Ceriwis
Home » Sport » Pelari yang sempat diragukan kelaminnya ini akan bertarung di Asian Games

Pelari yang sempat diragukan kelaminnya ini akan bertarung di Asian Games

Ceriwis – Empat tahun yang lalu, atlet satu ini sempat tersisih di Asian Games 2014 Incheon, Korea karena jenis kelaminnya sempat menjadi kontroversi. Kini pelari dari India ini pun siap mengejar ketertinggalannya dan membuktikan kemampuan diri di Asian games 2018 di Indonesia.

Dutee Chand merupakan pelari wanita India yang mengidap kelainan Hiperandrogenemia pada tubuhnya. Jenis kelamin perempuannya tersamar oleh kelainan hormon testosteron yang tinggi hingga terlihat seperti laki-laki. Rupanya hal ini tak cuma dialami oleh Dutee, pelari asal Afrika Selatan Caster Semenya juga mengalami hal yang sama.

Pada tahun 2014, Dutee didiagnosa mengidap Hiperandrogenemia hingga dilarang berkompetisi oleh Federasi Atletik Internasional (IAAF). Ia pun lantas melakukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga dan akhirnya menang hingga bisa berlaga di Asian Games 2018.

Dutee awalnya merupakan pelari jarak jauh. Namun tahun ini IAAF mengubah aturan untuk nomor lari jarak menengah lantaran banyaknya atlet perempuan dengan level hormon testosteron yang tinggi. Dutee pun akhirnya hanya bisa mengikuti nomor lari jarak 100 m dan 200 m.

Penasaran seperti apa sosok satu ini? Berikut potretnya yang Ceriwis rangkum dari akun Instagram @duteechand, Sabtu (25/8).

1. Dutee Chan merupakan pelari India yang akan berlaga di Asian Games dengan nomor lari putri 100 m bersama pelatihnya.


2. Di tahun 2014, dirinya tersisih karena jenis kelaminnya menjadi kontroversi.


3. Begini lah aksi Dutee Chand saat sedang berlari.


4. Perempuan 22 tahun ini mengidap Hiperandrogenemia di mana hormon testosteron lebih tinggi sehingga membuat dirinya tampak seperti laki-laki.


5. Saat mengenakan pakaian feminin begini, Dutee terlihat begitu elegan.


6. Sempat diragukan jenis kelaminnya, kini Dutee akan membuktikan kemampuan dirinya di Asian Games 2018.

Editor Baik

Tidak ada komentar