Ceriwis
Home » Life » Jika Pasanganmu Mengatakan 5 Hal Ini, Mereka Mungkin Tidak Hadir Secara Emosional Untukmu

Jika Pasanganmu Mengatakan 5 Hal Ini, Mereka Mungkin Tidak Hadir Secara Emosional Untukmu

Siksaan emosional seringkali tidak terdeteksi. Kita terkadang secara tidak sadar telah berada dalam sebuah hubungan yang tidak sehat. Kita seakan-akan tertutup matanya untuk menyadari dan memperhatikan apa yang sebenarnya terjadi dalam hubungan kita dengan pasangan. Siksaan secara emosional sulit dideteksi karena tidak meninggalkan luka yang terlihat nyata, seringkali dimulai sedikit demi sedikit, dan bisa dilakukan secara begitu halus dan tersembunyi sehingga korbannya mulai meragukan kewarasannya  sendiri, bukannya menyadari bahwa pasangannya yang sedang menyiksa mereka secara psikologis.

Untuk memahami bagaimana siksaan emosional bekerja, dan bagaimana para pelaku merusak korbannya, memberikan kita kekuatan untuk mengenali siksaan emosional sejak tahap awal dan menghindari pasangan toxic dengan kerusakan minimal.

INILAH 5 HAL YANG SERING DIKATAKAN KEPADA PASANGANNYA OLEH ORANG YANG SECARA EMOSIONAL TIDAK HADIR UNTUK PASANGANNYA.

Kalau pasangan kita mengucapkan kata-kata ini secara teratur, kita harus mempertimbangkan kemungkinan berada dalam hubungan yang toxic:

“SAYA TIDAK SUKA KAMU PERGI SENDIRIAN.”

Orang yang secara emosional tidak hadir suka mengendalikan pasangannya.

Salah satu taktik paling umum yang mereka gunakan adalah isolasi dan pengawasan terus-menerus.

Dalam hubungan yang sehat, kedua orang menghargai waktu bersama dan masing-masing pribadi.

Orang yang secara emosional tidak hadir seringkali cemburu dan menuntut untuk tahu pasangan mereka di mana dan apa yang sedang dilakukan.

Mereka mungkin mencoba mencegah kita keluar, atau menghujani kita dengan pesan dan panggilan telpon sehingga kita merasa lebih mudah berada di rumah saja sebagai gantinya.

“SAYA HANYA MENCOBA MENOLONG. JANGAN TERLALU DEFENSIF.”

Kalau pasangan mengkritik kita sambil mengklaim bahwa mereka berbuat seperti itu untuk kebaikan kita, ini adalah pertanda besar yang sebenarnya menunjukkan tingkah laku buruk.

Dengan berakting seolah mereka peduli pada kita, mereka mengusulkan bahwa tingkah laku kitalah yang tidak membantu, bukan mereka.

Mereka mungkin mengkritik pekerjaan, pakaian, pandangan, keluarga, teman-teman atau keterampilan sosial kita.

Sejalan dengan waktu, kita akhirnya percaya bahwa perspektif mereka benar, dan bahwa kita ini banyak kekurangan sebagai manusia. Kita menjadi rendah diri dan merasa kecil karena apa yang telah di doktrin pasangan terhadapa kita.

Sebagai hasilnya, kita akan berusaha lebih keras untuk mendapatkan persetujuan mereka, dan menjadi tergantung pada validasi mereka secara psikologis. Ini memberikan efek yang sangat tidak sehat bagi sisi psikologis kamu.

“JANGAN TERLALU BANYAK BICARA DENGAN TEMAN KAMU.”

Salah satu taktik dari orang yang secara emosional tidak hadir adalah dengan memutus korban dari jaringan sosialnya.

Ini karena teman dan anggota keluarga mungkin akan memperingatkan korban pada kenyataan bahwa hubungan mereka tidaklah sehat dan membantu mereka untuk pergi.

Hal ini membuat pelaku lebih sulit untuk mengendalikan korbannya.

Kita seharusnya curiga pada siapapun yang mencoba menciptakan jarak antara kita dengan teman-teman dan keluarga. Hal ini tidak mungkin dilakukan tanpa ada maksud yang buruk di dalamnya. Sungguh tidak wajar bila sebuah hubungan membatasi komunikasi pasangannya dengan teman dan keluarga dari pasangannya tersebut.

Seseorang yang mencintai kita menginginkan relasi kita tumbuh berkembang dan akan mendorong kita untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang yang kita cintai.

“SAYA TIDAK BISA HIDUP TANPA KAMU.”

Pernyataan ini mungkin terdengar romantis, tapi sesungguhnya adalah suatu tanda dinamika hubungan yang sangat tidak sehat.

Ancaman terselubung untuk bunuh diri atau melukai diri sendiri adalah suatu bentuk kendali.

Pelaku siksaan emosional tahu bahwa korbannya tidak ingin dianggap bertanggung jawab atas terlukanya orang lain, dan korban akan enggan untuk meninggalkan orang yang membuat ancaman macam ini.

Ingatlah bahwa kebanyakan pelaku tidak betul-betul melukai diri mereka sendiri ketika pasangannya pergi.

Kenyataannya, meninggalkan hubungan yang tidak sehat lebih berbahaya bagi korban, karena pelaku seringkali meningkatkan aksinya dalam usaha untuk kembali mengendalikan situasi.

 “KALAU KAMU TIDAK BERSALAH, SEHARUSNYA KAMU TIDAK KEBERATAN SAYA PERIKSA TELEPON KAMU.”

Setiap orang memiliki hak pribadi.

Kecuali kita memiliki sejarah perselingkuhan dan memutuskan untuk membiarkan pasangan melihat pesan dan e-mail agar pikiran mereka tenang, tidak ada alasan bagi mereka untuk memeriksa ponsel dan komputer kita.

Seseorang yang bersikeras bahwa kita memberitahu dia password kita sebenanrnya sedang berusaha mengendalikan kita.

Ini adalah sebuah tanda besar bahwa kita perlu memikirkan untuk meninggalkan hubungan ini.

Tinggal dengan pasangan yang tidak mempercayai kita tidaklah sehat. Kamu akan selalu merasa ketakutan dan serba salah setiap waktu. Kamu akan merasa apapun yang kamu lakukan harus atas persetujuan dia.

Pada waktunya, tingkah laku mereka akan menjadi begitu menguasai sehingga kita merasa tidak bisa mengirim pesan untuk teman atau keluarga.

APA YANG BISA DILAKUKAN JIKA BERADA DALAM HUBUNGAN YANG SECARA EMOSIONAL TIDAK SEHAT

Banyak korban merasa bahwa perbuatan pelaku entah bagaimana salah korban juga.

Ini sederhananya tidaklah benar, tanggung jawab selalu berada pada pelaku perbuatan.

Sayangnya, para pelaku jarang sekali mengubah tingkah lakunya, maka fokus pada kesejahteraan kita adalah strategi terbaik.

Berbagilah pada seseorang yang kita percayai.

Ini mungkin adalah sahabat dekat, keluarga atau pembimbing.

Pilihlah seseorang yang akan mempercayai kita, para pelaku sering mengisolasi korban dari jaringan pendukung, maka pilihlah seseorang yang kita tahu akan mendengarkan.

Jika kita butuh pertolongan untuk melepaskan diri dari hubungan atau ingin berbicara dengan seseorang yang tidak kenal dengan kita atau pasangan secara pribadi, hubungi organisasi yang membantu korban KDRT.

Kita bisa juga meminta layanan kesehatan untuk merekomendasikan ahli terapi yang baik.

Yane Pranata

Add comment

window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({flush: true});