FAQ |
Calendar |
![]() |
|
Health Mencegah lebih baik dari mengobati. Cari tahu dan tanya jawab tentang kesehatan, medis, dan info dokter disini |
![]() |
|
Thread Tools |
#1
|
||||
|
||||
![]() ![]() ![]() Jamur maitake (Grifola Frondosa) oleh bangsa Eropa dikenal sebagai hen of the woods atau ayam betina dari kayu. Disebut demikian karena bentuknya hampir mirip seperti jengger ayam. Jamur ini juga dikenal sebutan Raja Jamur, karena beberapa di antaranya ada ada yang berukuran sebesar bola basket. ![]() ![]() Asal jamur maitake Jamur maitake hingga saat ini masih tumbuh subur di daerah bagian timur laut Jepang. Namun, karena manfaatnya dinilai luar biasa, maka kini beberapa negara termasuk di Indonesia sudah mulai membudidayakannya. Secara harfiah, nama maitake bermakna 'jamur menari' atau dancing mushroom. Nama itu berawal dari cerita kuno, pertama kali jamur maitake ditemukan. Pada saat itu, jamur maitake sangat sulit ditemukan, sehingga berharga sangat mahal, senilai perak murni. Para pemburu jamur yang menemukannya sering kali kegirangan dan menari-nari ketika menemukan jamur maitake. ![]() Jamur melawan jamur Pada penelitian lanjutan untuk menguji keampuhan jamur maitake juga telah dilakukan oleh Prof Dr Hiroaki. Dari rentetan uji klinis yang dilakukan oleh Hiroaki, jamur maitake ternyata mengandung antijamur, antibakterial, antifungi serta antiparasit. Dalam sebuah penelitiannya yang melibatkan 13 perempuan penderita keputihan akut menunjukkan bahwa jamur maitake sangat ampuh untuk menekan pertumbuhan jamur penyebab keputihan. Selama enam bulan, para pasien tersebut diharuskan mengonsumsi jamur maitake yang telah diolah menjadi aneka ragam masakan tanpa campuran bahan makanan lain. Hasilnya cukup luar biasa, lebih dari 50% pasien mengaku derita keputihannya berkurang, sisanya mengaku keputihan masih di derita namun rasa gatal yang kerap dirasakan berangsur hilang. Penyimpanan dan pengolahan Saat ini, jamur maitake sudah banyak diperjualbelikan dengan harga terjangkau dalam bentuk segar dan kering agar bisa lebih lama disimpan. Bungkus jamur maitake segar dalam kantong kertas kemudian simpan dalam lemari es sehingga jamur maitake segar bisa bertahan hingga 7-10 hari. Jamur maitake dapat disajikan dalam berbagi hidangan, salah satunya adalah dengan cara ditumis dengan sedikit minyak atau mentega, atau bisa juga dibuat untuk campuran sup. Ternyata Jamur Maitake Penghancur Tumor yang Ampuh dan sanggup Melawan Kanker! Khasiat Tersembunyi Jamur yang perlu untuk diketahui. Peneliti menemukan khasiat jamur yang bisa menghancurkan tumor hingga 75 persen. Jamur Maitake yang biasa dijadikan campuran untuk memasak memiliki khasiat itu. Jamur berdiameter 8 inci ini diketahui ampuh melawan kanker prostat yang membunuh sekitar 15.000 orang di Inggris tiap tahunnya. Jamur maitake (Grifola frondosa) Mengeluarkan aroma harum kalau dimasak, dikenal dalam bahasa Inggris sebagai hen of the woods. ![]() Dr Sensuke Konno mencoba mengombinasikan ekstrak jamur dengan protein anti kanker yang disebut interferon alfa. Hasilnya, tiga perempat sel kanker pasien bisa hilang. Selengkapnya info kesehatan tentang manfaat jamur dalam menyembuhkan tumor dan kanker. Jamur Maitake Mampu Hancurkan Tumor Hingga 75% Peneliti dari New York Medical Centre mengatakan, protein anti kanker dan zat aktif dalam jamur akan mengaktifkan enzim yang mengontrol pertumbuhan sel-sel kanker. ![]() "Ini adalah terobosan yang efektif bagi pengobatan kanker, karena bisa mengurangi dosis terapi konvensional dan meningkatkan kualitas hidup pasien," ujar Dr Konno Dr Allison Rose dari Cancer Research Center pun mengatakan bahwa suatu saat jamur ini bisa jadi obat kemoterapi anti kanker yang menjanjikan. detik.com |
![]() |
|
|