Ceriwis

Tahukah Kamu? Dengan Bermain Bersama Anjing dan Kucing Selama 10 Menit Dapat Menghilangkan Stress Loh

Kucing dan Anjing

Ceriwis – Sebuah riset terbaru mengungkap cara mudah melawan stres. Menurut riset, bermain dengan kucing atau anjing selama 10 menit bisa menurunkan tingkat hormon stres di tubuh seseorang.

Riset ini dilakukan para peneliti dari Washington State University (WSU), Amerika Serikat. Hasilnya telah dipublikasikan di jurnal AERA Open pada 19 Juli 2019.

Kesimpulan tersebut didapatkan para peneliti setelah mempelajari 249 mahasiswa yang dibagi dalam empat kelompok berbeda. Para responden itu dalam seminggu ke depan akan menjalani ujian final.

Masing-masing kelompok diberi tugas berbeda. Kelompok pertama bisa bermain dengan kucing dan anjing selama 10 menit. Kelompok kedua diminta mengamati orang lain bermain dengan kucing dan anjing.

Sedangkan kelompok ketiga diminta menonton paparan presentasi mengenai kucing dan anjing selama 10 menit. Kelompok terakhir tidak diberikan stimulus apapun. Tapi, sebelumnya mereka dijanjikan bisa bermain dengan kucing dan anjing sebelum riset dimulai.

Setelah eksperimen itu, para responden dipelajari air liurnya. Ini untuk mengetahui tingkat kortisol, hormon stres, di tubuhnya.

Periset menemukan bahwa kelompok pertama mengalami penurunan signifikan kortisol. Tiga kelompok lainnya juga mengalami penurunan kortisol, tapi penurunannya tidak begitu banyak.

“Kami telah mengetahui bahwa para mahasiswa suka berinteraksi dengan hewan, dan ini membantu mereka merasakan emosi positif,” ujar Patricia Pendry, anggota tim peneliti, dilansir IFL Science.

“Apa yang kami ingin pelajari adalah apakah paparan ini bisa membantu mahasiswa menurunkan stres mereka dengan cara yang tidak begitu subjektif. Dan cara ini berhasil melakukannya, ini adalah suatu hal yang menggembirakan, sebab penurunan hormon stres bisa memiliki manfaat signifikan pada kesehatan fisik dan mental,” lanjut dia.

Sebenarnya, kita belum mengetahui dengan pasti bagaimana hewan peliharaan mempengaruhi kondisi mental seseorang atau efek baiknya dalam jangka panjang. Sebab, meski ada beberapa riset yang menunjukkan bahwa hewan peliharaan bisa meningkatkan aspek kesehatan, ada juga riset lain yang menduga bahwa pemilik hewan peliharaan memiliki lebih banyak masalah kesehatan mental dibanding mereka yang tidak.

Riset ini juga tidak mendalami alasan kenapa para responden mengalami hal ini. Para peneliti menduga bahwa kontak fisik yang terjadi saat bermain dengan hewan, seperti kucing atau anjing, dianggap sebagai dukungan sosial yang membantu menurunkan stres pada tubuh.

“Banyak individu menganggap bahwa hewan peliharaan mereka memberikan dukungan emosional. Bahkan, mungkin jauh lebih besar dibanding sesama manusia,” tulis peneliti dalam riset.

Melanie Putri