Menjadi Pramugari Lebih Sulit Dibandingkan Masuk Harvard?

ilustrasi pramugari

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com – 30/10/2017, 17:42 WIB
ilustrasi pramugari
ilustrasi pramugari(encrier)

KOMPAS.com – Lebih mudah untuk masuk Harvard daripada menjadi seorang pramugari maskapai Delta. Benarkah demikian? Bagaimana ceritanya?

Saat maskapai tersebut mengumumkan ada 1.000 lowongan pramugari untuk tahun 2018, lebih dari 125.000 orang melamar. Namun kurang dari satu persen dari mereka yang diterima— dan ini lebih ketat dibandingkan penerimaan Harvard sebesar 5,1 persen.

Selain itu, seleksi melalui serangkain tes seperti mengirim aplikasi, melakukan wawancara video, wawancara tatap muka, dan menyelesaikan delapan pekan pelatihan yang berat di kantor pusat Delta, Atlanta.

Bahkan maskapai tersebut mendokumentasikan perjuangan seleksi tersebut lewat mini seri di Youtube, “Earning our Wings”, yang merekam perjalanan lima calon pramugari baru mengikuti pelatihan. Lewat dokumentasi tersebut para kandidat pramugari dan penumpang pesawat bisa lebih memahami mengapa menjadi pramugari bukan hal yang mudah.

“Kami bukan hanya pelayan di atas langit,” kata Shawan Kathleen (48), seorang mantan pramugari yang menceritakan perilaku buruk penumpang pesawat dalam akun instagram Passenger Shaming. “Kami tidak di sana hanya untuk menuangkan soda.”

Baca juga : Apa yang Diperhatikan Pramugari Saat Anda Naik Pesawat?

“Prioritas pertama kami adalah menjaga Anda tetap selamat dan itulah kegunaan latihan selama berpekan-pekan: Mempelajari bela diri dan bagaimana mengatasi penumpang yang melakukan kekerasan dan bagaimana menggunakan CPR (Cardiopulmonary Resusication) jika jantung seseorang tiba-tiba berhenti. Menjadi pramugari 100 persen lebih sulit dibandingkan menjadi seorang polisi. Dan mereka harus merekrut orang yang bisa mengatasi hal tersebut,” ungkapnya.

Ilustrasi pramugari melayani penumpang
Ilustrasi pramugari melayani penumpang(Dmitriy Shironosov)

Shannon Kontalonis (33) yang menghabiskan 11 bulan sebagai pramugari ExpressJet, maskapai penerbangan regional, setuju. “Penumpang seharusnya bahagia karena mereka hanya tahu sekitar 10 persen dari apa yang pramugari bisa lakukan,” katanya. “Jika Anda melihat pramugari melakukan 90 persen kemampuan lainnya, itu artinya Anda berada dalam masalah!”Cheryl a Schwartz, mantan pramugari, menyebutkan daftar keterampilan lain dari pramugari adalah: “Pendidikan tinggi, berbicara dalam berbagai bahasa, menarik dan terawat, memiliki kemampuan verbal untuk berbicara dengan baik, dan beberapa kemampuan pelayanan terhadap pelanggan, melek komputer serta matematika dasar. Ia juga harus bersedia berpindah-pindah dan melewatkan hari ulang tahun, liburan dan keluarga.”

“…dan harus mampu mendorong troli seberat 90 kilogram dalam keadaan menanjak.

Pramugari baru yang menduga pekerjaannya hanya berjalan-jalan gratis ke tempat eksotis biasanya akan kecewa dengan pilihan itu. Agar mereka tak merasa tertipu, beberapa mantan pramugari membagikan hal-hal yang paling mengejutkan yang mereka pelajari dari pekerjaan mereka, termasuk bagaimana menangani penumpang nakal, mabuk, atau bermasalah.

1. Mengikuti boot camp

Pramugari baru menjalani pelatihan hingga dua bulan untuk setiap skenario yang akan terjadi di ketinggian 35.000 kaki—termasuk simulasi kecelakaan yang membuat pesawat berguncang dan dipenuhi asap. Kelly Payne, 34, yang bekerja untuk Maxjet Airlines dan US Airways, melakukan 11 jam latihan selama enam pekan untuk latihan prosedur darurat, bela diri dan mengingat setiap bagian dari pesawat. “Ada tes setiap hari, jika gagal, Anda akan dikeluarkan dan mungkin tidak akan bisa menjadi pramugari lagi.

2. Jadwal kerja yang gila

Pramugari termasuk profesi yang harus “on call”, alias sewaktu-waktu bersedia ditugaskan dan segera menuju bandara dalam waktu dua jam atau kurang untuk berangkat terbang. “Jika Anda tidak menjawab telepon pada hari panggilan, atau telepon kembali dalam waktu 15 menit, Anda akan mendapatkan teguran. Tiga kali terguran dan Anda keluar!” kata Kontalonis.

Ada juga istilah jaga “ready reserve” di beberapa maskapai, dimana dua hari dalam sebulan, seorang pramugari harus mengenakan seragam lengkap dan siap di ruang awak bandara, untuk berjaga-jaga bila dibutuhkan untuk terbang.

