Ceriwis

Karena Tak Jadi Paskibraka, Kapolres Labuhan Batu Tawarkan Beasiswa untuk Koko

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang saat bersama Koko saat bertemu di Mapolres Labuhan Batu, Kamis (15/8).
Ceriwis – Koko Ardiansyah, siswa SMA di Kabupaten Labuhan Batu, menjadi perhatian usai video pengakuannya gagal jadi Paskibraka Labuhan Batu viral. Video tersebut mengundang simpati banyak orang, salah satunya Kapolres Labuhan Batu AKBP Frido Situmorang.
Untuk menyemangati Koko yang gagal menjadi tim utama Paskibraka, Frido menawarkan beasiswa pendidikan untuk satu tahun.
“Saya juga tawarkan untuk biaya uang sekolahnya selama 1 tahun,” ujar Frido kepada Ceriwis, Kamis (15/8).
Selain itu, ia menawari Koko menjadi petugas pengibar bendera Merah Putih di Mapolres Labuhan Batu saat upacara kemerdekaan 17 Agustus.
“Saya undang Koko ke Polres untuk memberi semangat dan motivasi agar tidak larut dalam kesedihan dan saya tawarkan untuk pengerek bendera pada 17 Agustus di Polres,” ucap dia.
Frido mengaku telah mengundang Koko ke Mapolres Labuhan Batu. Ia ingin memberi semangat secara langsung kepada Koko.
“Karena saya dengar di media bahwa Koko diberhentikan sebagai Paskibra dan dan anak yatim, untuk memastikan berita itu saya undang ke Polres,” ujar Frido.
Terkait kasus tersebut, Kadispora Pemkab Labuhan Batu Ade Huzaini menjelaskan Koko tetaplah anggota Paskibraka Labuhan Batu. Namun, Koko berstastus sebagai cadangan.
“Tidak benar isu yang beredar. Koko tetap jadi anggota Paskibraka walaupun statusnya cadangan,” ujar Ade saat dikonfirmasi Ceriwis, Kamis (15/8).
Ade menjelaskan, status Koko yang merupakan cadangan membuatnya tidak ikut latihan secara efektif seperti anggota Paskibraka lainnya. Sebab, perannya sebagai pengganti apabila sewaktu-waktu ada anggota Paskibraka tim utama yang sakit atau berhalangan.

Andika Gumilang