Ceriwis

Pegawai Alibaba disuruh Berhubungan Seks Setiap Hari oleh Jack Ma

Pendiri Alibaba Jack Ma menjadi pembicara di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF – World Bank Group 2018 di Bali. Foto: ANTARA FOTO/ ICom/AM IMF-WBG

Ceriwis – Pendiri dan Chairman raksasa e-commerce Alibaba, Jack Ma, kembali mengeluarkan pernyataan yang tidak biasa. Setelah mendukung sistem kerja lembur 996, kini Jack Ma memberikan saran ‘nyeleneh’ agar pegawai Alibaba rajin bercinta.

Dalam acara pesta pernikahan massal pegawai Alibaba pada 10 Mei di Hangzhou, China, Jack Ma menyarankan para pegawainya untuk melakukan hubungan seks sebanyak enam kali selama enam hari. Artinya, pegawainya itu disarankan untuk melakukan hubungan seks setiap hari.

“Saat bekerja, kita menekankan semangat bekerja 996. Dalam kehidupan pribadi, kita harus mengikuti 669,” kata Jack Ma, dilansir Daily Mail.

Apa maksudnya? Prinsip 996 adalah bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam selama 6 hari seminggu. Sementara 669? Sebutan itu tampak merujuk pada kegiatan bercinta.

“6 hari, 6 kali (bercinta), dan durasi menjadi kuncinya,” kata Jack Ma, di hadapan 102 pasangan pengantin di acara pernikahan massal tersebut.

Diketahui dalam bahasa Mandarin, angka 9 (dibaca jiu) memiliki bunyi yang sama dengan kata “panjang” dalam bahasa Mandarin. Kalimat Jack Ma itu pun diunggah dan dipromosikan di laman resmi Alibaba di Weibo.

Jack Ma

Tak disangka, kutipan itu viral dan mengundang perhatian netizen di China. Tak sedikit dari warganet malah mengkritik dan mengecam saran Jack Ma tersebut dengan menyebutnya sebagai lelucon cabul.

“Membuat lelucon cabul di depan umum dan mempromosikannya. Memangnya Anda bertanggung jawab kepada anak di bawah umur?” kata salah satu netizen Weibo.

Selain itu, Jack Ma juga menyarankan para pegawai Alibaba yang baru menikah untuk bereproduksi. Ia menyebutkan anak-anak adalah investasi yang lebih baik ketimbang properti.

Pendiri Alibaba, Jack Ma.

“‘Kunci penilaian performa’ pertama dari pernikahan adalah untuk mendapatkan hasil. Pasti ada produk, apa produknya? Punya anak,” ujar Jack Ma.

“Pernikahan tujuannya bukan untuk mengumpulkan kekayaan, bukan untuk membeli rumah, bukan untuk membeli mobil, tetapi untuk memiliki anak bersama,” sambungnya.

Pernyataannya tersebut berkaitan dengan menurunnya angka kelahiran di China yang mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi negara. Pada tahun 2018, angka kelahiran di China turun hingga 2 juta menjadi 15,23 juta. Angka itu terendah sejak 1961.

Andika Gumilang