Ceriwis

Harus Tau! Inilah Makan Yang Dapat Membunuh Sel Kanker

Ilustrasi kanker
Ceriwis – Kamu adalah apa yang kamu makan. Ungkapan ini seakan mengingatkan kita untuk menjaga apa yang masuk ke perut. Sebab, apa yang kamu makan dan minum dapat menjadi penyebab utama munculnya kanker.
Hal itu bisa dicegah dengan memperhatikan makanan yang kamu konsumsi. Tapi, selain mengetahui daftar makanan penyebab kanker, kamu juga harus tahu jenis makanan apa yang untuk mencegah kanker.
Lantas, apa saja menu makanan tersebut? Berikut empat makanan yang dapat mencegah timbulnya kanker sebagaimana dilansir Medical Daily.
  • Kentang Ungu
Menurut peneliti dari Pennsylvania State University, mengonsumsi kentang ungu setiap hari selama satu minggu, terbukti efektif dapat memblokir sel-sel berbahaya yang dapat menyebabkan kanker usus besar.
Ilustrasi Kentang
Peneliti mengatakan, bioaktif anthocyanin, senyawa pemberi warna pada kentang, yang terkandung dalam kentang ungu bisa membantu menurunkan risiko timbulnya tumor dan mengurangi agresivitas sel kanker.
  • Teh Hijau
Peneliti di China menemukan bahwa teh hijau dapat membantu membunuh sel induk kanker. Sebab, teh hijau memberikan epigallocatechin-3-gallate (EGCG), yang memicu sel kanker untuk bunuh diri dan dapat mengurangi pertumbuhan sel induk kanker usus hingga 50 persen.
Selain itu, sebuah studi dari University of Salford di Inggris menunjukkan bahwa teh hijau matcha juga bisa membantu melawan kanker. Teh hijau matcha punya kemampuan untuk membunuh sel induk kanker dengan memotong sumber energi mereka. Teh hijau jenis ini efektif melawan kanker payudara.
Teh Hijau
  • Minyak Zaitun Extra Virgin
Minyak zaitun extra virgin dapat memberikan tubuh secoiridoids, metabolit yang efektif dalam mengurangi pertumbuhan sel induk kanker payudara. Dalam sebuah riset pada hewan, minyak zaitun jenis ini mampu mencegah perkembangan kanker dan mengurangi pertumbuhan tumor pada hewan yang telah mengidapnya.
  • Kacang kenari
Kacang kenari dapat membantu menangani kanker usus besar. Kacang ini bisa membantu mengurangi risiko berkembangnya penyakit dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien.

Melanie Putri