Ceriwis

Menurut Sains, Orang Tua Yang Membesarkan Anak-Anak Sukses Melakukan 7 Hal Ini

Tujuan utama setiap orang tua adalah membesarkan anak-anak yang sukses dalam hal apa pun yang mereka sukai. Kita semua berusaha agar mereka memperbaiki diri dan secara alami tumbuh menjadi orang dewasa yang disesuaikan dengan baik. Seseorang yang merasakan tujuan dan pemenuhan dengan kehidupan mereka. Untuk waktu yang lama sekarang, ilmuwan telah mempelajari tindakan yang diambil orang tua dan faktor-faktor yang mereka miliki pada anak-anak mereka dan pengaruhnya terhadap tingkat keberhasilan mereka. Dan walaupun metodenya dapat bervariasi tergantung pada kepribadian anak, ada beberapa hal pasti yang dapat kamu lakukan untuk memastikan anak anakmu diposisikan lebih baik untuk menjadi orang dewasa yang sukses.

 

  1. BUAT MEREKA MENGERJAKAN TUGAS

Mengajarkan tanggung jawab kepada  anak untuk lingkungan di sekitar mereka adalah pelajaran penting untuk dipelajari sejak dini. Itu membuat mereka tahu bahwa hal-hal yang tidak hanya dilakukan secara ajaib oleh orang lain. Mereka adalah bagian dari membuat lingkungan mereka menjadi tempat yang lebih baik untuk hidup bagi diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.

Dalam Ted Talk 2015 , Juile Lythcott-Haims sampai pada kesimpulan bahwa mayoritas “peserta dewasa yang sukses” dalam penelitiannya di Universitas Harvard melakukan pekerjaannya sebagai anak-anak.

  1. BATASI WAKTU GADGET ATAU MENONTON TV MEREKA

Paparan panjang untuk layar televisi, tablet atau ponsel dapat memiliki efek jangka panjang yang mengerikan pada otak anak yang belum berkembang. Ini sangat memperpendek rentang perhatian mereka dan menghambat keterampilan verbal dan sosial mereka. Menurut American Academy of Pediatrics, rekomendasi yang ditetapkan untuk waktu layar anak tergantung pada usia sebagai berikut:

  • 18 bulan ke bawah: Tidak ada waktu untuk gadget/ menonton TV sama sekali, kecuali untuk obrolan video.
  • 18-24 bulan: Orang tua yang memilih untuk memperkenalkan media digital harus memilih program berkualitas tinggi. Kamu juga harus menontonnya bersama anak-anak Kamu untuk membantu mereka memahami apa yang mereka lihat.
  • 2 hingga 5 tahun: batasi penggunaan layar untuk program berkualitas tinggi 1 jam per hari. Orang tua harus melihat bersama media dengan anak-anak untuk membantu mereka memahami apa yang mereka lihat dan menerapkannya pada dunia di sekitar mereka.
  • 6 tahun atau lebih : beri batasan konsisten pada waktu yang dihabiskan menggunakan media, dan jenis media, dan pastikan media tidak menggantikan tidur yang cukup, aktivitas fisik, dan perilaku lain yang penting bagi kesehatan.

Mereka juga akan memintamu menentukan waktu bebas media bersama-sama. Ini bisa berupa hal-hal seperti ketika makan malam atau sedang mengemudi, serta lokasi bebas media di rumah, seperti kamar tidur.

 

  1. MEMBACA UNTUK MEREKA

Selain rasa bahagia yang menyenangkan saat berpelukan dengan si kecil menjadi kebahagiaanmu dan mengajak mereka dalam petualangan sastra, membacakannya di usia muda secara ilmiah telah terbukti memberi mereka “peningkatan kemampuan membaca dan menulis yang bertahan lama.” Ini juga telah terbukti memberikan keterampilan verbal yang langgeng dan membantu memecahkan masalah yang mungkin di hadapi mereka di masa depan.

 

  1. MENUNDA KEPUASAN INSTAN

Gagasan untuk memberikan kepuasan instan kepada anak untuk setiap hal kecil yang mereka lakukan dapat sangat merusak mereka terutama setelah mereka menjadi orang dewasa. Ini dapat membuat mereka merasa tidak senang untuk memberi hadiah dan mereka mulai mengharapkannya tanpa banyak jika tidak ada pekerjaan. Ketika kamu mengajarkan anakmu kesabaran dan kegigihan sebelum mendapatkan hadiah, itu membuat mereka siap untuk mengambil tugas yang lebih sulit di masa depan. Serta memiliki karakter kuat dan tidak mudah puas akan hasil yang didapat sehingga memacu mereka untuk lebih giat lagi dari sebelumnya.

 

  1. BIARKAN MEREKA GAGAL

Melindungi anak dari kegagalan bisa menjadi salah satu hal terburuk yang dapat kamu lakukan. Walaupun mungkin menyakitkan melihat anak kita gagal pada sesuatu, itu adalah salah satu hal terbaik yang dapat kamu lakukan untuk mereka. Ini membantu seseorang untuk menyadari hal-hal tidak mudah. Jika kita benar-benar menginginkan sesuatu, kita harus mengubah kebiasaan kita, dan memperbaiki diri kita sendiri.

Kegagalan juga membuat mereka rendah hati untuk memahami bahwa mereka tidak bisa dan tidak akan menang sepanjang waktu. Dengan begitu mereka akan dapat menghargai setiap usaha.

 

  1. DORONG MEREKA UNTUK BEPERGIAN

Bepergian adalah salah satu pengalaman paling transformatif yang harus dijalani seseorang. Ini membuka kamu kearah budaya dan cara hidup baru. Mengekspos anakmu untuk melakukan perjalanan lebih awal akan memperluas kesadaran mereka melampaui batasan pola pikir kecil kota kecil mana pun yang bisa membuat seseorang jatuh. Student and Youth Travel Association baru-baru ini merilis sebuah survei yang menganalisis dampak perjalanan terhadap siswa di AS. Di antara banyak efek menguntungkan, mereka menemukan bahwa perjalanan membantu siswa meningkatkan rasa ingin tahu dan kemauan mereka untuk belajar, mengeksplorasi, dan tumbuh. Mereka juga menyimpulkan bahwa itu membuat siswa lebih toleran dan menghormati orang dan budaya yang berbeda.

 

  1. DORONG SEMANGAT MEREKA

Apa pun yang minat yang ditunjukkan anakmu, pastikan kamu mengobarkan api itu. Biarkan mereka tahu kamu mendukung bakat mereka dan mendorong mereka untuk mengejar sejauh yang mereka bisa. Kebanyakan orang tua suka mendorong anak-anak mereka ke dalam hal-hal yang mereka pikir akan menjadi yang terbaik bagi mereka, bahkan jika mereka tidak menyukainya. Tetapi hal terbaik yang dapat kamu lakukan untuk mereka adalah membiarkan mereka melihat ke mana gairah mereka membawa mereka.

 

 

 

Yane Pranata

Tidak ada komentar