Ceriwis

Hanguang 800 Adalah Cip Kecerdasan Buatan Pertama Alibaba

Jeff Zhang, Chief Technology Officer Alibaba Group dan President of Alibaba Cloud Intelligence.
Ceriwis – Alibaba punya terobosan baru di bidang teknologi. Mereka menciptakan cip pertamanya yang didukung kemampuan proses artificial intelligence (AI) alias kecerdasan buatan. Cip bernama Hanguang 800 itu disebut bisa meningkatkan efisiensi sebuah platform marketplace.
Alibaba mengungkap cip Hanguang 800 dalam acara Apsara Conference 2019 yang digelar di Hangzhou, China, pada 25-27 September 2019.
“Peluncuran Hanguang 800 adalah langkah penting dalam usaha kami menciptakan teknologi next generation, meningkatkan kemampuan komputasi yang akan mendorong bisnis kita sekarang dan yang akan datang sambil meningkatkan efisiensi energi,” ujar Jeff Zhang, Chief Technology Officer Alibaba Group sekaligus President of Alibaba Cloud Intelligence.
Perkenalan cip AI Alibaba, Hanguang 800.
“Ke depannya, kami berencana untuk memberikan kemudahan bagi klien kami untuk mengakses kemampuan komputasi yang lebih tinggi yang didukung oleh chip ini kapan pun dan di manapun melalui cloud kami,” lanjutnya.
Saat ini, cip Hanguang 800 digunakan oleh Alibaba untuk meningkatkan kemampuan pencarian di TaoBao, situs jual beli milik mereka. Selain itu, cip ini juga digunakan untuk meningkatkan performa penerjemahan otomatis serta rekomendasi produk bagi pengguna. Hanguang 800 untuk sekarang masih belum dijual bagi perusahaan di luar Alibaba Group.
Ilustrasi Alibaba Group.
Zhang menjelaskan bahwa Hanguang 800 punya kelebihan dibanding penggunaan GPU dan CPU biasa. Menurut Zhang, dibanding GPU dan CPU biasa, Hanguang 800 menggunakan hardware yang lebih sedikit dalam melakukan suatu pekerjaan yang sama. Selain itu, rata-rata latensi juga berkurang hingga setengah, dan konsumsi energi menurun hingga lebih dari setengahnya.
Zhang menceritakan manfaat chip ini pada Pailitao, mesin pencari gambar Alibaba, yang harus memproses lebih dari miliaran gambar setiap harinya. Ia mengatakan bahwa berkat Hanguang 800, suatu pekerjaan yang tadinya memakan waktu berjam-jam bisa selesai dalam lima menit saja.

Richard Samuel