, mereka akan memahami bahwa akurasi tinggi tidaklah penting dalam trading. Hanya karena Anda benar, tidak berarti Anda pasti akan mendapatkan keuntungan. Umpama Dolar memang menguat, maka kapan Dolar menguat? sebelumnya akan turun dulu hingga harga berapa? Hal-hal seperti itu perlu dipertimbangkan dalam menghitung besarnya modal yang siap ditanamkan untuk "membuktikan kebenaran" anggapana Anda.

SUMBER :www.seputarforex.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #773  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Beberapa Mitos Trading Dengan Time Frame Daily

Ada beberapa mitos trading dengan time frame daily yang tidak terbukti yaitu: time frame daily terlalu mahal, sulit memperoleh profit dengan cepat, dan seterusnya.

Trader pemula lebih tertarik pada time frame rendah semisal 15 menit atau 1 jam dibandingkan dengan time frame yang lebih tinggi seperti daily. Hal ini wajar dan masuk akal karena tujuan utama trading adalah memperoleh profit sebanyak-banyaknya dalam waktu yang sesingkat mungkin. Dengan melihat dan membandingkan pergerakan harga pada beberapa time frame, trader pemula tentu akan lebih tertarik pada keadaan yang diperkirakan akan cepat membawa hasil, yaitu time frame rendah atau dibawah daily.

Namun ketika hasil tradingnya tidak seperti yang diharapkan, mereka akan mencoba trading dengan time frame yang lebih tinggi, tetapi tetap saja akan terpengaruh oleh beberapa mitos bila trading dengan time frame tinggi, terutama daily. Beberapa mitos itu antara lain:

Beberapa Mitos Trading Dengan Time Frame Daily

1. Trading dengan time frame daily terlalu mahal.
Banyak trader yang ketika hendak beralih ke time frame daily merasa mempunyai keterbatasan dalam hal ukuran account tradingnya yang dianggap kecil, sehingga bila menggunakan time frame daily maka kemungkinan bisa menguras dana dalam account-nya. Ide ini berasal dari kenyataan bahwa range trading pada time frame daily lebih tinggi dari time frame dibawahnya misalnya time frame 1 jam atau 15 menit, sehingga ukuran pip stop loss pada time frame daily akan lebih besar dari time frame yang lebih rendah.

Memang benar ukuran pip stop loss Anda akan lebih besar jika Anda trading berdasarkan sinyal pada time frame daily, tetapi kerugian Anda tidak harus lebih besar dibandingkan jika Anda trading dengan time frame 1 jam atau 15 menit. Anda tetap bisa mengatur besarnya resiko seperti yang Anda inginkan terlepas dari trading dengan time frame daily atau 15 menit. Dalam hal ini Anda bisa menentukan ukuran lot trading atau volume trading berdasarkan ukuran pip dari stop loss Anda dengan perhitungan position sizing, sehingga Anda bisa menentukan besarnya resiko misalnya USD 50.00 untuk stop loss sebesar 20 pip, atau 100 pip. Dengan demikian ukuran account atau jenis account trading (regular, mini atau micro account) sama sekali tidak berpengaruh pada time frame trading yang Anda gunakan.

2. Sulit memperoleh profit yang cepat dari time frame tinggi.
Kebanyakan trader pemula lebih fokus pada time frame rendah dengan asumsi akan lebih mudah memperoleh profit. Hal ini disebabkan karena pada time frame rendah harga akan lebih cepat berubah sehingga menghasilkan sinyal trading yang lebih sering dibandingkan dengan time frame tinggi. Time frame rendah memang memberikan banyak sinyal tetapi dengan kualitas yang lebih rendah dibandingkan sinyal trading pada time frame yang lebih tinggi. Dengan time frame 5, 15 atau 30 menit Anda sebenarnya trading berdasarkan ‘noise’ karena banyaknya pergerakan harga yang tidak signifikan, atau kurang bisa dipercaya (reliable).


Bandingkan sinyal-sinyal yang dihasilkan dari chart 15 menit dan chart daily diatas. Beberapa pin bar pada chart 15 menit hanya menghasilkan pergerakan beberapa pip saja dengan trend yang tidak jelas, bahkan ada yang gagal direspons. Sebaliknya pada time frame daily pergerakan trend tampak jelas dengan sinyal dari pin bar yang mengisyaratkan penerusan arah trend (trend continuation). Sinyal trading pada time frame daily lebih valid karena pada setiap bar memuat lebih banyak data dibandingkan dengan time frame 15 menit. Dalam hal frekuensi sinyal yang dihasilkan time frame daily memang jauh lebih sedikit, dalam sehari hanya menghasilkan 1 bar sementara time frame 15 menit menghasilkan 96 bar, tetapi kualitas bar yang dihasilkan time frame daily jauh lebih tinggi.

3. Semakin lama menahan posisi akan semakin besar resikonya.
Banyak trader yang percaya bahwa dengan sering masuk dan keluar pasar akan lebih sedikit resikonya dan lebih banyak profitnya dibandingkan dengan hanya menahan sebuah posisi trading saja. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa dengan seringnya entry dan exit trader akan terhindar dari kemungkinan terkenanya stop loss akibat volatilitas harga yang tinggi. Pada saat volatilitas mulai naik trader cepat keluar dan kembali masuk pasar ketika pasar agak tenang.

Namun dalam kenyataannya yang terjadi adalah sebaliknya. Trader akan lebih rawan resiko akibat volatilitas jika sering entry dan exit pada time frame rendah. Dalam hal ini trader akan berhadapan dengan intra-day volatility (volatilitas intra-day) yang disebabkan oleh noise dan sulit untuk diinterpretasikan. Chart daily akan menyaring intra-day volatility itu dan memberikan data yang lebih reliable.

4. Menahan posisi overnight adalah berbahaya.
Menahan posisi overnight artinya menahan posisi hingga hari trading berikutnya. Mereka yang biasa trading indeks saham tentu akan riskan jika menahan posisi hingga hari trading berikutnya karena kemungkinan adanya lompatan harga (gap) pada pembukaan sesi trading. Jika gap yang terjadi melawan arah posisi trading maka stop loss akan bisa terkena. Jika Anda trading forex dengan time frame daily besar kemungkinannya Anda akan menahan posisi trading Anda hingga hari berikutnya, atau bahkan beberapa hari setelahnya.

Tidak seperti pasar saham, pasar forex berlangsung 24 jam penuh selama 5 hari dalam seminggu, dan hanya tutup pada akhir pekan. Pada pembukaan awal pekan juga sangat jarang terjadi gap, kalaupun terjadi gap tidak begitu lebar. Jika Anda terlalu dini menutup posisi sebelum sinyal trading Anda mendapat respons dari pasar, besar kemungkinan Anda tidak mencapai target profit atau bahkan kerugian.

Pada contoh diatas pasar berkonsolidasi selama 4 hari sebelum melanjutkan pergerakan bearish. Terlalu dini menutup posisi karena khawatir overnight gap akan menyebabkan target profit tidak tercapai.

5. Pergerakan harga pada time frame daily sulit untuk diprediksi.
Mitos ini berasal dari argumentasi bahwa trading dengan analisa teknikal hanya efektif untuk time frame rendah (dibawah daily) sementara time frame daily hanya cocok untuk trading yang berdasarkan analisa fundamental karena pengetahuan tentang fundamental ekonomi lebih cocok untuk jangka panjang meskipun sulit diprediksi.

Pada kenyataannya tidaklah demikian. Analisa teknikal bisa berjalan dengan baik pada time frame daily, baik dengan pengamatan price action atau dengan penerapan indikator teknikal. Hal ini disebabkan oleh data yang dihasilkan pada time frame daily lebih reliable dibandingkan dengan time frame yang lebih rendah. Pada time frame rendah banyak terdapat noise yang akan memberikan sinyal trading yang salah.

Contoh diatas menunjukkan rejection pin bar A adalah sinyal untuk pergerakan bearish sementara pin bar B adalah sinyal untuk pergerakan bullish. Kedua formasi price action tersebut sering dijumpai pada time frame daily dengan probabilitas yang cukup tinggi.

Meskipun mitos time frame daily tidak terbukti, bukan berarti semua trader akan cocok dan nyaman trading dengan time frame daily, tergantung dari karakteristik pribadi masing-masing trader. Banyak juga trader yang bisa menghasilkan profit secara konsisten dengan trading pada time frame rendah. Namun time frame berapapun yang Anda gunakan dan strategi apapun yang Anda terapkan hendaknya selalu dibarengi dengan pengaturan resiko sesuai dengan yang Anda sepakati.

SUMBER :www.seputarforex.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #774  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Money Management & Trading Plan

Banyak trader yang sepertinya enggan mencermati dua hal tersebut, dan kebanyakan adalah trader pemula. Namun ada juga banyak kawan saya yang jam terbangnya 2 sampai 3 tahun, baru menyadari pentingnya Money Management (MM) dan Trading Plan, setelah mulai frustasi akibat terlalu sering menghadapi dua kata yang ditakuti oleh semua trader: Margin Call... atau MC.

MM pada dasarnya memiliki prinsip yang mudah dipahami, yakni tentang pengaturan margin, dengan implementasi Risk & Reward yang disesuaikan dengan besarnya balance yang dimiliki. Ada banyak sumber yang menyebutkan 1 sampai dengan 10 persen total transaksi terhadap balance adalah MM yang masih bisa dikatakan moderat atau layak, terutama untuk trader harian atau intraday trader. Ada juga yang menyebutkan 20 sampai 30 persen dari balance masih dianggap layak dan kebanyakan dianut oleh intraday trader yang agresif. Sementara long-term trader umumnya menggunakan 1 sampai 5 persen total transaksinya terhadap balance.

Di bawah ini saya akan memberikan gambaran sederhana tentang implementasi Risk & Reward, agar kita lebih memperhatikan soal MM:

Katakanlah, kita menerapkan Risk & Reward dengan perbandingan 1:2, dengan SL 20 pips dan target 40 pips, dan kita melakukan transaksi pada hari tertentu dengan 2 entri posisi yang berhasil menyentuh target, dan 2 entri posisi yang menyentuh SL.
  • 2 entri posisi menyentuh target = 2 x 40 pips = 80 pips.
  • 2 entri posisi menyentuh SL = 2 x 20 pips = 40 pips.
  • Masih ada selisih profit = 80 pips profit - 40 pips SL = 40 pips profit.
Dari contoh sederhana di atas, dengan rasio win/loss 2:2 kita masih bisa menghindari kerugian dan mendapatkan keuntungan dari transaksi intraday trading dengan implementasi MM yang Risk & Reward-nya terukur, bahkan jika misalnya kita menerapkan SL/Target atau Risk & Reward dengan perbandingan 1:1.

Sekali lagi, contoh di atas adalah sebuah gambaran yang sederhana, karena penerapannya memang membutuhkan kecermatan yang harus ditopang dari dua sisi: analisa teknikal dan analisa fundamental, yang kemudian dua hal itu akan memberikan gambaran di benak kita tentang strategi apa yang harus dilakukan. Ini adalah persoalan Trading Plan, yang juga seringkali diabaikan oleh banyak trader.

Pada dasarnya Trading Plan adalah rangkaian prosedur yang sudah harus anda tetapkan sebelum memulai entri posisi dan kemudian menjalankan prosedur tersebut ketika market memberikan kondisi-kondisi tertentu. Contoh sederhana prosedur kondisional dengan logika umum pemrograman komputer mungkin bisa dimengerti dengan mudah, misalnya: IF [kondisi A] THEN [lakukan rencana A], IF [kondisi B] THEN [lakukan rencana B]. Dengan demikian, apa yang sedang kita kerjakan dalam transaksi forex adalah sebuah pekerjaan yang terencana dan terukur dengan baik, yang tentunya akan memberikan output yang sejalan dengan prinsip-prinsip perdagangan: kerugian sekecil mungkin dan keuntungan yang maksimal.

Ada sebuah jargon yang populer di dunia trading forex: "If you fail to plan, then you plan to fail", jika anda gagal membuat perencanaan, maka anda berencana untuk gagal.

Semoga artikel yang singkat ini bermanfaat.

SUMBER : http://www.forexindo.com


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #775  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Penyebab Margin Call Paling Berbahaya

Penyebab Margin Call paling utama bukan berasal dari sistem yang tidak akurat atau broker yang kurang mendukung. Percaya atau tidak, sumbernya berasal dari diri Anda sendiri.

Mengalami Margin Call adalah hal yang paling dihindari oleh trader. Bagaimana tidak, Margin Call adalah tanda bahwa modal trading kita telah menipis dan terancam tidak bisa membuka posisi baru. Tidak hanya trader baru, trader yang sudah berpengalaman pun kadang tak luput dari Margin Call. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui dua penyebab Margin Call paling berbahaya dan menghindarinya.

Sekilas Mengenai Margin Call
Saat mulai terjun ke dunia trading forex, Anda akan akrab dengan istilah Margin Call. Ada berbagai kisah yang diceritakan oleh banyak trader mengenai "panggilan tidak mesra" ini, tetapi sangat sedikit yang membagikan tips bagaimana cara menghindari penyebab Margin Call. Sebelum berbicara lebih lanjut, sudah tahukah Anda seperti apa Margin Call yang sebenarnya?

Kebanyakan trader salah mengira bahwa Margin Call sama dengan Stop Out, dimana posisi yang sedang dibuka dan mengalami Loss akan secara otomatis ditutup oleh broker karena modal sudah tidak mencukupi. Hal ini tidak sepenuhnya benar, tetapi tidak sepenuhnya salah. Ada broker yang memberikan level Margin Call dan Stop Out-nya pada nilai yang sama, tetapi ada juga broker yang menyediakan batasan berbeda. Kuncinya adalah membaca dengan teliti penawaran broker mengenai Margin Call dan Stop Out.

Contohnya seperti ini:



Namun apabila Anda mengacuhkan peringatan tersebut dan membiarkan kerugian hingga mengikis modal trading Anda hingga tersisa 20% saja (Stop Out Level), maka barulah posisi trading akan secara otomatis dihentikan. Di sinilah saat posisi trading yang terbuka secara otomatis akan tertutup.

Nah, sekarang Anda tahu apa itu Margin Call yang benar. Margin Call bukanlah hal yang tiba-tiba terjadi, atau yang sering dikatakan oleh para trader awam sebagai "akal-akalan broker untuk menguras modal trading". Melalui perhitungan yang benar serta ketelitian, ada yang bisa dilakukan untuk menghindari penyebab Margin Call. Sebelum mengetahui cara menghindarinya, kita perlu tahu apa saja penyebab Margin Call tersebut.

Penyebab Margin Call Berasal Dari Diri Sendiri

Ada pepatah yang mengatakan, "Jika Anda mengenal musuh dan mengenal diri sendiri, Anda tidak perlu takut akan hasil dari seratus pertempuran. Jika Anda hanya mengenal diri sendiri tanpa mengenal musuh, pada setiap kemenangan yang Anda dapatkan, Anda juga akan mengalami kekalahan."

Dari petikan di atas, dapat disimpulkan bahwa ketidaksadaran terhadap diri sendiri adalah hal yang sangat berbahaya. Dalam trading forex pun demikian, karena kerugian besar yang sampai bisa mendatangkan Margin Call secara umum berasal dari kurangnya kesadaran diri trader terhadap kelemahannya.

Sekarang, tanyakanlah pada diri Anda sendiri: apakah Anda masih sering melakukan dua hal yang menjadi penyebab Margin Call ini?

1. Over Self-Confidence Alias Terlalu Percaya Diri
Self-Confidence (kepercayaan diri) dengan takaran yang benar memang mutlak diperlukan bagi seorang trader. Jika seorang trader tidak punya rasa percaya diri, tentu akan sulit meraih profit. Jangankan meraih profit, jika untuk membuka atau menutup posisi saja tidak memiliki kepercayaan diri, tentu trader tersebut tidak akan bergerak kemana-mana. Akan tetapi, perasaan percaya diri yang berlebihan juga berbahaya.

Anda baru saja mendapatkan profit besar? Selamat. Namun jangan lupa untuk tetap berdisiplin dengan Money Management yang dimiliki. Kecenderungan untuk kembali membuka posisi setelah mendapatkan profit, merupakan aksi berisiko yang tanpa disadari dapat menjadi penyebab Margin Call. Beberapa trader merasa sangat beruntung saat baru saja meraih profit dan merasa pasar sedang berpihak kepadanya, lalu 'mempertaruhkan' modalnya dengan membuka posisi baru yang berukuran lebih besar.

Over Self-Confidence bisa membuat trader menjadi terlalu berani untuk membuka posisi, bahkan di saat analisa yang dilakukannya terkadang tidak sesuai dengan kondisi pasar. Dengan berbekal keyakinan yang terlalu tinggi, biasanya trader yang terkena penyakit ini akan terus main hantam sesuai keyakinan dia, meskipun akibatnya berakhir dengan mengoleksi Floating negatif. Cepat atau lambat, Over Self-Confidence akan menjadi penyebab Margin Call datang menyapa.

2. Overtrading Alias Melakukan Trading Di Luar Kemampuan
Saat penyakit Over Self-Confidence melanda, maka biasanya diikuti dengan penyebab Margin Call berikutnya, yaitu Overtrading. Kalau keyakinan sudah terlalu berlebihan, maka melakukan Open Posisi akan lebih didasari oleh emosi, bukan lagi perhitungan matang. Trader jadi menganggap enteng aktivitas trading yang dia lakukan. Ketika salah meletakkan Stop Loss, bukannya rehat dan mengevaluasi diri, dia justru masuk ke pasar lagi. Jika masih salah juga, dia justru jadi semakin penasaran dan membuka posisi baru, kali ini dengan Volume yang lebih besar.

Pernah melakukan hal seperti ilustrasi di atas? Berarti Anda telah terjangkit penyakit Overtrading. Mungkin Anda pernah mendengar strategi trading dengan metode Martingale, dimana trader terus membuka posisi ketika memperoleh kerugian sampai mendapat keuntungan yang lebih besar. Akan tetapi, cara seperti itu bukanlah hal yang bisa dilakukan oleh trader pemula dengan modal terbatas.

Harus diingat kembali, trading forex bukanlah sebuah perjudian. Saat Anda membuka posisi, pastikan Margin yang Anda miliki kuat untuk menahan risiko kerugiannya. Hal ini terkadang susah untuk dilakukan, karena sifat penasaran manusia memang biasanya menuntut seseorang untuk selalu membuktikan bahwa hasil analisanya benar.

Tips Untuk Menghindari Penyebab Margin Call
Sebenarnya, tips untuk mencegah penyebab-penyebab Margin Call di atas cukup sederhana. Salah satunya adalah: Sebelum terjun ke akun riil, berlatihlah terlebih dahulu di akun demo. Jika aktivitas trading Anda pada akun demo saja sudah diwarnai dengan Over Self-Confidence dan Overtrading berkali-kali, jadikan hal itu sebagai Warning. Itu artinya, Anda harus melatih psikologi trading agar tidak mudah emosional dan menaruh posisi hanya berdasarkan perasaan. Pelajari artikel-artikel mengenai mencegah emosi trading serta belajarlah untuk mengakui kesalahan.

Tips yang lainnya adalah terus belajar mengenai manajemen risiko dalam forex, sehingga Anda dapat menyeimbangkan modal yang dimiliki dengan Margin yang sesuai. Mulailah melihat Margin Call sebagai tantangan yang harus mampu dihindari, bukan sebagai momok yang terus diingkari keberadannya, atau dianggap sebagai vonis mati dalam dunia trading. Jika Anda telah mempersiapkan diri untuk membatasi risiko sebelum bertemu dengan MC, maka aktivitas trading Anda akan terasa lebih menyenangkan.

Lalu bagaimana jika Anda sudah terlanjur kena Margin Call karena dua hal di atas? Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki diri dan tidak terjerumus ke jurang penyebab Margin Call yang sama? Kunci mengatasi masalah ini terletak pada kesadaran dan pengendalian diri Anda; pertama-tama, Anda mesti sadar telah terjerumus Over Self-Confidence dan melakukan Overtrading. Kedua, Anda harus belajar mengendalikan ego dan rasa ingin selalu benar. Bagaimanapun juga, trading forex bukan tentang benar atau salah, melainkan tentang seberapa besar dan konsisten profit bersih yang telah Anda kumpulkan.

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #776  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Tiga Pertanyaan Populer Trader Pemula

Indikator apa yang paling tepat dipakai trading? Berapa target pip yang wajar didapat trader? Dan timeframe mana yang pas untuk digunakan? Simak jawabannya di sini.

Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman Rob Pasche, seorang instruktur trading forex, terhadap sejumlah partisipan di kelas trading-nya. Sebagian besar dari mereka adalah trader pemula yang sudah siap membuka account live. Pasche mengajarkan penggunaan platform trading dan beberapa strategi trading sederhana, namun kebanyakan dari mereka mengajukan tiga pertanyaan yang sama. Tidak hanya di kelas itu, di kelas lainnya yang sebagian besar pengikutnya para trader pemula, Pasche juga menerima pertanyaan yang sama.

Sebagai instruktur trading forex, Pasche memahami bahwa seorang trader belum tentu bisa menghasilkan profit kontinyu. Namun, ia pribadi teringat akan tiga pertanyaan populer yang juga pernah ia tanyakan ketika baru memulai trading di account live.

Pertanyaan pertama: Indikator apa yang paling tepat digunakan dalam trading forex?
Jawaban singkatnya adalah "tidak ada". Tidak ada satu indikator yang lebih akurat dari indikator lainnya, dan tak ada indikator yang bisa menjamin trader pasti benar dan profitable.

Setiap indikator teknikal dibuat dengan tujuan identifikasi dan prediksi, dan akan profitable bila digunakan dengan tepat. Penggunaan jenis indikator teknikal tergantung pada kondisi pasar, dan trader hendaknya mempelajari tiap-tiap indikator pada beberapa kondisi pasar hingga bisa diperoleh gambaran hingga seberapa jauh akurasi-nya.

Satu hal yang penting diketahui adalah beberapa indikator dihitung dengan rumus berbeda, tetapi penampilannya bisa sangat mirip. Oleh karena itu, trader forex harus memahami jenis-jenis indikator, misalnya ada beberapa jenis indikator oscillator, indikator untuk mengukur kekuatan trend, indikator volatilitas dan sebagainya. Trader hendaknya tahu bagaimana menggunakannya dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan setiap indikator tersebut.

Pertanyaan kedua: Berapa pip yang secara wajar bisa diperoleh dalam sehari atau seminggu?
Pertanyaan ini sangat sering dilontarkan, dan kerap kali diulang. "Apakah profit 50 pip seminggu cukup bagi seorang trader full time?", atau "Apakah 250 pip per bulan terlalu tinggi?", atau "Bisakah saya pasang target profit 100 pip setiap kali open posisi?"

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebenarnya sia-sia. Dalam trading forex, menentukan target berdasarkan pip yang diperoleh adalah tidak benar dan bisa merusak kinerja trading.

Pasar forex tidak konsisten dan Anda tidak bisa mengatur perolehan Anda selama periode waktu tertentu. Bahkan dengan strategi trading yang sangat canggih pun, Anda bisa mengalami kerugian jika memang kondisi pasar tidak menguntungkan. Anda seharusnya fokus pada apa yang bisa Anda kendalikan. Hasil trading Anda akan sangat bergantung pada rencana trading yang telah Anda buat, dan bukan pada keputusan untuk membuka atau menutup posisi trading berdasarkan emosi.

Pertanyaan ketiga: Time frame mana yang paling pas untuk trading?
Penggunaan time frame trading bisa disesuaikan dengan jadwal dan kesibukan Anda sehari-hari. Ada trader full time yang bisa profit dengan menggunakan semua time frame trading.

Untuk trader dengan metode scalping, time frame yang digunakan biasanya 5-menit dan 15-menit. Untuk swing trader biasa menggunakan 1-hour hingga daily. Sedangkan trader jangka panjang biasanya menggunakan time frame daily dan weekly.

Pada dasarnya, Anda bisa trading menggunakan time frame berapa saja. Hanya saja sebelum membuka posisi trading, sebaiknya Anda konfirmasikan arah trend dengan kondisi pada time frame yang lebih tinggi. Kenapa? karena pergerakan harga pada time frame rendah, apalagi dalam hitungan menit, akan sangat banyak terganggu oleh noise. Agar tak tertipu oleh pergerakan harga yang hanya sementara, tengoklah timeframe yang lebih besar.

SUMBER : seputarforex.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #777  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Deposit dan Withdraw melalui Bank lokal

Kini anda dapat melakukan Deposit dan Withdraw melalui Bank lokal : BCA, MANDIRI, BRI, BNI

Klien yang terhormat!

Untuk mempermudah klien kami yang berada di Indonesia, dengan gembira kami mengabarkan kepada semua klien ForexChief, bahwa saat ini kami menyediakan Deposit dan Withdraw melalui Bank Lokal Indonesia.


Bank yang bisa anda gunakan untuk melakukan Deposit dan Withdraw adalah Bank BCA, Bank MANDIRI, Bank BRI dan Bank BNI.

Hormat kami,
ForexChief

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #778  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Faktor yang Memengaruhi Pasar Cryptocurrency Saat Ini

Cryptocurrency mengacu kepada mata uang digital yang dlindungi teknologi cryptographic. Saat ini, cryptocurrency adalah salah satu kelas aset trading yang tumbuh paling cepat, mewakili kemungkinan-kemungkinan yang bagus untuk menghasilkan profit.

Cryptocurrency dicirikan oleh pertumbuhan dan penurunan harga bertahap, dan juga perubahan yang tiba-tiba. Seperti aset lain, harga cryptocurrency didorong oleh berbagai faktor. Harga tergantung pada suplai dan permintaan di pasar. Namun terdapat juga faktor-faktor lain yang memengaruhi pergerakan harga cryptocurrency.

Apa saja yang memengaruhi harga cryptocurrency?

1. Suplai dan permintaan. Pertama-tama, harga cryptocurrency tergantung pada keseimbangan suplai dan permintaan – ini adalah hukum pasar. Ketika cryptocurrency populer dan banyak permintaan, harganya akan naik. Begitu juga sebaliknya, jika penawaran tinggi sedangkan permintaan rendah, harga akan turun. Perubahan cepat dalam keseimbangan suplai dan permintaan mengakibatkan harga naik dan turun. Lompatan di grafik mendorong trader untuk membeli atau menjual.

Mata uang digital tunduk pada volatilitas tinggi, yang menjadikannya alat yang cocok untuk trading. Nilai tukar berfluktuasi secara konstan. Dalam waktu hanya sehari, mata uang digital apa pun dapat naik sebanyak 10-15% atau bahkan harganya menjadi dua kali lipat.

Baik investor besar maupun trader kecil yang ingin menghasilkan uang dari fluktuasi harga memperdagangkan crypto. Salah satu cara termudah untuk mulai mengenal cryptocurrency adalah dengan membuka akun trading di pialang forex. Kebanyakan pialang menawarkan nasabahnya untuk trading dengan mata uang digital. JustForex menawarkan kepada nasabahnya untuk berdagang 13 pasang cryptocurrency dengan spread bersaing dari 0, dan leverage hingga 1:3.

2. Regulasi cryptocurrency. Salah satu faktor terpenting saat ini yang dapat memengaruhi situasi secara serius di pasar cryptocurrency. Berita tentang pelarangan mata uang digital tertentu atau industri secara keseluruhan serta diakuinya Bitcoin sebagai alat pembayaran memengaruhi harga.

3. Berita infrastruktur. Semua yang membuat Bitcoin lebih dekat dan penggunaan yang lebih mudah memengaruhi harga pasar dengan mudah. Kemunculan ATM crypto, kolaborasi dengan sistem pembayaran terbesar, dukungan pembayaran bitcoin oleh perusahaan retail terbesar atau kafe dan restoran – informasi jenis ini memiliki efek besar pada dinamika pasar dan kenaikan harga.

4. Serangan peretas/hacker. Tidak ada hal bagus yang dapat diharapkan dari berita seperti ini. Laporan tentang peretasan seringkali mendorong penurunan harga. Pasar merespons secara instan dan intensitasnya tergantung pada otoritas situs yang diserang.

5. Listing koin di bursa teratas. Listing cryptocurrency, dan juga delisting, adalah penyebab perubahan harga yang tidak dapat dihindari. Informasi bahwa ada cryptocurrency baru akan ditambahkan di bursa meningkatkan minat pada mata uang itu. Dalam sebagian besar kasus, menambahkan cryptocurrency ke bursa menyebabkan peningkatan popularitas, dan selanjutnya likuiditas cryptocurrency. Listing adalah peristiwa positif yang dapat membawa kenaikan harga. Delisting hampir selalu sebuah tanda penurunan signifikan.

Sering dapat diketahui bahwa begitu ada koin baru muncul di pasar cryptocurrency, koin ini menarik banyak investor yang ingin menghasilkan uang dari kenaikan tajam harga. Perlu diingat bahwa kenaikan ini hanya singkat.

6. Berita di media. Volatilias harga cryptocurrency sebagian besar berdasarkan hype yang seringnya menjaga minat tetap tinggi. Penurunan harga tajam dapat dipengaruhi oleh sebuah postingan di media sosial dan ujaran orang terkenal di dunia cryptocurrency yang disengaja. Di bidang cryptocurrency, berita benar-benar punya pengaruh signifikan pada situasi di pasar.

Namun, berita bisa jadi palsu. Dalam keadaan demikian, investor akan menjadi minus. Untuk mencegah ini, pialang JustForex menyarankan untuk hanya menggunakan sumber berita yang diverifikasi, serta analisis berita pada beberapa sumber karena bisa saja Anda menemukan pernyataan yang tidak didukung.

SUMBER : forexindonesia.org


Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #779  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

Money Management & Trading Plan

Banyak trader yang sepertinya enggan mencermati dua hal tersebut, dan kebanyakan adalah trader pemula. Namun ada juga banyak kawan saya yang jam terbangnya 2 sampai 3 tahun, baru menyadari pentingnya Money Management (MM) dan Trading Plan, setelah mulai frustasi akibat terlalu sering menghadapi dua kata yang ditakuti oleh semua trader: Margin Call... atau MC.

MM pada dasarnya memiliki prinsip yang mudah dipahami, yakni tentang pengaturan margin, dengan implementasi Risk & Reward yang disesuaikan dengan besarnya balance yang dimiliki. Ada banyak sumber yang menyebutkan 1 sampai dengan 10 persen total transaksi terhadap balance adalah MM yang masih bisa dikatakan moderat atau layak, terutama untuk trader harian atau intraday trader. Ada juga yang menyebutkan 20 sampai 30 persen dari balance masih dianggap layak dan kebanyakan dianut oleh intraday trader yang agresif. Sementara long-term trader umumnya menggunakan 1 sampai 5 persen total transaksinya terhadap balance.

Di bawah ini saya akan memberikan gambaran sederhana tentang implementasi Risk & Reward, agar kita lebih memperhatikan soal MM:

Katakanlah, kita menerapkan Risk & Reward dengan perbandingan 1:2, dengan SL 20 pips dan target 40 pips, dan kita melakukan transaksi pada hari tertentu dengan 2 entri posisi yang berhasil menyentuh target, dan 2 entri posisi yang menyentuh SL.
  • 2 entri posisi menyentuh target = 2 x 40 pips = 80 pips.
  • 2 entri posisi menyentuh SL = 2 x 20 pips = 40 pips.
  • Masih ada selisih profit = 80 pips profit - 40 pips SL = 40 pips profit.
Dari contoh sederhana di atas, dengan rasio win/loss 2:2 kita masih bisa menghindari kerugian dan mendapatkan keuntungan dari transaksi intraday trading dengan implementasi MM yang Risk & Reward-nya terukur, bahkan jika misalnya kita menerapkan SL/Target atau Risk & Reward dengan perbandingan 1:1.

Sekali lagi, contoh di atas adalah sebuah gambaran yang sederhana, karena penerapannya memang membutuhkan kecermatan yang harus ditopang dari dua sisi: analisa teknikal dan analisa fundamental, yang kemudian dua hal itu akan memberikan gambaran di benak kita tentang strategi apa yang harus dilakukan. Ini adalah persoalan Trading Plan, yang juga seringkali diabaikan oleh banyak trader.

Pada dasarnya Trading Plan adalah rangkaian prosedur yang sudah harus anda tetapkan sebelum memulai entri posisi dan kemudian menjalankan prosedur tersebut ketika market memberikan kondisi-kondisi tertentu. Contoh sederhana prosedur kondisional dengan logika umum pemrograman komputer mungkin bisa dimengerti dengan mudah, misalnya: IF [kondisi A] THEN [lakukan rencana A], IF [kondisi B] THEN [lakukan rencana B]. Dengan demikian, apa yang sedang kita kerjakan dalam transaksi forex adalah sebuah pekerjaan yang terencana dan terukur dengan baik, yang tentunya akan memberikan output yang sejalan dengan prinsip-prinsip perdagangan: kerugian sekecil mungkin dan keuntungan yang maksimal.

Ada sebuah jargon yang populer di dunia trading forex: "If you fail to plan, then you plan to fail", jika anda gagal membuat perencanaan, maka anda berencana untuk gagal.

Semoga artikel yang singkat ini bermanfaat.

SUMBER : http://www.forexindo.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
  #780  
Old 3 Weeks Ago
jakaduriat's Avatar
jakaduriat jakaduriat is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2018
Posts: 851
Rep Power: 3
jakaduriat mempunyai hidup yang Normal
Default

2 Cara Menghadapi Ketidakpastian Pasar

Jika Anda seorang trader forex tetapi tidak mampu menghadapi ketidakpastian pasar, maka akibatnya akan fatal, taruhannya seluruh modal trading Anda.
Seperti menerbangkan pesawat, trading forex adalah pekerjaan serius. Keadaan cuaca saat penerbangan berlangsung bisa diprediksi, tetapi tidak bisa dipastikan. Prediksi bukan hal yang pasti, dan seorang pilot harus bisa menghadapi ketidakpastian cuaca. Taruhannya tentu saja nyawa seluruh awak dan penumpang pesawat. Demikian pula dalam trading forex, keadaan pasar bisa diprediksi, tetapi tidak bisa dipastikan. Jika Anda seorang trader forex, tetapi tidak mampu menghadapi ketidakpastian pasar, maka akibatnya akan fatal. Taruhannya seluruh modal trading Anda atau klien Anda.

Pasar forex sungguh sangat menantang dan membuat trader penasaran untuk menaklukkannya. Bak binatang buas yang selalu berjaga selama 24 jam, pasar forex agak irrasional dan ‘mudah tersinggung’. Dengan sedikit agitasi, pasar bisa dengan tak terduga berubah dari jinak menjadi buas atau volatilitas-nya meninggi, kemudian dengan cepat berbalik lagi. Tak seorangpun bisa menduga apa yang akan terjadi kemudian. Menurut para trader yang telah berpengalaman, untuk menghadapi rasa takut akibat ketidakpastian pasar tersebut hanya dibutuhkan 2 hal yang sederhana, yaitu menerima keadaan pasar seperti apa adanya, dan melakukan persiapan yang sebaik-baiknya.

1. Menerima keadaan pasar seperti apa adanya
Ray Dalio, hedge fund manager terkenal dan pendiri perusahaan hedge fund ranking pertama dunia saat ini, Bridgewater Associates, pernah menulis bahwa "tidak peduli betapa kerasnya Anda bekerja, Anda masih akan bisa berbuat kesalahan." Dengan pengalaman trading lebih dari 35 tahun serta pengalaman bekerja sama dengan para investor terkemuka plus trading tools yang paling mutakhir, Ray Dalio membuktikan dan mengakui bahwa tidak ada strategi yang sempurna atau ‘holy grail’ dalam trading.

Jika Anda mengira memiliki kemampuan analisa pasar yang begitu mumpuni, baik secara teknikal maupun fundamental, sehingga hasil trading Anda akan seperti yang diinginkan, cobalah untuk berpikir lagi. Pada kenyataannya Anda tidak akan bisa memperkirakan setiap pergerakan harga, dan sistem trading Anda tidak akan selalu tepat dalam merespon variabel pasar kecuali Anda bisa melihat ke "waktu yang akan datang". Anda tetap akan bisa loss, dan jika tidak bisa menerima keadaan pasar yang memang tidak pasti, Anda akan sulit beradaptasi dengan keadaan yang selalu berubah. Sayangnya, banyak trader menyadari hal ini setelah lama trading dengan jumlah transaksi yang cukup banyak.

2. Persiapan sebaik mungkin
Cara kedua untuk mengurangi risiko akibat ketidakpastian adalah dengan melakukan persiapan sebaik mungkin. Bisnis serius memerlukan persiapan yang serius. Seorang profesional seperti dokter bedah akan melakukan persiapan yang serius dengan membentuk team yang terdiri atas dokter-dokter yang telah teruji sebelum melakukan bedah jantung. Jika terjadi hal-hal yang tidak terduga, akibat fatal dari ketidak-pastian tersebut bisa dikurangi dengan persiapan yang matang.

Untuk membuat persiapan yang matang dalam trading forex, Anda harus memahami pengetahuan pasar dan pengendalian risiko, seperti arah sentimen akibat rilis suatu data fundamental, serta cara mengatur level stop dan menentukan target profit. Hal tersebut akan mengurangi risiko, karena Anda telah membuat skenario bila sesuatu yang paling buruk terjadi. Jika Anda telah mengetahui apa yang akan terjadi jika harga naik, turun ataupun sideways, lalu apa yang Anda takutkan?

Menerima keadaan pasar seperti apa adanya dan persiapan yang sebaik mungkin memang tampak sederhana tetapi tidak mudah dilakukan. Jika Anda bisa bertahan lama dalam trading forex, maka ketidak-pastian pasar akan bisa Anda atasi dengan sendirinya lewat pengalaman. Sejalan dengan waktu, Anda akan bisa mengembangkan cara trading yang baik yang tidak hanya berorientasi

SUMBER :www.seputarforex.com

Facebook ForexChief Indonesia
Twitter ForexChief Indonesia
Sponsored Links
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +7. The time now is 09:01 PM.

 

About Us

"Ceriwis Forum is a place to find information in various categories. Be inspired, Be social, Join the Community!"

 

Pasang Iklan

Mau Pasang Iklan? Klik tombol di bawah ini.

Download on App store    Download on Google play
Copyright © 2018