Baca juga : 10 Hal yang Dialami Tubuh Saat Naik Pesawat

3. Menyewa apartemen mendadak

“Jika Anda tidak tinggal di kota tempat Anda berbasis sebelum terbang—seperti tinggal di Ohio, tapi berbasis di Bandara Laguardia di New York—Anda sering harus menyewa rumah atau apartemen terdekat seharga $250 dengan pramugari lain untuk empat hari Anda berada di posisi cadangan,” jelas Kathleen, yang menghasilkan $18.000 sampai $20.000 setahun. Tapi pramugari yang lebih senior yang telah lama bekerja selama bertahun-tahun bisa mendapatkan $70.000.

4. Dibayar setelah pintu kabin ditutup

Di beberapa maskapai, pramugari dibayar dengan “jam terbang”, yang tidak akan dimulai hingga pintu kabin pesawat ditutup. Sehingga pramugari tidak akan mendapatkan bayaran bila penerbangan Anda tertunda, atau saat pemeriksaan keselamatan pra-penerbangan di kabin, atau saat membantu penumpang naik pesawat. Kontalonis bercerita pernah bekerja selama dua penerbangan lebih dari 10 jam 30 menit, tapi hanya menerima bayaran 5 jam 30 menit.

5. Penerbangan gratis

Setiap pramugari mengatakan bahwa penerbangan gratis (alias “non-revenue” atau “non-rev” flights) adalah bagian terbaik dari pekerjaan itu, namun ada catatan. Pramugari harus tetap standby bila diperlukan, dan mereka harus tetap mendahulukan penumpang. Jadi, Anda mungkin tidak bisa mendapatkan tempat duduk gratis di saat-saat penerbangan padat seperti hari libur.Tapi kalau bisa, ini merupakan keberhasilan. “Biasanya satu-satunya kursi kosong untuk penerbangan internasional, dan biasanya di kelas satu,” Kata Kontalonis.

6. Penumpang akan merayu Anda

“Salah satu kesalahpahaman terbesar adalah anggapan bahwa kami suka digoda, atau kami ingin pulang bersama penumpang,” Kata Kontalonis, yang sering diundang untuk tinggal di kamar hotel seseorang.

Ilustrasi pramugari melayani penumpang
Ilustrasi pramugari melayani penumpang(Dmitriy Shironosov)

Pernah sekali pasangan yang sudah tua mengundangnya untuk bergabung dengan mereka di bak mandi air panas. “Orang-orang berpegang pada gagasan pramugari Pan Am dari tahun 1960an di mana pramugari ada untuk tampil cantik dan melayani penumpang,” katanya.Baca juga : Lupakan Keinginan Bercinta di Toilet Pesawat

7. Atau akan curhat

Kathleen terkejut dengan betapa seringnya dia menjadi tempat curhat bagi penumpang yang sedang mengalami masalah. “Anda akan menemukan bahwa kebanyakan pramugari sangat berempati dan mereka akan berusaha membuat penumpang senyaman mungkin,” katanya. “Kami tidak masalah dengan hal itu … tapi kemudian, seringkali ada penumpang yang menggunakan kesempatan untuk bicara soal seks.”

8. Singgah sebentar untuk liburan kecil sangat jarang

Kontalonis mengatakan bahwa singgah semalam untuk penerbangan regional adalah antara 10-18 jam, yang berarti Anda hanya punya waktu untuk makan malam dan tidur. “Tapi kadang-kadang Anda mendapatkan waktu 24 jam di kota, dan itu menyenangkan,” kata Kontalonis, yang mampu menjelajahi Toronto dan Quebec di Kanada dan Monterrey, Meksiko, selama beberapa kali singgah.

Ilustrasi pramugari
Ilustrasi pramugari(dusanpetkovic)

Dalam penerbangan yang lebih jauh, misalnya 15 jam dari dan ke London, dia biasanya diberi dua hari untuk beristirahat dan melihat-lihat pemandangan.9. Menangani hal berisiko

Kathleen tengah berada di penerbangan ketika sebuah alarm darurat berbunyi. Seorang pria tak sengaja membakar rambutnya sendiri saat merokok di kamar mandi. Kathleen mengembalikannya ke kursinya, memastikan tidak ada api yang menyala di toilet dan melaporkan kejadian tersebut ke kapten. Pihak keamanan membawanya keluar dari pesawat begitu mereka mendarat.

“Anda dikurung dalam sebuah tabung logam di langit ini, seringkali hanya dengan satu atau dua pramugari lainnya—karena FAA hanya memerlukan satu pramugari per 50 orang penumpang—jadi Anda tidak dapat memanggil manajer atau 911 jika ada orang yang bermasalah, melakukan kekerasan atau mengalami keadaan darurat medis—itu tugas Anda untuk menyelesaikan,” katanya. “Menjadi pramugari banyak sekali tanggung jawabnya. Dan sekali lagi, tugas kami tidak sekedar menuangkan minuman.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *