Ceriwis

Warga Urban Ingin Tahun 2030, Kota Dipenuhi Teknologi Tinggi

Ceriwis – Coba bayangkan saat tahun 1980, ada berapa banyak orang yang menyangka peradaban manusia akan seperti hari ini? Siapa yang mengira, teknologi akan berkembang sebesar sekarang sehingga mengubah gaya hidup manusia, tatanan yang ada, dan nilai-nilai lain yang lahir seiring dominasi teknologi yang kian kuat. Seberapa banyak orang yang menyadari atau menduga hari ini akan begini, tidak banyak sepertinya.

Teknologi bukan tidak berkembang saat itu, tapi hari ini semua menjadi lebih cepat. Hari ini muncul teknologi, beberapa bulan ke depan dirilis teknologi baru lainnya. Semuanya menjadi serba cepat dan serba takterbendung.

Hal ini membuat masyarakat sekarang lebih mempunyai ikatan yang lebih kuat dengan teknologi sehingga keterkejutan terhadap kebaruan teknologi sudah tidak ada lagi.

Kedekatan itu membuat masyarakat khususnya yang tinggal di perkotaan menjadi merasa lebih butuh terhadap teknologi. Banyak dari mereka yang berharap, kota yang mereka tinggali saat ini dipenuhi oleh fasilitas-fasilitas berteknologi yang membuat kehidupan jadi lebih mudah.

Ilustrasi kota berteknologi tinggi

Dassault Systemes, sebuah perusahaan teknologi, mengungkapkan hasil dari survei bahwa masyarakat urban ingin kotanya dipenuhi dengan teknologi di tahun 2030 mendatang. Hasil survei ini didapatkan dari kerja sama dengan perusahaan riset pasar independen CITE Research.

Survei tersebut melibatkan penduduk yang mewakili demografi 1.000 orang dewasa di Amerika. Hasilnya, 71 persen responden memperkirakan akan menggunakan kendaraan listrik, 51 persen memperkirakan bepergian dengan hyperloop, dan 38 persen ingin menggunakan taksi udara.

Tidak hanya itu, 73 persen ingin menggunakan alat yang dikontrol jarak jauh, 70 persen ingin menggunakan perangkat pintar, dan 40 persen menginginkan robot virtual. Responden yang berusia 18-34 tahun ini mengharapkan teknologi memberikan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Ilustrasi kota berteknologi

Survei yang dilaksanakan pada bulan November 2018 ini pun melaporkan bahwa responden ingin kondisi rumah di tahun 2030 aman dan lebih hemat energi. Oleh sebab itu, banyak responden yang ingin memiliki alat yang bisa dikontrol dari jarak jauh.

Lebih dari 70 persen responden ingin menggunakan kendaraan hybrid dan lebih dari setengahnya ingin meenggunakan hyperloop. Sehingga responden mengharapkan transportasi masa depan semakin optimal menggunakan listrik agar hemat energi.

Kemudian lebih dari 80 persen responden ingin hidup lebih lama dan auh dari penyakit karena teknologi diharapkan bisa lebih membantu dalam mengatur kesehatan. Sementara itu, 83 persen responden ingin perangkat yang bisa memberikan perawatan di rumah.

Andika Gumilang