Ceriwis

Twit si Mo Salah setelah spanyol ini sepertinya menyindir Ramos, menurutmu gimana?

Ceriwis – Piala Dunia 2018 ini memang menghadirkan banyak kejutan. Banyak tim-tim unggulan yang harus mengubur mimpi mengangkat tropy gara-gara harus pulang lebih awal seperti Jerman, Argentina, Portugal dan kini Spanyol menyusul.

Timnas Spanyol tersingkir dari Piala Dunia 2018 setelah kalah adu penalti dengan Rusia. Catatan buruk melawan tim tuan rumah kembali berlanjut.

Spanyol berhadapan dengan Rusia dalam laga babak 16 besar di Luzhniki Stadium, Minggu (1/7/2018) malam WIB. Tim Matador sempat unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Sergei Ignashevich di menit ke-12.

Tim tuan rumah berhasil menyamakan skor di menit ke-41. Artem Dzyuba melesakkan gol lewat titik penalti, yang membuat skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan 2×15 menit. La Furia Roja akhirnya harus tumbang usai adu penalti dengan skor akhir 4-3 untuk Rusia.

Tampak kekecewaan dari para pemain Timnas Spanyol. Sang kapten, Sergio Ramos terlihat menangis tersedu-sedu lantaran gagal membawa negaranya melaju ke babak selanjutnya.

Menariknya, setelah laga Spanyol usai, Mohamed Salah terlihat menuliskan cuitan lewat akun Twitternya. “Some might think it’s over but it isn’t over. There needs to be change. (Beberapa orang berpikir ini sudah usai padahal belum. Ini adalah sesuatu yang harus diubah,” Tulisnya.

Tidak ada yang tahu pasti maksud dari cuitan Salah tersebut, tapi tidak sedikit netizen berspekulasi bahwa cuitan yang dilontarkan pemain Liverpool itu ditujukan untuk Sergio Ramos.

“Mo, you know we love you but you need to be more specific if you want changes, can’t be cryptic. It’s almost better not to say anything than to be this ambiguous; this tweet has Rami written all over it. What and who need changing in the FA and why? Gov’t can’t get involved,” tulis salah seorang fansnya

“I’m hoping it’s about Ramos and politics . Don’t let no one use and abuse you Mo. When things aren’t right they need to change . You have so much love and support,” tulis akun bernama Amanda Jane.

Editor Baik