Ceriwis

Karena Dianggap Sebagai Penjahan di Industri Game, EA Murka

Ceriwis – Vice President of Strategic Growth perusahaan Electronic Arts (EA), Matt Bilbey mengatakan tidak terima tentang persepsi para gamer yang memandang EA sebagai penjahat dalam industri game. Hal ini diketahui dari hasil wawancara Bilbey dengan GamesIndustry.biz.

“Selama 25 tahun EA telah berjuang untuk melawan persepsi para gamer yang hanya memandang kami sebagai penjahat dalam industri game,” ucap Bilbey.

“Kami suka membuat dan memainkan game. Namun, karena game yang kami buat kebanyakan berskala besar, kesalahan yang ada langsung menjadi bahan obrolan di kalangan gamer,” lanjutnya.

Beragam kesalahan Electronic Arts dalam beberapa tahun terakhir menyebabkan persepsi gamer terhadap perusahaan tersebut menjadi sangat buruk. Untungnya EA menutupi kesalahan tersebut dengan inovasi bernama EA Originals. Fitur EA Originals berguna untuk menghantarkan developer game indie untuk dijual di pasaran.

Bibley berharap bahwa EA Originals akan menghubungkan antara perusahaan EA dengan ide-ide kreatif dan inovatif dalam industri gaming. “Semakin besar perusahaan kami, semakin besar pula kekhawatiran kami dimana kami merasa semakin menjauh dari developer-developer baru yang berbakat. EA Originals merupakan kesempatan kami untuk saling berhubungan dengan developer berbakat tersebut beserta ide-ide kreatifnya,” jelas Bibley.

“Saat kamu berada di sebuah perusahaan (gaming) maka kamu akan melakukan beberapa keberhasilan dan kegagalan seperti layanan microtransaction, free-to-play, pihak yang diajak kerja sama, engine yang digunakan untuk membuat animasi dan masih banyak lagi,” ucap Bibley.

EA juga sangat senang bisa memberi masukan kepada developer-developer baru tersebut agar mereka tidak mengulangi kesalahan yang telah EA alami di masa lampau.

Hasil dari EA Originals sendiri telah dipaparkan pada ajang E3 2019, yaitu Lost in Random, RustHeart, dan game baru dari developer A Way Out, Hazelight Studio. Hasil karya EA Originals sebelum itu adalah Fe, Unravel dan Sea of Solitude yang akan rilis minggu depan.

Andika Gumilang

Tidak ada komentar