Ceriwis

Inilah Faktor Yang Menyebabkan Urine Manusia Sering Berbau Menyengat

Toilet Kereta Sleeper Car.
Ceriwis – Pada dasarnya, urine yang dikeluarkan setiap orang bisa memiliki aroma berbeda. Ini tergantung dengan apa yang mereka makan atau seberapa banyak mereka minum air.
Urine juga dapat bercerita banyak tentang kondisi kesehatan seseorang. Salah satunya lewat bau yang bisa jadi petunjuk tentang apa yang terjadi di dalam tubuh.
Terkadang, air kencing juga tercium seperti aroma belerang atau memiliki bau pesing yang sangat menyengat. Lantas, faktor apa saja yang bisa menyebabkan urine manusia berbau menyengat?
Berikut 10 faktor penyebab urine manusia beraroma bau sebagaimana dilansir Healthline.
  • Makan asparagus dan mengonsumsi makanan tertentu
Asparagus terkenal bisa membuat urine seseorang berbau seperti belerang. Ini karena tubuh manusia mengubah beberapa bahan kimia alami yang terkandung di dalam asparagus. Kendati begitu, tidak semua urine dari orang yang mengonsumsi asparagus beraroma aneh.
“Itu terjadi, kami pikir, karena ada enzim dalam tubuh beberapa orang yang memecah asparagus dengan cara tertentu, yang membuatnya memiliki aroma tertentu,” ujar Ojas Shah, MD., ahli urologi dan profesor urologi di Columbia University Medical Center dan Columbia Doctors Midtown, seperti dikutip SELF.
Selain asparagus, mengonsumsi bawang putih dan bawang merah dalam jumlah banyak juga bisa membuat urine beraroma aneh.
Rutin minum air putih agar tidak dehidrasi dan urine berwarna bening.
  • Dehidrasi
Air kencing terdiri dari campuran air dan bahan kimia yang terkandung di dalam tubuh. Saat kamu mengalami dehidrasi, rasio air terhadap bahan kimia menjadi lebih kecil. Kurangnya air untuk mengencerkan aroma kimia berakibat pada aroma urine yang berbau pesing
“Urin akan normal, jika kamu minum air yang cukup, umumnya memiliki jumlah bau yang sangat terbatas,” ujar Shah.
Adapun gejala dehidrasi bisa ditandai dengan mulut kering, rasa haus meningkat, merasa lelah, sakit kepala, kulit kering, dan pusing.
  • Obat-obatan tertentu
Obat-obatan juga bisa membuat aroma urine berbau menyengat. Dua contoh obat yang bisa membuat urine beraroma tertentu adalah suplemen vitamin B dan obat sulfa.
Obat sulfa biasanya digunakan untuk mengobati radang sendi, infeksi, dan diabetes. Suplemen vitamin B atau obat sulfa memengaruhi keseimbangan kimia di dalam tubuh, sehingga menyebabkan kelebihan bahan kimia sulfur yang berimplikasi pada aroma urine.
  • Infeksi Saluran Kemih (ISK)
ISK sering disebabkan oleh bakteri yang dapat mencemari urine dan menyebabkan bau yang berbeda dari biasanya. “Infeksi urin akan membuat bau urine kamu sangat busuk,” kata Shah.
Adapun gejala ISK meliputi sensasi terbakar saat buang air kecil, perasaan ingin kencing tapi saat membuangnya hanya mengeluarkan sedikit urine, nyeri panggul pada wanita, urine berdarah, dan warna urine keruh.
Ilustrasi infeksi saluran kemih pada ibu hamil
  • Sistitis
Sistitis mengacu pada peradangan kandung kemih. Ini disebabkan oleh ISK atau ketidakseimbangan bakteri “baik” dan “jahat” yang secara alami ditemukan di dalam tubuh.
Ketika peradangan kandung kemih disebabkan oleh bakteri, bakteri akan memengaruhi urine saat ia duduk atau melewati kandung kemih. Ini dapat menyebabkan aroma urine berbau menyengat.
  • Masalah pada hati
Jika hati tidak berfungsi dengan baik, maka hati tidak bisa menyaring racun dari urine dengan baik. Ini dapat mengubah warna, bau, bahkan konsistensi urine.
  • Prostatitis
Prostatitis mengacu pada peradangan nyeri di prostat pria dan daerah sekitarnya. Prostatitis disebabkan oleh infeksi bakteri.
Bakteri dapat mencemari urine saat meninggalkan kandung kemih dan bergerak pada uretra, sehingga menyebabkan urine berbau busuk.
Ilustrasi memegang penis
  • Fistula
Fistula adalah koneksi abnormal antara dua bagian dalam tubuh, seperti antara usus dan kandung kemih. Ketika ini terjadi, bakteri dari usus bisa bergerak ke kandung kemih. Ini dapat menyebabkan ISK atau infeksi kandung kemih, menghasilkan air kencing dengan aroma busuk.
“Sebuah fistula dapat berkembang di antara kandung kemih dan usus, dan dapat mencampur isi usus dan isi kandung kemih, membuat urine berbau busuk,” ujar Shah.
  • Hypermethioninemia
Hypermethioninemia adalah kondisi keturunan. Ini terjadi ketika ada kelebihan asam amino metionin dalam darah. Bau seperti sulfur sering terjadi ketika metionin tidak terurai dengan benar di dalam tubuh.
  • Diabetes
“Ratusan tahun yang lalu dokter bisa tahu orang menderita diabetes dengan mencicipi air seni mereka. Rasanya manis,” kata Shah. Orang-orang dengan diabetes yang tidak terdiagnosis atau kurang terkontrol biasanya memiliki urine yang berbau harum.

Melanie Putri