Ceriwis

Keputusan wasit sewaktu pertandingan Indonesia vs UEA ini seperti kurang professional

Ceriwis – Pertandingan memperebutkan posisi aman ke perempat final antara Timnas Indonesiamelawan Uni Emirat Arab, Jumat (24/8) berlangsung menegangkan dan penuh kontroversi.

Indonesia sempat tertinggal lebih dulu karena wasit memberi penalti untuk UEA dan berhasil membuahkan satu gol. Indonesia kembali menyamakan posisi dengan gol cantik dari Beto.

Sayangnya, wasit kembali memberi penalti untuk EUA dan kedudukan berubah 2-1 untuk keunggulan UEA dan berhasil dibalas lagi oleh Stefano Lilipaly hingga berakhir 2-2.

Hingga dua kali babak tambahan skor masih sama. Mau tidak mau adu penalti harus dilakukan dan Indonesia terpaksa menyerah dengan skor 3-4.

Terlepas dari hasil akhir yang mengecewakan, pemimpin pertandingan Timnas U23 Indonesia VS UEA, wasit Shaun Robert Evans menjadi sorotan. Di pertandingan yang berlangsung ketat itu ada keputusan-keputusan wasit yang menarik perhatian. Berikut 3 keputusan wasit Shaun Evans yang dinilai kontroversial.

1. Penalti kedua untuk Uni Emirat Arab.

Keputusan pemberian hukuman penalti jadi kontroversial karena dalam tayangan lambat yang disiarkan televisi tidak terlihat gerakan pemain Timnas Indonesia yang melanggar, khususnya dalam kasus penentuan penalti kedua.Hansamu Yama yang dinilai melanggar pemain lawan di area kotak penalti tidak membuat kontak langsung dengan si pemain lawan saat ia terjatuh.

2. Kiper Uni Emirat Arab seharusnya mendapat kartu merah.

Kiper UEA, Alshamsi Mohamed memang cukup membuat kesal banyak suporter Indonesia. Tindakannya yang sering mengulur waktu sepanjang pertandingan, khususnya saat akan melakukan goal kick ‘hanya’ diganjar kartu kuning.

3. Pelanggaran Ilham Udin saat perpanjangan waktu hanya diganjar kartu kuning.

Pada babak tambahan, keputusan wasit Shaun pun masih mengundang kontroversi. Saat itu Ilham Udin berlari kencang menerobos pertahanan UEA dari sayap kanan. Sayangnya harus terhenti saat dijatuhkan oleh Ghanim. Pelanggaran tersebut hanya membuahkan kartu kuning.

Editor Baik