Langkah-Langkah Kreasi Membuat Poster dengan Si Kecil

membuat poster

membuat poster

 

Anak-anak suka berkarya, apalagi jika karyanya bisa dipajang dan dinikmati banyak orang. Poster merupakan salah satu karya seni yang seru untuk dibuat, bisa menstimulasi daya imajinasi si kecil, dan mengembangkan keterampilannya mendesain dan menggambar. Selain untuk mendekorasi ruangan, poster juga memiliki fungsi lain, misalnya memberi informasi tentang kegiatan di sekolah berupa pentas seni, penggalangan dana, dll.

 

Kali ini, kami akan membahas langkah demi langkah menciptakan poster untuk si kecil. Sebelum mulai, jangan lupa mengalasi tempatnya berkarya dengan kertas koran bekas untuk mempermudah Anda membersihkan cipratan cat atau coretan tinta. Tidak perlu khawatir “kekacauan” yang akan terjadi, biarkan saja dia berkreasi sesuai imajinasinya. Cara menghilangkan noda tinta yang sudah kering di baju tidak sulit, kok.

1. Siapkan bahan-bahannya
Jika Anda tidak bisa menemukan kertas khusus poster, Anda bisa membeli karton putih dan memotongnya sesuai ukuran yang dibutuhkan si kecil. Siapkan penggaris, pensil, cat air, tinta, kuas, dan sebagainya. Silakan bertanya pada seniman kecil Anda apa saja yang dia butuhkan secara mendetail, karena tiap proyek membutuhkan peralatan yang berbeda.

2. Pikirkan temanya
Siapkan tema yang akan dituangkan ke dalam poster, lalu pikirkan warna, gambar, dan kata-kata yang sesuai dengan tema tersebut. Misalnya untuk tema hari raya Idul Fitri, arahkan si kecil pada pemakaian warna dasar hijau muda dengan gambar ketupat di tengah dan seterusnya.

3. Tentukan warna dasar
Anda bisa memulai dengan memberikan warna latar belakang di kertas poster. Cara termudah melakukan hal ini adalah menggunakan cat air dan kuas berukuran besar. Biarkan si kecil memulaskan warna di permukaan poster. Tetapi jika warna karton sudah sesuai keinginan si kecil, langkah ini bisa dilewati.

4. Rancang susunan komponen-komponen poster
Sembari menunggu warna dasar mengering, Anda bisa berdiskusi dengan si kecil untuk menentukan komponen-komponen yang akan dipakai di poster dan letak tulisan, gambar, dan pernak-pernik lainnya. Tetapi ketahuilah bahwa mata manusia secara alami akan menuju ke bagian tengah poster, lalu ke atas, kemudian ke bawah.

5. Pilih kata-kata yang “catchy”
Jika menginginkan kata-kata untuk menemani gambar di poster, pilihlah yang singkat dan mudah dibaca. Kalimat yang terlalu panjang memakan banyak tempat dan bisa mengalihkan fokus dari gambar yang merupakan komponen utama sebuah poster.

gambar sketsa

6. Gambar sketsa
Setelah semua proses perencanaan selesai, kini saatnya meletakkan semua komponen ke dalam poster. Gunakan pensil untuk menggambar draf awal. Jika si kecil berubah pikiran, dia bisa menghapusnya dan mulai kembali.

7. Warnai poster
Jika sketsa sudah memuaskan, kini saatnya mewarnainya. Metode mewarnai bisa bermacam-macam, baik itu menggunakan car air, spidol, tinta, krayon, dan sebagainya. Biarkan si kecil memutuskan sendiri bagaimana dia mewarnai posternya sebagai latihan untuk mengambil keputusan sendiri.

8. Pajang poster
Anda bisa membingkai poster atau menempelkannya langsung di dinding. Dengan melihat karyanya dipajang dan dinikmati orang, si kecil akan merasa bangga dan hal ini bisa meningkatkan rasa percaya dirinya.

Setelah proses membuat poster selesai, kini saatnya beres-beres. Libatkan si kecil dalam proses membersihkan dan membereskan peralatan. Ajari dia untuk menyimpan kembali alat-alat lukis di tempat yang tersedia, dan membersihkan semua cipratan dan coretan cat atau tinta. Anda juga bisa mencari cara menghilangkan noda tinta yang sudah kering di baju di internet jika bajunya tercoret tinta. Selamat mencoba kreasi poster dengan anak di rumah!

SUMBER

Leave your vote

-1 points
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 1

Downvotes percentage: 100.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *