Ceriwis

Tahukah Kamu? Bulan Juni 2019 Merupakan Yang Terpanas Yang Pernah Bumi Rasakan Loh

Temperatur udara di Eropa pada 25-29 Juni 2019.

Ceriwis – Bulan Juni 2019 mencetak sebuah rekor baru. Bulan itu tercatat menjadi Juni terpanas yang pernah penduduk Bumi rasakan. Hal ini berdasarkan laporan Uni Eropa yang mengungkap temperatur global pada Juni 2019 berada 2 derajat Celsius di atas normal.

Laporan ini disusun oleh European Center for Medium-Range Weather Forecasts (ECMRWF) atas nama Uni Eropa. ECMRWF menggunakan data dari Copernicus Climate Change Service (C3S).

Copernicus Climate Change Service juga menemukan bahwa temperatur Juni 2019 mengalahkan rekor sebelumnya dengan perbedaan 0,1 derajat Celsius secara global. Rekor sebelumnya dipegang oleh Juni 2016 ketika terjadi El Nino.

Khusus bagi benua Eropa, Juni 2019 punya suhu udara sekitar 1 derajat Celsius lebih panas dibanding rekor di Eropa sebelumnya. Hal ini mungkin tidak mengejutkan bagi penduduk Prancis. Sebab, pada 28 Juni 2019 temperatur di negara itu tercatat 1,8 derajat Celcius lebih tinggi dibanding rekor nasional sebelumnya.

Temperatur udara di Eropa dan dunia pada bulan Juni sejak 1981 sampai 2019. Foto: ECMWF, Copernicus Climate Change Service

Laporan dari ECMRWF ini juga menjelaskan bahwa gelombang panas yang Eropa rasakan pada Juni 2019 disebabkan oleh pergerakan udara panas dari Gurun Sahara ke benua biru tersebut. Tapi, Eropa bukan satu-satunya tempat di dunia yang merasakan gelombang panas.

Pada Juni 2019 Greenland kehilangan 2 miliar ton es dalam satu hari. Sementara di Delhi, India, temperatur di sana mencapai 48 derajat Celsius yang juga memecahkan rekor di kota itu sebelumnya.

World Weather Attribution, proyek yang melibatkan para ahli meteorologi Eropa, telah membuat laporan mengenai gelombang panas di Prancis. Salah satu hal yang mereka sebut dalam laporan itu adalah kemungkinan terjadinya gelombang panas semacam ini kini telah meningkat sebanyak lima kali lipat. Menurut mereka hal ini disebabkan oleh perubahan iklim akibat perbuatan manusia.

Melanie Putri

Tidak ada komentar