Ceriwis
Home » Wow » Ini efek yang tertinggal kalau orang tersembar petir dan tidak meninggal

Ini efek yang tertinggal kalau orang tersembar petir dan tidak meninggal

Petir jadi salah satu fenomena yang paling ditakuti setiap orang saat hujan. Kedatangannya yang membuat orang sampai meregang nyawa itulah jadi faktor utamanya. Maka dari itu, banyak orang yang lebih memilih berdiam diri di dalam ruangan ketika ada petir menyambar-nyambar.

Tapi di sisi lain, ada orang yang benar-benar diberi kuasa Tuhan untuk tetap hidup setelah tersambar petir. Bahkan, dilansir dari laman okezone.com, ada lelaki bernama Melvin Roberts yang telah jadi korban amukan halilintar hingga enam kali namun dirinya tetap sehat sampai kini. Padahal kalau dipikir secara logika, sambaran petir yang sangat menyakitkan itu bisa membunuh kita dalam waktu sepersekian detik. Ya meskipun sambaran dari halilintarnya tidak terlalu parah.

Melvin Roberts selamat dari amukan petir sebanyak 7 kali [Sumber Gambar]

Melihat kejadian ini, banyak ahli menyebutkan jika korban amukan petir yang selamat belum tentu hidupnya normal seperti sebelumnya. Menurut mereka akan ada banyak efek permanen yang ditimbulkan karena fenomena ini. Bukan hanya trauma, tapi masih banyak dampak buruk yang diterima.

Pola lichtenberg [Sumber Gambar]

Hal yang paling mungkin terjadi adalah kerusakan pada tubuh. Biasanya, yang paling terlihat adalah bekas sambaran petir di sekujur tubuh. Uniknya, bekas luka tersebut mempunyai pola yang cukup menarik dan terlihat berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Dinukil dari laman keepo.me, bekas sambaran petir tersebut dinamakan dengan Pola Lichtenberg. Pola yang mirip seperti ranting pohon tersebut bisa terjadi lantaran pembuluh darah terbakar akibat dari amukan petir. Maka dari itu, warna dari luka tersebut adalah merah.

Kelumpuhan karena sambaran petir [Sumber Gambar]

Namun bukan berarti orang-orang tersebut tidak memiliki kerusakan di dalam tubuhnya. Menurut Profesor Berthold Schalke dari Klinik Neurologi Universitas Regensburg, menyebutkan sambaran petir menyebabkan semua sinyal listrik di dalam tubuh menjadi kacau. Kalau menyerang otot, biasanya si korban teriakan halilintar tidak dapat mengendalikan gerakan tubuhnya alias lumpuh.

Kemudian, sambaran petir juga bisa menyerang jaringan saraf halus. Jika ini sudah parah maka si korban tidak bisa merasakan suhu dan sakit seperti biasanya. Intinya, ia akan kebal dari yang namanya dingin, panas ataupun sakit luar biasa. Selain itu, jika sudah menyerang otak, dapat mengakibatkan gangguan kepribadian. Atau bisa juga orang tersebut akan lebih susah untuk berkonsentrasi. Wah, parah juga ya.

Jadi, meskipun orang-orang yang selamat dari amukan petir terlihat baik-baik saja, tapi ternyata tubuhnya mengatakan tidak. Ya tentu saja, tegangan listrik yang dihasilkan oleh petir memang tidak dapat diterima dengan baik oleh manusia. Oleh karena itu, ketika ada halilintar, alangkah lebih baik untuk berlindung di dalam gedung saja. Tapi dengan syarat, hindari menggunakan peralatan listrik supaya terhindar dari sambaran petir.

Newsmaker

Add comment

window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({flush: true});